Idealog: Ide dan Dialog Desain Indonesia
Published by Universitas Telkom
ISSN : 24770566     EISSN : 26156776
Journal IDEALOG is a peer-reviewed journal devoted to the study and applications of interior design and product design theory and practice
Articles 48 Documents
PENGARUH DESAIN INTERIOR KELAS TOKONG NANAS TERHADAP KENYAMANAN VISUAL MAHASISWA

Handoyo, Andreas D., Nur Hadiansyah, Mahendra

Ide dan Dialog Desain Indonesia (Idealog) Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Idealog vol 2 nomor 1
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.25124/idealog.v2i1.1182

Abstract

Visualisasi dalam interior kelas memiliki peran penting dalam proses perkuliahan, hal tersebut akan memberika kemudahan dalam penyampaian materi perkuliahan atau menjadi pengganggu dalam proses transfer ilmu. Salah satu yang memengaruhi tingkat konsentrasi mahasiswa pada saat kuliah adalah penataan ruang serta atribut ruang interior kelas. Secara kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tipologi desain penataan kelas perkuliahan dengan studi kasus ruang kelas di lantai 6 Gedung Kuliah Umum, Universitas Telkom. Pembahasan dalam penelitian ini dibatasi pada elemen fisik interior yang dapat diamati dari berbaga posisi duduk mahasiswa dan memberikan dampak visual terhadap mahasiswa pada saat berkuliah. Hasilnya, ditemukan aspekaspek penataan ruang dan atribut interior yang dapat menjadi distraksi bagi sehingga mahasiswa mengubah penataan yang ada untuk mengakomodasi kenyamanannya. Temuan-temuan yang didapat diharapkan dapat menjadi masukan dan pertimbangan dalam perencanaan, perancangan, serta pengembangan fasilitas kelas di kemudian hari.

PENGATURAN LAYOUT UNTUK OPTIMALISASI KINERJA STREET MAGICIAN

Matthew, Eduardus, Fajarto, Irena V.G., Halim S., Erwin Ardianto

Ide dan Dialog Desain Indonesia (Idealog) Vol 3 No 1 (2018): Vol 3 No 1 2018
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Street magic memiliki kemiripan dengan close-up magic, namun yang membedakan adalah cara permainan dan tempat dimana seorang pesulap street magic melakukan aksinya. Seorang pesulap beraliran street magic mampu melakukan aksinya dimana pun dan kapanpun, bahkan dapat dilakukan tanpa persiapan sekalipun. Namun, pada umumnya seorang pesulap street magic melakukan aksinya ditempat-tempat yang terbuka atau tempat umum, dengan jumlah penonton yang tidak dapat diprediksikan. Hal yang biasa terjadi pada saat sedang melakukan aksi street magic adalah terjadinya kebocoran trik akibat kurang tersedianya ruang personal bagi para pesulap untuk menjaga kerahasiaan triknya. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan melakukan beberapa survey baik secara langsung ataupun tidak langsung dengan cara wawancara dan melakukan observasi dari beberapa video yang menayangkan proses street magic, yang ditinjau kembali menggunakan dengan teori jarak personal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layout tempat yang dirancang sudah mampu mengoptimalkan kinerja street magician secara ergonomi. Kesimpulan yang didapat ialah desain tempat sudah memenuhi standar ergonomi.

PENERAPAN WAYFINDING DI KORIDOR KANTOR GALAMEDIA BANDUNG

Rahardjo, Setiamurti, Pratiwi, Kiki Septias

Ide dan Dialog Desain Indonesia (Idealog) Vol 1 No 3 (2016): Jurnal Idealog vol 1 nomor 3
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.25124/idealog.v1i3.946

Abstract

 Kantor merupakan sarana bekerja untuk memberi pelayanan sesuai dengan bidangnya. Terdapat beberapa masalah dalam memanajemen ruang kantor yaitu desain interior terutama bagian koridor. Koridor merupakan sirkulasi publik yang berfungsi sebagai penghubung ruang satu dengan lainnya dan terkadang diabaikan dari segi desain interiornya. Kantor Galamedia Bandung merupakan salah satu kantor media cetak yang memiliki desain koridor monoton dari segi dinding, lantai dan langit-langit sehingga hal tersebut tidak tercipta identitas perusahaan dan karakteristik perusahaan. Identitas perusahaan merupakan bentuk wujud nyata dari perusahaan yang dapat diwujudkan melalui logo. Perwujudan pendukung desain interior tidak hanya disalurkan malalui bidang produk akan tetapi dapat diwujudkan melalui bidang grafis yaitu menerapkan wayfinding yang bertujuan untuk memberikan informasi petunjuk arah yang didukung dengan teks singkat, jelas dan padat dalam bentuk visual sehingga memudahkan pengguna publik dalam mencari lokasi yang dituju. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai perwujudan identitas dan karakteristik ruang koridor kantor Galamedia dengan memanfaatkan logo perusahaan yang merupakan wujud nyata dalam bentuk visual. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan mengumpulkan data primer maupun sekunder sebagai sumber data yang akan dijadikan hasil akhir penelitian.Tujuan dari penelitian untuk memberikan solusi desain ruang koridor kantor Galamedia dengan memanfaatkan logo perusahaan yang disalurkan melalui wayfinding.

PENGEMBANGAN DESAIN FURNITUR ANAK BERBAHAN KERTAS SEMEN BEKAS DENGAN TEKNIK LAMINASI & SPIRAL WOUND TUBING

Oentoro, Kristian, Elsafany, Bernike

Ide dan Dialog Desain Indonesia (Idealog) Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Idealog vol 1 nomor 2
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.25124/idealog.v1i2.845

Abstract

Semen merupakan salah satu bahan utama untuk mendirikan sebuah bangunan, penggunaannya semakin hari semakin banyak seiring dengan pembangunan di berbagai wilayah di Indonesia. Tumpukan kertas semen bekas yang mudah ditemui di lingkungan sekitar juga belum banyak dimanfaatkan menjadi produk fungsional, sehingga usia pakainya tergolong singkat. Padahal kualitas dan karakteristiknya lebih baik daripada kertas bekas lain, khususnya dalam hal menahan beban. Melalui penelitian desain berbasis eksporasi bahan ini, kertas semen bekas dapat dikembangkan menjadi furnitur anak yang ergonomis dengan desain terinspirasi bentuk hewan (gajah). Teknik utama yang diaplikasikan dalam pengembangan desain ini adalah laminasi & spiral wound tubing, aplikasi kedua teknik ini termasuk inovatif karena umumnya pemanfaatan kertas semen bekas dalam produk kerajinan hanya dengan teknik pilin dan anyam. Metode penelitian desain yang  igunakan melalui 3 tahap utama, yakni identifikasi, visualisasi dan materialisasi ide berdasarkan optimalisasi karakteristik materialnya (Ashby, 2010). Berdasarkan hasil eksplorasi material dan teknik pada kertas semen bekas, karakteristik yang menonjol adalah ringan dan kokoh. Selain itu, penelitian pengembangan desain ini juga bertujuan untuk meningkatkan nilai komersial kertas semen bekas dan membuka peluang baru dalam berbagai pengembangannya, khususnya aplikasi pada produk-produk struktural. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa teknik laminasi dan spiral wound tubing layak diaplikasikan menjadi material furnitur anak, serta aman dan nyaman dipakai untuk anak berdasarkan hasil uji coba.

KAJIAN IKLAN MOBIL CHERY QQ DENGAN PENDEKATAN SEMIOTIKA

Tjandradipura, Carina

Ide dan Dialog Desain Indonesia (Idealog) Vol 2 No 3 (2017): Jurnal Idealog vol 2 nomor 3
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.25124/idealog.v2i3.1233

Abstract

Iklan merupakan salah satu bentuk komunikasi berupa pesan dari suatu produk tertentu yang ingin disampaikan kepada masyarakat melalui media. Mobil Chery QQ dengan kategori city tampil dalam sebuah iklan yang dihadirkan melalui tampilan desain poster yang menarik. Iklan mobil Chery QQ berupa poster bertujuan untuk menyampaikan suatu pesan kepada masyarakat car sebagai salah satu mobil dengan konsumsi bahan bakar hemat. Metode penelitian yang digunakan pada poster iklan Chery QQ adalah teori semiotika yang dikemukakan Pierce berupa ikon, indeks, dan simbol. Tujuan penelitian untuk mengetahui makna-makna yang ingin disampaikan oleh perusahaan automotif tersebut dalam poster iklan mobil Chery QQ. Iklan tersebut ingin mengkomunikasikan bahwa mobil Chery QQ merupakan kendaraan bermotor beroda empat yang hemat konsumsi bahan bakar ditampilkan melalui penggambaran ilustrasi kartun dan slogan berbahasa Spanyol “Menos visitas al surtidor” pada sebuah poster iklan mobil Chery QQ dengan segmen pasar di Meksiko yang terletak di Amerika Utara dan mayoritas penduduknya menggunakan bahasa Spanyol. Poster iklan tersebut menceritakan bahwa Chery QQ diasumsikan memiliki gender wanita, sedangkan mesin pengisi bahan bakar yang digambarkan melalui ilustrasi kartun berwarna merah memiliki gender pria, keduanya memiliki sebuah hubungan khusus, layaknya sebuah pasangan kekasih. Mobil Chery QQ merupakan kendaraan yang memerlukan bahan bakar agar dapat beroperasi, sedangkan mesin pengisi bahan bakar menyediakan bahan bakar yang diperlukan oleh mobil Chery QQ. Dengan demikian, poster iklan Chery QQ dapat mengkomunikasikan keunggulannya dengan baik kepada masyarakat melalui makna-maknanya berupa pesan dalam bahasa tanda yang ditampilkan Mobil Chery QQ merupakan kendaraan beroda empat yang hemat konsumsi bahan bakar serta ramah lingkungan.

PERANCANGAN SARANA PENDUKUNG LESEHAN AKTIVITAS RUMAH TANGGA

Sufyan, Asep, Suciati, Ari

Ide dan Dialog Desain Indonesia (Idealog) Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Idealog Volume 2 nomor 2
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Lesehan merupakan suatu istilah yang budayanya berasal dari tata karma duduk, sikap dudukseseorang di negara Indonesia sangat menentukan tata karma. Lesehan merupakan budaya yang menunjukkansifat kesederhanaan, kesetaraan, dan kebersamaan yang didasarkan pada rasa persaudaraan. Istilah lesehan yaitucara duduk di atas lantai, dengan posisi duduk yang alternatif yang biasa dipakai sehari – hari saat di rumah,karena lesehan dianggap lebih bebas dan menyenangkan, namun posisi duduk ini cenderung kurang formal.Sikap duduk lesehan memiliki banyak gaya atau sikap diantaranya duduk dengan bersila, bersimpuh, selonjoran,kaki menyilang dengan posisi badan bersandar atau pun tidak bersandar. Posisi gaya atau sikap ini tidakselamanya tetap, karena posisi duduk ini cenderung mengubah – ubah gaya atau sikap, dimana dalam setiapperubahan posisi gaya dapat ditemukan rasa nyaman tersendiri. Setiap gaya lama – kelamaan juga dapatmenimbulkan rasa tidak nyaman, seperti pegal, kesemutan, kesulitan berdiri akibat dari terlalu lama duduk, sakitpunggung, dan sesekali ingin bersandar untuk menghilangkan rasa pegal.Perlu sebuah perancangan produk yang bisa memfasilitasi kebiasaan seseorang dalam kebiasaannya ketikaduduk lesehan. Perancangan ditinjau dari aspek ergonomi yang berfokus kepada titik lelah seseorang ketikaberkaktivitas.

PENERAPAN KONSEP TERITORI PADA AREA TERAS DAN KORIDOR Di RUSUN SARIJADI BANDUNG

Sarihati, Titihan

Ide dan Dialog Desain Indonesia (Idealog) Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Idealog vol 2 nomor 1
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.25124/idealog.v2i1.1178

Abstract

Teritori merupakan suatu wujud pembagian wilayah kekuasaan. Teritori sangat berkaitan dengan pemahaman akan keruangan. Pada manusia, teritori adalah usaha kepemilikan suatu wilayah yang biasanya diberi penanda sebagai pembeda oleh elemen elemen desain, dapat berupa warna, bentuk, material dan lain sebagainya.  Penelitian ini membahas bagaimana konsep teritori yang terjadi dalam bangunan rumah susun sarijadi Bandung, yang memiliki area atau ruang tinggal yang saling berdekatan satu sama lain baik secara vertikal atau linier. Metode Penelitian yang digunakan adalah Metode Penelitian Kualitatif yang didapat melalui wawancara, pengamatan terhadap perilaku dari penghuni rusun dan studi literatur yang terkait dengan teritorial dalam ruang tinggal.  Hasil dari penelitian yang dilakukan, didapatkan bahwa konsep teritori pada hunian bersama, dalam hal ini rumah susun memiliki toleransi yang berbeda dibanding dengan rumah tinggal pada umumnya.  Batasan teritorial yang dipahami secara teoritis, mengalami pergeseran dimensi apabila digunakan untuk mengukur pada rumah susun. Perubahan setting tata ruang berdampak pada perubahan perilaku dalam berpenghuni. Dalam penelitian ini didapatkan hasil bahwa semakin dekat jarak antar ruang satu individu dengan yang lain maka semakin besar kecenderungan individu untuk merasa memiliki, bahkan menjajah ruang yang bukan miliknya.

PENGGUNAAN KONSEP SPACE SAVING UNTUK APARTEMEN TIPE STUDIO DI KOTA BANDUNG

Dwi Cahyaningtyas, Astrid, Rahardjo, Setiamurti

Ide dan Dialog Desain Indonesia (Idealog) Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Idealog vol 1 nomor 2
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.25124/idealog.v1i2.851

Abstract

Apartemen merupakan sebuah tempat tinggal layaknya rumah pada umumnya, hanya saja tiap-tiap hunian disusun secara vertikal dan terdiri dari beberapa tipe untuk menunjang kebutuhan penghuninya. Apartemen tidak muncul dengan sendirinya tanpa adanya fenomena yang terjadi pada lingkungan tersebut, seperti halnya Apartemen The Suites at Metro, Apartemen Gateway Pasteur, ataupun Apartemen Sudirman Suite yang ketiganya berada di Kota Bandung. Apabila dilihat dari luas ruang tiap unitnya, tipe studio merupakan tipe apartemen yang memiliki beberapa kekurangan, terkait dengan pemanfaatan ruangnya karena tipe studio merupakan sebuah hunian yang di dalamnya hanya memiliki sebuah ruang duduk untuk mendukung berbagai macam kegiatan penghuni yang juga dapat dialihfungsikan sebagai ruang tidur, ruang makan, ruang keluarga, ruang tamu serta dapur (selain kamar mandi). Dalam hal penggunaan dimensi dan peletakan furnitur, pengaplikasian konsep ‘space saving’ yang berkembang dari negara bagian barat diharapkan dapat memberikan bentuk yang baru pada hunian apartemen tipe studio di Bandung. Konsep space saving sendiri berhubungan langsung dengan penggunaan dimensi furnitur serta penggabungan beberapa kebutuhan fungsi benda pada sebuah furnitur, yang biasa dikenal dengan furnitur convertible. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dimana data didapat dari kegiatan observasi objek studi, mengukur langsung ukuran dimensi fisik apartemen, dan menganalisis data dengan melakukan simulasi layout rangkaian convertible pada tiap sampel layout yang ada. Penelitian ini dilakukan untuk menunjukkan kesesuaian konsep space saving apabila diaplikasikan pada layout apartemen studio yang ada di Indonesia, khususnya di daerah Bandung. Pada akhirnya, penelitian ini dapat menghasilkan sebuah ‘patokan’ baru yang dapat digunakan pada setiap interior apartemen tipe studio.

APLIKASI TEMA DESAIN RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK BERDASARKAN KARAKTER PENGGUNA RUANG

Utary, Latifah, Raharadjo, Setiamurti, Asharsinyo, Doddy Friestya

Ide dan Dialog Desain Indonesia (Idealog) Vol 3 No 1 (2018): Vol 3 No 1 2018
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Selain sebagai suatu sarana kesehatan khusus yang melayani pemeriksaan ibu selama masa pra hingga pasca melahirkan dan memberikan pelayanan bagi kesehatan anak-anak, Rumah Sakit Ibu dan Anak juga harus memperhatikan aspek kejiwaan atau psikologi pasien dan kebutuhan pasien dalam tatanan desain untuk dapat mendukung proses pemulihan. Selain dibutuhkannya fasilitas yang dapat mewadahi seluruh aktivitas pengguna, juga dibutuhkan nya suasana ruang yang dapat memberikan rasa nyaman ketika berada didalamnya. Salah satu cara untuk membangun suasana ruang yang diinginkan pengguna yaitu dengan penerapan tema pada ruang. Oleh karena itu, penulisan ini bertujuan untuk menentukan tema yang sesuai dengan karakter pengguna dan bagaimana proses dalam penentuan tema tersebut. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif melalui kuesioner lalu dilanjutkan dengan metode kualitatif yang akan membahas proses penentuan tema dan tema yang diingikan masyarakat saat ini untuk Rumah Sakit Ibu dan Anak.

PERAN MEDIA DALAM MENGINFORMASIKAN WACANA GREEN DESIGN KEPADA MASYARAKAT

Pambudi, Terbit Setya

Ide dan Dialog Desain Indonesia (Idealog) Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Idealog Volume 1 nomor 1
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | | DOI: 10.25124/idealog.v1i1.841

Abstract

Abstrak: Global warming, kerusakan ekologi hingga perubahan iklim yang ekstrim adalah isu lingkungan yang saat ini menajdi topik pembahasan masyarakat luas. Isu lingkungan ini juga menarik perhatian pada dunia desain, green design muncul sebagai jawaban akan isu lingkungan tersebut. Wacana green design yang mengarah pada pola pikir dan tindakan yang menghargai dan ramah lingkungan yang berkelanjutan. Untuk memberikan informasi dan pengetahuan mengenai wacana green design kepada masyarakat perlu sebuah komunikasi melalui media. Media sebagai bentuk komunikasi massa berfungsi sebagai pemberi informasi, pencetus opini publik hingga pembentuk budaya massa. Dalam peranya pada wacana green design , media berfungsi sebagai pemberi informasi, mengenalkan wawasan baru, mempersuasi pola pikir dan tindakan masyarakat ke arah wacana green design yang menghargai dan ramah terhadap lingkungan secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kulitatif dengan melakukan kajian terhadap fenomena yang ada di masyarakat berdasar pada kajian literatur. Fokus penelitian adalah mengenai peran media dalam memberikan informasi kepada masayarakat tentang wacana green design. Dalam makalah ini didapatkan kesimpulan peran media pada wacana green design. Media sebagai sarana kampanye dengan tujuan untuk meningkatakan kesadaran, memberi informasi dan merubah pola pikir ke arah green design. Peran media sebagai sarana edukasi green design dengan tujuan memberi pengetahuan baru kemudian mempersuasi pola pikir dan tindakan masyarakat menuju wacana green design. Selanjutnya media digunakan produsen untuk membujuk konsumen untuk menyakini dan kemudian membeli dan menggunakan produk green design.