cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Profetik: Jurnal Komunikasi
ISSN : 19792522     EISSN : 25490168     DOI : -
Profetik Communication is a broad new field of Communication Science, which refers to prophecy communication model and a new framework of the implementations of communication science.
Articles 11 Documents
Search results for , issue " Vol 11, No 2 (2018)" : 11 Documents clear
Dinamika Peran Jejaring Pengelolaan Sampah Dalam Komunikasi Literasi Sampah Antin, Titi; Wahyuni, Hermin Indah; Partini, Partini
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.901 KB) | DOI: 10.14421/pjk.v11i2.1479

Abstract

Sampah merupakan masalah ekologi yang harus ditangani secara komprehensif, baik oleh Pemerintah maupun oleh peran aktif masyarakat yang direpresentasikan dalam Jejaring Penggelolaan Sampah Mandiri (JPSM). Peran JPSM sangat dibutuhkan dalam mewujudkan masyarakat yang melek sampah. Oleh sebab itu  penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Jejaring Pengelolaan Sampah Mandiri (JPSM) “AMOR” di Kabupaten Bantul dalam membangun kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah mulai dari sumbernya yaitu rumah tangga serta untuk memetakan pola komunikasi dalam jejaring pengelolaan sampah tersebut. Untuk menjawab tujuan, maka digunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data seperti wawancara, observasi, dan focus group discussion dengan teori komunikasi partisipatif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa peran JPSM “AMOR” dalam komunikasi literasi sampah adalah sebagai fasilitator antara pemerintah dan masyarakat serta sebagai agen pemberdayaan melalui pola komunikasi pada level makro dan mikro.Kata kunci: JPSM, pengelolaan sampah, komunikasi partisipatif.Waste is an ecological problem which has to be overcome comprehensively, both by the government and society which manifested in independent waste management network (JPSM). The role of JPSM is very crucial in generating society awareness. Therefore  this study aims to explore the role of JPSM “AMOR” in Bantul district in developing society awareness to manage the waste started from the household and also to apply the communication pattern in in waste management networking. To achieve the goal, qualitative method was employed by using data collecting method such as interview, observation and focus group discussion with the theory of participative communication. From the study it was obtained that the role of JPSM “AMOR” in communication of waste literation as a facilitator between government and society and also as empowerment agent through communication group at macro and micro level.Keywords: JPSM, waste management, participative communication.
Analisis Pengaruh Penggunaan Teks di Gambar Iklan terhadap Jangkauan dan Interaksi Konsumen Fikri, Khairul
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.635 KB) | DOI: 10.14421/pjk.v11i2.1444

Abstract

Iklan merupakan salah satu alternatif untuk mempromosikan produk atau jasa yang ingin dijual oleh suatu perusahaan maupun individu. Situs jejaring sosial Facebook.com sebagai salah satu penyedia layanan untuk mengiklankan produk atau jasa dengan bentuk hasil berupa jangkauan dan interaksi. Namun masalah yang sering muncul terjadi ketika pengiklan membuat iklan dengan kombinasi teks pada gambar yang tidak benar, sehingga membuat jangkauan iklan kecil dan konsumen kurang berinteraksi dengan iklan tersebut. Percobaan dilakukan menggunakan empat sampel iklan (kombinasi teks pada gambar) yaitu kombinasi rendah, kombinasi sedikit, kombinasi sedang dan kombinasi tinggi. Selanjutnya dilakukan perangkingan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan dengan bentuk kombinasi rendah memiliki hasil jangkauan dan interaksi konsumen yang lebih besar dibandingkan iklan dengan bentuk kombinasi yang lainnya. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil perangkingan menggunakan metode SAW dengan nilai paling tinggi dimiliki oleh kombinasi rendah, sebesar 0,6985.Kata-kata kunci:   Facebook, Iklan Gambar, Interaksi Konsumen, Simple Additive Weighting, Teks. Advertising is one alternative to promote products or services that want to be sold by a company or individual. Social networking site Facebook.com as one of the service providers to advertise products or services with the results of the outreach and interaction. But the problem that often arises occurs when an advertiser creates an ad with a combination of text on an incorrect image, thereby making the reach of a small ad and consumers less interacting with the ad. The experiments were conducted using four ad samples (combination of text on images) that were low combinations, slight combinations, medium combination and high combination. Furthermore, ranking is done using Simple Additive Weighting (SAW) method. The results show that ads with low-combination forms have greater reach and costumer interaction results than ads with other combinations of forms. It can be seen from the ranking results using SAW method with the highest value is owned by a low combination, amounting to 0.6985.Keywords: Facebook, Image Ads, Consumer Interaction, Simple Additive Weighting, Text.
Fenomena Bergabungnya Anak Muda Jakarta Ke Dalam Organisasi Sinergi Muda Secara Suka Rela Adiarsi, Gracia Rachmi; Silsa, Helen
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.566 KB) | DOI: 10.14421/pjk.v11i2.1474

Abstract

Bergabung ke dalam organisasi sebagai seorang relawan menjadi fenomena unik di kalangan anak muda, mengingat, seorang relawan harus rela untuk mengorbankan materi serta energinya demi kepentingan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap alasan dari ketertarikan anak muda untuk bergabung sebagai relawan di organisasi Sinergi Muda. Teori yang digunakan ialah Theory of Needs dari David McClelland dan konsep sharing. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan empat narasumber untuk memperoleh data primer dan data-data terkait untuk memperoleh data sekunder. Hasil penelitian menggambarkan bahwa anak muda yang bergabung sebagai relawan di organisasi Sinergi Muda bermotif kebutuhan akan pengakuan diri yang diperoleh melalui aktivitas sharing di media sosial.Kata kunci:  organisasi, relawan, pengakuan diri, sharingJoining into the organization as a volunteer becomes a unique phenomenon among young people, remembering, a volunteer must be willing to sacrifice his material and energy for the sake of the organization. This study aims to reveal the reasons for the interest of young people to join as volunteers at the Sinergi Muda organization. The theory used is David McClelland's Theory of Needs and the concept of sharing. The method used is a qualitative research method by interviewing four informants to obtain primary data and related data to obtain secondary data. The result shows that young people who join as volunteers in the Sinergi Muda organization are motivated by the need for self-recognition obtained through sharing activities on social media.Keywords: Organization, volunteer, self recognition, sharing 
Tindakan Korupsi sebagai Tindakan Imoral dalam Perspektif Fungsional (Kajian Film Korupsi dan Kita: Rumah Perkara) Muryanti, Muryanti
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.168 KB) | DOI: 10.14421/pjk.v11i2.1317

Abstract

Abstrak. Perilaku korupsi dalam perspektif fungsionalisme structural berfungsi sebagai pelumas birokrasi untuk mempercepat sistem birokrasi menjalankan tugasnya. Korupsi merupakan salah satu fungsi melekat dalam fungsi politik dan fungsi ekonomi yang berjalan beriringan untuk memperoleh keuntungan maksimal. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui fungsi positif dari korupsi pada sistem politik di film: Korupsi dan Kita: Rumah Perkara. Film ini merupakan salah satu cermin situasi perpolitikan di Indonesia yang sangat rentan dengan perilaku dan tindak pidana korupsi. Metode penelitian adalah kualitatif dengan menganalisis data sekunder film dan menganalisisnya dengan perspektif structural fungsional. Hasil penelitian menunjukan bahwa fungsi positif dari korupsi benar-benar dijalankan oleh pebisnis untuk mendapatkan keuntungan dari bisnisnya tanpa mempertimbangkan moral dan mengabaikan moral itu sendiri. Perilaku bisnis bekerjasama dengan pejabat dengan melakukan suap untuk menggoalkan tujuannya. Kedua belah pihak sama-sama mendapatkan keuntungan maksimal karena kepentingan bisnis dan politik bisa berjalan beriringan. Sisi yang lain, masyarakat banyak menderita karena perilaku korupsi, diantaranya: kehilangan lahan, pekerjaan dan tanah kelahiran.    Kata Kunci: Tindakan Korupsi, Imoral, Amoral dan Struktural Fungsional  Abstract. Corrupt behaviour, in the perspective of structural functionalism, function as the lubricant of bureaucracy to quicken the bureaucracy system in doing their job. Corruption does have political function as well as economical client which runs simultaneously to gain maximum advantage. This writing is aimed to discover the positive function of corruptionin the political system in the movie Korupsidan Kita: RumahPerkara. This movie is one example of political situation in Indonesia which is very vulnerable to corruption. The research method is qualitative by analysing secondary data, which is movie, with structural and functional perspective. The result of the research shows that the positive function of corruption is really done by the businessman to gain advantage towards their business but with ignoring the moral value. In reaching the goal, businessman cooperate with government officers. The two parties get the advantages because business and political importance can actually run together. In the other side, society suffer from this corruption activity for example: losing land, occupation and birthplace.Keywords: corruption, immoral, structural and functional
Halaman Awal Jurnal Profetik Vol. 11 No.2 2018 Profetik, Redaksi
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.9 KB) | DOI: 10.14421/pjk.v11i2.1523

Abstract

hal 1-4
Strategi Komunikasi Publik Dalam Membangun Pemahaman Mahasiswa Terhadap Penerapan PTNBH Zubair, Feliza; Dewi, Retasari; Kadarisman, Ade
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.757 KB) | DOI: 10.14421/pjk.v11i2.1328

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi publik yang dilakukan oleh Humas Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam membangun pemahaman mahasiswa IPB terhadap penerapan PTNBH. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Wawancara mendalam dilakukan kepada Kabid Humas IPB dan Ketua Bem IPB, observasi dan studi pustaka .Teori yang digunakan adalah Kontruksi Atas Realitas, teori Stakeholder, teori  Relationship Management dan konsep Komunikasi Publik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pihak IPB mengkonstruksi esensi dari PTNBH yaitu otonomi, keleluasaan dalam penyelenggaraan rumah tangganya untuk menghasilkan pendidikan yang bermutu, ke dalam program-program yang dapat mendukung kemajuan mahasiswa. IPB dapat membangun hubungan menejerial yang alamiah dengan mahasiswa. Penelitian ini menunjukan bahwa strategi komunikasi publik yang dilakukan lembaga dapat membentuk kesepahaman dalam upaya menjaga relasi yang saling menguntungkan antara pengelola atau menejemen IPB/PTNBH dengan mahasiswa.  Kata kunci:  PTNBH, Strategi, Komunikasi publik, Otonomi  The purpose of the research is to analyse the strategy of public communication implemented by Institut Pertanian Bogor (IPB) in developing comprehension of its students towards PTNBH implementation. Method used is qualitative with case study approach. Deep interview is done with Public Relations Head of IPB and Head of BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa or Students Executive Board). In addition, this research involves observation and literature study. Theories used in this research are social construct of reality, stakeholder theory, relationship management, and public communication. Result shows that IPB has constructed the PTNBH’s essence of autonomy, freedom in managing its own administration of high quality education, programs in supporting students’ activities. IPB has the capabilities of developing a natural managerial connection with its students. The result also shows that public communication strategy implemented by institution would be able to create understanding and beneficial relationship between administrator/management of IPB and its students.  Keywords: PTNBH, Strategy, Public communication, Autonomy.
Proses Komunikasi Dalam Sosialisasi Pilgub Sumatera Barat Tahun 2015 Mivadila, Melisa; Chatra, Emeraldy; Ariany, Ria
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.578 KB) | DOI: 10.14421/pjk.v11i2.1477

Abstract

Penelitian ini dilator belakangi oleh pelaksanaan komunikasi KPU Sumatera Barat dalam sosialisasi Pilgub Sumatera Barat Tahun 2015 yang tidak mencapai target partisipasi pemilih sebesar 77,5 %. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses penyusunan, penyampaian serta penerimaan pesan sosialisasi, menemukan hambatan dan mengusulkan model proses komunikasi dalam sosialisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan dianalisis menggunakan model Boove dan Thil serta glamour theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan komunikasi dalam sosialisasi belum maksimal dan pesan tidak tersebar merata diterima khalayak. Proses komunikasi dalam Pilgub Sumbar 2015 terdiri dari 8  (delapan) tahap. Hambatan yang ditemukan selama proses komunikasi yakni hambatan dalam proses, semantik, fisik dan psikologis. Hambatan lain yang ditemukan yaitu keterlambatan regulasi dan perencanaan yang tidak maksimal. Model proses komunikasi yang ditambahkan dalam tahapan komunikasi KPU Sumbar adalah tahap evaluasi. Saran dalam penelitian ini yaitu KPU Provinsi Sumbar perlu membuat perencanaan dengan baik, menggandeng relawan demokrasi yang dibekali dengan informasi pemilihan yang lengkap serta evaluasi sebaiknya dilakukan dalam setiap proses komunikasi. Kata Kunci: Proses Komunikasi, Sosialisasi. Tatap Muka.  This research motivate by the implementation of KPU West Sumatra communication in the 2015 West Sumatra Pilgub socialization which did not reach the voter participation target of 77,5%. The research objective are to describe and analyze arrangement process, delivery and acceptance the socialization message, found obstacles and model of communication process in socialization. This research used a qualitative metho, analyze by Boove and Thil Model with the glamour theory. The research found that communication activities in socialization not maximal yet because the message not distribute broadly and accepted by public. The communication process on  the 2015 West Sumatera Governor and Vice Governor Election consist of 8 (eight) phase. There are some obstacles found within communication process; obstacles in the process, semantic, physical and psychological. The others are delays in regulation and improper planning. Evaluation phase is model of communication process which is added on communication phase of West Sumatera Election Commission. The research propose that West Sumatera Election Commission have to plan qualified arrangement, cooperate with democratic volunteers which are provided with proper electoral information, then the evaluation should be performed in every process of communication. Keywords: Communication Process, Socialization, Face to face
Kecenderungan Kajian Penelitian Jurnal Komunikasi Pada Penulis APJIKI Ditinjau dari Tujuh Tradisi Komunikasi Kertamukti, Rama; Astuti, Yanti Dwi; Purwani, Diah Ajeng; Nusa, Lukman
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.34 KB) | DOI: 10.14421/pjk.v11i2.1481

Abstract

This research tries to reveal the trends and tendency of research studies conducted by the authors published in the journal of communication science incorporated in the Association of Journal Management Science Communication Indonesia (APJIKI). The publication demands made by the academic community of Higher Education give a considerable impact on the awareness of the lecturers the importance of conducting studies, research and writing scientific papers. Communication science study progressed along with the development of communication technology. The development of this communication study coloring the writing of scientific articles in the form of research and articles in communication journals, then this research synthesizes the results of writing in scientific journals in the field of communication science contained in APJIKI (Association of Publishers Journal of Communication Science) in Indonesia by using perspective approaches seven traditions in communication namely, semiotics, phenomenology, cybernetic, psychological social, socio-cultural, critical and rhetoric. This study is using a quantitative and qualitative approach, data obtained through the dissemination of an online questionnaire and interview. The results showed that the scope of research studies for communication journals incorporated in APJIKI year 2016 more inclined on the study Public Relations (PR). While the form of communication studies that ranked first in 2016 is a study on the form of mass communication.
Pola Komunikasi Interpersonal Manajer Kasus dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Penyandang Odha di RSUD dr.Soetomo Surabaya Yenny, Yenny; Prasetyo, Iwan Joko
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.816 KB) | DOI: 10.14421/pjk.v11i2.1279

Abstract

Perlakuan masyarakat kepada orang yang menyandang ODHA sangat diskrimatif. Bahkan mereka di marginalkan dalam pergaulan masyarkat. Kenyataan ini sangat tidak mendukung untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka unutk tetap bertahan hidup. Upaya untuk mengembalikan kepercayaan diri mereka perlu kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh para relawan yang etrgabung dalam Kelompok Dukungan Sebaya). Komunikasi interpersonal antara MK (Kelompok Dukungan Sebaya) sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan rasa percaya diri para penyandang ODHA.  Persoalan pendampingan pasien ODHA yang dilakukan oleh MK akan dikaji dengan teori-teori yang ada dalam komunikasi interpersonal. Teori yang mendasari adalah teori komunikasi interpersonal dan teori pengungkapan diri (Self Disclosure). Teori-teori ini sangat membantu dan mendasari dalam membahas berbagai macam permasalahan dalam penelitian ini.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode “deskriptif kualitati” yaitu penelitian yang menggambarkan dan menjelaskan berbagai kondisi dan situasi yang menjadi objek penelitian. Unit analisanya adalah : komunikasi verval dan nonverbal, keterbukaan (keterbukaan membuka diri), empati (menempatkan pada posisi atau perasaan orang lain), dukungan (memotivasi dan memberi dukungan). Dari hasil wawancara dan observasi menunjukkan bahwa komunikasi yang dilakukan melalui bahasa informal (campuran) dan menggunakan gerakan tubuh. Empati selalu ditunjukkan oleh para MK dengan berbagai macam cara sehingga di dalam berkomunikasi ada keterbukaan untuk saling mengungkapkan perasaan masing-masing. Ini juga dilandasi oleh rasa percaya para penyandang ODHA bahwa para MK akan tetap menjaga kerahasiaan pribadi mereka di masyarakat.Kata-kata kunci:   : Komunikasi interpersonal, Manajer Kasus, Percaya diri  People's treatment of people with PLWHA is very discriminatory. Even they are marginalized in the social community. This fact is very unfavorable to increase their confidence to survive. Efforts to save their confidence require coaching activities conducted by volunteers belonging to peer support groups). Interpersonal communication between Case Managers (Peer Relief Groups) is very necessary in order to increase the confidence of people with PLWHA. The problem of patient assistance of PLWHA conducted by the Constitutional Court will be studied with theories that exist in interpersonal communication. The underlying theory is the theory of interpersonal communication and the theory of self-disclosure (Self Disclosure). These theories are helpful and underpinning in discussing the various problems in this study. The method used in this study is the method "descriptive qualitative" is a study that describes and describes the various conditions and situations that become the object of research. The analytical unit is: verval and nonverbal communication, openness (self), empathy (place in position or feelings of others), support. Interviews and observations show communication through informal language (mixed) and using body movements. Empathy is always by the Case Managers with a variety of ways in communicating there is openness to each other's feelings. It is also based on the trust of people with PLWHA that the Case Managers will keep their personal secrecy in the community.Keywords: Interpersonal Communication, Case Manager, Confident
Analisis Produksi Program Berita Indonesia Morning Show di News and Entertainment Television Fatmawati, Fatmawati; Maulana, Kemal Aqwam
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.345 KB) | DOI: 10.14421/pjk.v11i2.1423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan produksi, proses produksi dan analisis produksi program berita Indonesia Morning Show di NET.TV. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan paradigma positifis. Data diperoleh melalui proses observasi dengan melakukan proses magang, wawancara baik terstruktur maupun tidak terstruktur dan studi dokumentasi. Dengan menggunankan Teori Hirarki Pengaruh yang diperkenalkan oleh Pamela J. Shoemaker dan Stephen D. Reese, maka penulis akan meneliti apakah ada tekanan dari level rutinitas media terhadap program berita Indonesia Morning Show yang ditinjau dari tiga unsur, yakni : Audiens (Consumers), Organisasi Media (Processor), dan Sumber Berita (Suppliers). Setelah melakukan penelitian Indonesia Morning Show dalam memproduksi programnya melalui tiga tahap, yakni : Pra-produksi, Produksi dan Pasca-produksi. Dilihat dari teori hirarki pengaruh level media rutin dalam proses produksi program berita Indonesia Morning Show di pengaruhi 3 unsur, yaitu : Audiens, Organisasi Media dan Sumber Berita. Dan pengemasan berita yang biasannya menggunakan format 5w+1H tim redaksi Indonesia Morning Show merubahnnya menjadi format S-P-O-K guna mendapatkan kesan berita yang mudah untuk diterima oleh audiens di pagi hari.Kata Kunci: Analisis Produksi, Teori Hirarki Pengaruh, Audiens, Organisasi Media, Sumber Berita.  This study aims to find out how the implementation of production, production process and production analysis of Indonesia Morning Show news program on NET.TV. The methodology in this research uses descriptive qualitative approach using positivist paradigm. Data obtained through the process of observation by apprenticeship process, structured and unstructured interviews and documentation studies. Using the Influence Hierarchy Theory introduced by Pamela J. Shoemaker and Stephen D. Reese, the authors will examine whether there is any pressure from the level of media routines on the Indonesia Morning Show news program in terms of three elements: Audiences (Consumers), Media Organizations (Processor), and Source news (Suppliers). After conducting research, Indonesia Morning Show in producing the program through three stages, namely: Pre-production, Production and Post-production. Judging from hierarchical theory, the influence of routine media level in the production process of Indonesian Morning Show news program influenced 3 elements, namely: Audience, Media Organization and News Sources. And the news packaging that usually uses the 5w + 1H format of the Indonesia Morning Show editorial team transforms it into S-P-O-K format to get an easy news impression to be received by an audience in the morning. Keywords: Production Analysis, Hierarchy Theory of Influence, Audience, Media Organization, Source of News.

Page 1 of 2 | Total Record : 11