cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan
ISSN : 0854526x     EISSN : 25030272     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Eknomi Pembangunan merupakan salah satu jurnal Pusat Penelitian Ekonomi - LIPI dengan versi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Jurnal ini membahas permasalahan di bidang ekonomi dan pembangunan dalam arti menyeluruh, tidak hanya terbatas pada ilmu ekonomi pembangunan. Namun meliputi juga ekonomi Islam, ekonomi lingkungan, ekonomi perusahaan, pembangunan daerah, kemiskinan, ketimpangan dan bidang yang terkait ilmu ekonomi dan pembangunan lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 79 Documents
Determinants of Household’s’ Food and Nutrition Security in Indonesia Lestari, Esta
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 26, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.26.2.2018.105-115

Abstract

Indonesia has experienced a significant improvement in its status of food security, yet it is not followed by improvement in nutritional security. Number of regions with food insecurity decreased significantly however problems of malnutrition among children such as stunting rate peaked for above 37% and obesity rate for just below 20%; known as double-burden malnutrition. This study aimed to examine factors affecting the nutritional security for households in Indonesia by incorporating food and non-food data. Cross sectional regression model is employed from SUSENAS 2013 in which households’ food security is proxy by calorie intakes as a function of households’ expenditures, mother’s age, mother’s education, dummy of closet types, number of member in households, and dummy of access to clean water. The results showed that several variables are positively affects households’ dietary intake namely expenditure, mother’s age, and mother’s education. Moreover, the other variables are negatively and significantly affect food consumptions namely type of closet, number of family member and type of clean water. The result implies that the government need to take significant strategies and program to address problems of nutrition by conducting two strategies, 1) changes in households food consumption pattern through shifted mindset and perception of parents’ from knowledge (especially mothers’) in healthy food consumption, 2) improving infrastructure and access for clean water, sanitation, and social security to broaden access of poor for better health status. 
PERILAKU PEMBELIAN KOSMETIK BERLABEL HALAL OLEH KONSUMEN INDONESIA Endah, Nur Hadiati
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 22, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.22.1.2014.25-39

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, ditambah dengan pertumbuhan permintaan produk halal yang menunjukkan tren positif, menjadikan Indonesia sebagai pasar yang potensial bagi produk kosmetik halal. Penelitian ini dilakukan untuk memahami perilaku pembelian kosmetik halal dan faktorfaktor yang mempengaruhi niat konsumen untuk membeli kosmetik berlabel halal. Penelitian yang bertumpu pada model Theory of Planned Behavior ini memilih sampel penelitian sebanyak 205 responden wanita yang mengetahui tentang kosmetik halal. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner lima poin skala Likert yang kemudian dianalisis dengan teknik statistik Structural Equation Modeling (SEM) dari LISREL 8.5. Hasil penelitian ini menemukan bahwa tiga anteseden dari intensi yaitu sikap, norma subjektif dan persepsi kendali perilaku memiliki pengaruh yang positif terhadap intensi konsumen untuk membeli kosmetik halal. Norma subjektif yang menggambarkan seberapa besar konsumen dipengaruhi oleh orang-orang di sekitarnya merupakan faktor yang memiliki pengaruh paling besar dan juga terbukti memiliki hubungan positif terhadap faktor sikap sehingga strategi pemasaran produk halal dapat lebih dioptimalkan melalui pendekatan kelompok.
Optimalisasi Pemanfaatan Sumber Daya Ekonomi Kelautan: Sistem Pembiayaan Nelayan Yuliana, RR Retno Rizki Dini
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 22, No 2 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.22.2.2014.195-196

Abstract

Editor: Mochammad NadjibPenerbit: LIPI pressTahun Terbit: 2013Jumlah halaman: xiv+193 halaman
KENDALA IMPLEMENTASI PPP KELISTRIKAN DAN KEBUTUHAN PERBAIKAN KEBIJAKAN Rifai, Bahtiar
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 24, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.24.1.2016.51-66

Abstract

Keterbatasan ketersediaan sektor kelistrikan dan anggaran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan untuk mendukung pembangunan telah mendorong inisiasi pelibatan swasta dalam menyediakan sektor ini. Partisipasi swasta melalui Independent Power Producer (IPP) sebagai mitra dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah dikembangkan sejak tahun 1990an, dan bertransformasi menjadi PPP (Public Private Partnership atau dikenal dengan KPS) untuk mengurangi terpaparnya resiko bisnis langsung kepada Pemerintah. Akan tetapi target Pemerintah membangun power plant PPP (2.000 MW) dalam bagian rencana 20.000 MW belum juga terealisasi sejak tahun 2011. Artikel ini berbasis pada penelitian lapangan di tahun 2012 yang dilakukan di dua provinsi, seperti DKI Jakarta dan Jawa Tengah (sebagai lokasi power plant). Dengan menggunakan data primer dan sekunder, artikel ini menganalisa pelaksanaan PPP kelistrikan khususnya mengenai hambatan dan permasalahan realisasi PPP dan kebutuhan perbaikan kebijakannya. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap institusi kunci dan dilanjutkan diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion) yang merepresentasikan pemangku kepentingan terkait. Melalui pendekatan ekonomi pembangunan, ekonomi publik dan ekonomi kelembagaan, hasil studi dijelaskan dengan analisa deskriptif kualitatif. Hasil analisa menunjukkan bahwa kendala implementasi PPP melalui PLTU 2.000 MW disebabkan oleh kendala teknis seperti: kompleksitas prosedur dan birokrasi di tingkat pusat dan daerah, penolakan masyarakat, isu pembebasan lahan, berkembangnya spekulan tanah, tarik menarik kekuatan politik daerah untuk menentukan lokasi power plant, serta lemahnya proses AMDAL. Sementara permasalahan non teknis yang menghambat adalah perbedaan presepsi antar pemangku kepentingan dalam merealisasikan PPP,prioritas pembiayaan infrastruktur bersumber APBN dan PPP, kentalnya politik ekonomi yang berkembang di daerah, dan sulitnya menjaga komitmen swasta. Pilihan perbaikan kebijakan untuk mendorong PPP dapat dilakukan dengan: pembentukan tim pembebasan lahan yang melibatkan akademisi diikuti dengan indeks jual lahan untuk infrastruktur, penguatan kapasitas PPP Centre beserta pemangku kepentingan yang lain mengenai PPP, harmonisasi peraturan perudangan, penguatan hubungan Pusat-Daerah serta penyusunan dokumen kontrak secara matang.
Kewirausahaan Sosial dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan: Tantangan Singergi Multi-sektor dan Multi-dimensi Yaumidin, Umi Karomah
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 21, No 1 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.21.1.2013.7-27

Abstract

Tujuan dari tulisan untuk memahami hubungan antara kewirausahaan social dengan tanggung jawab social perusahaan dengan studi kasus Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Terdapat pergeseran paradigma dalam mengartikan kewirausahaan. Dewasa ini, penggunaan terminology kewirausahaan social tumbuh pesat tidak hanya dalam lingkaran dunia bisnis, tetapi hal ini telah menciptakan model efisiensi melalui kombinasi sumber-sumber kewirausahaan tradisional dengan misi untuk merubah kondisi social masyarakat. Di sisi lain,tanggung jawab sosial perusahaan menyediakan kesempatan untuk perusahaan beraksi layaknya seorang wirausahawan sosial daripada seorang wirausahawan komersial. Oleh karena itu, untuk menjelaskan kondisi ini, maka pembahasanya akan lebih bersifat kualitatif tetapi menyajikan bukti empiris atas praktik kewirausahaan social yang dikombinasikan dengan prinsip-prinsip tanggung jawab social perusahaan terutama dalam menjawab tantangan keterlibatan banyak pihak dan berdimensi luas.
Cover Vol 25, no 2 2017 -, -
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 25, No 2 (2017)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.25.2.2017.%p

Abstract

Cover Vol 25, no 2 2017
HOW FOOD CONSUMPTION PATTERN AND DIETARY DIVERSITY INFLUENCE FOOD SECURITY: EVIDENCE FROM DI YOGYAKARTA AND EAST NUSA TENGGARA Firdaus, Nur; Cahyono, Bintang Dwitya
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 25, No 1 (2017)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.25.1.2017.27-38

Abstract

Food is an essential need and its role is prominent to human life. In addition, food may have a positive contribution to develop human resources. According to Food Security Agency (Badan Ketahanan Pangan/ BKP), food consumption pattern should meet nutrition standards and follow desirable dietary pattern (Pola Pangan Harapan/ PPH). PPH indicates an overview of food that is consumed by people whether its contains good nutrient or not. This study aims to analyze food consumption pattern and dietary diversity in DI Yogyakarta and East  Nusa Tenggara; and how they influence food security. The household data survey (Susenas) 2014 showed that PPH scores for DI Yogyakarta is higher than East Nusa Tenggara. From these scores, DI Yogyakarta has better food consumption pattern and leads to diverse food; in contrast, food consumption in East Nusa Tenggara has not lead to a healthy pattern. In DI Yogyakarta, people have been diversifying their consumption in accordance with the concept of PPH. This means that people have realized to meet their nutrition by consuming nutritious foods and help them not only to achieve food security but also nutrition security. Moreover, people have used local-based food to be consumed so that they do not depend on their current food. Whilst, in East Nusa Tenggara, people tend to meet their needs regardless their food has good nutrition or not. In addition, dietary diversity or PPH is influenced by some factors, such as education, family size, age of the household head, and expenditure. These results confirm that diverse consumption pattern showed high food security and those factors should be concerned to improve the quality of food consumption. 
Daya Saing Perbankan Nasional dalam Ekonomi Global Sarana, Jiwa
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 23, No 1 (2015)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/JEP.23.1.2015.11-24

Abstract

Perbankan Nasional mempunyai peran yang sangat penting dalam perekonomian nasional. Dengan perbankanyang sehat dan mempunyai daya saing yang kuat akan mendorong perekonomian nasional untuk bersaing di pasarglobal. Pemerintah (Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan) sebagai regulator harus mempunyai platform yangjelas bagaimana mengembangkan institusi keuangan. Pijakan kebijakan ini akan menjadi tulang punggung bagiinstitusi keuangan dalam operasionalnya. Meskipun kebijakan institusi keuangan sudah baik tapi kondisi internalperbankan juga sangat mempengaruhi daya saing institusi keuangan itu sendiri dalam ekonomi global. Untuk itu,sinergi antara kebijakan institusi keuangan yang baik didukung dengan kondisi internal institusi keuangan yangsehat akan menciptakan institusi keuangan yang mampu bersaing dalam ekonomi global. Dengan melihat dayasaing perbankan nasional di ASEAN dan kebijakan mengenai perbankan nasional saat ini, maka akan dijadikanbahan untuk membuat strategi kebijakan pengembangan institusi keuangan yang mempunyai daya saing yang kuatdalam ekonomi global.
Implikasi Kendala Struktural dan Kelangkaan Modal terhadap Perilaku Sosial Ekonomi Nelayan Cahyono, Bintang Dwitya; Nadjib, Mochammad
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 22, No 2 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.22.2.2014.119-133

Abstract

Indonesia tidak saja sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia, juga sekaligus memiliki potensi besar sebagai produsen ikan laut. Meskipun demikian, potensi ini belum bisa dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat nelayan, sehingga mereka dikenal sebagai kelompok masyarakat yang paling miskin. Artikel ini mendiskusikan implikasi  kendala  struktural  dan  kelangkaan  modal  yang  dihadapi  nelayan  terhadap  perilaku  sosial  ekonomi dan tingkat kemiskinan nelayan. Artikel ini bersumber dari hasil penelitian tentang Pembiayaan Nelayan yang dilakukan selama kurun waktu 2012-2014, dan akumulasi pemahaman dari berbagai studi primer yang dilakukan pada komunitas nelayan. Sumber data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion dan observasi di berbagai komunitas nelayan di Jawa, Sumatera dan Sulawesi. Implikasi adanya hambatan strukturaldan kelangkaan modal telah menyebabkan nelayan mengembangkan alternatif perilaku sosial ekonomi yang khas.
Dinamika Pembiayaan Perbankan Syariah Dalam Mengembangkan Dunia Usaha Soekarni, Muhammad
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Vol 22, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Penelitian Ekonomi-LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.168 KB) | DOI: 10.14203/JEP.22.1.2014.83-95

Abstract

Tulisan ini dimaksudkan untuk menganalisis perkembangan pembiayaan yang telah dijalankan oleh perbankan syariah. Analisis difokuskan pada fluktuasi nilai pembiayaan yang telah berhasil disalurkan berdasarkan jenis penggunaan, sektor usaha, dan akad/skim pembiayaan. Analisis dilakukan pada tingkat makro dan mikro. Analisis makro menggunakan data Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia, sedangkan analisis mikro berdasarkan pada  studi kasus salah satu bank syariah. Kinerja pembiayaan perbankan syariah, khususnya BUS dan UUS, secara makro cukup menggembirakan. Prestasi ini ditunjukkan oleh tingginya laju ertumbuhan pembiayaan; nilai pembiayaan non lancar masih berada dalam batas aman yang ditetapkan BI dan cenderung semakin kecil pada dua tahun terakhir; dan penyaluran pembiayaan untuk keperluan pembiayaan modal kerja dan investasi yang terus bertambah. Namun demikian, alokasi pembiayaan untuk konsumsi telah mengalami pertumbuhan yang sangat cepat semenjak tahun 2008 sehingga porsi pembiayaan untuk menopang kegiatan produktif mulai mengalami penurunan. Kelemahan lain yang perlu mendapat perhatian adalah skim pembiayaan yang masih dinominasi oleh akad berbasis perdagangan (murabahah), dan masih terkonsentrasinya pembiayaan pada UKM dan sektor jasa.