cover
Contact Name
arief yanto
Contact Email
arief.yanto@unimus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurkep.anak@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak
ISSN : 23382074     EISSN : 2621296X     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak (JIKA) was published by Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah. Jurnal Keperawatan Ilmu Keperawatan Anak (JIKA)is published twice in a year. JIKA publishes research results, research-based community service results, literature reviews, and case studies in the field of child nursing written by lecturers, nursing students, and clinic nurses in hospitals or health centers. JIKA is a continuation of Jurnal Keperawatan Anak with ISSN 2338-2074 published by the PPNI Jawa Tengah journal development team. JIKA is an online version of the journal with e-ISSN 2621-296X with the latest edition, the Jurnal Keperawatan Anak is no longer published.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Effectiveness of brain gym and writing therapy in behavioral hyperactivity on pre school-age children with ADHD in school for children with special needs (SLB) ABCD kuncup mas of Banyumas Anggraeni, Atika Dhiah; Suherman, Suherman; Sutini, Titin
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Ilmu Keperawatan Anak
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.509 KB) | DOI: 10.32584/jika.v1i2.163

Abstract

ADHD is a condition common in children manifested with less concern , impulsive , and hiperaktifitas who do not according to the development of. The purpose of this study is to identify the effectiveness of write therapy and brain gym to the behavior of preschool hyperactivity in children with ADHD. Design research quasy-eksperiment approach in pre- posttest without control group design for 12 children aged pre schools were using total of sampling. This research instruments SPPAHI use of the instruments. Statistical tests use the different 2 mean. The results of the study showed there is a difference in the effectiveness of brain the gym and therapeutic writing in behavior hiperaktivitas children aged pre schools with ADHD ( p value 0,007 ).This research could be one of alternative intervention nursing mandiri that can be done to deal with the behavior hiperaktif children adhd good at the school and home. 
Efektifitas Tehnik Relaksasi Napas Dalam Dengan Meniup Baling-Baling Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pungsi Vena Pada Anak Usia Prasekolah Machsun, Toha; Alfiyanti, Dera; Mariyam, Mariyam
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Keperawatan Anak
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.655 KB) | DOI: 10.32584/jika.v1i1.102

Abstract

Nyeri merupakan penyebab stressor pada anak saat hospitalisasi, salah satu penyebabnya yaitu prosedur invasif pungsi vena. Manajemen nyeri merupakan kebutuhan dasar yang harus didapatkan anak saat menjalani hospitalisasi, salah satunya yaitu terapi non farmakologi dengan cara teknik relaksasi nafas dalam dengan meniup baling-baling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi nafas dalam dengan meniup baling-baling terhadap skala nyeri pungsi vena pada anak usia prasekolah di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang. Metode penelitian ini adalah quasy eksperimen dengan pendekatan non equivalent control grup after only desaign. Sampel penelitian ini adalah anak usia prasekolah yang dilakukan tindakan pungsi vena pengambilan darah dengan jumlah sampel 19 kelompok intervensi dan 19 kelompok kontrol. Skala nyeri pungsi vena dikaji menggunakan instrument FLACC. Analisa data menggunakan uji mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan rerata skala nyeri pada kelompok intervensi adalah 6 dan pada kelompok kontrol adalah 8.  Ada pengaruh teknik relaksasi nafas dalam dengan meniup baling-baling terhadap skala nyeri pungsi vena pada anak usia prasekolah di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang dengan nilai p value  0,000 (α < 0,05). Diharapkan perawat dapat memberikan teknik relaksasi nafas dalam dengan meniup baling-baling pada anak saat dilakukan pungsi vena untuk mengurangi rasa nyeri.
Teknik Bercerita Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Pada Anak Usia 4-6 Tahun Di TKN Kintelan Semarang Anugrahanto, Yohanes Eko; Yulianti, Natalia Ratna; Windayani, Wati
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Keperawatan Anak
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.811 KB) | DOI: 10.32584/jika.v1i1.101

Abstract

Teknik bercerita merupakan aktivitas penyampaian cerita secara lisan yang dapat memberikan pengalaman menyenangkan dalam sebuah aktivitas pembelajaran. Namun saat ini teknik bercerita belum terlalu umum diterapkan dalam menstimulasi perkembangan motorik halus anak. Teknik bercerita juga belum pernah diterapkan di TKN Kintelan Semarang dalam menstimulasi motorik halus anak. Padahal dalam pelaksanaannya teknik bercerita dapat disisipkan aktivitas atau permainan yang dapat merangsang perkembangan motorik halus anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik bercerita terhadap peningkatan motorik halus anak usia 4 – 6 tahun di TKN Kintelan Semarang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest one group design. Sampel berjumlah 34 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Uji normalitas data  menggunakan uji Shapiro-wilk, dan uji statistik menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon didapatkan p-value delay pretest-posttest adalah 0,000 dan p-value caution pretest-posttest adalah 0,000 yang berarti p < 0,05 yang memiliki makna bahwa terdapat pengaruh teknik bercerita terhadap peningkatan motorik halus anak usia 4 – 6 tahun di TKN Kintelan Semarang.
Respon Anticipatory Grief Orang Tua Yang Memiliki Anak Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) Di RSUP Dr Hasan Sadikin Bandung Rahmayoza, Selvia; Nurhidayah, Ikeu; Sriati, Aat
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Keperawatan Anak
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.72 KB) | DOI: 10.32584/jika.v1i1.100

Abstract

Penyakit Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) pada anak menyebabkan orang tua mengalami respon Anticipatory Grief tua berhubungan dengan kemungkinan kehilangan anak akibat prognosis yang buruk, survival rate yang rendah, pengobatan yang lama, dan resiko tinggi untuk relapse. Respon Anticipatory Grief normalnya berlangsung < 12 bulan. Respon berduka yang buruk akan berdampak pada kualitas hidup anak dan orang tua, juga mempengaruhi pengambilan keputusan terhadap pengobatan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon Anticipatory Grief yang dialami orang tua di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung berdasarkan lama terdiagnosis. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling dari populasi sebanyak 35.  Instrumen dalam penellitian ini menggunakan Marwit-Mauser Caregiver Grief Inventory (MMCGI)-Childhood Cancer. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi (frequensi, persentase, mean, dan standar deviasi). Hasil yang didapatkan adalah orang tua yang memiliki anak terdiagnosa 0-6 bulan memiliki intense berduka lebih tinggi dengan nilai mean 170.79±9.192, dan orang tua yang memiliki anak terdiagnosa > 6 bulan dengan nilai mean 155.19±.479. Profesional kesehatan harus mendorong orang tua untuk mendiskusikan perasaan terkait dengan penyakit anak mereka dan hasil yang potensial. Kebijakan rumah sakit perlu untuk memasukkan ketentuan dan promosi layanan palliative care sejak anak terdiagnosis, dan perawat perlu mendorong orang tua untuk bergabung dengan layanan kelompok pendukung.
Low Socio Economic Status Risk Improving Attention Deficit and Hiperactivity Disorder in Preschoolers Setianingsih, Setianingsih; Novi, Rachmawati; Juniarsih, Juniarsih
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Ilmu Keperawatan Anak
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.265 KB) | DOI: 10.32584/jika.v1i2.110

Abstract

Socioeconomic status of person has an important role to child development. Social economy can affect physical health, mental wellbeing and cognitive development. One of the growing disorders of attention disorder and hyperactivity disorder was characterized by hyperactive, impulsive and lack of attention. The purpose of this study to determine the relationship of socioeconomic status of parents at risk of attention deficit and hyperactivity disorder (ADHD) to preschoolers in Klaten District. This study uses categorical comparative design with cross sectional approach. Respondents of this study were 84, that divided into two places, there were ABA TK Lor Sabrang Trucuk and TKIT Mutiara Hati so that every kindergarten 42 respondents obtained by purposive sampling. Data was collection by filling the instrument. Bivariate  analysis using test Chi Square. The results showed the average age of respondents were 5.25 years. The sex of the respondents is mostly male as many as 47 children or 56.0%. Test results Chi square show there is a relationship of socio-economic status of parents with ADHD (p = 0.036) and there is a different between low socioeconomic status and high that lower socioeconomic status is a risk of ADHD (25,6%) compared with high socioeconomic status (6,7%). There is a negative relationship between socioeconomic status and the risk of attention deficit and hyperactivity disorder in pre-school age children. 
Hubungan Pengetahuan Ibu, Pola Pemberian Makan, Dan Pendapatan Keluarga Terhadap Status Gizi Anak Dibawah Lima Tahun: Penerapan Health Belief Model Sodikin, Sodikin; Endiyono, Suryo; Rahmawati, Fitria
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Keperawatan Anak
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.419 KB) | DOI: 10.32584/jika.v1i1.99

Abstract

Masalah status gizi balita di Indonesia cukup memprihatinkan. Faktor predisposisi yang menjadi penyebab masalah ini masih sangat sedikit diketahui. Pendekatan teori Health Belief Model (HBM) diharapkan dapat menjelaskan faktor-faktor orangtua yang berhubungan dengan status gizi anak usia dibawah lima tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui hubungan pengetahuan ibu, pola pemberian makan, dan pendapatan keluarga terhadap status gizi anak usia di bawah lima tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 189 responden dan  sampel berjumlah 65 responden dengan teknik  simple random sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel persepsi kerentanan yang dirasakan (perceived susceptibility) yang berhubungan dengan status gizi anak di bawah usia lima tahun yaitu pengetahuan (p = 0.034), pola pemberian makan (p = 0.008), dan pendapatan keluarga (p = 0.004). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan persepsi kerentanan yang dirasakan (perceived susceptibility) yaitu pengetahuan, pola pemberian makan dan pendapatan keluarga dengan status gizi anak usia di bawah lima tahun.
Modified Legos is Effective in Stimulating Development on Pre-School Children Khasanah, Nopi Nur; Mustafidah, Atina; Susanto, Herry
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Ilmu Keperawatan Anak
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.073 KB) | DOI: 10.32584/jika.v1i2.131

Abstract

Background: Optimizing pre-school children development can be performed through stimulation with play activities. Interesting games able to motivate children actively to follow the rules of the designed game. Objective: This study aimed to analyze the effect of modified lego games on the development of pre-school children. Method: The research design of this study was Pre experimental One Group Pre-Post Test Design with the number of 17 respondents. Data analysis used  marginal homogeneity test. Results and discussion: The number of children who had 'normal development' category had increased significantly from 52.9% (pre- test) to 76.5% (post-test). Bivariate analysis showed that there was ρ-value of 0.025 (<0.05).  Games need to be modified to make it more attractive to children and hope that able to stimulate all aspects of development. Conclusion: This study shows a significant effect of modified lego games on the development among pre-school children.
Kompetensi Kader Terlatih Dalam Penanganan Diare Pada Anak Di Kabupaten Banyumas Solikhah, Umi
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Keperawatan Anak
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.524 KB) | DOI: 10.32584/jika.v1i1.98

Abstract

Diare tercatat sebagai kasus endemis masih cukup tinggi di Kabupaten Banyumas (46%). Sebagai kasus dalam urutan tertinggi, perlu diupayakan implementasi yang tepat oleh petugas kesehatan di tingkat pelayanan masyarakat. Salah satunya melalui pelatihan kader dalam menangani diare secara sederhana. Tujuan dalam penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik responden berdasarkan umur, pendidikan,  dan pekerjaan kader; serta mendeskripsikan kompetensi kader yang telah dilatih melakukan penanganan diare secara sederhana kepada masyarakat yang memiliki anak dengan sakit diare. Metode penelitian kuantitatif dengan desain analisis deskriptif, untuk mendeskripsikan karakteristik responden dan kompetensi kader terhadap penanganan diare secara sederhana pada anak. Perbedaan kompetensi antar kelompok dianalisis dengan independent t-test. Sampel dipilih secara random dari 117 posyandu (dari 625 kader) dalam satu wilayah kerja puskesmas. Jumlah sampel masing-masing 50 kader pada kelompok intervensi dan kontrol. Karakteristik responden kader dengan rata-rata usia 46 tahun, didominasi lulusan SMA, dan lebih dari 90% ibu rumah tangga. Kader terlatih kompeten dalam melakukan penanganan diare secara sederhana dan mampu menyediakan larutan oralit dengan baik. Kegiatan pelatihan kader sangat signifikan (p-value 0,000) dalam mendukung kompetensi kader. Kegiatan pelatihan penanganan diare secara sederhana untuk kader perlu diterapkan pada para keder lain yang belum berkesempatan mendapatkan pelatihan.
Relationship Knowledge and Attitude of Nurses with Pain Management Practices in Neonates Zubaidah, Zubaidah; Naviati, Elsa
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Ilmu Keperawatan Anak
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.707 KB) | DOI: 10.32584/jika.v1i2.136

Abstract

Pain is a subjective feeling and an unpleasant experience. In neonates, pain that is not handled properly can cause short-term and long-term effects. Repeated pain can affect the development of the baby later on. The purpose of this study was to identify the relationship between knowledge, attitudes of nurses and the practice of pain management in neonates. Method: The design of this study was descriptive associative with a cross sectional approach. The sample in this study involved 119 nurses who work in the Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Data analysis using the Pearson correlation statistic test by identifying the relationship between respondent characteristics, knowledge, nurse attitudes and the practice of pain management in neonates. Results: Knowledge of nurses about pain management in neonates in the adequate category was 37%, nurses had negative attitudes towards pain management as much as 52.1%, and nurses who performed pain management well as much as 51.3%. There is a significant relationship between knowledge, attitudes of nurses and the practice of pain management in neonates (r = 0.715; p value = 0,000) and (r = 0.659; p value = 0,000). There is a need for a neonatal pain management training for nurses worked in high-risk neonatal ward to improve nurses' knowledge and attitudes.
Cognitive Improvement On School-Aged Children Through Educational Video PH, Livana; hermanto, hermanto; Urfiyah, Indras; Indrayati, Novi
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Ilmu Keperawatan Anak
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.506 KB) | DOI: 10.32584/jika.v1i2.130

Abstract

Psychosocial development in school age is characterized by industry / productive versus low self esteem or so-called normal and distorted development. Deviant development in school age can be overcome by several actions one of which is education about the task of normal development at school age. Appropriate media in education for school-aged children with audiovisual media. Audiovisual media displays elements of images and sounds that have several functions one of which is the cognitive function which means it makes it easier for children to understand the content delivered. Research aimed to know the difference of cognitive level before and after giving video, and to know the effect of educational video to cognitive improvement of child. Research using quasy experiment design with one group pretest-posttest design. Sampling with total sampling technique on the respondent class IV until VI which amounted to 75 respondents. Results: research analysis with statistical test showed that there is influence between educational video about stage of psychosocial development toward cognitive improvement of children with median value before 54,00 and after 56,00 giving video with ρ value that is 0,00 (ρ value<0,05). Research is recommended to teachers to teach their students about the stage of psychosocial development with audiovisual media so that children can find out the tasks appropriate to the stage.

Page 1 of 2 | Total Record : 20