cover
Contact Name
Yanyan Bahtiar
Contact Email
penelitian@poltekkestasikmalaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
penelitian@poltekkestasikmalaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
MEDIA INFORMASI
ISSN : 20863292     EISSN : 26559900     DOI : -
Buletin Media Informasi dengan nomor ISSN : 2086-3292 dan ISSN online : 2655-9900 merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Unit penelitian Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Buletin Media Informasi diterbitkan 6 bulan sekali berisikan berisikan Artikel kesehatan dari Bidang: Keperawatan, Kebidanan, Keperawatan Gigi,Gizi, Farmasi, Rekam Medik dan Informasi Kesehatan (RMIK).
Articles 114 Documents
PEMBERIAN MOTIVASI DAN REWARD DENGAN KINERJA KARYAWAN Wulan, Wanalia; Ikhsan, Komara Nur; Maladona, Adi
Media Informasi Vol 13, No 2 (2017): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian motivasi dan reward dengan kinerja perawat RSUD Kelas C Kabupaten Ciamis. Objek penelitian meliputi pemberian motivasi, reward dan kinerja perawat. Ketiga variabel dianalisis sesuai dengan ketentuan yang telah direncanakan. Metode penelitian menggunakan deskriptif analitis dengan pendekatan survey. Analisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan pemberian motivasi dan reward dengan kinerja perawat sebesar 0,993 dengan nilai F= 247,429 taraf signifikansi 0,003. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut; terdapat hubungan pemberian motivasi dengan kinerja perawat pada perawat rawat inap RSUD Kelas C Kabupaten Ciamis, hal ini berarti pemberian motivasi yang dilakukan oleh pihak RSUD Kelas C Kabupaten Ciamis dapat meningkatkan kinerja perawat namun tidak selamanya faktor pekerjaan yang menarik dapat memuaskan dalam bekerja. Terdapat hubungan pemberian reward dengan kinerja perawat pada perawat rawat inap RSUD Kelas C Kabupaten Ciamis, hal ini berarti reward yang diberikan pihak RSUD Kelas C Kabupaten Ciamis dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja karyawan namun kemampuan menciptakan peluang pekerjaan sesuai dengan fungsi dan tanggung jawab dalam perusahaan dapat meningkatkan kinerja perawat. Terdapat hubungan antara pemberian motivasi dan pemberian reward dengan kinerja perawat pada perawat RSUD Kelas C Kabupaten Ciamis namun selain pemberian motivasi dan reward kepribadian seseorang yang memiliki semangat untuk lebih baik dari orang lain merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan kinerja perawat.
HUBUNGAN RIWAYAT MEROKOK DALAM KELUARGA DENGAN PERILAKU MEROKOK MAHASISWA KEPERAWATAN TASIKMALAYA POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA Bahtiar, Yanyan; Badriah, Siti; Hidayat, Asep A.S.
Media Informasi Vol 11, No 1 (2015): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokok telah menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Meskipun banyak diperlihatkan propaganda bahaya merokok bagi kesehatan, sampai bahaya kematian, tetapi perilaku merokok sulit dilepaskan, termasuk oleh mahasiswa keperawatan. Banyak faktor yang melatarbelakangi seorang mahasiswa berperilaku merokok, salah satunya berasal dari pengaruh keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat merokok keluarga dengan perilaku merokok mahasiswa Keperawatan Tasikmalaya Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Disain penelitian menggunakan deskriptif korelasional dengan pendekatan crossexional study. Sampel penelitian sebesar 42 responden dengan menggunakan teknik purposif sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan uji alternatif fisher. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh keluarga mahasiswa mempunyai riwayat merokok (85,7%), tetapi secara statistik variabel riwayat merokok keluarga tidak berhubungan secara signifikan dengan perilaku merokok mahasiswa Keperawatan Tasikmalaya (ρ=0,665). Masa remaja dari mahasiswa merupakan masa pencarian identitas dan mulai ingin mencoba-coba sesuatu hal yang baru termasuk merokok. Orang tua kadang tidak menyadari bahwa setiap batang rokok yang dihisap tidak luput dari perhatian anaknya. Pengelola kampus dan keluarga diharapkan dapat bekerja sama dalam perubahan perilaku merokok dari mahasiswa. Penelitian ini bisa dijadikan data dasar penelitian selanjutkan yang mengarah pada intervensi untuk mengatasi perilaku merokok.
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA POST OPERASI SECTIO CAESAREA Eriyani, Theresia; Shalahuddin, Iwan; Maulana, Indra
Buletin Media Informasi Vol 14, No 2 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.175 KB)

Abstract

Word Health Organization menyatakan bahwastandar rata-rata sectiocaesarea disebuah negara adalah sekitar 5-15 %. Berdasarkan Riset Kesehatan dasar tahun 2013, menyatakan persalinan sectiocaesarea di Indonesia sebesar 9,8%. Selama proses penyembuhan luka, vaskularisasi akan mempengaruhi luka karena luka membutuhkan keadaan peredaran darah yang baik untuk pertumbuhan atau perbaikan sel. Mobilisasi akan memperlancar sirkulasi darah dan segera mungkin mengalami pemulihan atau penyembuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap penyembuhan luka pada pasien postoperasi sectiocaesarea di ruang Jade RSUD dr. Slamet Garut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan pendekatan Posttest Only with Control Group, dengan populasi 80 ibu postoperasi sectiocaesarea, sampel penelitian berjumlah 20 ibu. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan kuesioner. Analisa yang digunakan univariat dan bivariat menggunakan Shapiro-Wilk untuk normalitas dan Non-Parametrik dengan uji Mann-Whitney untuk bivariat. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan penyembuhan luka yang signifikan dengan p-value sebesar 0,028 (p<0,05) pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol.  Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan tambahan dalam pemberian tindakan yang dapat meningkatkan penyembuhan luka, seperti penerapan Standar Operasional Prosedur mobilisasi dini pada pasien post operasi sectiocaesarea.
PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI PADA KESEHATAN REPRODUKSI DI TASIKMALAYA Februanti, Sofia
Buletin Media Informasi Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dini merupakan suatu ikatan yang dilakukan oleh seseorang yang masih dalam usia muda atau pubertas. Pada tahun 2013 terjadi peningkatan rasio pernikahan muda pada daerah perkotaan, dibandingkan dengan daerah pedesaan. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja putri tentang dampak pernikahan dini pada kesehatan reproduksi pada siswi di SMA Negeri 8 Kota Tasikmalaya. Desain penelitian yang digunakan adalah metode non eksperimen, yaitu metode deskriptif pengambilan data dilakukan pada 67 siswi dengan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian tingkat pengetahuan, sebanyak (53,7%) remaja putri memiliki pengetahuan tentang dampak pernikahan dini pada kesehatan reproduksi dengan kategori baik. Hasil dari penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi pihak sekolah dan keluarga agar lebih meningkatkan pengetahuan remaja putri dan bekerjasama dengan tenaga kesehatan untuk melakukan promosi kesehatan tentang dampak pernikahan dini pada kesehatan reproduksi wanita.
PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP DEPRESI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CITEUREUP KOTA CIMAHI 2015 Nadirawati, Nadirawati
Media Informasi Vol 12, No 1 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan mental yang paling sering ditemukan pada lansia adalah depresi. Prevalensi depresi pada lansia ditingkat pelayanan primer sekitar 5–17%. Depresi yang dialami oleh pasien bisa berupa menurunnya minat dan kemampuan dalam melakukan aktifitas sehari-sehari. Salah satu upaya non farmakologis yang dipercaya dapat mengatasi depresi adalah aromaterapi. Aromaterapi merupakan salah satu metode non farmakologis relaksasi yang dapat memberikan efek relaksasi, salah satunya adalah lavender. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lavender terhadap depresi pada Lansia. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan bentuk rancangan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 orang dengan teknik purposive sampling dan analisa data dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa rata-rata skor depresi sebelum diberikan Aromaterapi Lavender adalah 10.69 sedangkan rata-rata skor depresi setelah Aromaterapi Lavender adalah 5,54.  Setelah dilakukan uji statistic didapatkan ada pengaruh Aromaterapi  Lavender terhadap lansia yang mengalami depresi di Wilayah Kerja Puskesmas Citeureup KotaCimahi, (ρvalue 0,000; α 0,05). Dari hasil penelitian tersebut disarankan bagi Perawat Pukesmas untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan penanganan pasien depresi baik bersifat farmakologis maupun dengan non  farmakologis dan juga melakukan sosialisasi tentang Aromaterapi Lavender pada masyarakat, sebagai salah satu tindakan untuk mengatasi masalah lansia yang mengalami depresi.
TINGKAT STRES DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA LAKI – LAKI D.A, Iceu Amira; Hendrawati, Hendrawati
Media Informasi Vol 14, No 1 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan kejadian stres yang bisa dialami oleh siapa saja  termasuk  pada  masa  remaja, salah satunya adalah mahasiswa, baik di perguruan tinggi, institut atau akademi. Salah satu dampak stres pada remaja adalah perilaku merokok. Berdasarkan studi pendahuluan di Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Garut didapatkan data dari 20 orang remaja laki-laki yaitu 17 orang perokok (85%) dan alasan terbanyak karena stres ada 12 orang (60%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan perilaku merokok pada remaja laki-laki di Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Garut. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan desain deskriptif korelasional. Populasi penelitian dengan total sampling pada 131 remaja laki-laki. Analisa data dengan uji chi-squar dengan hasil hampir seluruh remaja laki-laki mengalami stres ringan, dan sebagian besar remaja laki-laki perokok ringan. Analisis uji chi-square diperoleh nilai p (p-value) = 0.040, artinya terdapat proporsi yang signifikan diantara kedua kelompok tersebut atau terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat stres dengan perilaku merokok (p value < dari 0,05). Nilai Odds Ratio (OR) diperoleh sebesar 3,1 artinya remaja laki- laki yang mengalami stres sedang memiliki risiko untuk merokok sedang sebesar 3,1 kali dibandingkan dengan stres ringan. Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat stress dengan perilaku merokok.
PENGARUH TEKNIK NAFAS DALAM TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT KECEMASAN PADA IBU BERSALIN KALA I FASE AKTIF Gustini, Sri
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik nafas dalam terhadap perubahan tingkat kecemasan pada ibu bersalin Kala I di Ruang VK RSUD dr. Slamet Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pre-eksperimental design dengan metode pendekatan one group pretest-postest design. Teknik pengambilan sampel secara accidental dari jumlah populasi ibu bersalin primi sebanyak 93 orang. Hasil uji statistik menunjukan sebelum dilakukan teknik nafas dalam sebagian besar responden mempunyai tingkat kecemasan berat, yaitu sebanyak 18 orang (60,0%), dan setelah dilakukan teknik nafas dalam sebagian responden berubah kepada tingkat kecemasan rendah, yaitu sebanyak 17 orang (56,7%). Hasil uji-T diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara teknik nafas dalam terhadap perubahan tingkat kecemasan ibu bersalin kala I fase aktif di Ruang VK RSUD dr. Slamet Garut. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan RSUD dr. Slamet Garut menerapkan asuhan tehnik nafas dalam pada setiap ibu bersalin yang bertujuan untuk mengurangi ketakutan dan kecemasan.
AMBULASI DINI DENGAN PENYEMBUHAN LUKA SECTIO CAESAREA DI RSUD dr. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA Puspitasari, Wiwi; P, Wiwin Mintarsih; Pertiwi, Sinar
Media Informasi Vol 13, No 2 (2017): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan ambulasi dini dengan penyembuhan luka post sectio caesarea. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik korelasional dengan pendekatan crossectional. Populasi penelitian ini ibu bersalin dengan kasus Sectio Caesarea di RSUD dr.Soekardjo pada bulan Desember - Februari tahun 2017, teknik Purposive Sampling yaitu sebanyak 84 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 77 orang (91,7%) melaksanakan ambulasi dini, sedangkan 7 orang (8,3%) tidak melaksanakan ambulasi dini, keadaan luka operasi Sectio Caesarea pada kategori sembuh yaitu 73 orang (86,9%). Hasil pengujian statistik menggunakan uji Chi Square dengan a = 0,000 (a<0,05), maka Ho ditolak yang berarti ada hubungan ambulasi dini dengan penyembuhan luka Sectio Caesarea di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya. Ambulasi dini dapat mempercepat luka operasi section caesarea.
HUBUNGAN NYERI KEPALA DENGAN GANGGUAN TIDUR PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA BUDI SEJAHTERA BANJARBARU TAHUN 2014 Rusmilawaty, Rusmilawaty; Darmayanti, Darmayanti
Buletin Media Informasi Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia yang mengalami nyeri kepala sering merasakan ketidaknyamanan dan menganggu kuantitas dan kualitas tidur sehingga mempengaruhi kesehatan lansia. Studi pendahuluan terhadap10 orang lansia di Panti Sosial Tresna Werda Budi Sejahtera Banjarbaru didapatkan 6 orang mengalami gangguan tidur karena nyeri kepala, 2 orang kadang-kadang terbangun tengah malam dan 2 orang tidak mengalami gangguan tidur. Penelitian bertujuan untuk menganalisa hubungan nyeri kepala dengan gangguan tidur pada lansia di panti sosial Tresna Werda Budi Sejahtera Banjarbaru. Desain penelitian menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 110 orang. Sampel Berjumlah 65 orang. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat nyeri kepala sebagian besar pada kategori sedang sebanyak 25 orang (38,4%), responden yang mengalami gangguan tidur 53 orang (81,5%) dan ada hubungan nyeri kepala dengan gangguan tidur pada lansia di panti sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru. Bagi petugas kesehatan di Panti Werdha agar memberikan informasi cara mengatasi gangguan tidur sehingga dapat meningkatkan kualitas kehidupan lansia. Bagi peneliti selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor lain seperti pola hidup dan kecemasan.
KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI BEDAH MAYOR Kustiawan, Ridwan; Hilmansyah, Angga
Media Informasi Vol 13, No 1 (2017): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik pasien pre operatif yang meliputi jenis kelamin, umur, pendidikan, dan pekerjaan. Cemas sedang adalah lapang persepsi klien sudah terfokos pada suatu hal yang dipikirkannya. Rancangan penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan populasi yaitu seluruh pasien pre operasi dengan bedah mayor  di Ruang Bedah 3a, 3b, dan 4 RSU Kota Tasikmalaya Tahun 2013, dari tanggal 13 Juni - 17 Juli 2013, pengambilan sampel pada penelitian ini adalah accidental sampling dengan jumlah 21 responden, hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas tingkat kecemasan pada pasien pre operasi adalah cemas sedang (81%). Rumah sakit diharapkan meningkatkan lagi dalam memperhatikan faktor–faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan meliputi jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan serta usia dan tingkat kecemasan pasien pre operasi untuk pengembangan asuhan keperawatan.

Page 1 of 12 | Total Record : 114