Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi
ISSN : 24775193     EISSN : -
Bioedusiana adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan dua kali setahun (Juni-Desember) yang mempublikasikan hasil penelitian orisinal tentang pendidikan Biologi dan Biologi. Jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan konsep, teori, perspektif, paradigma, dan metodologi dalam kajian ilmu Pendidikan Biologi dan Biologi.
Articles 27 Documents
PENGARUH KONSENTRASI M-BIO TERHADAP KECEPATAN PENGOMPOSAN SAMPAH ORGANIK PASAR

Surahman, Endang, Ali, Mufti, Fitriani, Rita

Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 2, No 1 (2017): Bioedusiana
Publisher : LP3MPM Universitas Siliwangi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.823 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi M-Bio terhadap kecepatan pengomposan sampah sayur pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, penelitian dilakukan di Laboratorium Botani Jurusan Pendidikan Biologi FKIP Unsil selama empat bulan dari mulai persiapan sampai diperoleh kompos. Bahan yang digunakan dalam penelitian adalah sampah sayur pasar, dengan instrument berupa pedoman observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh konsentrasi M-Bio terhadap kecepatan pengomposan sampah sayur pasar, konsentrasi yang paling cepat pengomposannya adalah konsentrasi 0,1 M atau 10 ml M-Bio per 100 ml air gula.Kata kunci: konsentrasi, kecepatan, kompos, M-Bio, sampah

PERBEDAAN KEAKTIFAN BELAJAR DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PLH PADA KONSEP ETIKA LINGKUNGAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DAN TIPE TEAMS GAME TOURNAMENT(TGT).

Kamil, Popo Musthofa

Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 1, No 01 (2016): Bioedusiana
Publisher : LP3MPM Universitas Siliwangi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.452 KB)

Abstract

This study attempts to (1) knows the difference liveliness student learning state of the cooperative learning model type numbered heads & together   (NHT) with model cooperative learning type teams game tournament (TGT). (2) know the difference of the results learn cognitive students state of the learning model cooperative type numbered heads & together (NHT) with model cooperative learning type teams game tournament (TGT). This research uses the method quasi eksperiment. Design research is post test group desaind. Based on the research done, (1) there is a difference liveliness student learning between use the model cooperative learning type numbered heads & together (NHT) apply in the class X-2 and model cooperative learning type teams game tournament (TGT) apply in the class x-6 the concept ethics environment. It is based on the results of observation which showed that the average score class x-2 obtain the average 11,74 more better than class x-6 received an average of 22,98.Keywords:cooperative learning model numbered heads & together, teams game tournament, results cognitive study, liveliness learning

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMP KELAS VII MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH

Fitriani, Rita

Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 3, No 1 (2018): Bioedusiana
Publisher : LP3MPM Universitas Siliwangi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.573 KB)

Abstract

Kemampuan berpikir dibutuhkan peserta didik karena berpikir kritis dapat membantu peserta didik menyelesaikan masalah dan membantu dalam mengambil keputusan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis peserta didik SMP kelas VII melalui pembelajaran berbasis masalah Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2016 sampai bulan Juli 2017 di SMP 4 Pamarican menggunakan metode quasi eksperiment dengan bentuk posttest only control group design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh kelas VII SMP 4 Pamarican tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 4 kelas dengan jumlah 120 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling sebanyak 2 kelas. Hasil analisis data menunjukan bahwa pembelajaran berbasis masalah mampu mengembangkan kemampuan berpikir peserta didik. Rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi (27,56) dibandingkan kelas kontrol (23,76) sedangkan sebaran indikator berpikir kritis dari yang memperoleh skor tertinggi sampai terendah adalah  (1) memberikan penjelasan lanjut, (2) memberikan penjelasan sederhana, (3) membangun keterampilan dasar, (4) membangun keterampilan dasar, dan (5) membuat inferensi.

PENGARUH PEMBELAJARAN MOBILE MENGGUNAKAN APLIKASI “SISTEM KEHIDUPAN VERTEBRATA (3)” TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM KOORDINASI

Dhiyaul Alimah, Azkia

Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 3, No 1 (2018): Bioedusiana
Publisher : LP3MPM Universitas Siliwangi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.36 KB)

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu aspek pendukung dalam pembelajaran yang membuat proses belajar mengajar menjadi lebih menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik. Saat ini, media pembelajaran yang digunakan oleh guru masih tergolong sederhana, hanya bergelut pada jenis media konvensional seperti buku teks dan power point. Padahal jika ditinjau lebih luas lagi, jenis media pembelajaran yang tersedia cukup banyak dan lebih bervariatif, salah satunya adalah media mobile learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran mobile dengan bantuan aplikasi “sistem kehidupan vertebrata (3)” terhadap hasil belajar peserta didik pada materi sistem koordinasi di kelas XI MIPA SMAN 6 Garut, TA. 2017/2018. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Oktober 2017 sampai dengan bulan Juli 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah true experimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI MIPA SMA Negeri 6 Garut berjumlah tujuh kelas dengan jumlah peserta didik sebanyak 296 orang. Sampel penelitian yang diambil menggunakan metode cluster-random sampling adalah kelas XI MIPA 7 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 5 sebagai kelas kontrol, dengan masing-masing jumlah peserta didik 41 dan 42 orang. Instrumen yang diujikan sebanyak 36 soal pilihan majemuk dengan lima opsi. Pengujian analisis data menggunakan uji-t dengan taraf signifikasi 5% untuk mengetahui pengaruh penggunakan media pembelajaran mobile pada materi sistem koordinasi terhadap hasil belajar peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian, pengolahan data dan pengujian hipotesis, maka tidak ada pengaruh penggunaan media pembelajaran mobile dengan bantuan aplikasi “sistem kehidupan vertebrata (3)” terhadap hasil belajar peserta didik pada konsep sistem koordinasi di kelas XI MIPA SMA Negeri 6 Garut.

PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA POWER POINT DAN MEDIA TORSO

Musthofa Kamil, Popo

Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 3, No 2 (2018): Bioedusiana
Publisher : LP3MPM Universitas Siliwangi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.71 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang proses pembelajaranya menggunakan media pembelajaran  powerpoint dengan media Torso pada Materi Sistem Pencernaan pada Manusia di kelas XI IA SMAN 5 Tasikmalaya. Penelitian ini dilaksanakan mulai Januari 2015 s/d Mei 2016 di kelas XI IA SMA N 5 Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah metode quasi eksperiment. Populasi penelitian adalah seluruh kelas XI IA SMAN 5 Tasikmalaya tahun ajaran 2015/2016 sebanyak 3 kelas dan sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas yaitu kelas XI IA 2 dan XI IA 3 yang diambil dengan cara cluster random sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik tes. Data yang diperoleh dari hasil tes akhir dianalisis dengan menggunakan uji t. Hasil analisis menunjukan terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang proses pembelajarannya menggunakan media powerpoint dengan media Torso pada Materi Sistem Pencernaan pada Manusia di kelas XI IA SMAN 5 Tasikmalaya. Siswa yang proses pembelajarannya menggunakan media powerpoint diperoleh rata-rata 18,4, lebih baik jika dibandingkan dengan siswa yang proses pembelajarannya menggunakan media Torso yang memperoleh rata-rata 16,2.

PERBEDAAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN E-LEARNING DAN KONVENSIONAL

Badriah, Liah, Ramdani, Dani, Suharsono, Suharsono

Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 2, No 1 (2017): Bioedusiana
Publisher : LP3MPM Universitas Siliwangi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.42 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan berfikir kritis mahasiswa yang proses pembelajarannya menggunakan pembelajaran e-learning dan konvensional pada konsep ekosistem. Metode yang digunakan adalah metode komparatif dengan populasi seluruh mahasiswa biologi semester satu dengan sampel yang diambil adalah kelas 1A dan 1C yang masing-masing sebanyak 30 orang dan sampel diambil dengan teknik cluster random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan soal essay untuk memperoleh data kemampuan berfikir kritis mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji perbedaan dua rata-rata (uji-t) dengan taraf signifikan (α) = 5% menggunakan SPSS 21 for Windows. Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis menunjukan nilai sig.(2 tailed) sebesar 0, 83 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan Ho diterima artinya tidak ada perbedaan yang signifikan hasil belajar mahasiswa biologi yang proses pembelajarannya menggunakan model pembelajaran e-learning dan konvensional.Kata kunci : E-learning, konvensional, berfikir kritis

IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING BERBASIS PRAKTIKUM TERHADAP KETERAMPILAN DAN KESADARAN METAKOGNITIF MAHASISWA CALON GURU BIOLOGI (PROJECT BASED LEARNING METHODE BASED PRACTICE IMPLEMENTATION TO PROSPECTIVE BIOLOGY TEACHERS METACOGNITIVE SKILLS AND METACOGNITIVE AWARENESS)

Afifi, Ruhana, Hindriana, Anna Fitri, Soetisna, Usep

Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 1, No 01 (2016): Bioedusiana
Publisher : LP3MPM Universitas Siliwangi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.159 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk melihat keterampilan metakognitif dan kesadaran metakognitif mahasiswa yang mendapatkan pembelajaran project based learning berbasis praktikum pada materi bioteknologi konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling sebanyak 50 orang mahasiswa calon guru biologi. Data penelitian diperoleh dari hasil postes keterampilan metakognitif dan kesadaran metakognitif.Keterampilan metakognitif dinilai melalui tes uraian, kesadaran metakognitif diukur menggunakan daftar inventori kesadaran metakognitif. Pengujian hipotesis menggunakan independent t test. Hasil penelitian menunjukkan tingkat keterampilan metakognitif dan kesadaran metakognitif kelas eksperimen rata-rata termasuk ke dalam kategori baik dan berbeda signifikan dengan kelas kontrol. Menurut mahasiswa pembelajaran project based learning berbasis praktikum menarik, dan bermanfaat untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam merencanakan, memantau, mengevaluasi percobaan dan membuat laporan.

PROFIL BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI SE-KOTA PEKANBARU

Idris, Tengku

Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 3, No 1 (2018): Bioedusiana
Publisher : LP3MPM Universitas Siliwangi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.523 KB)

Abstract

Berfikir Kritis merupakan suatu proses di mana seseorang mencoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tidak mudah dijawab secara rasional sementara informasi yang relevan pun tidak tersedia. Berpikir kritis ini termasuk dalam kemampuan berpikir tingkat tinggi yang melibatkan proses yang kompleks.. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil berfikir kritis mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi yang ada di Kota Pekanbaru. Populasi pada penelitian ini adalah semua mahasiswa pendidikan biologi di tiga universitas yaitu Universitas Riau, Universitas Islam Riau dan Universitas Lancang Kuning sedangkan sampel pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa prodi pendidikan biologi tahun kedua dan ketiga dengan jumlah sampel sebesar 497 mahasiswa. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket critical thinking yang dikembangkan dari instrument habits of mind marzano dengan 5 indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima indicator berfikir kritis dalam kategori cukup dengan persentase tertinggi terdapat pada indicator akurat dan mencari akurasi dengan persentase sebesar 77.00% sedangkan indkator terendah yaitu indicator menempatkan diri ketika ada jaminan dengan persentase sebesar 65.67%. dari hasil penelitian dapat disimpulkan kemampuan berfikir kritis mahasiswa dalam kategori Cukup dengan persentase sebesar 70.31% dan tidak ada perbedaan kemampuan berfikir kritis mahasiswa tingkat 3 dengan mahasiswa tingkat 2.

PERBEDAAN KEMAMPUAN DASAR BEKERJA ILMIAH MAHASISWA BIOLOGI YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DAN GROUP INVESTIGATION

Fitriani, Rita

Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 2, No 1 (2017): Bioedusiana
Publisher : LP3MPM Universitas Siliwangi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.28 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan dasar bekerja ilmiah mahasiswa biologi yang menggunakan model pembelajaran inkuiri dan group investigation pada konsep keanekaragaman makhluk hidup. Jenis penelitian adalah deskriptif komparatif dengan rancangan one group pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data hasil belajar menggunakan pretest dan posttest dengan teknik analisis data menggunakan uji t independen. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan kemampuan dasar bekerja ilmiah mahasiswa biologi yang menggunakan model pembelajaran inkuiri dan group investigation dan berdasarkan rata-rata skor diketahui model pembelajaran inkuiri memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan group investigation.Kata Kunci: kemampuan dasar bekerja ilmiah, inkuiri, group investigation

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbereded Heads Together (NHT) Pada Konsep Sistem Pencernaan Makanan Pada Manusia Di Kelas IV SD Negeri Mandalasari 1 Kecamatan Puspahiang Kabupaten Tasikmalaya.

Nuryadin, Egi

Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 1, No 01 (2016): Bioedusiana
Publisher : LP3MPM Universitas Siliwangi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.19 KB)

Abstract

Research aims to understand match / the accuracy of learning model cooperative type Numbered heads & together ( nht in learning the concept of digestive system food on human beings in fourth grade land mandalasari 1 kecamatan puspahiang the market. A population that used all participants fourth grade students land mandalasari 1 and the Numbered of students 36 people.The whole population of are only sampled the school tuition fourth grade land mandalasari 1 in 36 people.An instrument used in this research was the test results student learning the concept digestive system food in humans.This test of tests the form of an option double with 4 option. Analysis techniques the data used was the median t and tests. The results showed based on analysis of the median test scores me is greater than values me determined. So the application of learning model cooperative type Numbered heads together ( nht ) match is applied to explain the digestive system food on human beings in fourth grade mandalasari 1 .Keywords: Cooverative learning model, Numbereded heads together, cognitive learning result 

Page 1 of 3 | Total Record : 27