cover
Contact Name
Bima Agus Setyawan
Contact Email
lppm@umn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ultimart@umn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual
ISSN : 19790716     EISSN : 26158124     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Theories, methods, and implementations of new media technology. Topics include, but not limited to: 1. Digital technology for a creative industry 2. Development of Art and Design in Industry 3. Innovation and Creative Visual Experiment for Art and Design 4. Fine arts and performing arts
Arjuna Subject : -
Articles 91 Documents
Adaptasi Huruf Latin Dengan 3 Teknik Perancangan Huruf Pada Studi Kasus Karya Font Design Brahma, Adhreza
Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual Vol 10 No 2 (2017): Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ultimart.v10i2.774

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk memaparkan proses perancangan huruf dari pengunaan 3 teknik yang berbeda. Hasil dari perancangan ini adalah huruf Latin dari adaptasi objek nusantara. Desain huruf baru ini merupakan bagian dari proses pencarian identitas baru untuk menambah salah satu khasanah budaya Indonesia. Subjek penelitian dipersempit pada 3 font karya mahasiswa Font Design Universitas Multimedia Nusantara pada tahun ajaran 2016/2017 yang mewakili ketiga teknik yang dipaparkan dan hasil hurufnya sudah melalui tahap kuratorial dari tim dosen pengampu mata kuliah Font Design. Teknik-teknik perancangan huruf diteliti dengan metode kualitatif melalui studi literatur dan diterapkan pada proses perancangan karya huruf Latin. Selanjutnya, dilakukan metode komparatif antara ketiga tehnik yang merujuk pada proses serta hasil karya huruf baru tersebut agar dapat memberikan gambaran bagaimana kelebihan maupun kekurangan dari pengunaan teknik tersebut bagi calon type designer. Kata kunci : font, tipografi, teknik perancangan huruf
Producing For A Short Film: Short Film Abroad as A Study Case Prabowo, Bernadus Yoseph Setyo
Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual Vol 10 No 2 (2017): Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ultimart.v10i2.773

Abstract

ABROAD is a short film, which tells a story of an Indonesian student, Priyo (23) who lived in Brisbane. He had to live in his yellow car, after finding out that his scholarship had been corrupted. Priyo began his new journey when he met Pamela (17), a runaway musician who was stuck in Brisbane for a night during her trip to Sydney. Their friendship grows stronger when they played music and performed together at Brisbane streets. Unfortunately, Priyo’s car was vandalized due to his religion. Later on, their friendship was tested as they explore the city for the first time. The film explores the journey to find the meanings of passion, dream, and faith. Depicted by the main character who is an Indonesian student, the film attempts to share the experience of students who chose to travel outside their home country, in search of better education for better life. Although most part of the story is fiction, the main character (Priyo) is inspired by the real life experience of an Indonesia student in Canberra. He lived in his car for two year while trying to complete his master degree. Dramas that were presented in the storyline were based on the writer’s observation toward his surroundings, friends, and communities. Living and studying in another country could bring great experiences to international students, but at the same time, living through differences in values and beliefs could be a challenging task. The meaning of ‘abroad’ is not just about people who live outside their home country. But, it could also depict people’s experience when they try to get out of their comfort zone in order to achieve a higher goal in their life. Based on these reasons, the main targeted audiences of the film are people from the age of 25 and above. Additionally, the film also attempts to target local audiences, especially parents, as a bridge between parents and children. Hopefully it could prevent the rising number of runaway’s children. The outline of the production begins with the script development, which will be completed by the end of November. As soon as the final script is done, the production will proceed with the pre-production from December until early January. This process includes assembling the crew, finding cast, art design, and composing music. The crew will consist of GFS students for the production crew and some Indonesian students who voluntarily want to help in funding and marketing. The production will start around late January or early February, Bernadus Yoseph Setyo Prabowo adalah staf pengajar pada Program Studi Televisi dan Film, Universitas Multimedia Nusantara. e-mail: bernadus.yoseph@umn.ac.id 54 Vol. X, No. 2 Desember 2017 and the post-production will begin in March. There are some challenges in this project. Firstly, the project has to combine two different cultures between Indonesia and Australia through out the process. However, having an Australian as the director and an Indonesian as the producer can solve these. The other problem is related to the sensitive issue around religion, especially Islam. Recently, the religion feels being judged in Australia because of the action of ISIS (Islamic State in Iraq and Syria) and ISIL (Islamic State in Iraq and Levant). There will be three problems that are going to be discussed in order to resolve the challenges of the project. Keywords: short film, film production, Abroad
Perancangan Kesenian Ondel-Ondel Dalam Buku Ilustrasi Anak Kawulur, Joni Nur Budi; Amanda, Stephanie
Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual Vol 6 No 2 (2013): Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ultimart.v6i2.473

Abstract

Buku ilustrasi tema kesenian Betawi Ondel-ondel yang ditujukan untuk anak Sekolah Dasar sebagai pembelajaran tentang apa dan bagaimana kesenian tersebut. Buku ilustrasi ini dirancang agar anak-anak Indonesia, khususnya Jakarta, dapat mengetahui informasi Ondel-ondel lebih lengkap dan menyenangkan mulai dari sejarah awal hingga penggunaan Ondel-ondel dalam adat budaya Betawi. Data diperoleh melalui metode wawancara, pembagian kuesioner, serta pendalaman lite- ratur untuk memperkuat dalam menyusun buku ilustrasi, dengan hasil bahwa secara visual Ondel-ondel sekarang dibuat dengan bentuk yang tidak menyeramkan lagi. Keywords : buku ilustrasi, Ondel-ondel, Betawi
Perancangan Visual Kampanye Sosial Membawa Kantong Plastik Dari Rumah Rizkavirwan,, Darfi; Dellavie, Bibiana
Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual Vol 6 No 2 (2013): Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ultimart.v6i2.472

Abstract

Sampah plastik merupakan salah satu penyebab pencemaran lingku-ngan yang memiliki dampak langsung pada pemanasan global karena sifatnya yang tidak dapat didegradasi dan hanya dapat menjadi sampah. Plastik dinilai praktis dan banyak digunakan pada proses berbelanja di supermarket. Masalah ini terus berlanjut karena rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat akan dampak negatif kantong plastik. Oleh karenanya, diperlukan sebuah kampanye sosial yang diharapkan dapat mengubah pola perilaku masyarakat. Wawancara terhadap pihak terkait, studi literatur, serta observasi terhadap target audien dilakukan sebagai metode pengumpulan data untuk dapat merancang kampanye sosial yang efektif. Melalui kampanye ini, masyarakat diberikan edukasi bahaya sampah plastik, dan diajak untuk mengurangi penggunaannya. Fear appeal dan disonansi kognitif merupakan metode yang diterapkan dalam kampanye ini, yakni dengan memberikan informasi sekaligus ajakan bagi masyarakat. Media yang digunakan dalam kampanye sebagian besar merupakan media ambien seperti kantong plastik sebagai media utama, trolley, brosur supermarket, dan struk belanja. Selebihnya penulis menggunakan media hanging banner, wobbler, serta media viral seperti WhatsApp, Blackberry Messanger, Facebook, dan Twitter. Keywords : kampanye sosial, plastik, sampah, kantong belanja, pakai lagi, bijak, global warming, pencemaran lingkungan
Kajian Visualisasi Logo Sekolah Menengah Atas Di Tangerang Selatan Rizaldi, Mohammad; Margaret, Edina; Triden, Triden
Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual Vol 7 No 1 (2014): Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ultimart.v7i1.471

Abstract

Visual logo merupakan salah satu wajah atau identitas sebuah perusahaan ketika mereka berada ditengah-tengah masyarakat, visual logo mewakili dari adanya identitas setiap perusahaan, logo memiliki peran penting dalam menunjang setiap bisnis atau usaha dari tiap perusahaan, dan visual logo mampu memberikan dampak atau pengasosiasian bagi setiap orang yang melihatnya. Perkembangan zaman mempengaruhi beberapa aspek mengenai perkembangan visual dari berbagai jenis identitas visual yakni berupa logo dari sebuah institusi pendidikan atau Sekolah. Salah satu perkembangan yang terjadi adalah ditemukan adanya sebuah perubahan pada trend dari visual sebuah logo yang diterapkan pada tiap sekolah, banyak visual logo pada sekolah khususnya di Tangerang Selatan masih menggunakan pendekatan-pendekatan tradisional, yang dimana pendekatan-pendekatan tersebut lebih mengkomunikasikan sebuah makna yang dapat diperlihatkan secara simbolis melalui visual logo yang memiliki pengasosiasian makna dari simbol yang sudah ada di tengah-tengah masyarakat dan mudah untuk dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu mengenai elemen-elemen visual yang sering digunakan oleh pihak sekolah sebagai bahan pertimbangan mereka ketika proses perancangan visual logo. Keywords: visual logo, identitas visual, institusi pendidikan, Sekolah Menengah Atas
Desain Tokoh Dalam Proyek Armobyte Martyastiadi, Yusup Sigit; Purwaningsih, Dominika Anggraeni
Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual Vol 7 No 2 (2014): Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ultimart.v7i2.470

Abstract

Desain tokoh memiliki peran yang sangat penting dalam film dan animasi. Setiap tokoh yang didesain dengan baik harus unik serta mampu bercerita dengan sendirinya kepada penonton mengenai kepribadian dan latar belakang masing-masing. Karena itulah dibutuhkan konsep yang benar-benar matang untuk dapat menciptakan tokoh yang unik sehingga mudah diingat oleh penonton. Jurnal ini membahas mengenai proses mendesain tokoh mulai dari sketsa, hingga model 3D yang siap diaplikasikan dalam proyek animasi 3D Armobyte. Keywords: desain tokoh, model 3D, texture, film pendek animasi 3D
Visualisasi Peran Perempuan Dalam Keluarga Jawa Dalam Naskah Film Pendek Asih Riyanto, Ina Listyani
Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual Vol 8 No 2 (2015): Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ultimart.v8i2.469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perempuan, khususnya ibu dan istri dalam keluarga Jawa dan memvisualkannya dalam film pendek berjudul Asih. Dari studi pustaka terformulasikan peran tersebut yang kemudian diwujudkan dalam penciptaan tokoh Ibu Sumitro (istri), Bapak Sumitro (suami), Gunawan (anak), Asih (pembantu) dan Poniman (tukang kebon). Langkah berikutnya, menulis sebuah cerita dalam bentuk naskah film pendek yang nantinya akan difilmkan dengan menerapkan tokoh-tokoh tersebut. Hasil penelitian ini menggambarkan: Pertama, seorang ibu dan istri Jawa, Ibu Sumitro, berkiprah di wilayah privat atau domestik sedangkan suami, Bapak Sumitro, banyak berkarya atau bersosialisasi di wilayah publik. Kedua, sebagai suami, Bapak Sumitro kurang mampu mencari nafkah sehingga istrinya, Ibu Sumitro, ikut bekerja untuk mengamankan ekonomi keluarga, tentu saja atas ijin suami. Ketiga, Karena Ibu Sumitro bekerja dan menghidupi keluarga, dia mempunyai pengaruh kuat dalam pengambil keputusan-keputusan penting dalam keluarga dan sekaligus mempunyai kebebasan berperan sejajar dengan suaminya. Ibu Sumitro berpengaruh besar dalam pengambilan keputusan keluarga dalam mengatur strategi mencari suntikan modal untuk bisnis keluarga. Usaha ini berdampak pada desakan kuat kepada Gunawan untuk menikah dengan Putri, putri seorang pengusaha, teman Bapak Sumitro, yang bermodal kuat. Keywords : penulisan skenario, naskah film pendek, budaya Jawa
Transformasi Lembaga Swadaya Masyarakat Menuju Wirausaha Sosial: Studi Kasus Komunitas Film AyoFest Sudarsono, Kus
Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual Vol 8 No 2 (2015): Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ultimart.v8i2.468

Abstract

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) memberikan manfaat yang banyak dan beragam bagi kehidupan masyarakat luas, mulai dari bidang pendidikan, kesejahteraan masyarakat, kesehatan, perbaikan lingkungan hidup dan lain sebagainya. Tantangan yang dihadapi oleh LSM adalah ketergantungan pada lembaga donor yang biasanya berasal dari luar negeri, serta tren menurunnya pembiayaan lembaga donor bagi LSM di Indonesia. Tanpa adanya pendanaan dari lembaga donor, maka kegiatan LSM tersebut akan berkurang, bahkan berhenti. Social entrepreneur merupakan sebuah format bisnis yang dapat dipergunakan LSM untuk dapat menjadi mandiri, meninggalkan ketergantungan terhadap lembaga donor. Penyaluran dana Corporate Social Responsibility melalui Social entrepreneur merupakan alternatif pendanaan untuk sebuah pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan serta menghilangkan ketergantungan pada sumber donor dari luar negeri. Komunitas Ayofest merupakan komunitas yang memfokuskan diri pada pendidikan sinematografi pada remaja yang kurang mampu sebagai life skill di kemudian hari. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka dan wawancara. Keywords: Social Entrepreneur, pendidikan sinematografi, Lembaga Swadaya Masyarakat, remaja
KEPEREMPUANAN DAN KONSEP KEPAHLAWANAN DALAM FILM 3 NAFAS LIKAS Mubarak, Makbul
Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual Vol 8 No 2 (2015): Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ultimart.v8i2.467

Abstract

Dengan menggunakan film Tiga Nafas Likas sebagai studi kasus, penelitian ini menelusuri kecenderungan produksi makna mengenai ‘kepahlawanan’ dalam kaitannya dengan ‘keperempuanan’ dalam film-film biopik yang dibuat pasca 1998 di Indonesia. Pada prosesnya, penelitian ini menarik kesimpulan bahwa meskipun rezim Orde Baru secara de jure telah runtuh, namun imajinasi mengenai pahlawan dan keperempuanan masih sangat dipengaruhi oleh Orde Baru. Keywords: konsep kepahlawanan, keperempuanan, film biopik, Orde Baru, Tiga Nafas Likas
Film Pendek Dalam Budaya Populer: Studi Kasus Atas Film Pendek Iklan Di Indonesia 2012 - 2015 Lupitawina, Skolastika; Mediarta, Agus
Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual Vol 8 No 2 (2015): Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ultimart.v8i2.465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan film pendek dalam lansekap budaya populer Indonesia. Penelitian dipersempit pada studi kasus untuk melihat pengaruh hegemoni dalam film pendek iklan. Subjek penelitian adalah sepuluh film pendek iklan berupa: 1) fiksi naratif (bukan serial) 2) didistribusikan di kanal YouTube resmi merek dagang 3) oleh sutradara film panjang Indonesia bermodal kebudayaan tertentu, tercantum pada kredit film 4) produksi 2012 – 2015. Film pendek iklan diteliti dengan metode kualitatif menggunakan analisis budaya, melalui observasi film dan kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) film pendek bukanlah bentuk ekspresi steril dari pasar 2) film pendek iklan memiliki konvensi tersendiri dalam bentuk peletakan merek dagang 3) terdapat ekuilibrium kompromi dalam hubungannya dengan target massa karena film pendek iklan menuntut konten lebih umum, sementara keempat sutradara dikenal dengan elemen-elemen dewasa tertentu 4) sutradara dapat mempertahankan gaya visualnya (visual style), tetapi kehilangan arah (internal meaning) dari film-film panjang mereka. Keywords : kepengarangan (auteurship), merk dagang, sutradara film, hegemoni, film pendek

Page 1 of 10 | Total Record : 91