cover
Contact Name
L.M. Zainul
Contact Email
zainul@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
identifikasi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 2460187X     EISSN : 26561891     DOI : -
Jurnal Identifikasi adalah Jurnal Karya Ilmiah terbuka untuk umum dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal yang diterbitkan telah melalui proses editing. Penggunan informasi dalam tulisan ini bebas dengan menyertakan link sumbernya. Jurnal Identifikasi memiliki bidang kajian keselamatan dan kesehatan kerja di berbagai bidang pekerjaan melipuri industri perminyakan dan gas bumi, tambang, transportasi,rumah sakit, dan bidang pekerjaan lainnya serta kajian di bidang lingkungan
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 1 No 1 (2015): IDENTIFIKASI" : 6 Documents clear
KAJIAN PENGGUNAAN DOSIS EFEKTIF BAHAN KIMIA (TAWAS, KAPUR, KAPORIT) DALAM PENGOLAHAN AIR Mulya, Widya
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan Vol 1 No 1 (2015): IDENTIFIKASI
Publisher : Diploma 4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.402 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan, yang pertama untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan bahan kimia terhadap parameter pH air, yang kedua untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan bahan kimia terhadap parameter kekeruhan air. Hasil penelitian ini menunjukkan pengamatan uji jartest, dosis bahan kimia maksimum yang dipakai pada variasi kedua dosis V (tawas 55 mg/L, kapur 40 mg/L, kaporit 50 mg/L) menunjukkan kualitas terbaik dengan pH 6,83 dan kekeruhan 0,9 NTU, sedangkan dosis bahan kimia minimum yang dipakai pada variasi ketiga dosis V (tawas 45 mg/L, kapur 30 mg/L, kaporit 50 mg/L) menunjukkan kualitas terbaik pH 7,08 dan kekeruhan 3,1 NTU. Metode jar test selain dalam memberikan dana mengenai kondisi optimum untuk dosis koagulan, kepekatan larutan kimia, juga memberikan data mengenai metode pembubuhan bahan kimia bersamaan atau berurutan.
HR PENERAPAN SISTEM PENANGGULANGAN KEBAKARAN DI AREA OPERASI PT SINGLURUS PRATAMA BLOK MERDEKA, SAMBOJAR , admin
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan Vol 1 No 1 (2015): IDENTIFIKASI
Publisher : Diploma 4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran perusahaan adalah sesuatu yang sangat tidak diingini oleh pengusaha maupun oleh karyawan. Bagi pengusaha, kebakaran di perusahaan akan menimbulkan kerugian yang sangat besar karena kehilangan aset yang berharga. Bangunan dan lingkungan di area operasi PT Singlurus Pratama mempunyai potensi sebagai sumber bahaya kebakaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran hasil identifikasi bahaya kebakaran, gambaran tingkat pemenuhan sistem manajemen tanggap darurat kebakaran, sarana proteksi aktif & sarana penyelamatan jiwa serta upaya-upaya penanggulangan kebakaran di area PT Singlurus Pratama, Blok Merdeka, Samboja. Jenis penelitian adalah deskriptif yaitu membandingkan data yang diperoleh dengan standar acuan yaitu Permen PU No. 26/PRT/M/2008 tentang persyaratan teknis sistem proteksi kebakaran pada bangunan gedung dan lingkungan, NFPA 10, NFPA 13, NFPA 72E, NFPA 73E, NFPA 101. Hasil penelitian menunjukkan di PT Singlurus Pratama mempunyai bahaya kebakaran kelas A, B dan C. Sedangkan gambaran tingkat pemenuhan sistem penanggulangan kebakaran di PT Singlurus Pratama Blok Merdeka adalah sebesar 82% dengan klasifikasi pemenuhan”baik”. Dalam penanggulangan kebakaran PT Singlurus Pratama saat ini mempunyai upaya-upaya penanggulangan seperti pembuatan prosedur tanggap darurat, pembentukan tim tanggap darurat, pelatihan tim dll. Saran yang diberikan penulis kepada PT Singlurus Pratama mengenai hasil penelitian yaitu agar perusahaan memperbaiki dan meningkatkan sistem penanggulangan kebakaran dengan memenuhi komponen sistem penanggulangan kebakaran yang belum terpasang seperti pemasangan detector dan alarm kebakaran, sistem hidran,sistem sprinkler dan penerangan darurat di area kantor. Kata kunci : Kebakaran, Standar acuan.
sri SISTEM PROTEKSI MANAJEMEN KEBAKARAN PT.KUTAI CHIP MILL BALIKPAPAN (STUDI KASUS : CHIP FILE) , admin
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan Vol 1 No 1 (2015): IDENTIFIKASI
Publisher : Diploma 4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT.Kutai Chip Mill mempunyai bagian area Penumpukan  Serpihan kayu (Chip File)   sementara hasil dari pengelolaan pabrik  sebelum untuk di eksport ke luar negeri, didalam chip file ini alat berat  seperti Bulldozer dan Exccavator sangat berfungsi untuk meratakan dan mendorong chip ke lubang conveyor  untuk di transfer ke kapal, seperti kita ketahui bahwa area chip file tidak lepas dari debu kayu yang sangat mudah terbakar dan area ini adalah area yang terbuka dan penumpukan chip bisa menggunung dan sangat riskan untuk terbakar di tambah angin yang kencang, untuk itu perlu diadakan sistem proteksi manajemen kebakaran supaya  dampak dari kebakaran tidak terlalu besar dan sebaliknya apabila sistem proteksi manajemen  kebakaran tidak direncakan secara bagus maka tingkat kebakaran akan tinggi dan bisa mengakibatkan kerugian bagi keselamatan karyawan, material perusahaan dan lingkungan Proteksi manajemen kebakaran  sangatlah penting untuk suatu perusahaan, sebab tanpa proteksi manjemen tidak dijalankan maka apabila terjadi suatu kejadian kebakaran tidak dapat segera ditangani maka angka kerugian akan sangant tinggi baik untuk asset perusahaan maupun karyawan yang bekerja. Sesuai penelitian yang dilakukan di PT. Kutai Chip Mill, bahwa PT. Kutai Chip Mill telah melakukan sebagian besar sistem proteksi aktif sesuai dengan perundang-udangan yang yang berlaku yaitu Kepmen PU. No. 20/PRT/M/2009 tentang Jalur Evakuasi. Pemilhan alat pemadam api ringan (APAR), dan penyedian pompa pemadam dan sistem penanggulangan manajemen kebakaran, dan untuk pemasangan isntalasi hidran dan lemari selang telah sesuai dengan dengan SNI 03-1745-2000. Pengelola bencana kebakaran juga bukan sekedar menyediakan alat pemadam atau melakukan latihan peran kebakaran, namun diperlukan suatu program terencana dalam suatu sistem manajemen kebakaran yang merupakan upaya terpadu untuk mengelola resiko kebakaran mulai dari perencanaan, pemantauan dan tindak lanjutnya
OPTIMALISASI KAPASITAS PRODUKSI BIJIH BESI MELALUI AVAIBILITY POMPA SENTRIFUGAL TIPE GODWIND DENGAN PENDEKATAN OVERAL EQUIPMENT EFFECTIVESNES (OEE) , admin
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan Vol 1 No 1 (2015): IDENTIFIKASI
Publisher : Diploma 4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pompa sentrifugal adalah jenis pompa yang sangat banyak dipakai oleh industri, terutama industri pengolahan danpendistribusian air. Dalam rangka mencapai target produksi bijih emas, pompa merupakan alat utama dalam proses produksi yangberfungsi untuk mengisap air pada area genangan bit.Penelitian dilakukan pada area tambang PT. Indo Muro Kencana yang mengoperasikan pompa untuk mengisap genanganair pada salah satu bit dengan kapasitas 53.808 m3.Adapun metode penelitian dilakukan dengan survei lapangan dan di olah denganmetode Correlational-Predictive,Berdasarkan perhitungan dan analisa diperoleh optimalisasi waktu sebesar 0,02 , avability sebesar 0,08 dan keuntungansenilai $US 55680,6.
APLIKASI ABU LAYANG (FLY ASH) BATUBARA DALAM MENURUNKAN BIOLOGICAL OXYGEN DEMAND (BOD) DAN (CHEMYCAL OXYGEN DE-MAND) COD DI PERAIRAN , admin
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan Vol 1 No 1 (2015): IDENTIFIKASI
Publisher : Diploma 4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas abu layang dalam aplikasi penurunan BOD dan  COD air. Penelitian ini diharapkan  menghasilkan adsorben alami, sederhana dan aplikatif dalam menurunkan BOD dan COD air di daerah Kalimantan Timur.  Abu layang batubara yang dihasilkan dari kegiatan pertambangan batubara diberi perlakuan berupa aktivasi termal, asam dan basa untuk mengetahui kondisi aktivasi optimum yang dapat memberikan persentase penurunan BOD dan COD tertinggi. Sampel air diambil dari berbagai titik secara random sampling pada daerah yang padat penduduk di area industri. Pengukuran BOD dan COD dilakukan sebelum dan setelah proses adsorpsi dengan menggunakan BOD/COD meter dan metode whinkler.
Maslina KESELAMATAN KERJA PADA PROSES PEKERJAAN PENGANGKATAN (LIFTING) DENGAN MELIBATKAN PESAWAT ANGKAT DAN PERALATAN PENGANGKATAN (MOBILE CRANE LIFTING EQUIPMENT , admin; Maslina, Maslina
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan Vol 1 No 1 (2015): IDENTIFIKASI
Publisher : Diploma 4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerjaan pengangkatan (lifting) merupakan salah satu pekerjaan dengan katagori risiko tinggi (high risk job). Gagalnya pengangkatan beban, rusaknya alat peralatan, rusaknya material yang diangkat, dan kerusakan lingkungan kerja disekitarnya, serta cidera atau bahkan terjadinya kematian adalah bagian dari rangkaian bahaya yang mungkin saja terjadi saat proses pekerjaan pengangkatan dengan melibatkan pesawat angkat (mobile crane) dan peralatan angkat (lifting gear). Fokus penelitian ini adalah salah satu upaya untuk menemukan jawaban penyebab atas terjadinya kegagalan proses pengangkatan yang berakibat pada kecelakaan kerja pada proses pekerjaan pengangkatan di lingkungan pekerjaan. Diharapan hasil penelitian ini nantinya dapat menjadi pedoman atau rujukan untuk melaksanakan proses pekerjaan pengangkatan dengan baik, lancar, aman dan selamat. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ada tiga faktor yang menciptakan peluang terjadinya kecelakaan kerja khususnya pada pekerjaan pengangkatan dengan melibatkan pesawat angkat (mobile crane) yaitu (a) Faktor manusia; (b) Faktor Alat, Peralatan, dan Lingkungan Kerja; dan (c) Faktor Sistem Manajemen dan Budaya Perusahaan. Meskipun diperlukan penelitian lebih lanjut, faktor manusia memegang peranan penting dan dominan menciptakan peluang terjadinya kecelakaan kerja dan menghadirkan penyakit akibat kerja. Penguasaan ilmu pengetahun dasar seperti fisika dan matematika sangat diperlukan untuk memecahkan permasalahan khususnya pekerjaan pengangkatan yang melibatkan pesawat angkat. Disamping kepatuhan pekerja akan prosedur kerja, juga berperan penting dalam upaya menghindarkan kecelakaan kerja.

Page 1 of 1 | Total Record : 6