cover
Contact Name
Ade Indra Saputra
Contact Email
admin@literasikitaindonesia.com
Phone
-
Journal Mail Official
admin@literasikitaindonesia.com
Editorial Address
-
Location
Kab. muaro jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Literasiologi
ISSN : 26563320     EISSN : -     DOI : -
Mempublikasikan hasil diskusi literasi, penelitian literasi tentang ke-Indonesian; pendidikan, sosial dan budaya yang ada di Indonesia, atau pendidikan, sosial budaya Indonesia yang ada di dunia Internasional, suatu hal yang sangat menarik untuk memperkenalkan Indonesia ke seluruh dunia, dengan tradisi dan kehidupan pendidikan, sosial yang ramah dan damai walaupun hidup dengan keberagaman, kemajemukan semua dibingkai dengan persatuan dan kesatuan “bhineka tunggal ika” yang tertulis dan terpublish.
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Literasiologi" : 10 Documents clear
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MENERAPKAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DALAM PROSES PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DI TK NEGERI PEMBINA I KOTA JAMBI Eliyani, Letti
Jurnal Literasiologi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.16 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (a) Peningkatan KompetensiGuru Menerapkan TIK Dalam Proses Pembelajaran Melalui Supervisi Akademikdan (b) aktivitas guru kelas dalam menggunakan media tekhnologi komunikasiinformasi, digunakan metode penelitian tindakan sekolah (PTS) dengan dua siklusyang masing-masing siklusnya terdiri dari tahap (1) perencanaan, (2) pelaksanaantindakan perbaikan, (3) observasi, dan (4) refleksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) terjadi peningkatan kompetensiguru dalam menerapkan TIK Melalui Supervisi Akademik Pada Guru TK NegeriPembina I Kota Jambi. Penilaian melalui Rubrik Penilaian Rencana PelaksanaanPembelajaran pada siklus 1 yang mencapai nilai 119, berada pada katagori baik,dan hasil penilaian pada siklus kedua yang mencapai nilai 151, berada padakategori sangat baik, dan (b) aktivitas guru dalam pelaksanaan pembelajaran padasiklus kedua lebih baik dari pada siklus satu. Penilaian melalui Rubrik PenilaianAktivitas Guru dalam proses pembelajaran selama siklus satu mencapai nilai 30atau tergolong baik, dan pada siklus kedua mencapai nilai 36, yang berartitergolong sangat baik. Di mana hasil akhir yang diperoleh dari Siklus I skor 155dan Siklus II skor 195 dalam penelitian ini dengan prosentase naik 25,8 %.
MENINGKATKAN KRETIVITAS ANAK MELALUI KEGIATAN BERMAIN PADA PEMBELAJARAN SENTRA PERSIAPAN DI TK KEMALA BHAYANGKARI 29 KOTA JAMBI FATMAWATI
Jurnal Literasiologi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.783 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas melalui kegiatan bermain pada sentra persiapan di TK Kemala Bhayangkari 29 Kota Jambi. Sentra bermain adalah sentra yang mempersiapkan anak untukmenuju pendidikan kejenjang sekolah dasar yaitu pembelajaran baca tulis hitung. Sedangkan pembelajaran di PAUD dilarang belajar baca tulis hitung yang diterapkan di SD, sebaiknya dilakukan melalui bermain, sehingga anak tidak bosan dan jenuh sehingga diterapkan melalui bermain Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (clasroom action research) yang bersifat adanya kerja sama dengan guru kelas. Desain penelitian yang digunakan mengadopsi model spiral. Subjek Penelitian Tindakan Kelas berjumlah 20 orang. Metode pengumpulan data menggunakan observasi atau pengamatan dan dokumen. Instrumen yang digunakan lembar observasi dan dokumen. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa kegiatan bermain pada sentra persiapan yang dilakukan secara individu, dapat meningkatkan kemampuan kreativitas anak pada kondisi pra Siklus berkreteria baik sebanyak tiga anak, sedangkan kondisi Siklus 1 mengalami peningkatan sedikit kenaikan menjadi 5 anak, sedangkan pada kondisi siklus 2 mengalami peningkatan sebanyak 17 anak. Adapun langkah-langkah pelaksanaan antara lain (1) guru memberikan apersepsi tema (2) memberikan penjelasan secara klasikal cara bermain di sentra persiapan (3) guru menjelaskan dan contoh dengan alat yang disediakan sesuai dengan tema (4) pembelajaran dilakukan dengan setting kelas baik di dalam maupun di luar kelas dengan tahap bermain pada sentra persiapan (5) guru memberi bimbingan dalam kegiatan bermain di sentra persiapan.
UPAYA PENINGKATAN KINERJA GURU MELALUI TEKNIK LESSON STUDY SECARA KOLABORATIF DAN RUTIN DI TK PURI INSANI KOTA JAMBI Roslimar
Jurnal Literasiologi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.806 KB)

Abstract

Tuntutan masyarakat saat ini adalah pendidikan yang bermutu, sekolah dituntut memperbaiki atau meningkatkan pencitraan publik sehingga masyarakat yakin bahwa sekolah tersebut layak menjadi pilihan putra-putrinya. Lesson study dengan karakteristiknya nampaknya dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi masalah tersebut sehingga pencitraan publik sekolah meningkat. Memang Lesson Study banyak menekankan pada pembelajaran di kelas namun dampak kegiatan ini bisa pada aspek yang lain misal: peningkatan sarana pembelajaran, inovasi sekolah, perubahan visi dan misi sekolah, motivasi guru dan pimpinan sekolah, serta muncul aktivitas ekstrakurikuler dan lain-lain. Lesson study berbasis sekolah yang dilakukan secara rutin akan muncul inovasi pada sekolah sehingga dapat digunakan sebagai upaya memperbaiki citra publik sekolah, kegiatan bisa berlangsung dengan baik perlu adanya komitmen kepala sekolah dan kemauan guru untuk memperbaiki diri.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF MENGGUNAKAN MEDIA KARTU KATA DI TK NEGERI PEMBINA I KOTA JAMBI TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Siregar, Rusti Alam
Jurnal Literasiologi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.274 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf dengan menggunakan media kartu kata pada anak kelompok B di TK Pembina I Kota Jambi. Kemampuan mengenal huruf yang ditingkatkan ialah menyebutkan huruf, menunjukkan huruf, dan menghubungkan huruf. Penelitian ini dilakukan karena adanya permasalahan dalam mengenal huruf di kelompok B. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dengan guru kelas. Subjek penelitian ini sebanyak 15 anak. Obyek penelitian dalam penelitian ini adalah peningkatan kemampuan mengenal huruf menggunakan media kartu kata. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu instrumen observasi daftar cek (check List).Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan mengenal huruf anak kelompok B di TK Pembina I Kota Jambi dapat ditingkatkan menggunakan media kartu kata dalam proses pembelajaran permainan tebak huruf pada kartu kata dengan cara masing-masing anak membawa/memegang kartu kata secara langsung dan memainkannya sesuai instruksi guru yaitu menyebutkan huruf, menunjukkan huruf, dan menghubungkan huruf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan mengenal huruf yaitu pada kondisi awal sebesar 29,2% meningkat pada Siklus I menjadi 58,3% , dan Siklus II meningkat sebesar 83,3%.
MENGEMBANGKAN KECERDASAN EMOSIONAL ANAK MELALUI LATIHAN BERMAIN PERAN DI KELOMPOK B TK PERTIWI II KOTA JAMBI Salmawati
Jurnal Literasiologi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.692 KB)

Abstract

Permasalahan penelitian tindakan kelas ini adalah: Apakah melalui latihan bermain peran dapat mengembangkan kecerdasan sosial emosional anak. Adapun tujuan penelitian tindakan kelas ini, yaitu untuk mengetahui apakah latihan bermain peran dapat mengembangkan kecerdasan sosial emosional anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, penelitian tindakan kelas dengan menggunakan 2 siklus, setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, refleksi. Alat penumpulan data dengan teknik observasi, dokumentasi dan tes lisan. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah teknik persentase. Subjek penelitian adalah Anak TK Pertiwi II Kota Jambi yang berjumlah 17 orang. Pada siklus 1 keberhasilannya menunjukan aspek kekompakan anak dalam bermain peran polisi mendapat kriteria sangat baik 5 orang anak (27%), aspek keseriusan anak dalam mengikuti latihan bermain peran polisi mendapat kriteria sangat baik 5 orang anak (36%), aspek kebenaran anak dalam menirukan peran sebagai pak polisi mendapat sangat kriteria baik 5 orang anak (36%), dan aspek kesabaran anak dalam menungu giliran bermain peran polisi mendapat kriteria sangat baik 2 orang anak (27%). Pada siklus 2 keberhasilannya menunjukan aspek kekompakan anak dalam bermain peran polisi mendapat kriteria sangat baik 9 orang anak (81%), aspek keseriusan anak dalam mengikuti latihan bermain peran polisi mendapat kriteria sangat baik 9 orang anak (81%), aspek kebenaran anak dalam menirukan peran sebagai pak polisi mendapat kriteria baik 11 orang anak (100%).
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK DENGAN METODE BERCERITA MENGGUNAKAN BONEKA TANGAN TK NEGERI PEMBINA 1 JAMBI Sumiati
Jurnal Literasiologi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.268 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbahasa pada anak melalui metode bercerita dengan boneka tangan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah anak didik kelompok B. Penelitian ini dilakukan di TK Negeri Pembina 1 Jambi. Penelitian ini dilaksanakan dalam empat kali pertemuan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui metode observasi/catatan lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan cara triangulasi dengan mencari data dari berbagai sumber data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan berbahasa anak menggunkaan metode ini. Peningkatan kemampuan berbahasa anak dapat dilihat dengan membandingkan hasil observasi yaitu sebelum pelaksanaan sebesar 30%, setelah siklus I 60% dan setelah siklus II mencapai 85%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa melalui metode bercerita dengan gambar seri dapat meningkatkan kemampuan berbahasa pada anak kelompok B TK Negeri Pembina 1 Jambi.
UPAYA PENINGKATAN KINERJA GURU MELALUI TEKNIK LESSON STUDY SECARA KOLABORATIF DAN RUTIN DI TAMAN KANAK-KANAK ISLAM AL AMAL KOTA JAMBI Chotimah, Siti
Jurnal Literasiologi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.277 KB)

Abstract

Tuntutan masyarakat saat ini adalah pendidikan yang bermutu, sekolah dituntut memperbaiki atau meningkatkan pencitraan publik sehingga masyarakat yakin bahwa sekolah tersebut layak menjadi pilihan putra-putrinya. Lesson study dengan karakteristiknya nampaknya dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi masalah tersebut sehingga pencitraan publik sekolahmeningkat. Memang Lesson Study banyak menekankan pada pembelajaran di kelas namun dampak kegiatan ini bisa pada aspek yang lain misal: peningkatan sarana pembelajaran, inovasi sekolah, perubahan visi dan misi sekolah, motivasi guru dan pimpinan sekolah, serta muncul aktivitas ekstrakurikuler dan lain-lain. Lesson study berbasis sekolah yang dilakukan secara rutin akan muncul inovasi pada sekolah sehingga dapat digunakan sebagai upaya memperbaiki citra publik sekolah, kegiatan bisa berlangsung dengan baik perlu adanya komitmen kepala sekolah dan kemauan guru unstuck memperbaiki diri.
UPAYA PENINGKATAN SUPERVISI DAN KOMPETENSI GURU DALAM PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN HARIAN (RPPH) DI TAMAN KANAK-KANAK ASYIYAH BUSTANUL ATFAL IVKECAMATAN JELUTUNG KOTA JAMBI TAHUN 2017 Zulekha
Jurnal Literasiologi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.726 KB)

Abstract

Setiap proses pasti selalu meliputi tiga kegaiatan utama yakni perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Demikian pula yang terjadi dengan proses belajar mengajar di sekolah. Seorang guru diharuskan melakukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. Proses perencanaan pembelajaran yang harus dilakukan oleh seorang guru meliputi kegiatan utama membuat program tahunan. membuat program semester. membuat rencana pelaksanaan pembelajaran. Berdasarkan kepada hasil analisa pada tahun pelajaran 2016/2017, muncul permasalahan rendahnya guru yang membuat perencanaan pembelajaran khususnya penyusunan RPPH. Untuk meneliti lemahnya kinerja guru dalam hal tersebut, dilakukanlah penelitian untuk melihat sejauhmana langkah supervisi akademik kepala sekolah dapat meningkatkan kompetensi guru dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Adapun kegiatan penelitian tindakan sekolah ini adalah untuk mengetahui efektivitas upaya peningkatan keterampilan guru dalam penerapan Supervisi dan Kompetensi Guru dalam Penyusunan RPPH di Taman Kanak-Kanak Asyiyyah IV. Sedangkan secara umum, tujuan kegiatan penelitian tindakan sekolah ini adalah untuk peningkatan kualitas proses dan hasil belajar di Taman Kanak-Kanak Asyiyyah IV.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MERONCE PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK PEMBINA 2 KOTA JAMBI Ropiah
Jurnal Literasiologi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.805 KB)

Abstract

Anak- anak pada usia bermain atau usia 5-6 tahun seharusnya tahapan kemampuan motorik halus sudah pada tahapan mengambil benda dengan jari, memindahkan benda dari satu ke tangan yang lain dan sudah bisa memasukkan dan mengeluarkan benda dari wadah. Salah satu kegiatan yang dapat mengembangkan kemampuan motorik halus yaitu meronce. Meronce merupakan cara pembuatan benda hias atau benda pakai yang dilakukan dengan menyusun bagian-bagian bahan berlubang atau yang sengaja dilubangi memakai bantuan benang, tali dan sejenisnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan meronce pada anak Pendidikan usia dini kelas B1 TK Pembina 2 Kota Jambi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan meronce dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak didik usia dini TK Pembina 2 Kota Jambi di kelas B1.
MADRASAH DAN KEPUASAN MASYARAKAT “PENCAPAIAN KEBERHASILAN MELALUI PENERAPAN MANAJEMEN PENDIDIKAN” Sumarto, Sumarto; Harahap, Emmi Kholilah; MY, Mahmud
Jurnal Literasiologi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.105 KB)

Abstract

Madrasah adalah lembaga pendidikan Islam, yang mengintegrasika ilmu-ilmu ke-Islaman dan ilmu-ilmu umum, mengajak kebenaran dan membentuk perilaku peserta didik yang baik. Banyak program pendidikan yang ditawarkan Madrasah diantaranya menghafal Al Qur’an, belajar menjadi seorang penceramah, belajar music Islam seperti nasyid dan lain sebagainya. Sekarang yang menjadi tantangan ketika program di Madrasah apakah sudah menjawab kebutuhan di masyarakat dan sampai memberikan kepuasan kepada masyarakat, ketika menitipkan anak-anaknya ke madrasah adalah pilihan yang tepat atau tidak. Kepuasan masyarakat yang lebih dikenal dengan istilah kepuasan pelanggan sangat ditentukan oleh kemasan produk itu sendiri. Kemasan produk yang dimaksudkan disini adalah bagaimana lembaga pendidikan (madrasah) yang diolah dan dikelola dengan baik, mempunyai manajemen yang bagus, dan memenuhi keinginan pasar. Seperti kepala madrasah yang bermutu, guru yang berkualitas, infrastruktur yang memadai dan out-put yang unggul. Jika sudah demikian, maka dapat dikatakan dengan yakin bahwa madrasah tersebut akan membuat pelanggan merasa puas (kepuasan masyarakat). Menurut Machalli kepuasan pelanggan sangat bergantung pada anggapan kinerja produk dalam menyerahkan nilai relatif terhadap harapan pembeli, bila kinerja atau prestasi sesuai atau bahkan melebihi harapan pembelinya, maka pembeli akan merasa puas.

Page 1 of 1 | Total Record : 10