Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
ISSN : -     EISSN : -
Articles 85 Documents
Pengukuran Tingkat Kesiapan Komponen Teknologi di Galangan Kapal Kelas Menengah Berdasarkan Metode Teknometrik Lungari, Fitria Fresty
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 10, No 2 (2016): WAVE : Jurnal Ilmiah Terknologi Maritim
Publisher : Agency for the Assessment and Aplication of Technology (BPPT)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v10i2.2640

Abstract

Galangan kapal untuk dapat bersaing dan meningkatkan produktivitasnya, membutuhkan evaluasi dan perencanaan yang terarah. Teknologi sebagai salah satu penentu peningkatan produktivitas, kesiapan ini harus ditentukan. Pada paper ini akan dibahas tentang pengukuran kesiapan teknologi yang ada di galangan kapal PT. Dumas Tanjung Perak Shipyard dengan metode teknometrik yang mengukur nilai Technology Contribution Coefficient (TCC) berdasarkan komponen technoware, humanware, inforware dan orgaware. Kontribusi nilai yang diperoleh yaitu technoware 0.350, humanware 0.684, inforware 0.375 dan orgaware adalah 0.527, sehingga nilai TCC yang diperoleh dari hasil perhitungan yaitu 0.543 dimana hal ini menjelaskan bahwa klasifikasinya sudah dalam tingkatan baik dan dikatakan pada level semi moderen. Berdasarkan nilai ini, pengembangan galangan kapal bisa dilakukan dengan lebih terarah.
DESAIN AMPLIFIER UNTUK MODEL PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA GELOMBANG LAUT BERBASIS MATERIAL PZT Soedarto, Totok; Nugroho, Wibowo Harso
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 7, No 2 (2013): Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Publisher : Agency for the Assessment and Aplication of Technology (BPPT)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnal wave.v7i2.3203

Abstract

Dengan adanya krisis energi listrik yang telah menghampiri Indonesia, maka perlu dipikirkan sumber energi baru yang tepat, berlimpah dan terbarukan. Salah satu pilihan terbaik untuk negeri kepulauan ini adalah energi gelombang laut. Penulisan  ini membahas desain sebuah komponen dasar penunjang  model sistem pembangkit  tenaga listrik dimana menerapkan pemakaian keping – keping Piezoceramics ( Lead Zirconate Titanate / PZT) pada fix platform di pantai / lepas pantai. Sistem ini nantinya secara langsung akan mengkonversi gaya gelombang menjadi energi listrik yang akan disimpan kedalam sejumlah baterei dimana selanjutnya dapat di distribusi ke darat. Desain komponen yang dibahas dalam paper ini adalah berupa penguat (amplifier) sinyal listrik yang terdiri dari penguat tegangan (voltage amplifier) dan rangkaian  penyangga  (buffer circuit). Sinyal listrik yang diperkuat nantinya dapat terlihat melalui suatu pencahayaan mini dengan menggunakan Light Emitting Diode (LED). Hal ini diperlukan dalam rangka pembuktian konsep pembangkit listrik tenaga gelombang  berbasis PZT tersebut. Dari eksperimen yang dilakukan menunjukkan bahwa amplifier hasil desain ini mempunyai kinerja yang baik sehingga konsep pembangkit listrik ini telah dapat dibuktikan
Pemilihan Metode Dalam Pembuatan Benda Berbahan Fibreglass Sandjaja, Irfan Eko
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 6, No 1 (2012): Wave : Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Publisher : Agency for the Assessment and Aplication of Technology (BPPT)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v6i1.3319

Abstract

Pemakaian material fibreglass (FRP) pada saat ini berkembang dengan pesat karena material ini bisa menggantikan kedudukan kayu/multiplek dan logam dalam membuat suatu produk. Dalam proses produksi terdapat langkah atau metode untuk menghasilkan suatu produk tersebut, pemilihan metode dalam produksi pada umumnya bertujuan untuk menghemat biaya agar tetap mampu bersaing, penghematan ini mencakup beberapa aspek antara lain dari segi tenaga kerja, mesin, material, dan waktu. Pada proses penghematan/efisiensi suatu produksi dari benda yang berbahan baku fibreglass tentunya tidak boleh mengabaikan akurasi, kekuatan struktur, ketepatan waktu dari suatu produk tersebut sehingga layak untuk digunakan dan pihak owner tidak akan mengalami kekecewaan. Beberapa produk FRP yang telah dihasilkan di UPT BPPH Surabaya ini telah melakukan hal seperti di atas, langkah ini banyak diterapkan terutama pada produk seri dan produk-produk yang akan dilakukan untuk beberapa modifikasi seperti modifikasi model.
Kajian Efesiensi Proses Produksi Kapal dengan Pendekatan Konsep Manufacturing Cycle Effectiveness (MCE) Studi Kasus PT. PAL Riyadi, Muhammad
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 9, No 2 (2015): WAVE : Jurnal Ilmiah Terknologi Maritim
Publisher : Agency for the Assessment and Aplication of Technology (BPPT)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnal wave.v9i2.2658

Abstract

Era globalisasi menuntut industri galangan kapal terus meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses produksinya, sehingga mampu bersaing dari segi quality, cost dan on time delivery (QCD).Dalam proses produksi, dikenal dengan adanya istilah Manufacturing Cycle Effectiveness (MCE), yaitu seberapa efisien suatu aktivitas memanfaatkan sumber daya dalam menghasilkan keluaran. MCE dapat diterapkan sebagai alat ukur dan dilaksanakan pada perusahaan galangan kapal dalam pengendalian awal terhadap aktivitas yang bukan penambah nilai. Penelitian ini bertujuan memahami analisis MCE, Non value added activities dan value added activities pada proses produksi kapal. Hasil penelitian menunjukkan MCE pada proses produksi DKN (Divisi Kapal Niaga) PT. PAL Indonesia saat ini adalah sebesar 85 persen. Pada proses perbaikan dengan penerapan konsep MCE, kemampuan dan efektivitas perusahaan dapat ditingkatkan dengan mencapai MCE yang optimal sebesar 90 persen.
Pengukuran Sinyal Akustik di Cavitation Tunnel dengan menggunakan Hydrophone Array Nasir, Nasir; Nurwidhi, Nurwidhi; Widjiati, Endang
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 6, No 2 (2012): Wave : Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Publisher : Agency for the Assessment and Aplication of Technology (BPPT)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v6i2.3333

Abstract

Penelitian di bidang perkapalan atau kelautan tidak dapat lepas kaitannya dari keberadaan sinyal akustik yang ditimbulkan oleh fenomena-fenomena yang terjadi di sana. Di bidang perkapalan atau kelautan, sinyal akustik merupakan sebuah sinyal noise, karena merupakan sinyal akustik yang sebenarnya tidak diharapkan keberadaannya, tetapi muncul sebagai akibat adanya putaran propeller, mesin yang bekerja maupun interaksi antara air atau fluida dengan badan kapal. Dalam mempelajari sinyal akustik tidak dapat dilepaskan dari masalah perambatan yang dialami sinyal tersebut. Sinyal yang diterima dan diproses pada penelitian ini merupakan sinyal yang telah mengalami hambatan dan masalah pada perambatan tersebut. Konfigurasi array untuk enam buah hydrophone dipakai sebagai penerima sinyal akustik yang muncul sebagai akibat adanya putaran propeller, mesin yang bekerja maupun interaksi antara air atau fluida dengan badan kapal. Data dari keenam hydrophone ini selanjutnya dipergunakan untuk menentukan besarnya delay yang terjadi antara satu hydrophone dengan hydrophone yang lain. Dari penelitian ini didapat bahwa posisi hydrophone yang terlalu berdekatan tidak mudah untuk menentukan besarnya delay tersebut.Untuk itu masih perlu dilakukan percobaan untuk konfigurasi hydrophone yang lebih baik.
Analisa Pengaruh Variasi Laju Kecepatan Pada Model Kapal Selam Dengan Menggunakan Simulasi Numerik Mujahid, Ahmad Syafiul; Utina, M. Ridwan
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 11, No 2 (2017): WAVE : Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Publisher : Agency for the Assessment and Aplication of Technology (BPPT)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v11i2.3061

Abstract

Kapal selam pada umumnya berbentuk tabung yang memiliki sistem penggerak sendiri. Kapal selam yang dianalisa ini merupakan perpaduan dari desain kapal selam jenis U209 menjadi sebuah desain baru yang diharapkan dapat menghasilkan performa yang lebih optimal. Dengan menggunakan perangkat lunak berbasis numerik dapat dianalisa pengaruh variasi laju kecepatan terhadap variasi distribusi tekanan yang terjadi pada lambung kapal selam, arah aliran fluida saat kapal selam bergerak, streamline desain kapal selam.
Sinkronisasi Propeller dengan Mesin Induk pada Kapal Ikan untuk Meningkatkan Efisiensi dan Kinerja Leksono, Setyo
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 10, No 1 (2016): WAVE : Jurnal Ilmiah Terknologi Maritim
Publisher : Agency for the Assessment and Aplication of Technology (BPPT)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v10i1.2629

Abstract

Pemilihan dan penempatan sistem penggerak kapal ikan tradisional baik ukuran kecil (sampan) maupun ukuran besar (30 GRT), lebih banyak ditentukan oleh faktor kebiasaan dan tradisi masyarakat setempat. Akibatnya, tidak adanya sinkronisasi kerja yang efektif antara lambung kapal dengan sistem penggeraknya. Pengaruh yang ditimbulkannya akan mengakibatkan kerugian, diantaranya : pemborosan bahan bakar, vibrasi, umur pakai mesin pendek, waktu tempuh lebih lama dan olah gerak kapal tidak bagus. Sinkronisasi antara lambung kapal, mesin penggerak utama serta propeller merupakan tahapan penentu dalam perancangan ataupun pembuatan suatu kapal. Dalam tulisan ini, hal tersebut akan dibahas dengan suatu metode yang cukup akurat untuk menentukan pemilihan propeller, terutama untuk kebutuhan kapal-kapal ikan. Metode yang digunakan adalah metode faktor beban propeller dan factor beban mesin untuk mengukur sinkronisai antara propeller dengan mesin kapal.
ANALISIS DISTORSI DAN TEGANGAN SISA PADA POROS KAPAL TERHADAP PERLAKUAN PANAS (QUENCHING) MENGGUNAKAN FEM Indiaryanto, Mahendra
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 7, No 1 (2013): Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Publisher : Agency for the Assessment and Aplication of Technology (BPPT)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v7i1.3198

Abstract

Pada bidang perkapalan sistem propulsi kapal merupakan salah satu bagian yang penting. Dimana poros kapal terbuat dari silinder pejal yang mempunyai kekerasan struktur dan kuat tarik material. Sehingga apabila diberikan perlakuan panas (Quenching) akan meningkatkan kekerasan dan kuat tarik struktur poros, serta terjadi perubahan distorsi dan tegangan sisa. Jadi dengan adanya perubahan ini perlu di analisa, sehingga pengaruh distorsi dan teganagan sisa tidak melebihi batas yang di izinkan. Analisa ini menggunakan Metode Elemen Hingga (Finite Element Methods) dengan bentuk silinder pejal (poros).
PENGGUNAAN MARKING TABLE UNTUK PENGUKURAN DIMENSI MODEL UJI KAPAL TIPE V-FORM Soetardjo, Meitha
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 7, No 1 (2013): Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Publisher : Agency for the Assessment and Aplication of Technology (BPPT)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v7i1.3196

Abstract

Kapal patroli merupakan kapal cepat yang digunakan untuk tugas inspeksi, monitoring dan pengawasan. Pembuatan model uji kapal patroli tidak mudah mengingat bentuk haluan kapal yang cenderung pipih (V-form). Keakurasian pembuatan model kapal sangat penting untuk mendapatkan hasil uji model kapal yang rasional dengan tingkat validitas yang dapat dipertanggungjawabkan di laboratorium hidrodinamika. Dalam tulisan ini dibahas mengenai pembuatan model kapal Patroli yang didesain dengan skala model 1:21,19 dengan bahan kayu laminasi. Pemeriksaan model kapal terdiri dari pemeriksaan permukaan dan konstruksi lambung, dengan beberapa parameter pengukuran yang perlu diperhatikan: frame spacing 1 sampai dengan frame spacing 20 station, pemeriksaan point AP (After Perpendicular) ke bagian paling belakang dan pemeriksaan point FP (Fore Perpendicular) ke bagian paling depan model kapal. Pengukuran dilakukan dengan meletakkan model kapal diatas marking table untuk melakukan pengukuran dan pemeriksaan dimensi baik pada arah x, y maupun z. Alat waterpass digunakan untuk mengetahui pelurusan posisi model kapal. Setelah itu dilakukan penandaan frame station, waterline dan draft serta nomer lambung model uji kapal. Kualitas keakurasian pengukuran sangat ditentukan oleh alat ukur dan prosedur yang digunakan.Tinggi rendahnya tingkat ketelitian hasil suatu  pengukuran dapat dilihat dari harga deviasi hasil pengukuran
Design of Catamaran Ship as Inland Waterways Transportation Mode in Samarinda Alam, Alamsyah; Dipo Nugroho, Muhammad
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 12, No 1 (2018): WAVE : Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Publisher : Agency for the Assessment and Aplication of Technology (BPPT)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v12i1.2897

Abstract

At the end of 2016 public transport had only reached urban area of Samarinda, and it has not yet accessed the outskirt area of Samarinda. The lack of transportation connecting communities from each region is a problem. The purpose of this research was to design the inland waterways tranportation mode in the out skirt city of Samarinda. The used method was the trend curve and optimization approach. The results showed the principal dimension of ships had lenght over all (Loa) = 12.7 meters, draft (T) = 0.53 meters, the breadth of each hull (B) = 1.3 meters, the total breadth (BT) = 5.5 meters and height (H) = 1.6 meters, Cb = 0.54, Vs = 10 knots, Crew = 4 person, passenger = 36 person.