JURNAL ILMU FISIKA | UNIVERSITAS ANDALAS
Published by Universitas Andalas
ISSN : 19794657     EISSN : 26147386
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) is a peer-reviewed open access journal on interdisciplinary studies of physics, and is published twice a year (March and September) by Department of Physics, Andalas University Padang.
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 7, No 1 (2015): JURNAL ILMU FISIKA" : 6 Documents clear
Rancang Bangun Modul Alat Ukur Medical Check-Up Berbasis Mikrokontroler ATmega8535

Fitri, Faizatul, Wildian, Wildian

Jurnal Ilmu Fisika Vol 7, No 1 (2015): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.718 KB) | DOI: 10.25077/jif.7.1.28-38.2015

Abstract

Modul alat ukur medical check-up pada penelitian ini merupakan alat yang dapat mengukur temperatur tubuh, tekanan darah, dan detak jantung. Alat dirancang untuk usia dewasa dan dilengkapi dengan analisis hasil pengukuran. Pengukuran temperatur tubuh, tekanan darah, dan detak jantung secara berturut-turut menggunakan sensor temperatur LM35, sensor tekanan MPX5050DP dan pulse sensor. Alat ukur standar yang digunakan sebagai pembanding adalah termometer digital untuk pengukuran temperatur tubuh, sphygmomanometer analog untuk pengukuran tekanan darah, dan stetoskop untuk pengukuran detak jantung. Data masukan dari sensor diolah oleh mikrokontroler ATmega8535 dan ditampilkan pada layar LCD 2x16 karakter. Ketepatan pengujian modul alat ukur medical check-up untuk temperatur tubuh adalah 97,48%, tekanan darah systole adalah 97,40%, tekanan darah dyastole adalah 89,04%, dan detak jantung adalah 90,36%.

Pengukuran Koefisien Absorbsi Material Akustik dari Serat Alam Ampas Tebu Sebagai Pengendali Kebisingan

Ridhola, Fajri, Elvaswer, Elvaswer

Jurnal Ilmu Fisika Vol 7, No 1 (2015): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.515 KB) | DOI: 10.25077/jif.7.1.1-6.2015

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengukuran koefisien absorbsi material akustik dari serat alam ampas tebu sebagai pengendali kebisingan. Metode yang digunakan yaitu metode tabung. Komposit berbahan dasar serat ampas tebu dengan matriks resin poliester–MEKPO. Komposit tersebut dibuat dengan massa serat berbeda dan massa resin poliester sama pada setiap sampel yaitu 60 g. Sampel 1 dengan massa serat 0,4 g, sampel 2 dengan massa serat 0,6 g, sampel 3 dengan massa serat 0,8 g, sampel 4 dengan massa serat 1 g dan sampel 5 dengan massa serat 1,2 g. Range frekuensi yang digunakan pada penelitian ini yaitu 500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz, 4000 Hz dan 8000 Hz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien absorbsi bunyi pada sampel ke 4 paling tinggi terjadi pada frekuensi 1000 Hz yakni 0,961 dan sampel ke 5 memiliki nilai koefisien absorbsi paling rendah pada frekuensi 500 Hz dengan nilai 0,363. Nilai impedansi akustik tertinggi terjadi pada sampel ke 4 yaitu pada frekuensi 8000 Hz dengan nilai 0,9774 dyne.s/cm5. Serat ampas tebu ini sangat cocok digunakan pada ruangan audio karena memiliki nilai koefisien absorbsi yang cukup tinggi pada frekuensi 1000 Hz.

Pengaruh Temperatur Terhadap Ukuran Partikel Fe3O4 Dengan Template PEG-2000 Menggunakan Metode Kopresipitasi

Rosanti, Santi Dewi, Puryanti, Dwi

Jurnal Ilmu Fisika Vol 7, No 1 (2015): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.452 KB) | DOI: 10.25077/jif.7.1.39-44.2015

Abstract

Sintesis nanopartikel Fe3O4 dengan bahan baku batuan besi dan PEG-2000 telah dilakukan menggunakan metode kopresipitasi. Variasi temperatur dilakukan untuk melihat pengaruh temperatur terhadap ukuran partikel yang dihasilkan. Template PEG-2000 digunakan untuk menyeragamkan dan menghambat pertumbuhan partikel. Variasi temperatur yang digunakan yaitu 500 ˚C, 600 ˚C dan 700 ˚C. X-Ray Difractometer (XRD) digunakan untuk melihat fasa yang terkandung dalam sampel dan ukuran kristal. Hasil perhitungaan dari difraktogram XRD didapatkan ukuran kristal berturut-turut yaitu 46,60 nm, 54,39 nm, dan 65,25 nm.

Rancang-Bangun Sistem Kontrol Solution Shaker Berbasis Mikrokontroler AT89S51 dengan Motor Stepper Sebagai Penggerak

Khairani, Ridha, Taufiq, Imam, -, Wildian

Jurnal Ilmu Fisika Vol 7, No 1 (2015): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.793 KB) | DOI: 10.25077/jif.7.1.7-13.2015

Abstract

Telah dihasilkan sebuah sistem kontrol solution shaker berbasis mikrokontroler AT89S51 dengan motor stepper sebagai penggerak. Sistem kontrol solution shaker ini dirancang untuk memudahkan pekerjaan di laboratorium terutama di laboratorium Elektronika dan Instrumentasi dalam hal melarutkan PCB. Motor stepper yang digunakan adalah motor stepper tipe TEAC 14769070-30 dengan menggunakan IC ULN2003 sebagai rangkaian penggeraknya. Sistem ini dikontrol dengan menggunakan mikrokontroler AT89S51. Arah putaran motor dan variasi kecepatan putar motor diatur dalam program yang ditulis dalam bahasa C. Pengujian yang dilakukan terhadap sistem kontrol solution shaker ini antara lain menghitung kecepatan linier pada saat alat bergerak tanpa beban. Hasil kecepatan linier maksimum solution shaker tanpa beban adalah (12,300 ± 0,014)cm/s  pada waktu tunda 80 ms. Sedangkan kecepatan linier minimum tanpa beban adalah (3,740 ± 0,002) cm/s pada waktu tunda 280 ms. Pada saat solution shaker diberi beban sebesar 50 g, maka gup kecepatan linier maksimum yang dihasilkan adalah (12,020 ± 0,014) cm/ s pada waktu tunda 80 ms. Sebaliknya untuk kecepatan linier minimum yang dihasilkan adalah (3,010± 0,002)cm/s pada waktu tunda 280 ms. Setelah dilakukan pengujian terhadap variasi beban,alat ini hanya sanggup bergerak untuk beban sebesar 400 g. Hasil pengukuran kecepatan linier maksimum untuk beban 400 g ini adalah (1,634 ± 0,001)cm/s.

Karakteristik Absorbsi dan Impedansi Material Akustik Serat Alam Ampas Tahu (Glycine Max) Menggunakan Metode Tabung

Rizal, Arlindo, Elvaswer, Elvaswer, Fitri, Yulia

Jurnal Ilmu Fisika Vol 7, No 1 (2015): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.145 KB) | DOI: 10.25077/jif.7.1.14-18.2015

Abstract

Telah dilakukan pengujian karakteristk akustik dari material ampas tahu. Material tersebut merupakan material alternatif penyerap bunyi. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode tabung. Hasil pengujian menunjukkan bahwa material serat alam yang dicampur dengan lem memilki nilai koefisien absorbsi bunyi yang baik pada rentang frekuensi 1000-8000 Hz. Nilai koefisien absorbsi bunyi yang tinggi dimilki oleh material dengan pori-pori yang lebih besar (0,90 - 0,99). Selain koefisien absorbsi juga dilakukan pengujian nilai impedansi akustik. Hasilnya Menunjukkan bahwa perbandingan massa lem dengan ampas tahu diperoleh nilai impedansi yang baik (7,75 dan 8,33).

Pengaruh Air Laut Terhadap Sifat Listrik Zeolit Sintetis dari Bottom Ash Melalui Proses Alkali Hidrotermal

Lestari, Tiya, Muttaqin, Afdhal

Jurnal Ilmu Fisika Vol 7, No 1 (2015): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.719 KB) | DOI: 10.25077/jif.7.1.19-27.2015

Abstract

Telah dilakukan sintesis zeolit berbahan dasar bottom ash dan NaOH sebagai aktivator dengan perbandingan 1 : 1,2 g. Sebagai media kristalisasi dalam proses pembentukan kristal zeolit, digunakan air laut dan akuades melalui proses alkali hidrotermal. Proses alkali hidrotermal dilakukan menggunakan teflon autoclave yang dipanaskan di dalam oven pada temperatur 100oC selama 6 jam. Zeolit sintetis yang didapatkan kemudian diuji secara kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan XRD dan SEM-EDS serta penentuan konduktivitas listrik menggunakan LCR-meter model TH2820. Hasil analisis pola XRD menunjukkan bahwa sampel mengandung zeolit Na-X, zeolit Na-P, hidroksisodalit, dan kuarsa. Hasil SEM-EDS memperlihatkan pengaruh perbedaan media kristalisasi terhadap permukaan zeolit yang dihasilkan.  Zeolit dengan kemurnian yang baik berbentuk kubik didapatkan pada sampel yang menggunakan media kristalisasi air laut dari tepi pantai dengan kadar kuarsa yang lebih rendah. Dari nilai konduktivitas listriknya diketahui bahwa sampel berada dalam rentang bahan semikonduktor. Nilai dengan konduktivitas listrik tertinggi terdapat pada sampel yang menggunakan media kristalisasi air laut di tepi pantai dengan nilai konduktivitas 1,287 x 10-6 - 3,040 x 10-6  S/cm.

Page 1 of 1 | Total Record : 6