JURNAL ILMU FISIKA | UNIVERSITAS ANDALAS
Published by Universitas Andalas
ISSN : 19794657     EISSN : 26147386
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) is a peer-reviewed open access journal on interdisciplinary studies of physics, and is published twice a year (March and September) by Department of Physics, Andalas University Padang.
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2010): JURNAL ILMU FISIKA" : 7 Documents clear
RANCANG-BANGUN PROTOTYPE SISTEM KONTROL PINTU BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51 MENGGUNAKAN KARTU BER-PASSWORD DAN SENSOR FOTODIODA

-, Wildian

Jurnal Ilmu Fisika Vol 2, No 2 (2010): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.468 KB) | DOI: 10.25077/jif.2.2.74-80.2010

Abstract

Telah dilakukan rancang-bangun prototype sistem buka-tutup pintu berbasis mikrokontroler AT89S51 menggunakan kartu ber-password dan sensor fotodioda. Kartu ber-password ini dibuat dari kartu ATM bekas yang diberi lubang dengan jumlah, posisi, dan jarak tertentu. Dengan menggunakan sistem sensor yang terdiri dari 8 pasang LED-fotodioda (jarak deteksi antara 4,7 cm hingga 5,2 cm), maka kartu ber-password yang disisipkan di antara LED dan fotodioda itu memiliki kode password 8-bit sesuai posisi dan jumlah lubang. Bagian kartu yang berlubang akan menyebabkan keluaran fotodioda low (antara 0 V hingga 1,5 V)., sedangkan bagian yang tak berlubang akan menyebabkan keluaran fotodioda high (antara 4 V hingga 4,5 V). Data digital 8-bit ini kemudian dibandingkan oleh mikrokontroler dengan data acuan yang telah disimpan di memorinya. Jika sesuai, maka mikrokontroler akan mengirimkan sinyal untuk membuka pintu, dan jika tidak sesuai, pintu akan tertutup.

PENGARUH PENAMBAHAN RESIN TERHADAP RESISTIVITAS DAN POROSITAS CAMPURAN PASIRSEMEN

Putra, Ardian

Jurnal Ilmu Fisika Vol 2, No 2 (2010): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.762 KB) | DOI: 10.25077/jif.2.2.81-84.2010

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan resin terhadap resistivitas dan porositas campuran pasir-semen. Bahan yang digunakan adalah pasir (butiran pasir), semen Padang Portland tipe 1 dan resin damar. Sampel dibuat dengan komposisi massa pasir 20 gr, 40 gr, 60 gr, 80 gr, massa resin 0 gr, 10 gr, 20 gr, 30 gr, 40 gr, dan massa semen 60 gr. Resistivitas terbesar didapatkan sebesar 0,040 Ωm pada campuran dengan massa pasir 60 gr dan massa resin 0 gr, resistivitas terkecil 0,020 Ωm pada campuran dengan massa pasir 80 gr dan massa resin 40 gr. Hasil yang diperoleh memperlihatkan resistivitas turun dengan penambahan massa resin dan tidak memperlihatkan pola yang baik dengan penambahan massa pasir. Porositas terbesar adalah 69 % pada campuran dengan massa pasir 20 gr dan massa resin 20 gr, porositas terkecil adalah 27 % pada campuran dengan massa pasir 60 gr dan massa resin 0 gr. Porositas turun dengan penambahan massa pasir, namun porositas naik dengan penambahan massa resin 0-20 gr, dan turun atau konstan dengan massa resin 20-40 gr. Nilai resistivitas menurun dengan penambahan nilai porositas, namun diperlukan data yang lebih banyak untuk menguatkan hubungan ini.

PENGARUH PENAMBAHAN GULA JAGUNG TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN BIODEGRADABILITAS PLASTIK CAMPURAN POLYPROPYLENE BEKAS DAN PATI SAGU

Mulyadi, Sri

Jurnal Ilmu Fisika Vol 2, No 2 (2010): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.293 KB) | DOI: 10.25077/jif.2.2.51-55.2010

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan pengaruh gula jagung terhadap sifat mekanik dan biodegradabilitas plastik campuran polypropylene bekas dan pati sagu. Pada penelitian ini dibuat 5 sampel dengan variasi massa gula jagung yang berbeda. Pengukuran dilakukan terhadap kuat tekan dan kuat lentur dari setiap sampel. Penentuntuan tingkat degradabilitas ditentukan dengan mengubur sampel selama tujuh hari. Hasil menunjukkan bahwa kuat lentur dan kuat tekan plastik mengalami kenaikan dengan penambahan gula jagung. Nilai kuat tekan dan kuat lentur maksimum terdapat pada komposisi 90 gr : 10 gr : 10 gr yaitu 87,04 kg/cm2 dan 96,9 kg/cm2 . Ditinjau dari segi fisis setelah proses penguburan, plastik campuran dengan komposisi gula jagung terbanyak memiliki permukaan paling kasar dan paling banyak lobang. Hal ini dapat diartikan bahwa plastik dengan komposisi gula jagung terbanyak memiliki tingkat degradabilitas tertinggi.

PENGARUH GEOMETRI TERAS TERHADAP KINERJA NEUTRONIK PADA REAKTOR PEMBIAK CEPAT DENGAN SIKLUS BAHAN BAKAR TERTUTUP

Fitriyani, Dian

Jurnal Ilmu Fisika Vol 2, No 2 (2010): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.63 KB) | DOI: 10.25077/jif.2.2.85-93.2010

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh geometri teras terhadap kinerja neutronik pada reaktor pembiak cepat dengan siklus bahan bakar tertutup. Penelitian dilakukan melalui simulasi komputasi dengan memvariasikan geometri teras untuk reaktor pembiak cepat berpendingin logam cair (Pb-Bi) dengan bahan bakar UN-PuN (Nitrida) yang beroperasi selama 20 tahun. Analisisdilakukan terhadap hasil pengamatan perubahan harga faktor multiplikasi neutron (keff), perubahan nilai Burnup, perubahan nilai Breeding Ratio, dan perubahan densitas bahan fertil dan fisil di dalam teras reaktor. Dari keseluruhan model teras reaktor yang diamati, model G5 (Z>>X) memberikan hasil yang terbaik dengan mempertahankan harga keff dalam batas toleransi reaktifitas ($) ± 0,05 selama 13 tahun. Nilai breeding ratio (BR) untuk seluruh model teras masih dalam rentang yang diharapkan (BR>1), namun nilai BR paling baik diberikan oleh model teras G1 (Z<

ANALISIS EFEK KARBON DIOKSIDA (CO2) TERHADAP KENAIKAN TEMPERATUR DI BUKIT KOTOTABANGTAHUN 2005 – 2009

Pujiastuti, Dwi

Jurnal Ilmu Fisika Vol 2, No 2 (2010): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.555 KB) | DOI: 10.25077/jif.2.2.56-67.2010

Abstract

Analysis of radiative forcing of carbon dioxide (CO2) by using IPCC (Intergovermental on Panel Climate Change) method over Bukit Kototabang (Agam, West Sumatera) for period of 2005 to 2009 has been conducted. The result is correlated with temperature deviation which measured by using AWS (Automatic Weather Station). Result showed that CO2 concentration increased from 375.256 ppm in 2005 to 381.736 ppm in 2009 but still below the global CO2 concentration in every year. In addition, CO2 radiative forcing has derived increased from 1.605 Wm-2 in 2005 to 1.697 Wm-2 in 2009 but still below the global CO2 radiative forcing. Concentration of CO2 has the same trend with CO2 radiative forcing. Temperature deviation was influenced by CO2 radiative forcing but with low correlation coefficient, about 6.9%. It can be concluded that the CO2 radiative forcing is not the main factor which is influences the temperature deviation in Bukit Kototabang.

LOKASI POTENSI SUMBER TSUNAMI DI SUMATERA BARAT

Mustafa, Badrul

Jurnal Ilmu Fisika Vol 2, No 2 (2010): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.198 KB) | DOI: 10.25077/jif.2.2.94-100.2010

Abstract

Akibat tumbukan antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia dimana lempeng Indo-Australia menunjam di bawah Sumatera, wilayah Sumatera Barat sebagaimana wilayah lain di depan muka busur (fore-arc) Sunda memiliki potensi gempa besar. Di wilayah muka busur diketahui ada dua potensi gempa besar dengan siklus 200 sampai 250 tahun, yakni segmen Siberut dan segmen Sipora-Pagai (Hilman, 2005) yang merupakan megathrust. Gempa besar di kedua segmen ini berpotensi tsunami. Menurut Hamzah Latif (2005) kalau tsunami terjadi, ia akan sampai di pesisir barat Sumatera Barat dalam waktu antara 30 menit sampai sejam sesudah gempa besar terjadi. Berbagai isu sempat berkembang yang menyebutkan bahwa tsunami bisa sampai ke Padang dan wilayah lain di pesisir barat Sumatera Barat dengan waktu lebih singkat. Analisis berikut memperkuat penelitian yang sudah dihasilkan oleh Hamzah Latif serta juga Subandono.

SIFAT ISOLATOR PANAS PAPAN SEKAM PADI DENGAN VARIASI RESIN DAN UKURAN PARTIKEL

Handani, Sri

Jurnal Ilmu Fisika Vol 2, No 2 (2010): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.76 KB) | DOI: 10.25077/jif.2.2.68-73.2010

Abstract

Telah dilakukan penghitungan konduktivitas panas (k) untuk mengetahui sifat isolator panas dari papan sekam padi dengan metode plat rangkap. Papan sekam padi dibuat dengan variasi diameter sekam dan kadar resin. Sekam padi setelah digiling divariasikan menjadi tiga kelompok ukuran, yaitu sekam berdiameter kecil dari 1 mm, di antara 1 mm hingga 2 mm dan lebih besar dari 2 mm. Kadar resin divariasikan menjadi tiga kelompok, yaitu + 20 %, + 45 % dan + 75 % . Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga konduktivitas panas masing-masing sampel papan sekam sangat kecil dan bervariasi. Papan sekam padi yang mempunyai harga konduktivitas panas yang paling rendah atau memiliki sifat isolator panas paling tinggi adalah papan sekam padi dengan diameter sekam kecil dari 1 mm dan kadar resin + 20 % dengan k = 0,187 (J s-1 m-1 K-1 ), sedangkan papan sekam padi yang mempunyai harga konduktivitas panas yang paling tinggi atau sifat isolator paling rendah adalah papan sekam padi yang diameter sekamnya lebih besar dari 2 mm dan kadar resin + 75 % dengan konduktivitas panas k = 0,329 (J s-1 m-1 K-1 ).

Page 1 of 1 | Total Record : 7