JURNAL ILMU FISIKA | UNIVERSITAS ANDALAS
Published by Universitas Andalas
ISSN : 19794657     EISSN : 26147386
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) is a peer-reviewed open access journal on interdisciplinary studies of physics, and is published twice a year (March and September) by Department of Physics, Andalas University Padang.
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2010): JURNAL ILMU FISIKA" : 6 Documents clear
RANCANG BANGUN SISTEM AKUISISI DATA TEMPERATUR BERBASIS PC DENGAN SENSOR THERMOPILE MODULE (METODE NON-CONTACT)

-, Wildian

Jurnal Ilmu Fisika Vol 2, No 1 (2010): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.735 KB) | DOI: 10.25077/jif.2.1.36-43.2010

Abstract

Telah dilakukan penelitian rancang-bangun sistem akuisisi data temperatur berbasis PC dengan metode non-contact menggunakan sensor thermopile module TPMF1-G12-J4S#2099. Sensor yang tersusun dari beberapa termokopel ini bekerja berdasarkan radiasi inframerah yang diterimanya dari obyek. Radiasi inframerah yang dipancarkan obyek tersebut sebanding dengan pangkat empat temperaturnya. Sinyal keluaran sensor (dengan fungsi transfer Vout = 0,009T + 1,3492 dan koefisien korelasi R 2= 0,9963) dikuatkan dengan menggunakan penguat non-inverting (dengan penguatan 2 kali). Sinyal itu kemudian dikonversi ke bentuk digital menggunakan ADC0804 dan dikirim ke PC melalui teknik antarmuka menggunakan port paralel (melalui konektor DB-25) yang ditampilkan di monitor PC menggunakan bahasa pemrograman Delphi 5. Dari hasil pengujian diperoleh kesalahan relatif maksimum sistem akuisisi data temperatur ini sebesar 0,048% dengan resolusi sebesar 0,31C.

PERANCANGAN KODE KOMPUTASI UNTUK ANALISIS BURNUP 3 DIMENSI SATU SIKLUS PADA REAKTOR PEMBIAK CEPAT

Fitriyani, Dian

Jurnal Ilmu Fisika Vol 2, No 1 (2010): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.712 KB) | DOI: 10.25077/jif.2.1.1-8.2010

Abstract

Telah dilakukan disain kode komputasi untuk Analisis Burnup pada Reaktor Pembiak Cepat menggunakan bahasa pemograman Delphi 7.0. Disain dirancang untuk geometri teras reaktor 3 dimensi XYZ yang berbentuk kubus (seimbang/balance, x = y = z) dengan menggunakan bahan bakar UN-PuN (Nitrida). Simulasi disain diawali dengan perhitungan densitas awal, dilanjutkan dengan penyelesaian persamaan difusi multigrup untuk mendapatkan faktor multiplikasi, distribusi fluks neutron, dan distribusi daya. Nilai fluks neutron digunakan untuk menghitung perubahan densitas nuklida dalam analisis burnup (susutan bahan bakar). Hasil perubahan densitas nuklida digunakan untuk menghitung nilai Breeding Ratio (BR) dan Burnup (B). Contoh dari hasil simulasi melalui kode komputasi yang didisain memperlihatkan perubahan densitas setiap interval waktu tertentu, selain itu nilai Breeding Ratio (BR) untuk 1 siklus (4 tahun) menurun, tetapi masih dalam rentang nilai BR > 1. Nilai Burnup untuk 1 siklus (4 tahun) meningkat seiring dengan banyaknya nuklida dalam bahan bakar yang berfisi (terjadi penambahan densitas nuklida dalam bahan bakar seperti 234U, 236U, 237Np, 238Np, 239Pu, 240Pu, 241Am, 243Am).

ANALISIS GEMPA NIAS DAN GEMPA SUMATERA BARAT DAN KESAMAANNYA YANG TIDAK MENIMBULKAN TSUNAMI

Mustafa, Badrul

Jurnal Ilmu Fisika Vol 2, No 1 (2010): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.206 KB) | DOI: 10.25077/jif.2.1.44-50.2010

Abstract

Wilayah Sumatera Barat memiliki tingkat seismisitas yang tinggi. Konvergensi oblique dari lempeng Indo-Australia terhadap Eurasia yang menunjam di bawah Sumatera menghasilkan potensi gempa dangkal dan sedang di wilayah muka busur (fore-arc) Sunda. Potensi gempa juga berada di darat sepanjang patahan Sumatera serta di laut sepanjang patahan Mentawai. Di wilayah muka busur diketahui adanya potensi gempa besar yang berpotensi tsunami. Hasil penelitian terhadap pertumbuhan mikroatol di kepulauan Mentawai menunjukkan bahwa periode ulang gempa besar di Mentawai adalah sekitar 200 tahun (Hilman, 2005). Namun tidak semua pengulangan gempa besar di daerah fore-arc ini menimbulkan pengulangan tsunami. Data menunjukkan bahwa gempa Nias 28 Maret 2005 (8,7 SR) dan gempa Sumatera Barat 30 September 2009 (7,9 SR) sama-sama tidak menimbulkan tsunami. Salah satu kemungkinan sebabnya adalah episenternya tidak berada di daerah megathrust.

PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK PENGOLAHAN CITRA UNTUK PENENTUAN SIFAT FISIS BATUAN

Afdal, Afdal

Jurnal Ilmu Fisika Vol 2, No 1 (2010): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.97 KB) | DOI: 10.25077/jif.2.1.9-14.2010

Abstract

Interpretasi data geofisika seperti dalam geofisika eksplorasi, pertambangan, teknik, dan geofisika lingkungan membutuhkan pengetahuan tentang sifat fisis batuan. Beberapa sifat fisis batuan dapat diperoleh dengan teknik pengolahan citra digital. Dalam penelitian ini dikembangkan perangkat lunak pengolahan citra digital untuk penentuan sifat fisis batuan. Perangkat lunak pengolahan citra yang dikembangkan dapat digunakan untuk menentukan beberapa sifat fisis batuan seperti karakteristik pori dan rekahan. Karakteristik pori terdiri atas porositas dan dimensi fraktal. Sedangkan karakteristik rekahan terdiri atas distribusi panjang rekahan, densitas dan dimensi fraktal.

INTERFEROMETER MICHELSON DAN CCD WEBCAM SEBAGAI PENENTU FREKUENSI GETAR OBJEK

Muttaqin, Afdhal

Jurnal Ilmu Fisika Vol 2, No 1 (2010): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.063 KB) | DOI: 10.25077/jif.2.1.15-23.2010

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengukuran getaran suatu obyek dengan menggunakan interferometer Michelson dan CCD webcam. Pola intereferensi dihasilkan dari perbedaan lintasan laser HeliumNeon dengan panjang gelombang 632,8 nm melewati obyek getar speaker piezo yang diletakkan pada cermin uji. Pemberian frekuensi getar dimulai 5 Hz – 30 Hz dengan kelipatan 5 Hz serta frekuensi 1 KHz-20 KHz dengan kelipatan 1 KHz. CCD webcam dapat merekam berkas sinar laser dari cermin referensi dan cermin uji dengan kemampuan CCD webcam 30 frame perdetik. Perubahan intensitas laser yang menggambarkan frekuensi getar obyek dapat dilihat pada frekuensi di bawah frekuensi CCD webcam.

VISUALISASI PENJALARAN GELOMBANG TSUNAMI DI KABUPATEN PESISIR SELATAN SUMATERA BARAT

Pujiastuti, Dwi

Jurnal Ilmu Fisika Vol 2, No 1 (2010): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.158 KB) | DOI: 10.25077/jif.2.1.24-35.2010

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk melihat pola penjalaran gelombang tsunami dari pusat pembangkitan sampai kawasan pantai Pesisir Selatan Sumatera Barat dengan menggunakan model numerik linier Tunami N3. Dalam penelitian ini digunakan tiga model skenario penjalaran gelombang tsunami yaitu untuk magnitudo (Mw) 7,5, 8,0 dan 8,5 dengan titik koordinat gempa 99.3 BT dan -3,3 LS. Dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa tinggi gelombang tsunami paling besar dihasilkan pada skcnario pemodelan dengan magnitodo 8,5.

Page 1 of 1 | Total Record : 6