JURNAL ILMU FISIKA | UNIVERSITAS ANDALAS
Published by Universitas Andalas
ISSN : 19794657     EISSN : 26147386
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) is a peer-reviewed open access journal on interdisciplinary studies of physics, and is published twice a year (March and September) by Department of Physics, Andalas University Padang.
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 10, No 1 (2018): JURNAL ILMU FISIKA" : 7 Documents clear
Analisis Pengaruh Macrobending Serat Optik Pada Sensor Glukosa Dengan Metode Evanescent

Fridayanti, Nola, Muldarisnur, Muldarisnur, Harmadi, Harmadi

Jurnal Ilmu Fisika Vol 10, No 1 (2018): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1002.417 KB) | DOI: 10.25077/jif.10.1.46-52.2018

Abstract

Telah dilakukan analisis pengaruh macrobending serat optik yang telah dikupas claddingnya sepanjang 1 cm  pada sensor glukosa dengan memanfaatkan interaksi gelombang evanescent pada serat optik dengan molekul glukosa. Cahaya dari laser dioda dengan panjang gelombang 650 nm ditransmisikan pada serat optik multimode. Pengupasan sebagian cladding serat mengakibatkan pelemahan intensitas terukur pada detektor akibat interaksi gelombang evanescent dengan molekul glukosa dalam urine. Penurunan intensitas cahaya terukur sebagai perubahan tegangan pada fotodioda yang mengindikasikan kosentrasi glukosa. Perbedaan konsentrasi glukosa berkaitan dengan indeks bias larutan glukosa (n2) yang menentukan kuat interaksi dan pelemahan gelombang evanescent. Intensitas cahaya yang sampai ke detektor meluruh secara eksponensial sebagai fungsi dari panjang pengupasan cladding serat optik. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa tegangan keluaran dari sensor berkurang secara linear terhadap konsentrasi glukosa dengan sensitivitas yang diperoleh adalah 0,32558 (mg/dl)/mV, 0,34193 (mg/dL)/mV, dan 0,33677 (mg/dL)/mV. Kata kunci: macrobending, gelombang evanescent, serat optik, glukosa.

Optimalisasi Persentase Serat Bambu Terhadap Sifat Fisis Papan Komposit Beton Ringan

Mahyudin, Alimin, Yunita, Devi, Milvita, Dian

Jurnal Ilmu Fisika Vol 10, No 1 (2018): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3199.465 KB) | DOI: 10.25077/jif.10.1.11-16.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan judul optimalisasi serat bambu terhadap sifat fisis papan komposit beton ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serat bambu terhadap sifat fisis papan komposit yang diharapkan dapat menghasilkan papan komposit beton ringan lebih kuat, lentur, ringan  dengan persentase serat bambu yang optimum. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode two dimensional reinforcement (planar) dalam penyusunan serat bambu. Persentase serat yang digunakan pada masing-masing sampel, yaitu 0%; 0,6%; 1,2%;2,5% dan 5% serta foam agent 0,06%, dan tebal sampel papan 1 cm.  Berdasarkan hasil pengujian nilai densitas optimum diperoleh  sebesar 1,63 g/cm3 pada serat 0,6% dari volume sampel,  kuat lentur optimum terdapat pada serat 0,6% dari volume sampel bernilai 44,25 kg/cm2 sedangkan nilai kuat tekan optimum diperoleh sebesar 6,9 kg/cm2 pada serat 2,5% dari volume sampel. Nilai kuat lentur  telah memenuhi standar  SNI 03-2104Kata kunci: Papan komposit, serat bambu, foam agent.

Identifikasi Anomali Sinyal Geomagnetik Ultra Low Frequency Sebagai Prekursor Gempa Bumi Dengan Magnitudo Kecil Di Wilayah Kepulauan Nias

M. Hamidi, M. Hamidi, Namigo, Elistia Liza, Ma’muri, Ma’muri

Jurnal Ilmu Fisika Vol 10, No 1 (2018): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1083.066 KB) | DOI: 10.25077/jif.10.1.53-62.2018

Abstract

Telah dilakukan identifikasi anomali sinyal geomagnetik frekuensi rendah sebagai prekursor gempa bumi dengan magnitudo kecil di wilayah Kepulauan Nias. Pada penelitian ini digunakan data gempa dari bulan September 2016 hingga bulan Juni 2017 dengan rentang waktu data geomagnetik yang digunakan 30 hari sebelum terjadinya gempa bumi. Data geomagnetik ini adalah data yang terekam oleh sensor Magnetic Acquisition Data System (MAGDAS). Penyeleksian data gempa bumi dilakukan dengan menerapkan persamaan radius daerah persiapan gempa yaitu  Pengolahan data geomagnetik dilakukan dengan menggunakan metode Power Spectrum Density (PSD) untuk menganalisis rasio komponen SZ/SH medan magnet bumi dan menggunakan metode Single Station Transfer Function (SSTF) untuk menentukan arah azimuth yang dihasilkan oleh anomali Ultra Low Frequency (ULF).  Selanjutnya, untuk memastikan sumber anomali digunakan validasi indeks Disturbance Storm Time (DST). Dari hasil pengamatan diperoleh 3 kejadian gempa bumi dengan anomali ULF sebelum terjadinya gempa. Gempa bumi tersebut adalah gempa 13 Oktober 2016 dengan magnitudo 3,3, gempa 16 November 2016 dengan magnitudo 3,6 dan gempa 16 April 2017 dengan magnitudo 3,2. Lead time anomali ULF untuk ketiga gempa ini memiliki durasi yang lebih pendek dibandingkan dengan lead time anomali ULF untuk gempa bumi dengan magnitudo besar yang pernah terjadi di Pulau Sumatera.Kata kunci: sinyal geomagnetik, ultra low frequency, prekursor, gempa magnitudo kecil, kepulauan nias

Pengukuran Konsentrasi Larutan Sodium Hidroksida (NaOH) Dengan Transduser Kapasitif

Hidayatullah, Muhammad, Triyana, Kuwat

Jurnal Ilmu Fisika Vol 10, No 1 (2018): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.906 KB) | DOI: 10.25077/jif.10.1.17-27.2018

Abstract

 Telah dilakukan pengukuran konsentrasi larutan sodium hidroksida (NaOH) menggunakan transduser kapasitif yang bekerja berdasarkan fenomena electrical capacitive tomography (ECT). Sebelum digunakan, transduser kapasitif diverifikasi  berdasarkan ASTM D.1076-02 terhadap sampel larutan getah lateks oleh Laboratorium Penguji Balai Penelitian Teknologi Karet Bogor. Jenis larutan yang diukur konsentrasinya dalam penelitian ini adalah larutan sodium hidroksida (NaOH) dengan pelarut air pada berbagai variasi konsentrasi. Larutan NaOH mewakili bahan elektrolit. Dalam pelaksanaan pengukuran konsentrasi larutan, dibutuhkan konsentrasi tertinggi sebagai referensi yang dalam hal ini larutan NaOH dengan konsentrasi 80%, sehingga dari grafik hasil pengukuran diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,999. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa transduser kapasitif mempunyai potensi yang tinggi sebagai alat alternatif untuk mengukur konsentrasi larutan dengan cepat tanpa preparasi sampel.Kata kunci: transduser kapasitif, electrical capacitive tomography, konsentrasi larutan.

Karakterisasi Koefisien Absorbsi Bunyi Dan Impedansi Akustik Dari Limbah Serat Kayu Meranti Merah (Shorea Pinanga) Dengan Menggunakan Metode Tabung

Yuliantika, Sonya, Elvaswer, Elvaswer

Jurnal Ilmu Fisika Vol 10, No 1 (2018): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5465.201 KB) | DOI: 10.25077/jif.10.1.28-37.2018

Abstract

Penelitian menentukan koefisien absorbsi bunyi dan impedansi akustik dari serat kayu Meranti Merah telah dilakukan. Sampel panel akustik dibuat dari serat kayu Meranti Merah dengan variasi lebar lembaran serat dan panjang serat. Lebar lembaran seratnya adalah antara 0,5 cm, 1 cm, 1,5 cm dan 2 cm dan panjang seratnya adalah 1 cm, 2 cm, 3 cm dan 4 cm. Pengukuran menggunakan frekuensi dari 500 Hz, 1000 Hz, 1500 Hz, 2000 Hz dan 2500 Hz. Nilai koefisien absorbsi bunyi tertinggi adalah 0,95±0,05 untuk frekuensi 1000 Hz dengan lebar dan panjang serat 0,5 cm dan 2 cm. Nilai impedansi akustik untuk koefisien absorbsi bunyi ini adalah 1,83 dyne.s/cm3. Dengan demikian berdasarkan koefisien absorbsi bunyi maka serat kayu Meranti Merah potensial untuk digunakan sebagai bahan penyerap bunyi. Nilai impedansi akustik secara umum memiliki hubungan yang kuat dengan koefisien absorbsi bunyi pada frekuensi 1000 Hz dengan R2 =0, 948Kata kunci : koefisien absorbsi bunyi, impedansi akustik, serat kayu Meranti Merah 

Nanokomposit Karet Alam/Silikon Sebagai Otot Sintetik Dengan Sifat Mekanik Seperti Otot Manusia

Murniati, Riri

Jurnal Ilmu Fisika Vol 10, No 1 (2018): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (926.952 KB) | DOI: 10.25077/jif.10.1.38-45.2018

Abstract

Penggunaan kadaver di dalam studi medis sudah lazim digunakan terutama sebagai media pembelajaran dan pelatihan tindakan medis seperti bedah. Akan tetapi kadaver manusia membawa sejumlah masalah yang tidak dapat dihindari. Sehingga perlu dicari material substitusi yang dapat digunakan untuk mengganti kadaver. Penggunaan material substitusi ini perlu memperhatikan potensi Indonesia agar dapat membantu perkembangan bangsa. Indonesia sendiri merupakan negara penghasil karet alam terbesar kedua di dunia. Maka dipilihlah komposit karet alam sebagai pengganti kadaver manusia. Penelitian ini dilakukan untuk melihat karakteristik dari komposit karet alam yang disintesis tersebut. Selain itu komposisi material yang digunakan juga penting untuk diperhatikan. Material yang digunakan adalah foaming agent, gelling agent, curing agent, activator, stabilizer dan filler. Filler yang akan digunakan adalah nanosilika, kaolin dan kalsium karbonat. Material yang telah dibakar kemudian dikarakterisasi mekanik dengan Universal Testing Machine untuk menentukan modulus Young dan FTIR untuk melihat struktur gugus fungsi penyusun nanokomposit dari polimer karet alam ini. Pengujian sampel kontrol juga dilakukan pada sampel yang dibuat dari karet sintetis (silikon) dan daging sapi. Penelitian ini menghasilkan beberapa material yang memiliki kemiripan karakteristik mekanik dengan anggota tubuh bagian dalam.  Karet komposit lateks 50% dan Silikon 50% pengujian 1 (0,070 MPa) menyerupai kerongkongan (0,77 MPa) serta pengujian 2 (0,041 MPa) memiliki karakteristik mekanik yang menyerupai usus manusia (0,0356 MPa). Karet komposit lateks 75% dan Silikon 25% pengujian 1 (0,196 MPa) dan pengujian 2 (0.136 MPa), memiliki karakteristik menyerupai tulang rawan pada lutut pria remaja (0,13 MPa).Kata kunci:Kadaver, karet alam, karakteristik mekanik, silikon

Rancang Bangun Sistem Electronic Nose (E-Nose) Untuk Deteksi Sampel Kanker Payudara Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno

Sari, Gina Yulia, Wildian, Wildian, Firmawati, Nini

Jurnal Ilmu Fisika Vol 10, No 1 (2018): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.522 KB) | DOI: 10.25077/jif.10.1.1-10.2018

Abstract

Telah dilakukan rancang bangun sistem electronic nose (e-nose) yang terdiri dari 4 sensor gas, yaitu TGS822 (alkohol), TGS826 (amonia), TGS2600 (kontaminasi udara), dan TGS2602 (kontaminasi udara). Sistem e-nose ini digunakan untuk melihat respon sensor terhadap urin positif kanker payudara, negatif kanker payudara dan air. Data keluaran ke empat sensor di olah menggunakan modul mikrokontroler Arduino Uno, disimpan dan ditampilakn pada perconal computer menggunakan perangkat lunak LabVIEW. Sistem e-nose ini diujikan menggunakan 7 sampel (3 terhadap urin positif kanker payudara, 3 urin negatif kanker payudara dan air). Setiap sampel diujikan sebanyak 9 kali pengujian yang dilakukan selama 3 hari dengan setiap harinya sebanyak 3 kali pengujian. Hasil pengolahan akhir menunjukan bahwa sistem e-nose ini dapat membedakan antara sampel urin positif kanker, urin negatif kanker dan air terlihat dari pola radar yang terbentuk dari keempat sensor.Kata Kunci : kanker payudara , electronic nose (e-nose), urin, sensor gas TGS.

Page 1 of 1 | Total Record : 7