cover
Contact Name
Fitri Handajani
Contact Email
medical.journal@hangtuah.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ithonk.metz@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Hang Tuah Medical journal
ISSN : 16931238     EISSN : 25984861     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Hang Tuah Medical Journal is medical journal which is publish regulary every 6 month in Mei and November. This journal is online version of Hang Tuah medical journal with print issn number 1693-1238 and electronic ISSN number 2598-4861. The articles publishes in areas such as: Biomedicine, Biomedical Engineering, Healthcare and Pharmaceuticals, epidemiology, infections, biochemistry, molecular biology, applied microbiology, cellular physiology, cellular nutrition in health and disease, public health and biochemical engineering. Original scientific researches, timely reviews, short communications, and letters to the editor related to the research and practice of Hang Tuah Medical journal are encouraged. At present, there is no page charge for this journal.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 2 (2019)" : 9 Documents clear
Profil Penderita Keterlambatan Bicara Dengan Pemeriksaan ASSR di TOA Jala Puspa Rumkital Dr. Ramelan Surabaya Tahun 2016 - 2017 GUNAWAN, YOICE EMILIA; POERWANTININGROEM, PRIJANTI EKA
Hang Tuah Medical journal Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v16i2.151

Abstract

Background: Speech and language delay is experienced by 5-8% of preschoolers and 17% of 5-year-olds. Delay in speech can be caused by hearing loss, brain disorders (such as mental retardation, receptive and / or expressive language-specific disorders), autism or disorders of the mouth organs that make it difficult for children to pronounce words (known as articulation disorders). The procedure for delay in speech depends on the cause, and also involves cooperation between pediatricians, other related specialists, speech therapists and of course parents.Aim: to investigate the profile of patients with speech delay with ASSR examination at TOA Jala Puspa RUMKITAL DR. RAMELAN SurabayaResearch methods: This research is a descriptive research. 57 medical record data are recorded, checked for completeness, analyzed in descriptive form then presented in the form of diagrams and tables.Results: The average age of people with speech delay is 2.67 years. Most patients are male. The most prenatal history experienced by people with delayed speech is Rubella infection. The most history of Christmas is hyperbilirubinemia. Most postnatal history is autism. Hearing examination using ASSR mostly shows profound hearing loss.Keywords: Speech delay, ASSR, TOA Jala Puspa
Hubungan antara Insomnia dengan Kualitas Hidup Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta DATON, PATRICIA ADELIA; UINARNI, HERLINA; JOEWANA, SATYA
Hang Tuah Medical journal Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v16i2.108

Abstract

Latar Belakang: Insomnia masih merupakan masalah kesehatan yang mendunia. Insomnia didefinisikan sebagai kesulitan tidur yang berhubungan dengan onset tidur, kemampuan mempertahankan tidur, durasi, dan kualitas tidur. Insomnia dapat menyebabkan disfungsi aktivitas di siang hari, yang dapat berdampak buruk pada kualitas hidup. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara insomnia dengan kualitas hidup pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta.Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode cross-sectionalyang dilakukan pada 107 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta yang memenuhi kriteria inklusi. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian Insomnia Severity Index(ISI) untuk menilai tingkat insomnia, dan kuesionerWorld Health Organization Quality of Life - BREF(WHOQOL-BREF) untuk menilai kualitas hidup.Hasil: Dari data yang dikumpulkan, ditemukan sebanyak 65 responden (60,75%) memiliki insomnia. Gambaran kualitas hidup buruk didapatkan pada responden dengan insomnia yaitu sebanyak (49,2%) pada domain fisik, sebanyak (63,1%) pada domain psikologis, sebanyak (63,1%) pada domain hubungan sosial, dan sebanyak (43,1%) pada domain lingkungan. Hasil p yang didapat dari analisa adalah 0,000 untuk domain fisik, 0,000 untuk domain psikologis, 0,022 untuk domain hubungan sosial, dan 0,010 untuk domain lingkungan.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara insomnia dengan kualitas hidup pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta.
Evaluasi Hasil Histerosalpingografi Pasien Infertil dengan Nyeri dan Laparoskopi di Rumkital Dr. Ramelan Surabaya PRAKASA, NANDA PUTRA; TARUNA, DODY; HERDIYANTINI, MITA
Hang Tuah Medical journal Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v16i2.140

Abstract

Nanda Putra Prakasa*, Mita Herdiyantini**, Dody Taruna****Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya**Departemen/SMF Obstetri Ginekologi, RSUD Dr.Soetomo, Surabaya***Departemen Faal, Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah SurabayaABSTRAKLatar Belakang:Infertilitas merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi. Infertilitas dapat disebabkan oleh faktor servik, faktor uterus, faktor tuba dan peritoneum, faktor ovulasi dan faktor sperma pada pria. Kelainan faktor tuba dan peritoeum utama adalah endometriosis dan PID, yang secara klinins memberikan keluhan nyeri.Pemeriksaan faktor tuba dan peritoneum sulit dikerjakan, diperlukan peralatan laparoskopi dan dokter ahli laparoskopi.Sedangkan alat yang paling mudah, murah, tidak invasif dan lebih luas digunakan untuk mengetahui faktor tuba adalah dengan pemeriksaan Histerosalpingografi (HSG). HSG hanya dapat meilhat patensi tuba, faktor peritoneum tidak.Tujuan: Menilai hubungan antara keluhan nyeri dan hasil pemeriksaan histerosalpingografi dengan hasil pemeriksaan laparoskopiMetode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional yang bersifat retrospektif longitudinaldengan menggunakan data sekunder dan rekam medis dimana menggunakan Pasien wanita infertil yang telah dilakukan pemeriksaan HSG sebelumnya, yang dilakukan laparoskopi dan tercatat di Poli Kandungan Rumkital dr. Ramelan Surabaya bulan Januari 2013 - Desember 2017 sebagai populasinya dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 30 responden. Kemudian analisis data dihitung menggunakan Chisquare test, Uji Fisher Exact Test. Dilakukan analisis deskriptif juga untuk data yang ada dengan menilai Sensitifitas, Spesifisitas, Nilai Ramal Positif dan Nilai Ramal NegatifHasil:Hasil dari analisis data menunjukkan adanyahubungan antara keluhan nyeri dengan hasil pemeriksaan laparoskopi pada pasien infertil serta adanya hubungan antara hasil pemeriksaan HSG dengan hasil pemeriksaan laparoskopi pada pasien infertil di Rumkital Dr. Ramelan SurabayaKesimpulan: Terdapat hubungan antara keluhan nyeri dan hasil pemeriksaan histerosalpingografi dengan hasil pemeriksaan laparoskopi.Kata kunci: Histerosalpingografi, Infertil, Nyeri, Laparoskopi.Koresponden: Nanda Putra Prakasa, Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, Telp: +6281334504580, Email : nputra539@yahoo.co.id
Hubungan Tekanan Darah dengan Volume Pendarahan Intraserebral pada Pasien Stroke Hemoragik di Ruang Rawat Inap Saraf Rumkital Dr Ramelan Surabaya YULIAN, KENNY; ADAM, OLIVIA MAHARDANI; DEWI, LESTARI
Hang Tuah Medical journal Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v16i2.176

Abstract

ABSTRACTBackground. Hemorrhagic stroke is a spontaneous bleeding in the brain that is usually life threatening. The most common risk factor of hemorrhagic stroke is hypertension. Hypertension can cause change in the structure of the artery wall which can cause the blood vessels near the brain to rupture easily. Purpose. To analyze the correlation between blood pressure and intracerebral haemorrhage volume in hemorrhagic stroke patients in Dr. Ramelan Navy Hospital neurologic ward.  Method. This research is using a cross sectional study design. This study is done using primary data collection, using the head CT Scan result to measure the patient’s intracerebral hemorrhage volume and patient’s ER admission data for the blood pressure. Results. The study is performed to 26 haemorrhagic stroke patients who fits the inclusion and exclusion criteria. Correlation test shows no correlation between blood pressure and intracerebral haemorrhage volume in haemorrhagic stroke patients in Dr. Ramelan Navy Hospital neurologic ward, with significance (p) value of 0.888 > α (0.05). Conclusion. There is no correlation between blood pressure and intracerebral haemorrhage volume in haemorrhagic stroke patients in Dr. Ramelan Navy Hospital neurologic ward.Keywords: Blood Pressure, Intracerebral Haemorrhage Volume, Haemorrhagic Stroke ABSTRAKLatar belakang. Stroke hemoragik adalah pendarahan otak spontan yang seringkali mengancam jiwa. Faktor resiko utama terjadinya stroke hemoragik adalah adanya hipertensi. Hipertensi dapat menyebabkan perubahan struktur dinding arteri sehingga pembuluh darah didekat otak mudah ruptur. Tujuan penelitian. Mengetahui hubungan antara tekanan darah dengan volume pendarahan intraserebral pada pasien stroke hemoragik di ruang rawat inap saraf RUMKITAL Dr. Ramelan Surabaya. Metode penelitian. Penelitian ini adalah penelitian dengan desain cross sectional study. Penelitian ini dilakukan dengan perolehan data primer, yaitu berupa hasil CT scan kepala untuk mengetahui volume pendarahan intraserebral pasien dan data pasien saat masuk IGD untuk tekanan darah pasien. Hasil. Penelitian dilakukan pada 26 pasien stroke hemoragik yang masuk kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil uji korelasi menunjukkan tidak ada hubungan antara tekanan darah dengan volume pendarahan intraserebral pada pasien stroke hemoragik di ruang rawat inap saraf RUMKITAL Dr. Ramelan Surabaya, dengan nilai signifikansi (p) = 0.888 > α (0.05). Kesimpulan. Tidak ada hubungan antara tekanan darah dengan volume pendarahan intraserebral pada pasien stroke hemoragik di ruang rawat inap saraf RUMKITAL Dr. Ramelan Surabaya.Kata Kunci : Tekanan Darah, Volume Pendarahan Intraserebral, Stroke Hemoragik
Pengaruh Pemberian Ekstrak Temulawak (Curcuma Xanthorrizha Roxb.) Terhadap Level Nekrosis pada Jaringan Lien Mencit Putih (Mus Musculus L.) Jantan Galur Balb/C yang Diinokulasi Plasmodium berghei anka ARSYA, MUHAMMAD REYHAN; UTAMI, PRAWESTY DIAH; IRMAWATI, IRMAWATI
Hang Tuah Medical journal Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v16i2.122

Abstract

AbstractBackground : Malaria is a disease caused by the Plasmodium parasite and is transmitted by the Anopheles mosquito and is still a health problem in Indonesia due to high mortality and morbidity. One form of a severe complication of malaria in addition to cerebral malaria is a function failure of the spleen. Today, the management of malaria is increasingly limited due to resistance. Therefore, further development is needed to find new innovations in malaria treatment.Purpose : The purpose of this study was to determine the effect of temulawak rhizome extract (Curcuma xanthorhizza Roxb.) On the level of necrosis in the spleen tissue of male BALB / c mice (Mus musculus L.) inoculated with Plasmodium berghei ANKA.Methods :Experimental research used a post-test only control group design that used five groups of mice. One group of mice was left normal while the other four groups were inoculated with Plasmodium berghei ANKA, positive control groups were given aquades and three treatment groups treated with temulawak extract (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) With a dose of 150 mg / KgBB, 100 mg / KgBB, and 50 mg / KgBB for four day. On the fifth day an observation of the level of necrosis in the spleen organ of mice to determine the level of necrosis by histopathological examination using a light microscope.Conclusion and Result : The results of this study indicate that the administration of ginger rhizome extract (Curcuma xanthorriza Roxb.) Has an influence on the level of necrosis of male mice (Mus musculus L.) BALB / c inoculated with Plasmodium berghei ANKA α = 0,002 (ρ<0,05), where the administration of temulawak extract can increase necrosis levels compared to the control group . This is probably due to the lack of temulawak extract dosage and lack of observation in this study. Keywords : Malaria, curcuma (Curcuma xanthorrhiza Roxb.), Necrosis level, Plasmodium berghei ANKA
Hubungan Usia Menarke Dan Tungkai Mahasiswi Umur 18-20 Tahun Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya Semester 1 Tahun Ajaran 2017/2018 HAQ, QONNITAH JUHANNA; RIAMI, RIAMI
Hang Tuah Medical journal Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v16i2.102

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Menarche menurut World Health Organization (WHO) adalah datangnya haid pertama bagi remaja. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja ialah datangnya haid yang pertama ini datang dinamakan menarche. Menarche sebenarnya hanyalah puncak dari serangkaian perubahan yang terjadi pada seorang gadis yang sedang menginjak dewasa. Pada perempuan, menarche menandai transisi ke masa dewasa, menarche merupakan tanda bahwa remaja puteri kini telah menjadi seorang perempuan dan dapat mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai seorang perempuan dewasa.                                   Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan antara usia menarche dengan panjang kaki mahasiwi FK UHT semester 1 tahun ajaran 2017/2018. Metode Penelitian : Metode penelitian menggunakan metode survey dengan pengisian kuisioner oleh subyek penelitian dan pengukuran oleh peneliti. Populasi yang digunakan adalah mahasiswi semester 1 di FK UHT. Pada tahun ajaran 2017/2018, mahasiwa semester 1 FK UHT sebanyak 221 orang, terdiri dari 83 mahasiswa dan 139 mahasiswi. Jadi populasi yang di pakai berjumlah 139 orang, dengan jumlah sampel seanyak 58 mahasiswi. Teknik penentuan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data usia menarke diperoleh dengan cara menyebarkan kuesioner dan data mengenai panjang kaki diperoleh dengan cara mengukur panjang kaki menggunakan pita pengukur dengan ketelitian 0,1 cm. Hasil : Hasil penelitian menemukan bahwa tidak terdapat hubungan antara usia menarke dengan panjang kaki mahasiswi FK UHT semester 1 tahun ajaran 2017/2018, terbukti dengan nilai Sig. = 0,479 (> 0,05). Kesimpulan : Kesimpulan yang bisa diambil dari penelitian ini adalah bahwa tidak terdapat hubungan antara usia menarke dengan panjang kaki mahasiswi FK UHT semester 1 tahun ajaran 2017/2018. Kata kunci : Usia Menarke dan Panjang KakiABSTRACTBackground : According to the WHO, menarche is the first menstruation in adolescente. The most important event occuring in teenage girls is their first period caled the menarche. Menarch is a culmination of a series of change in an adult woman. In women, menarche marks a transition to adulthood, a sign that teenage daughters have now become a woman and can assume the duties and responsibilities of an adult woman. Aim : This study aims to find the relationship between the age of menarche and leg length of female students of hang tuah medical faculty in their first semester, attending the 2017/2018 academic year.  Material and Methods : This research uses a survey method for research subjects by filling questionaires and the measurement is done by the researcher. The population includes 58 female students from first semester medical faculty of hang tuah university students as much as 221 people consisting of 83 male students and 139 female students. The technique of determining sample uses a simple random sampling technique. Data of menarche is obtained by distributing questionaires and the data on leg length is acuired by measurement by the researcher using a measuring tape with prescision of 0,1 cm. Results : The result of the research found that there is no correlation between age of menarke with length of student's leg UHT FK semester 1 academic year 2017/2018, proved by value of Sig. = 0.479 (> 0.05). Conclusion : The conclusion that can be taken from this research is that there is no correlation between menarche age of menarke with length of student's leg UHT FK semester 1 academic year 2017/2018. Keyword : Age of menarche and Leg Length
Hubungan antara Indeks Massa Tubuh dan Tingkat Kebugaran Jasmani dengan Mengukur Vo2 Maks pada Nelayan Penyelam di Kelurahan Kedung Cowek Surabaya SARI, RATIH KUMALA; HADI, JANTO POERNOMO; WIJAYANINGRUM, LENA
Hang Tuah Medical journal Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v16i2.117

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Indeks massa tubuh (IMT) adalah teknik yang paling sering digunakan untuk mengukur lemak tubuh. Kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas fisik. Penurunan kebugaran jasmani dan peningkatan lemak tubuh merupakan faktor penting berkembangnya komorbiditas kardiovaskular. Kebugaran jasmani dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti genetik, usia,  IMT , aktivitas fisik, dan lain - lain. Peningkatan lemak tubuh berbanding terbalik terhadap VO2 Maks, sehingga peningkatan indeks massa tubuh menyebabkan menurunnya kebugaran jasmani.Tujuan: Untuk mengetahui adanya hubungan antara indeks massa tubuh dan tingkat kebugaran jasmani dengan mengukur VO2 Maks pada nelayan penyelam di Kelurahan Kedung Cowek Surabaya.Metodologi: 49 responden diukur tinggi badan, berat badan, dan VO2 maks. IMT diukur dengan berat / tinggi badan kg/m2. VO2 Maks diukur dengan Queen’s College Step Test.  Korelasi dianalisis menggunakan Spearman’s Rho.Hasil: Hasil menunjukkan sebanyak 23 nelayan (46,9%) dengan IMT termasuk dalam kelompok normal, 10 nelayan (20,4%) kelompok gemuk tingkat ringan, 15 nelayan (30,6%) kelompok gemuk tingkat berat dan 1 nelayan yang termasuk dalam kelompok IMT kurus tingkat ringan. hasil analisis didapatkan korelasi negatif yang tidak signifikan antara IMT dan tingkat kebugaran jasmani (r= -0,010; p= 0,944).Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara IMT dan kebugaran jasmani.Kata Kunci: IMT, kebugaran jasmani, nelayan, VO2 Maks
Profil Electroencephalogram (EEG) Pasien Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Ramelan Surabaya Periode Januari 2018 sampai Desember 2018 TEDYANTO, ERIC HARTONO; UTAMI, NI KOMANG SRI DEWI; DIASVITRI, WIENTA
Hang Tuah Medical journal Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v16i2.157

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Elektroensefalogram atau rekam kelistrikkan otak adalah metode dalam neurofisiologi yang telah terbukti dapat diaplikasikan dalam ilmu kedokteran. Berbagai tipe dari ritme otak yang simultan menunjukkan bahwa aktivitas dari neuron korteks otak bergantung pada kondisi status mental seseorang. Tujuan: untuk mengetahui pola gelombang EEG pasien di RSAL dr. Ramelan Surabaya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode studi prevalensi. Teknik pengambilan sampling adalah Total Population yaitu semua pasien yang melakukan pemeriksaan EEG yang didapat dari rekam medik  ruang EEG RSAL dr. Ramelan Surabaya periode Januari 2018 sampai Desember 2018 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dari sampel. Hasil: Pasien yang paling sering melakukan pemeriksaan berdasarkan usia adalah usia balita, berdasarkan jenis kelamin adalah laki-laki, dan berdasarkan diagnosa klinis adalah konvulsif epilepsy dengan pola gelombang tersering yaitu SW.Kata kunci: elektroensefalogram, kelistrikkan otak, epilepsi.ABSTRACTIntroduction: An electroencephalogram (EEG) is an accepted method in neurophysiology with a wide application. Different types of brain rhythms indicate that simultaneous activity of the brain cortex neurons depend on the person’s mental state. Aim: to know the EEG pattern of patients at dr. Ramelan Naval Hospital Surabaya. Method: this research is a descriptive research with prevalence study method. Using total population for sampling, all patients who did the electroencephalogram examination at dr. Ramelan Naval Hospital Surabaya period January 2018 until December 2018. Result: Toddlers were the most frequently patients who did electroencephalogram examination. Based on sex, male were the most frequent. Based on clinical diagnose, patient with convulsive epilepsy are the most frequent with SW wave result.Keywords: electroencephalogram, brain activity, epilepsy.
Aktivitas Ekstrak Buah Takokak (Solanum torvum) terhadap Mortalitas Cacing Gelang Dewasa CANDRA, MARTHA VINDA; LUKAS, JONATHAN LOODY LOODY; ADRIANI, LOLA; ADRIANTO, HEBERT
Hang Tuah Medical journal Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v16i2.182

Abstract

Latar belakang: Penyebab terbanyak penyakit infeksi cacing di masyarakat adalah kelompok Soil Transmitted Helminths (STH), salah satunya adalah cacing gelang (Ascaris lumbricoides). Indonesia memiliki banyak tanaman obat yang dapat dimanfaatkan karena tanaman tersebut mudah didapat, harganya terjangkau dan aman dari berbagai macam efek samping dibandingkan dengan obat sintetis, salah satunya takokak (Solanum torvum). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak buah takokak (S. torvum) dapat memberikan efek antelmintik terhadap cacing A. suum dan berapa konsentrasi yang dapat membunuh cacing A. suum.Metode: Penelitian ini menggunakan lima konsentrasi dan kontrol positif, yaitu albendazole. Kematian cacing diobservasi dalam beberapa jam, yaitu 6 jam, 24 jam, 45 jam dan 48 jam. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisa dengan menggunakan analisis deskriptif dan probit.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mortalitas cacing dewasa meningkat seiring dengan meningkatnya konsentrasi ekstrak. Nilai LC90 dan LC99 ekstrak adalah 747,589 ppm dan 1002,313 ppm dalam waktu 48 jam. Peningkatan konsentrasi ekstrak juga menyebabkan warna tubuh cacing dewasa Ascaris suum semakin gelap.Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol buah S. torvum dapat memberikan efek antelmintik terhadap cacing Ascaris suum secara in vitro. Kata kunci: antelmintik, ekstrak etanol, buah takokak, Solanum torvum, Ascaris suum

Page 1 of 1 | Total Record : 9