cover
Contact Name
Fitri Handajani
Contact Email
medical.journal@hangtuah.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ithonk.metz@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Hang Tuah Medical journal
ISSN : 16931238     EISSN : 25984861     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Hang Tuah Medical Journal is medical journal which is publish regulary every 6 month in Mei and November. This journal is online version of Hang Tuah medical journal with print issn number 1693-1238 and electronic ISSN number 2598-4861. The articles publishes in areas such as: Biomedicine, Biomedical Engineering, Healthcare and Pharmaceuticals, epidemiology, infections, biochemistry, molecular biology, applied microbiology, cellular physiology, cellular nutrition in health and disease, public health and biochemical engineering. Original scientific researches, timely reviews, short communications, and letters to the editor related to the research and practice of Hang Tuah Medical journal are encouraged. At present, there is no page charge for this journal.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 15, No 1 (2017)" : 9 Documents clear
Variasi anatomi jumlah tendon musculus extensor antebrachii di laboratorium anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya ISLAM, YOEFAN FAISAL
Hang Tuah Medical journal Vol 15, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v15i1.10

Abstract

Latar Belakang. Pengetahuan tentang anatomi dan variasi pada tendon ekstensor  dorsum tangan penting untuk anatomist,  juga untuk ahli bedah. Tangan merupakan salah satu organ manusia paling sering terluka. Kontraksi sinergis otot extensor bersama otot flexor penting untuk mencengkram pada objek yang berbeda pada kehidupan. Sehingga diperlukan penelitian otot ekstensor untuk meminimalisir kekeliruan dalam pembedahanTujuan. Untuk mengetahui variasi anatomi jumlah tendon otot ekstensor lengan bawah.Metode. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang telah dilakukan di Laboratorium Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya pada bulan agustus 2016. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel seluruh preparat basah tangan yang berjumlah 12 preparat basah.tangan manusiaHasil dan Kesimpulan. Variasi jumlah tendon musculus ekstensor digitorum 1 yang berjumlah 1 ada 10 (90,9 %) , berjumlah 2 ada 1 (9,1 %).Jumlah tendon musculus ekstensor digitorum 2 yang berjumlah 1 ada 10 (83,3 %), yang berjumlah 2 ada 2 (16,7 %). Jumlah tendon musculus ekstensor digitorum 3 yang berjumlah 1 ada 1 (8,3 %), yang berjumlah 2 ada 9 (75 %) dan berjumlah 3 ada 2 (16,7 %). Jumlah tendon musculus abductor policis longus (APL) Yang berjumlah 1 ada 11 (91,7 %) sedangkan yang berjumlah 3 ada 1 (8,3 %). Jumlah tendon musculus ekstensor policis brevis (EPB) seluruhnya berjumlah 1. Jumlah tendon musculus ekstensor policis longus (EPL) yang berjumlah 1 ada 11 (91,7 %), yang berjumlah 2 ada 1 (8,3 %). Variasi jumlah tendon musculus ekstensor digiti minimi (EDM) yang berjumlah 1 ada 3 (25 %), yang berjumlah 2 ada 9 (75 %). Dimana yang mempengaruhi penelitian ini adalah usia dan rasKata Kunci: Tendon Ekstensor Lengan Bawah, variasi, anatomi, jumlah,
Karakteristik wanita dengan perdarahan uterus abnormal di poli kandungan Rumah Sakit Angkatan Laut dr Ramelan Surabaya tahun 2016 WARDANI, RISKA AULIA
Hang Tuah Medical journal Vol 15, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v15i1.11

Abstract

Latar Belakang : Perdarahan Uterus Abnormal (PUA) merupakan salah satu penyebab perdarahan abnormal pervaginam pada masa reproduksi wanita. PUA dapat disebabkan oleh berbagai faktor yaitu dapat berupa kelainan struktural maupun non struktural. FIGO mengklasifikasikan 9 penyebab PUA disusun sesuai dengan akronim ‘PALM-COEIN’.Metode : Desain penelitian deskriptif retrospektif dan pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Sumber data yang digunakan merupakan data sekunder yang berasal dari rekam medis pasien yang telah didiagnosa dengan PUA.Hasil : Terdapat 82 kasus PUA dengan distribusi terbanyak pada kelompok usia 41-50 tahun (48,8%). Kasus PUA terbanyak dengan agama Islam (90,3%), pendidikan terakhir diploma dan sarjana (46,3%), pekerjaan sebagai pegawai negeri yang mencakup PNS, TNI, dan Polri (41,5%), tinggal di kota Surabaya (74,4%), telah menikah (80,5%), Indeks Massa Tubuh normal (65,8%), dan paritas multipara (56,1%). Penyebab terbanyak yang diklasifikasikan dalam PALM-COEIN ialah ovulatory disfunction (37,8%) dan penatalaksaan dengan medikamentosa (73,1%).Kesimpulan : Dari 82 kasus PUA di poli kandungan RUMKITAL Dr. Ramelan Surabaya pada tahun 2016 ditemukan terbanyak pada kelompok usia 41-50 tahun, beragama Islam, pendidikan terakhir diploma dan sarjana, pekerjaan  Pegawai Negeri, tinggal di Kota Surabaya, telah menikah, IMT normal, paritas multipara, penyebab PUA ovulatory disfunction, dan penatalaksanaan medikamentosa.Kata Kunci : Karakteristik, Perdarahan Uterus Abnormal, Sosiodemografi, Klasifikasi PALM-COEIN.
Semen Analysis Profile on Varicocele Patients at Dr. Ramelan Navy Hospital Surabaya during Period 2015 WONGSODIHARJO, TIFFANY
Hang Tuah Medical journal Vol 15, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v15i1.4

Abstract

ABSTRACTBackground: Infertility has affected about 10–15 percent married couples. Almost half of infertility cases have been attributed to men with low sperm motility (asthenozoospermia), low sperm count (oligozoospermia) and abnormal sperm morphology (teratozoospermia). Sperm motility is one of the major determinants of male fertility and is required for successful fertilization. Semen analysis is a method to know the quality of semen. Semen analysis consists of macroscopic and microscopic examination of sperm cells, which are concentration, motility and morphology of sperm cells. Objective: This study aimed to obtain the semen analysis profile on varicocele patients at DR. Ramelan Navy Hospital Surabaya during period 2015.Method: This study used descriptive research design and quantitative method, by using the secondary data were collected from medical records during January – December 2015. Result: In this study the semen analysis of 36 patients with varicocele, 3 patients (8,33%) with oligozoospermia, 10 patients (27,78%) with asthenozoospermia, 20 patients (55,55%) with oligoasthenozoospermia, 3 patients (8,33%) with extreme oligoasthenozoospermia. Conclusion: This study has concluded that all varicocele patients have abnormalities in semen analysis (none of the sperm quality results within normal limits).
Hubungan Lama Membaca dan Menggunakan Komputer Dengan Ametropia pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Hang Tuah Semester VII Tahun Ajaran 2016-2017 ANGRIYANTO, KEVIN
Hang Tuah Medical journal Vol 15, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v15i1.12

Abstract

Latar Belakang: Ametopia merupakan kelainan refraksi pada mata yang dapat menyebabkan kebutaan. Faktor lingkungan seperti kebiasaan beraktivitas dalam jarak dekat termasuk bermain komputer dan membaca dalam jarak dekat merupakan salah satu faktor resiko yang memegang peranan penting pada terjadinya ametropia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah aktivitas melihat jarak dekat berpengaruh  terhadap ametropia mahasiswa FK Hangtuah semester VII.Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif.  Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah semester VII sebanyak 70 orang. Data tentang lama membaca dan menggunakan komputer pada mahasiswa diperoleh dengan menggunakan kuisioner, sedangkan status refraksi mahasiswa diperoleh dengan menggunakan Snellen chart dan kartu kacamata.Hasil: Dari 70 sampel, perempuan 38 (54,3%) dan laki – laki 32 (45,7%).  Didapatkan 43 orang (61,4%) menderita ametropia sedangkan 27 orang (38,6%) tidak menderita miopia. Analisa data menggunakan korelasi Spearman menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara membaca dan menggunakan komputer dengan resiko terjadinya ametropia dengan nilai p<0,05 (p<α) dengan hubungan yang searah.Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara lama melihat dari jarak dekat dengan resiko ametropia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah semester VII. Kata Kunci: Lama membaca, lama menggunakan komputer, aktivitas melihat dekat, ametropia
EDTA-Dependent Pseudothrombocytopenia(EDP) Dengan Pemeriksaan Immature Platelet Fraction (IPF) Yang Tinggi RAHARJO, BUDIONO; HADI, SHOLICHUL
Hang Tuah Medical journal Vol 15, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v15i1.7

Abstract

Latar Belakang: Pseudothrombocytopenia adalah fenomena dimana jumlah trombosit yang dilaporkan oleh alat hitung otomatis jumlahnya lebih sedikit dibandingkan jumlah sesungguhnya pada sirkulasi invivoKasus: Seorang laki-laki 53 tahun kontrol rutin untuk penyakit diabetes melitus. Pada pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pada pemeriksaan darah lengkap pertama dengan menggunakan antikoagulan Ethylene Diamine Tetraacetic Acid (EDTA) didapatkan hemoglobin 15,7 gr/dL, MCV 82,3 µm3, MCH 30,3 pg, MCHC  36,8 %, Eritrosit:5,19 jt/L,  RDW 11,8 %, Hematokrit 42,7 %, leukosit 7.270/cmm,  trombositopenia dengan jumlah trombosit 15.000/cmm dan immature platelet fraction (IPF) 49,8 %. Pada pemeriksaan darah lengkap kedua dengan menggunakan antikoagulan natrium citrat didapatkan hemoglobin 15,2 gr/dL, MCV 81,4 µm3, MCH 30,1 pg, MCHC  37,0 %, Eritrosit:5,05 jt/L,  RDW 11,4 %, Hematokrit 41,1 %, leukosit 9.690/cmm, thrombosit menjadi 222.000/cmm dan IPF sebesar 5.1%. Pada hapusan darah tepi sampel pertama ditemukan trombosit yang bergerombol (clumping).Diskusi: .EDTA-dependent pseudothrombocytopenia (EDP) merupakan fenomena invitro yang disebabkan oleh protein spesifik dari sampel yang hanya bereaksi dengan trombosit apabila terdapat EDTA dan menyebabkan clumping. Pada perubahan pemeriksaan IPF yang tinggi dengan menjadi normal dapat disebabkan oleh EDP.Simpulan: Apabila ditemukan pemeriksaan IPF yang tinggi dengan trombositopenia maka sebaiknya dilakukan pemeriksaan hapusan darah tepi untuk melihat ada tidaknya thrombosit yang bergerombol Kata Kunci: EDTA-dependent pseudothrombocytopenia (EDP), trombositopenia, IPF
Midline Granuloma LINGGAWAN, STEPHANI
Hang Tuah Medical journal Vol 15, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v15i1.6

Abstract

Pendahuluan:Midline granuloma atau nasal type extranodal T/NK-cell non-Hodgkin’s lymphoma sering menimbulkan berbagai permasalahan.Pembahasan:Midline granuloma adalah kelainan bagian tengah wajah dengan ciri khas destruksi dan ulserasi yang progresif, meliputi hidung, sinus paranasal, palatum, mata, serta jaringan lunak wajah.Etiologi dan patofisiologi belum jelas antara reaksi radang dan tumor. Midline granuloma termasuk dalam penyakit granuloma hidung berdasarkan pemeriksaan biopsi, sedangkanThe Revised European American Lymphoma (REAL) / Wordl Health Organization (WHO) mengelompokkan midline granuloma dalam extranodal T/NK-cellnon-Hodgkin’s lymphoma berdasarkan pemeriksaan imunohistologi. Infeksi virus Epstein-Barr (EBV) 90-100% terlibat dalam proses pembentukan tumor.Diagnosis sulit dan diagnosis banding luas, sehingga diperlukan anamnesis dan pemeriksaan yang lengkap, terutama biopsi, imunohistologi, dan sitogenetik didapatkan gambaran nekrosis disertai destruksi dan ulserasi pembuluh darah, radang dengan infiltrat sel pleomorfik, CD56+, CD3+, protein sitotoksik+, dan EBV+. Penatalaksanaan dengan radioterapi, kemoterapi, transplantasi sumsum tulang, dan imunoterapi. Komplikasi dapat terjadi lokal maupun sistemik dengan penyebaran ke sirkulasi darah tepi, jaringan lunak, paru-paru, hati, kulit, saluran pencernaan, testis, saraf pusat, dan sumsum tulang. Prognosis buruk, hanya kurang dari 50% penderita yang berespon lengkap setelah kemoterapi dan radioterapi. Prognosis dapat dinilai dengan International Prognostic Index (IPI).Simpulan:DiagnosisMidline granulomasulit, penatalaksanaan sering terlambat, sedangkan sifatnya yang progresif menimbulkan berbagai komplikasi, sehinggasemakin memperburuk prognosis. Kata Kunci: midline granuloma, EBV, biopsi, imunohistologi, sitogenetik
Pengaruh pemberian ekstrak etanol bunga Kamboja (Plumeria rubra L.) terhadap pertumbuhan bakteri Shigella dysenteriae dengan metode difusi sumur MINDASARI, APRILIA
Hang Tuah Medical journal Vol 15, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v15i1.8

Abstract

Latar Belakang. Disentri yang disebabkan oleh bakteri (Disentri basiler) atau shigellosis disebabkan oleh kuman genus Shigella (penyebab disentri yang terpenting dan tersering). Resistensi antimikroba dari strain Shigella dikaitkan dengan penggunaan antimikroba secara umum dalam populasi. Tanaman kamboja (Plumeri rubra) yang merupakan tanaman hias. Namun tanaman kamboja telah digunakan sebagai obat sejak zaman dulu, terutama di daerah kepulauan Pasifik, Asia Timur, dan Polinesia. Khasiat bunga kamboja secara medis belum dibuktikan, tetapi secara empirik sudah banyak digunakan sebagai bahan obat.Metode. Penelitian eksperimental laboratorium menggunakan metode post test only control grup design. Metode yang dilakukan pada penelitian kali ini merupakan metode difusi sumur dengan menggunakan perbedaan dosis pada perlakuan. Dengan 4 konsentrasi: 12,5 %, 25 %, 50 %, 100 % dan Tetrasiklin dengan dosis 50mg sebagai kontrol positif  serta Aquadest sebagai kontrol negatif. Dengan 4 kali pengulangan sesuai rumus federer.Hasil. Uji statistik Kruskal-Wallis, didapatkan hasil signifikansi sebesar 0,000. Jika α = 5%, maka H0 ditolak (karena α > signifikansi). Sehingga dapat disimpulkan Ekstrak Bunga Kamboja (Plumeria rubra L.) memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan bakteri Shigella dysenteriae. Dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney dengan hasil ada perbedaan Diameter Zona Hambat yang berbeda pada masing-masing dosis ekstrak Bunga Kamboja dan kontrolnya, kecuali pada dosis 12,5% dan kontrol (-). Dimana nilai signifikasinya adalah 1,000 dengan α = 5% maka (α < signifikansi) dan H0 diterima yang artinya tidak ada perbedaan Diameter Zona Hambat bakteri antara ekstrak bunga kamboja (Plumeria rubra L.) dengan dosis 12,5% dan Kontrol Negatif.Kesimpulan. Terdapat pengaruh ekstrak bunga kamboja (Plumeria rubra L.) terhadap bakteri Shigella dysenteriae.Kata Kunci. Shigella dysenteriae, Antimikroba, Plumeria rubra L.
Efek Pemberian Ekstrak Biji dan Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya Linn) terhadap Kadar Kolesterol Total dan Trigliserida Tikus Putuh Jantan Galur Wistar (Rattus norvegicus) yang Diberi Diet Tinggi Lemak YANTI, ESA PUTRI RIDHA
Hang Tuah Medical journal Vol 15, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v15i1.13

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang.  Di Indonesia angka kejadian penyakit kardiovaskuler menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun dan salah satu faktor resikonya adalah hiperlipidemia terutama hiperkolesterolemia. Penelitian menyatakan bahwa kandungan biji pepaya yang berpotensi menyebabkan efek hiperkolesterolemik adalah flavonoid, saponin, dan tanin. Pada skrining fitokimia untuk daun pepaya menunjukkan adanya alkaloid, flavonoid, tanin, dan glukosida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian ekstrak biji pepaya dan ekstrak daun pepaya terhadap kadar kolesterol total dan trigliserida tikus putih jantan galur wistar yang diberi diet tinggi lemak.Metode.  Penelitian ini menggunakan rancangan Post Test Only Control Group design. Teknik pengambilan sampel dengan metode simple random sampling. Sampel penelitian yang digunakan adalah 32 ekor tikus Rattus norvegicus putih jantan yang dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok control negative, kelompok hewan coba yang diberi diet tinggi lemak, kelompok hewan coba yang diberi diet tinggi lemak dan ekstrak daun papaya, dan kelompok hewan coba yang diberi diet tinggi lemak dan ekstrak biji papaya. Penelitian dilakukan di Laboratorium Biokimia Universitas Hang Tuah Surabaya.Hasil.  Hasil analisis Kruskal – Wallis dan One Way Anova test menunjukkan penurunan kadar trigliserida dan kolesterol total yang tidak signifikan pada kelompok yang diberi diet ekstrak daun pepaya dan kelompok yang diberi ekstrak biji pepaya (p >0,05).Kesimpulan.  Pemberian ekstrak biji papaya dan ekstrak daun tidak menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida.Kata Kunci : Trigliserida, Kolesterol Total, Diet Tinggi Lemak, Ekstrak Biji Pepaya, Ekstrak Daun Pepaya.
Hubungan antara indeks massa tubuh (imt) dengan kejadian dismenore primer pada mahasiswi semester 7 Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya ACINTYA, SAGUNG
Hang Tuah Medical journal Vol 15, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v15i1.9

Abstract

Latar Belakang: Dismenore, nyeri saat periode menstruasi, angka kejadiannya sangat tinggi. Terdapat banyak faktor yang dapat menyebabkan dismenore, salah satunya adalah Indeks Massa Tubuh (IMT). Wanita dengan IMT kurang bisa mengalami dismenore, begitu juga dengan wanita yang memiliki IMT lebih sampai gemuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara IMT dengan kejadian dismenore primer pada mahasiswi semester 7 Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desiain cross-sectional yang dilaksanakan pada bulan Januari 2017. Penelitian ini menggunakan pengukuran IMT berdasarkan berat badan dan tinggi badan. Setelah itu dilakukan pengelompokan IMT normal dan tidak normal (kurang dan lebih-gemuk). Pengukuran dismenore dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Responden penelitian ini berjumlah 55 mahasiswi Semester 7 Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah yang memenuhi kriteria inklusi, namun tidak memenuhi kriteria eksklusi.Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dari total 55 responden,  yang mengalami dismenore sebanyak 40 responden (72,7%). Dari 40 responden yang mengalami dismenore didapatkan 14 responden (35%) mempunyai IMT yang tidak normal, sedangkan 26 responden (65%) mempunyai IMT normal. Sementara itu dari 15 responden yang tidak mengalami dismenore, hanya 1 responden (6,7%) yang mempunyai IMT tidak normal dan 14 responden (93,3%) mempunyai IMT yang normal.Kesimpulan: Hasil penghitungan resiko relatif (RR) menunjukkan bahwa responden dengan IMT tidak normal memiliki resiko mengalami dismenore 1,436 kali lebih tinggi dibandingkan responden yang mempunyai IMT normal. Dari analisis Spearman didapatkan hasil p =0,036. Oleh karena p<0,050 maka dapat ditarik kesimpulan terdapat hubungan signifikan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kejadian dismenore primer pada mahasiswi semester 7 Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah. Kata kunci: Dismenore, Nyeri Menstruasi, Indeks Massa Tubuh

Page 1 of 1 | Total Record : 9