cover
Contact Name
Dwi Novrianda
Contact Email
dwinovrianda@nrs.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dwinovrianda@nrs.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
NERS Jurnal Keperawatan
Published by Universitas Andalas
ISSN : 1907686X     EISSN : 24610747     DOI : -
Core Subject : Health,
NERS: Jurnal Keperawatan focuses its article in the field of nursing, which is the branch of health sciences. The scope of this journal articles are: 1. Medical adn Surgical 2. Emergency 3. Pediatric 4. Maternity 5. Psychiatric 6. Family and Community 7. Geriatric
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue " Vol 9, No 2 (2013)" : 17 Documents clear
Hubungan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Konsep Diri Pada Remaja di SMPN 7 Pariaman Rahayuningsih, Atih; -, Deswita
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.756 KB) | DOI: 10.25077/njk.9.2.155-160.2013

Abstract

Konsep diri dapat dipengaruhi oleh setiap perubahan yang terjadi dalam kesehatan fisik, proses matang dari kematangan, perkembangan, dan sosiokultural. Masalah kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu masalah kesehatan terbanyak yang dialami remaja. Kebersihan diri salah satunya kebersihan gigi dan mulut dapat mempengaruhi konsep diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesehatan gigi dan mulut dengan konsep diri pada remaja di SMPN 7 Pariaman. Jenis penelitian ini adalah korelasi dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportionate stratified random sampling dengan jumlah responden 80 orang. Analisis data menggunakan uji korelasi spearman. Hasil penelitian didapatkan 66,3% remaja yang memiliki gigi dan mulut yang tidak sehat, 72,5% memiliki konsep diri positif. Hasil analisis mengunakan komputer menunjukan adanya hubungan kesehatan gigi dan mulut dengan konsep diri pada remaja di SMPN 7 Pariaman dengan arah positif, kekuatan korelasi sedang, dan signifikan (r= 0,408; p= 0,000). Berdasarkan hasil penelitian ini maka disarankan kepada institusi pelayanan yang terkait agar membuat suatu kebijakan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut secara berkala serta memberikan informasi dalam ruang lingkup kesehatan gigi dan mulut serta dampaknya dengan cara mengunjungi sekolah secara langsung.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Senam Nifas Terhadap Pengetahuan Primipara Tentang Senam Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Priscilla, Vetty; Wahyu, Wedya
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.723 KB) | DOI: 10.25077/njk.9.2.197-202.2013

Abstract

: Senam nifas merupakan kegiatan yang sangat penting dilakukan setelah persalinan, Salah satu tujuannya untuk mencegah komplikasi pada waktu nifas. Untuk meningkatkan pengetahuan ibu setelah persalinan terutama primipara tentang senam nifas adalah melalui pendidikan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan senam nifas terhadap pengetahuan primipara tentang senam nifas di wilayah kerja Puskesmas Lubuk buaya padang tahun 2013. Jenis penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan pre-posttest design, dengan jumlah sampel 19 orang primipara. Pengambilan data dimulai dari 23 Februari sampai 22 Maret dengan pengambilan sampel secara purposive sampling dengan menggunakan instrument kuosioner.Analisa data menggunakan wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan bahwa  primipara yang mempunyai pengetahuan baik sebanyak (10,5%) sebelum diberikan pendidikan kesehatan, setelah diberikan pendidikan kesehatan senam nifas primipara yang mempunyai pengetahuan baik sebanyak (84,2%), hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh pendidikan kesehatan senam nifas terhadap pengetahuan (p=0,000). Saran bagi puskesmas untuk dapat menjadikan senam nifas sebagai program rutin sebagai upaya pemulihan kesehatan ibu pasca persalinan
Pengaruh Terapi Murotal Terhadap Tingkat Kecemasan Menghadapi Persalinan Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Deswita, Deswita
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.798 KB) | DOI: 10.25077/njk.9.2.116-126.2013

Abstract

Kecemasan merupakan kondisi kejiwaan yang penuh dengan kekhawatiran akan apa yang mungkin terjadi. Menjelang hari-hari terakhir sebelum melahirkan, seorang calon ibu sering kali dilanda kecemasan menghadapi masa persalinan. Kecemasan menimbulkan dampak secara fisik maupun psikis pada janin, ibu dan proses persalinan yang dijalani nantinya. Salah satu penatalaksanaan secara non farmakologi adalah terapi murotal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi murotal terhadap tingkat kecemasan menghadapi persalinan. Jenis penelitian ini menggunakan quasy eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 12 orang ibu hamil trimester ketiga di wilayah kerja Puskesmas Andalas Padang dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner dan pengumpulan data dilakukan pada tanggal 4 Mei sampai 18 Mei 2013. Analisa data menggunakan wilcoxon dan hasil penelitian membuktikan ada pengaruh terapi murotal terhadap tingkat kecemasan menghadapi persalinan pada ibu trimester ketiga p = 0,007 (p<0,05). Terapi murotal efektif menurunkan tingkat kecemasan menghadapi persalinan ibu hamil trimester ketiga. Disarankan kepada institusi pelayanan kesehatan untuk dapat memberikan alternatif terapi seperti terapi murotal untuk membantu mengurangi kecemasan menghadapi persalinan.
Hubungan Faktor Individual, Sosial dan Pekerjaan dengan Kepuasan Kerja Perawat di Instalasi Gawat Darurat RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2013 Arief, Yulastri
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.818 KB) | DOI: 10.25077/njk.9.2.161-168.2013

Abstract

Ketidakpuasan karyawan dalam bekerja akan mengakibatkan suatu situasi yang tidak menguntungkan bagi organisasi maupun individual. Indikator ketidakpuasan kerja yang terlihat di IGD RS DR M Djamil adalah tingginya angka ketidakhadiran, meningkatnya angka kesakitan dan turn over serta masalah kedisiplinan kerja lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor individual (minat dan sikap), faktor sosial (interaksi sesama perawat dan dengan atasan) dan faktor pekerjaan (kondidi kerja dan pengawasan) dengan kepuasan kerja perawat di ruangan IGD RS DR M Djamil Padang. Desain penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study dimana populasi dan sampelnya adalah seluruh perawat pelaksana di ruangan IGD RS DR M Djamil Padang yang berjumlah 45 orang. Untuk mengetahui hubungan antar variabel dilakukan uji chi square. Untuk mengetahui variabel mana yang paling dominan dilakukan dengan uji regresi logistik.   Hasil uji statistik terdapat hubungan bermakna antara minat dengan kepuasan kerja (p=0,004), sikap dengan kepuasan kerja (p=0,003), interaksi karyawan dengan atasan dengan kepuasan kerja (p=0,000), pengawasan dengan kepuasan kerja (p=0,000), tidak terdapat hubungan bermakna antara interaksi sesama karyawan dengan kepuasan kerja (p=0,334), kondisi kerja dengan kepuasan kerja (p=0,727), sedangkan hasil uji regresi logistik didapatkan bahwa pengawasan adalah variabel yang paling dominan berhubungan dengan kepuasan kerja (p=0,002). Diharapkan hasil penelitian dapat digunakan oleh manajerial keperawatan untuk dapat lebih meningkatkan kepuasan kerja perawat dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan khususnya pelayanan keperawatan di IGD.
Pengaruh Pelatihan Berprilaku Caring Terhadap Kemampuan Caring Mahasiswa Praktek Profesi Fakultas Keperawatan Unand di RSUP Dr.M.Djamil Padang Gusty, Reny Prima
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.036 KB) | DOI: 10.25077/njk.9.2.203-211.2013

Abstract

Perilaku Caring perawat menjadi jaminan akan layanan perawatan bermutu,  karena Caring merupakan  intisari  keperawatan yang mengandung arti responsive antara perawat dengan klien. Oleh sebab itu fakultas keperawatan Unand berupaya   melakukan  pelatihan caring untuk membuat mahasiswa lebih siap memberikan pelayanan  keperawatan yang berkualitas ketika praktek profesi dan menghasilkan lulusan yang siap kerja.Penelitian bertujuan  melihat  Pengaruh Pelatihan Caring terhadap kemampun caring Mahasiswa Praktek Profesi Fakultas Keperawatan Unand. Jenis penelitian Quasi Esperimen pretest posttest one group design. Subjek penelitian Mahasiswa praktek profesi di RSUP Dr M Djamil Padang  berjumlah 22 orang dan tersebar di Sembilan ruang perawatan yaitu saraf, paru, interna pria, interna wanita, high care unit (HCU), bedah wanita, bedah pria, trauma centere dan ruang pemulihan. Instrumen menggunakan queationer dengan melihat 8 kemampuan caring  yaitu mendengar klien dengan penuh perhatian, memberi rasa aman,memberi sentuhan, membina hubungan saling percaya,tanggung jawab,pemberian informasi, sensitive terhadap klien, dan menghormati klien. Mahasiswa diberi pelatihan selama 2 hari dengan metode bedside teaching. Analisa data diolah dengan menggunakan uji  Marginal Homogenity untuk melihat Pengaruh Pelatihan Caring terhadap kemampun caring Mahasiswa Praktek Profesi Fakultas Keperawatan Unand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan berprilaku caring pada mahasiswa praktek profesi Fakultas Keperawatan Unand setelah diberi pelatihan dengan nilai p=0,000. Saran Menggunakan pendekatan pelatihan caring dalam kelompok kecil lebih bisa meningkatkan kemampuan psikomotor mahasiswa di lahan praktek. Dan dapat digunakan oleh bagian profesi sebagai sarat kelulusan utama
Hubungan Fungsi Pengarahan Kepala Ruangan Dengan Motivasi Kerja Perawat di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Susanti, Mira; Merdawati, Leni
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.64 KB) | DOI: 10.25077/njk.9.2.127-135.2013

Abstract

Fungsi pengarahan kepala ruangan yang optimal berdampak pada motivasi kerja perawat pelaksana. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui hubungan fungsi pengarahan kepala ruangan dengan motivasi kerja perawat pelaksana di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang tahun 2013. Disain penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh perawat pelaksana di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang yang berjumlah 75 orang. Pengumpulan data dilakukan secara angket dengan menggunakan kuesioner. Analisis univariat dengan statistic deskriptif berupa distribusi frekwensi dan presentase serta analisis bivariat dengan pengujian chi-square. Hasil univariat penelitian yaitu lebih dari separuh responden 56% memiliki motivasi kerja yang rendah, 57,3% mempersepsikan fungsi motivasi kepala ruangan kurang baik. 53,3% mempersepsikan fungsi supervisi kepala ruangan baik. 50,7% mempersepsikan fungsi komunikasi kepala ruangan kurang baik, 54,7% mempersepsikan fungsi kepemimpinan kepala ruangan kurang baik. Terdapat hubungan yang bermakna antara fungsi motivasi dengan motivasi kerja (p=0,038) Terdapat hubungan yang bermakna antara fungsi supervisi dengan motivasi kerja (p=0,022). Terdapat hubungan yang bermakna antara fungsi komunikasi dengan motivasi kerja (p=0,050). Terdapat hubungan yang bermakna antara fungsi kepemimpinan dengan motivasi kerja (p=0,034). Saran bagi RSI Ibnu Sina Padang agar dapat membuat kebijakan dalam meningkatkan kemampuan manajemen kepala ruangan untuk meningkatkan motivasi kerja perawat pelaksana. 
Kemandirian Ibu Postpartum Dalam Perawatan Bayi Baru Lahir dengan Menggunakan Pendekatan Model “Mother-Baby Care (M-BC)” Priscilla, Vetty
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.458 KB) | DOI: 10.25077/njk.9.2.169-176.2013

Abstract

: Ibu yang baru melahirkan membutuhkan sebuah pendekatan untuk dapat melakukan perawatan bayi baru lahir secara mandiri apalagi ibu tersebut merupakan ibu primipara salah satunya adalah model perawatan bayi baru lahir Mother-Baby Care (M-BC) merupakan sebuah pendekatan yang bertujuan untuk memandirikan ibu postpartum dalam melakukan perawatan bayi baru lahir. Tujuan penelitian untuk melihat efektifitas model M-BC dalam perawatan bayi baru lahir. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan mengunakan pretest-postest only dengan jumlah sample 20 orang ibu postpartum. Hasil penelitian didapatkan bahwa kemandirian ibu postpartum dalam perawatan bayi baru lahir sebelum intervensi mempunyai rerata 31,81 dan setelah intervensi 37,72 dimana terjadi peningkatan 5,91. Uji Wilcoxon menunjukan ada perbedaan yang bermakna antara kemandirian ibu postpartum sebelum dan setelah dilakukan intervensi dimana p=0,024 (p<0,05). Disarankan kepada petugas kesehatan agar dapat mengunakan modul Mother-Baby Care (M-BC) sebagai salah satu pedoman untuk melakukan pendidikan kesehatan kepada ibu dalam perawatan bayi baru lahir untuk meningkatkan kemandirian ibu. 
Hubungan Peran Keluarga Dengan Pengendalian Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Padang Yeni, Fitra; Handayani, Tutwuri
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.837 KB) | DOI: 10.25077/njk.9.2.136-142.2013

Abstract

Diabetes melitus merupakan suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multietiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah (hiperglikemia). Diabetes Melitus tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikontrol dengan mengatur kadar gula darah. Salah satu faktor penting dalam mengontrol kadar gula darah adalah peran keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran keluarga dengan pengendalian kadar gula darah pada pasien Diabetes melitus di Wilayah kerja Puskesmas Pauh Padang tahun 2013. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan 6 maret – 17 maret 2013. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan pemeriksaan kadar gula darah. Sampel berjumlah 90 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data dianalisa secara univariat menggunakan stastistik deskriptif berupa distribusi frekuensi dan analisa bivariat dilakukan dengan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan 53,3% responden memiliki peran keluarga yang kurang baik pada pasien diabetes melitus, 57,8 % dengan kadar gula darah tidak normal. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara hubungan peran keluarga dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus (p<0,05). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan peran keluarga mempunyai peranan dalam pengendalian kadar gula darah. Oleh karena itu diharapkan keluarga meningkatkan keikutsertaan dalam merawat dan memotivasi pasien diabetes melitus dalam mengendalikan kadar gula darah supaya kadar gula darah dalam keadaan terkendali
Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Manajemen Laktasi Pada Ibu Bekerja Purwaningsih, Arlia; Hasanah, Oswati; Utumo, Wasisto
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.572 KB) | DOI: 10.25077/njk.9.2.177-189.2013

Abstract

: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara dukungan keluarga dengan manajemen laktasi pada ibu bekerja. Penelitian ini adalah korelasi deskriptif dengan pendekatan crossectional, dilakukan pada 35 wanita pekerja yang bekerja sebagai perawat di rumah sakit ahmad arifin di pekanbaru dengan cara total sampling. Kumpulan kuesioner yang valid dan reliable di gunakan untuk mengumpulkan data. Hasil menunjukkan korelasi positif yang lemah dalam petunjuk berbeda antara dukungan keluarga dan manajemen laktasi (r = 0,295), dengan P value = 0,086 (> 0,05), hasil menunjukkan tidak adanya korelasi signifikan antara dua variable. Hasil menyarankan perawat yang sebagai orang tua pekerja untuk meningkatkan lingkungan sosialnya ketika menyusui untuk memotivasi, meyakinkan dan mendukung mereka dalam melakukan manajemen laktasi yang optimal
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pelaksanaan Rentang Gerak Sendi Aktif Post Operasi Pada Pasien Fraktur Ekstremitas di Ruang Bedah Trauma Center RSUP DR. M. Djamil Padang Oktasari, Vivi; Rahayuningsih, Atih; Susanti, Mira
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.996 KB) | DOI: 10.25077/njk.9.2.101-108.2013

Abstract

Mobilisasi merupakan kegiatan yang penting dalam pemulihan post operasi untuk mencegah terjadinya komplikasi, salah satunya kontraktur. Mobilisasi khususnya latihan rentang gerak sendi akan meningkatkan sirkulasi darah untuk mempercepat penyembuhan dan mengurangi nyeri. Immobilisasi yang lama karena fraktur akan merangsang artrofi otot skletal terutama ekstremitas yang menyebabkan menurunnya kekuatan otot sampai 5,5% perhari. Untuk meningkatkan pengetahuan pasien fraktur tentang latihan yang harus dilakukan post operasi adalah melalui pendidikan kesehatan pre operasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatn terhadap pengetahuan dan pelaksanaan rentang gerak sendi aktif post operasi ORIF pada pasien Fraktur Ekstremitas. Jenis penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen dengan pendekatan Post-test Only Control Group Design. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 20 orang pasien fraktur ekstremitas dengan 10 orang pasien menjadi kelompok eksperimen dan 10 pasien menjadi kelompok kontrol. Analisa data menggunakant independent t-test. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada skor pengetahuan (p=0,000), skor pelaksanaan (p=0,000) antara pasien yang diberikan pendidikan kesehatan dan pasien yang tidak diberikan pendidikan kesehatan. Disarankan perawat sebagai pemberi pelayanan dapat menerapkan pemberian pendidikan kesehatan preoperasi khususnya tentang latihan rentang gerak sendi pada pasien fraktur ekstremitas sebagai kegiatan intervensi keperawatan dirumah sakit untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan memotivasi pasien dalam melakukan latihan rentang gerak sendi post operasi

Page 1 of 2 | Total Record : 17