cover
Contact Name
Dwi Novrianda
Contact Email
dwinovrianda@nrs.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dwinovrianda@nrs.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
NERS Jurnal Keperawatan
Published by Universitas Andalas
ISSN : 1907686X     EISSN : 24610747     DOI : -
Core Subject : Health,
NERS: Jurnal Keperawatan focuses its article in the field of nursing, which is the branch of health sciences. The scope of this journal articles are: 1. Medical adn Surgical 2. Emergency 3. Pediatric 4. Maternity 5. Psychiatric 6. Family and Community 7. Geriatric
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue " Vol 8, No 1 (2012)" : 12 Documents clear
Pengaruh Terapi Individu Generalis Dengan Pendekatan Strategi Pelaksanaan Komunikasi Terhadap Frekuensi Halusinasi Pada Pasien Halusinasi Efrayanti, Esi
Ners Jurnal Keperawatan Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.8.1.1-6.2012

Abstract

Salah satu terapi non farmakologi yang dapat digunakan untuk mengurangi frekuensi halusinasi adalah terapi individu generalis dengan pendekatan strategi pelaksanaan komunikasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi individu dalam mengurangi frekuensi halusinasi pada pasien halusinasi di RSJ. H.B Saanin Padang. Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen dalam satu kelompok (one group pre test – post test design). Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 13 orang. Sampel diberikan terapi individu generalis dengan pendekatan strategi pelaksanaan komunikasi selama 14 hari. Setelah itu frekuensi halusinasi pasien diukur dengan menggunakan wawancara terstruktur. Data ini kemudian dianalisis dengan menggunakan uji wilcoxon dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil uji wilcoxon didapatkan nilai p=0,001. Hal ini menunjukan bahwa terapi individu generalis dengan pendekatan strategi pelaksanaan komunikasi efektif dalam menurunkan frekuensi halusinasi  pada pasien halusinasi di RSJ H.B Saanin Padang
Efektivitas Pemberian Mobilisasi Dini terhadap Tonus Otot, Kekuatan Otot, dan Kemampuan Motorik Fungsional Pasien Hemiparise Paska Stroke Iskemik Gusty, Reny Prima
Ners Jurnal Keperawatan Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.8.1.41-48.2012

Abstract

Dampak terbanyak dari stroke adalah timbulnya kelemahan pada anggota gerak yang dapat menyebabkan  menurunnya produktivitas dan kemampuan ekonomi masyarakat. Rehabilitasi dini dibutuhkan untuk mengurangi kelemahan yang terjadi dengan  cara melakukan mobilisasi dini paska serangan stroke akut. Tujuan penelitian untuk melihat efektivitas pemberian mobilisasi dini terhadap kekuatan otot, tonus otot, kemampuan motorik fungsional pada hemiparese paska stroke  iskemik. Jenis penelitian adalah quasi eksperimen dengan rancangan pretest posttest group. Subjek penelitian ini pasien hemiparese pasca stroke iskemik yang disebar di dua kelompok yaitu kelompok pertama diberi latihan mobilisasi 2x/hari berjumlah 10 orang dan kelompok kedua  3x/hari berjumlah 10 orang. Latihan dimulai pada hari ke 2 paska serangan stroke sampai hari ke 5. Analisa menggunakan uji t berpasangan dan tidak berpasangan dengan derajat kemaknaan p<0,05. Hasil penelitian didapatkan adanya peningkatan pada tonus otot,kekuatan otot,kemampuan fungsional motorik pada kedua kelompok dengan masing- masing kelompok nilai  p=0,000. Didapatkan  peningkatan lebih baik pada tonus otot, kekuatan otot (bahu,siku,pergelangan tangan,paha,lutut,pergelangan kaki) dan kemampuan motorik fungsional kelompok yang mendapat terapi 3x/hari daripada 2x/hari dengan nilai kemaknaan kekuatan otot pada bahu p= 0,016;  otot siku dengan p=0,037; otot pergelangan tangan p=0,042; otot lutut p=0,004 dan otot pergelangan kaki p=0,050.  peningkatan kemampuan miring ke sisi yang sehat p= 0,000; peningkatan kemampuan telentang ke duduk  p=0,000; menjaga keseimbangan duduk  p=0,007; dan kemampuan duduk ke berdiri dengan p=0,007. Saran agar terapi latihan mobilisasi dini dijadikan sebagai intervensi keperawatan mandiri bagi perawat yang dapat dilakukan sebanyak 2x/hari maupun 3x/hari sehingga dapat membantu mempercepat masa pemulihan kelemahan dan mencegah komplikasi lanjut.
Pengetahuan, Sikap dan Kesiapan Perawat Klinisi Dalam Implementasi Evidence-Base Practice Legita, Titan
Ners Jurnal Keperawatan Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.8.1.84-97.2012

Abstract

Perawat memiliki tanggung jawab dalam memberikan perawatan terbaik untuk pasien mereka. Memberikan perawatan didasarkan tidak hanya pada pengalaman klinis tetapi juga pada hasil temuan keperawatan untuk mengeksplorasi intervensi keperawatan terbaik bagi pasien sehingga mendapatkan hasil yang optimal. Melalui konsep praktik berbasis bukti, temuan penelitian dapat mempengaruhi perawat dalam pengambilan keputusan klinis. Oleh karena itu, perawat harus tahu konsep secara benar dan memiliki sikap positif serta siap dalam menerapkan praktik berbasis bukti. Tujuan dari studi  ini adalah untuk mengidentifikasi pengetahuan, sikap dan persiapan perawat klinis dalam konsep aplikasi berbasis bukti. Studi ini menggunakan desain cross sectional dengan menggunakan kuesioner kepada 66 perawat klinis di rumah sakit umum di Pontianak. Hasil studi menunjukkan bahwa pengetahuan perawat pada konsep praktik berbasis bukti adalah sangat rendah . Selain itu, mereka pada dasarnya tidak memiliki cukup persiapan dalam hal pengetahuan dan kebiasaan dalam melakukan penelitian dan membaca penelitian yang  sangat penting dalam mendukung pelaksanaan implementasi. Lebih dari setengah dari perawat memiliki sikap positif terhadap praktek berbasis bukti . Temuan dalam studi  ini adalah penting untuk pendidikan keperawatan dan praktek keperawatan dalam memberikan pelayanan terbaik untuk pasien .
Efektifitas Terapi Senam Stroke Terhadap Perbaikan Kemampuan Fungsional Pasien Paska Stroke Gusty, Reny Prima
Ners Jurnal Keperawatan Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.8.1.7-15.2012

Abstract

: Senam stroke merupakan terapi fisik rutin dilakukan di Rumah Sakit Umum Pusat Dr M Djamil Padang guna meningkatkan kemampuan fungsional pasien paska stroke. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektifitas terapi senam stroke 2x seminggu dan 3 x seminggu selama 4 minggu guna meningkatkan kemampuan fungsional pasien pasca stroke. Rancangan penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan non random pretest-posttest tanpa kontrol. Sampel penelitian 22 orang responden yang mengalami stroke iskemia. Instrumen pengumpulan data  adalah lembaran pengukuran kemampuan fungsional yang berpedoman pada skala Indeks Barthel. Analisa data  menggunakan uji normalitas Shapiro-wilk, uji t berpasangan dan uji mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi senam stroke dapat meningkatkan kemampuan fungsional pasien paska stroke dengan rerata peningkatan pada senam stroke 2x dan 3x seminggu adalah 9,636 (p=0,000) dan 10,909 (p=0,000). Akan tetapi, perbedaan peningkatan kemampuan fungsional antara kedua kelompok partisipan tersebut secara statistik tidak signifikan (p value = 0,198). Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan agar manajemen RSUP DR. M. Djamil Padang membuat panduan untuk terapi ini dalam bentuk SOP, dan frekwensi terapi senam stroke tersebut dilakukan 3x seminggu agar perbaikan optimum kemampuan fungsional dapat dirasakan oleh pasien yang mengikuti terapi ini.
Teknologi Elektronis Pengkajian Nyeri Kronis pada Anak-anak dan Remaja -, Dwi
Ners Jurnal Keperawatan Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.8.1.49-56.2012

Abstract

Nyeri kronis pada anak-anak dan remaja merupakan permasalahan yang dapat mempengaruhi setiap aspek fungsi individu. Perubahan besar dalam kualitas hidup seorang anak berhubungan dengan nyeri kronis. Gangguan fungsi yang umumnya terjadi yaitu tidur, ketenagakerjaan, fungsi sosial dan kegiatan sehari-hari. Monitor terhadap nyeri kronis perlu menjadi perhatian bagi klinisi dalam memantau perjalanan nyeri sehingga dapat memberikan perawatan dan pengobatan yang efektif. Nyeri merupakan hal yang subjektif dan perlu diutarakan oleh individu yang mengalami nyeri tersebut. Salah satu metode pengkajian nyeri kronis pada anak-anak dan remaja yang dapat diaplikasikan pada praktik klinis adalah penggunaan electronic pain diary yang menggabungkan kemajuan teknologi handheld hardware seperti ponsel pintar dan PDA dengan inovasi program software pengkajian nyeri yang telah terbukti indeks kualitasnya. Agar penggunaan aplikasi ini dapat diterapkan maka diperlukan perhatian pada aspek etika, aspek pendanaan perangkat dan pelatihan, aspek perubahan cara pandang tentang pentingnya memahami nyeri kronis pasien dalam rangka perubahan perilaku
Studi Fenomenologi : Pengalaman Interaksi Sosial Lansia Dengan Sesama Lansia Dan Pengasuh Di Panti Sosial Tresna Werdha “ Sabai Nan Aluih” Sicincin Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2012 Huraini, Emil; Surmasih, Gusti
Ners Jurnal Keperawatan Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.8.1.98-106.2012

Abstract

: Penurunan derajat kesehatan dan kemampuan fisik yang terjadi pada lansia disertai dengan kondisi kesepian dan terisolasi karena berada di Panti Tresna Wedha mempengaruhi interaksi sosial lansia secara kuantitas maupun kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman interaksi sosial sesama lansia dan dengan pengasuh di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih, Sicincin Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2012. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah informan sebanyak 6 orang, pemilihan informan secara purposive sampling dengan kriteria spesifik yaitu dengan pengasuh yang tinggal 24 jam di panti. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam dan studi dokumentasi, dan observasi. Alat pengumpul data adalah pedoman wawancara dan alat perekam (recorder). Pengolahan data dilakukan dengan mencatat, membuat transkrip, intisari, dan analisis tematik dari 5 variabel penelitian yaitu kerjasama, komunikasi, konflik, pelayanan yang diberikan pengasuh, dan tindakan/cara kerja pengasuh baik itu yang menyenangkan maupun yang kurang menyenangkan. Hasil penelitian didapatkan 5 tema yakni : Kerjasama menjaga kebersihan wisma dan menolong teman yang sakit, Upaya lansia menjalin komunikasi dengan sesama teman, Konflik sesama lansia dan penyebabnya, Jenis Pelayanan yang diberikan pengasuh, Sikap dan perilaku pengasuh dalam interaksi. Disarankan agar pengasuh lebih intensif dan proaktif memberikan bimbingan sosial, lebih luwes, dan berpartisipasi aktif pada setiap kegiatan di panti. Pimpinan panti disarankan sebaiknya perlu dilakukan pelatihan tentang pekerja sosial lanjut usia, kepada peneliti selanjutnya disarankan untuk meneliti interaksi sosial secara kuantitatif sesuai tema yang sudah terindentifikasi
Hubungan Lingkungan Belajar Klinik dengan Tingkat Kecemasan Mahasiswa pada Program Pendidikan Ners -, Nelwati; Rahayuningsih, Atih
Ners Jurnal Keperawatan Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.8.1.16-23.2012

Abstract

Lingkungan belajar klinik merupakan wahana pembelajaran klinik. Kurangnya komunikasi dan feedback yang seharusnya terfasilitasi oleh lingkungan klinik menjadi perhatian yang selektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lingkungan belajar klinik dengan tingkat kecemasan pada pembelajaran klinik mahasiswa program Ners Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas tahun 2011. Penelitian ini bersifat korelatif dengan pendekatan cross sectional. Penggambilan sampel menggunakan metode total sampling. Jumlah sampel sebanyak 69 orang mahasiswa pada tanggal 21-29 November 2011 dengan menggunakan kuesioner SECEE dan DASS. Hasil analisa data menunjukan 49% mahasiswa program Ners menyatakan lingkungan belajar klinik buruk dan 56,5% mahasiswa program Ners memiliki tingkat kecemasan sedang. Didapatkan hasil dari analisis bivariat terdapat hubungan antara lingkungan belajar klinik dengan tingkat kecemasan dengan analisis spearman rank  nilai p=0,000 dan r=-0,769 dengan arah korelasi negatif, dimana semakin buruk lingkungan belajar klinik akan semakin meningkatkan kecemasan. Perlu penerapan metode mentorship di setiap ruangan tempat praktik selama pembelajaran klinik sehingga dapat meningkatkan kepercayaan, harga diri, kepercayaan diri serta pencapaian kompetensi mahasiswa.
Asuhan Keperawatan pada Anak dengan Gangguan Nutrisi Akibat Kanker melalui Pendekatan Model Adaptasi Roy -, Muhsinin; -, Deswita
Ners Jurnal Keperawatan Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.8.1.57-65.2012

Abstract

Kanker pada anak mengalami peningkatan dalam beberapa tahun, termasuk di Indonesia. Studi literatur ini memberikan gambaran mengenai penerapan Model Adaptasi Roy dalam asuhan keperawatan pada anak yang menderita kanker dengan masalah nutrisi. Peran perawat diperlukan dalam penerapan Model Adaptasi Roy dalam memberikan asuhan keperawatan pada anak dan keluarga agar berperilaku adaptif selama menjalani perawatan dan pengobatan penyakit kanker. Model Adaptasi Roy berdasarkan pertimbangan bahwa anak dengan penyakit kanker membutuhkan penanganan khusus, rumit kompleks serta terapi kemoterapi yang berdampak terhadap gangguan sistem pencernaan sehingga menyebabkan malnutrisi. Dalam menghadapi hal ini  perlunya perilaku adaptif  dari klien dan keluarga agar perawatan dan pengobatan dapat berjalan lancar dan kontinyu. Diagnosis keperawatan utamanya adalah gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh. Intervensi keperawatan yang diberikan berupa memberikan motivasi dan dukungan kepada klien dan keluarga, pendidikan kesehatan, melakukan pemantauan dan pemeriksaan antropometrik, serta perawatan gigi dan mulut. Bentuk kegiatan lain untuk mencapai asuhan keperawatan yang optimal yaitu berupa family education mengenai perawatan dan pengobatan penyakit kanker.
Pengaruh Metode Token Economy Terhadap Aktifitas Perawatan Diri pada Pasien Defisit Perawatan Diri Sasmita, Heppi; -, Asterina
Ners Jurnal Keperawatan Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.8.1.24-31.2012

Abstract

Defisit perawatan diri adalah gangguan kemampuan untuk melakukan aktifitas perawatan diri. Kurangnya perawatan diri terjadi akibat adanya perubahan proses pikir sehingga kemampuan untuk melakukan aktifitas perawatan diri menurun. Metode token economy merupakan modifikasi perilaku dengan pemberian satu tanda/ isyarat sesegera mungkin setiap kali setelah perilaku sasaran muncul. Tujuan dari metode token economy ini adalah untuk meningkatkan perilaku individu yang diinginkan. Penelitian ini menggunakan rancangan pre-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest pada pasien defisit perawatan diri di ruang Melati Rumah Sakit Jiwa Prof. HB. Sa’anin Padang, sebanyak 15 orang pada 19 November – 9 Desember 2011 untuk mengetahui pengaruh metode token conomy terhadap aktifitas perawatan diri. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur aktifitas perawatan diri responden sebelum dan setelah perlakuan dengan menggunakan lembar observasi. Analisa data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh metode token economy terhadap peningkatan aktifitas perawatan diri dengan hasil uji statistic p < 0,05. Pihak Rumah Sakit Jiwa Prof.HB.Sa’anin Padang diharapkan agar dapat menggunakan metode token economy sebagai suatu cara yang digunakan untuk penanganan masalah defisit perawatan diri
Aplikasi Model Adaptasi Roy pada Klien Resiko Perilaku Kekerasan dengan Penerapan Asertiveness Training di RS Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor Erwina, Ira
Ners Jurnal Keperawatan Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.8.1.66-74.2012

Abstract

Perilaku kekerasan atau risiko perilaku kekerasan adalah salah satu gejala positif dari skizoprenia (Kaplan & Sadock, 1997). Asertiveness training dapat menurunkan perilaku kekerasan pada klien Skizoprenia (Wahyuningsih, 2009). Tujuan penulisan karya ilmiah akhir ini adalah menggambarkan penatalaksanaan asuhan keperawatan dengan pendekatan model adaptasi Roy pada klien dengan risiko perilaku kekerasan. Penerapan assertiveness training  dilakukan pada 23 orang klien di ruang Utari dan Srikandi pada kurun waktu 14 Pebruari – 15 April 2011. Hasil assertiveness training sangat efektif pada 23 klien menunjukkan peningkatan dalam mencegah perilaku kekerasan. Berdasarkan hasil di atas perlu direkomendasikan bahwa assertiveness training dapat dijadikan standar terapi spesialis keperawatan jiwa dan perlu disosialisasikan pada seluruh tatanan pelayanan kesehatan

Page 1 of 2 | Total Record : 12