cover
Contact Name
Dwi Novrianda
Contact Email
dwinovrianda@nrs.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dwinovrianda@nrs.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
NERS Jurnal Keperawatan
Published by Universitas Andalas
ISSN : 1907686X     EISSN : 24610747     DOI : -
Core Subject : Health,
NERS: Jurnal Keperawatan focuses its article in the field of nursing, which is the branch of health sciences. The scope of this journal articles are: 1. Medical adn Surgical 2. Emergency 3. Pediatric 4. Maternity 5. Psychiatric 6. Family and Community 7. Geriatric
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 10, No 1 (2014)" : 10 Documents clear
Pengaruh Pelatihan Proses Keperawatan terhadap Dokumentasi Asuhan Keperawatan di Puskesmas Kabupaten Agam Propinsi Sumatera Barat Yeni, Fitra
Ners Jurnal Keperawatan Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.10.1.24-31.2014

Abstract

: Pendokumentasian asuhan keperawatan di puskesmas sangat beragam dan tidak sesuai standar sementara pendokumentasian yang tidak sesuai standar mengakibatkan rendahnya mutu pelayanan di puskesmas. Peningkatan kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan dapat dilakukan melalui pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah pelatihan proses keperawatan keluarga dapat meningkatkan kemampuan perawat puskesmas dalam melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan keluarga. Desain penelitian adalah kuasi eksperimen dengan menggunakan one group pre/post test design. Sampel penelitian adalah 44 perawat yang berasal dari 22 puskesmas di Kabupaten Agam.  Dokumentasi asuhan keperawatan keluarga dinilai dengan menggunakan checklist asuhan keperawatan (nursing care checklist). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan proses keperawatan dapat meningkatkan kemampuan perawat dalam melakukan dokumentasi asuhan keperawatan (p=0,000;p<0,05). Rata-rata kemampuan dokumentasi sebelum pelatihan adalah 4,72 dan meningkat menjadi 8,63 setelah pelatihan.  Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi dinas kesehatan kota dan institusi pendidikan dalam menyusun model asuhan keperawatan di puskesmas.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi Balita di Nagari Abai Siat Wilayah Kerja Puskesmas Koto Besar Kabupaten Dharmasraya -, Deswita
Ners Jurnal Keperawatan Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.10.1.75-90.2014

Abstract

Masa balita disebut dengan masa keemasan.Hal ini disebabkan karena anak balita merupakan kelompok yang menunjukkan pertumbuhan yang pesat.Berdasarkan hal tersebut maka sangat diperlukan perhatian yang optimal terhadap status gizi anak pada saat itu.Status gizi dapat dipengaruhi oleh pola makan, penyakit infeksi, pengetahuan ibu, status ekonomi, budaya, pelayanan kesehatan, produksi pangan dan kebersihan lingkungan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi balita adapun faktor-faktor tersebut yaitu: pola makan, penyakit infeksi, tingkat pengetahuan ibu, status ekonomi, pelayanan kesehatan dan  budaya. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional study.Penelitianini menggunakan teknik proporsional random sampling dengan 196 responden yaitu ibu-ibu balita.Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 1-20 April 2013.Pengumpulan data menggunakan kusioner dari masing-masing variabel dengan seluruhnya terdapat 28 pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan (p=0,000) antara pola makan, tingkat pengetahuan ibu, penyakit infeksi, status ekonomi dan budaya dengan status gizi balita. Hasil penelitian ini menyarankan kepada ibu-ibu balita agar senantiasa meningkatkan pengetahuannya tentang gizi bagi keluarga dan balita melalui berbagai media maupun dengan mengikuti penyuluhan kesehatan dan bagi petugas kesehatan agar terus meningkatkan kinerja dalam mengatasi permasalahan kesehatan terutama masalah gizi balita.
Hubungan Pendidikan Kesehatan dengan Kejadian Hiperbilirubinemia di Rumah Sakit. -, Deswita
Ners Jurnal Keperawatan Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.10.1.32-36.2014

Abstract

Tujuan penelitian  ini adalah untuk mendapatkan gambaran hubungan pendidikan kesehatan terhadap kejadian hiperbilirubinemia pada bayi baru lahir. Penelitian  ini menggunakan metode dekriptif analitik. Sampel penelitian  adalah ibu yang berkunjung ke Poliklinik Anak RSUP Dr.M.Djamil Padang, sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling dengan jenis purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pendidikan kesehatan dengan kejadian hiperbilirubin. Penelitian ini merekomendasikan bahwa pendidikan kesehatan hendaknya diberikan pada ibu mulai dari saat antenatal.
Studi Fenomenologi Pengalaman Perubahan Citra Tubuh pada Klien Kelemahan Pasca Sroke di RSUP Dr M Djamil Padang Herawati, Novi
Ners Jurnal Keperawatan Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.10.1.67-74.2014

Abstract

Stroke merupakan sindrom klinis berupa defisit neurologis, yang dapat mengakibatkan kematian dan kelemahan. Kelemahan ini akan berdampak pada perubahan citra tubuh klien pasca stroke. Tujuan penelitian mengeksplorasi gambaran pengalaman klien kelemahan pasca stroke menghadapi perubahan citra tubuh. Desain penelitian kualitatif deskriptif fenomenologi dengan metode wawancara mendalam terhadap 7 klien pasca stroke dengan kelemahan yang menjalani rawat jalan di poliklinik neurologi RS Dr. M. Djamil Padang. Data berupa rekaman wawancara dan catatan lapangan, dibuat transkrip dan analisis menggunakan tekhnik Colaizzi. Hasil penelitian didapatkan delapan tema, yaitu penurunan fungsi dan perubahan kemampuan tubuh, konflik emosi terhadap perubahan tubuh, perubahan aktifitas sosial, peningkatan kemampuan diri menghadapi perubahan citra tubuh, dukungan eksternal menghadapi perubahan citra tubuh, strategi koping menghadapi perubahan citra tubuh, dukungan keluarga terhadap kesembuhan dan harapan terhadap pemulihan kondisi tubuh. Hasil penelitian menunjukkan kelemahan berdampak terhadap fisik, psikologi dan sosial yang berpotensi menimbulkan masalah psikososial. Penggunaan strategi koping juga masih ada yang beresiko perilaku maladaptif. Hal ini dapat menjadi gambaran kebutuhan asuhan keperawatan psikososial dan dapat diberikan terapi keperawatan jiwa yang tepat. Diharapkan perawat sebagai pemberi pelayanan keperawatan dapat meningkatkan peran dan fungsinya sebagai konselor dan pemberi yankep yang caring
Hubungan Antara Harga Diri dengan Interaksi Sosial pada Orang dengan HIV AIDS di Yayasan Lantera Minangkabau Support Aulia, Yudhi; Erwina, Ira; -, Alfitri
Ners Jurnal Keperawatan Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.10.1.37-45.2014

Abstract

Orang dengan HIV AIDS bukan hanya mengalami masalah secara fisik atau biologis, tetapi jugamengalami masalah secara psikis, sosial dan spiritual. Ketika seseorang telah didiagnosa terkena virus HIV inidalam pengkajian psikososialnya ODHA akan menarik diri dari lingkungannya. Terganggunya harga diriODHA berpengaruh terhadap komunikasinya yang merupakan bagian proses dari interaksi sosial. Tujuan daripenelitian ini adalah unutk mengetahui sejauh mana hubungan harga diri dengan interaksi social pada orangdengan HIV AIDS. Penelitian ini dilakukan di Yayasan Lantera Minangkabau Support Padang dari bulan Aprilhingga bulan Mei 2013. Jenis penelitian inni adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlahsampel pada penelitian ini sebanyak 45 ODHA dengan menggunakan teknik Total Sampling. Pengumpulan datamenggunakan kuesioner yang menggunakan skala likert untuk variabel harga diri dan interaksi sosial. Analisadata univariat dilakukan dengan distribusi frekuensi dan untuk bivariat dilakukan dengan uji Spearman. Hasilpenelitian menunjukkan sebanyak 91,4% ODHA memiliki harga diri yang positif dan 64,4% ODHA denganinteraksi sosial yang baik. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara harga diri dan interaksi sosial. Hasilpenelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi dan menambah pengetahuan dalam melaksakan asuhankeperawatan terhadap ODHA.
Persepsi Mahasiswi Tentang Kanker Payudara dan Perilakunya terhadap Pencegahan Kanker Payudara di Fakultas Keperawatan Universitas Andalas Priscilla, Vetty
Ners Jurnal Keperawatan Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.10.1.91-101.2014

Abstract

Kanker payudara memiliki angka kejadian yang terus meningkat setiap tahunnya, dan 68,6% wanita dengan kanker payudara berobat pada stadium lanjut sehingga sulit untuk disembuhkan, padahal kanker payudara dapat dideteksi pada stadium awal dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). SADARI merupakan cara yang paling efektif untuk pencegahan dini kanker payudara. Persepsi mengenai kanker payudara akan mempengaruhi perilaku SADARI seseorang. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi kerentanan dan keparahan kanker payudara, serta persepsi manfaat dan hambatan SADARI mahasiswi dan mencari hubungan antara persepsi tersebut dengan perilaku SADARI. Penelitian ini bersifat analitik, menggunakan desain cross sectional study, dilaksanakan dari Januari sampai Juni 2013. Sampel pada penelitian ini sebanyak 76 mahasiswi keperawatan, diambil dengan teknik stratified random sampling. Menggunakan analisis univariat, bivariat (dengan uji Chi Square). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 59,2% responden memiliki perilaku SADARI tidak baik, 52,6% persepsi kerentanan positif, 52,6% persepsi keparahan negatif, 59,2% Persepsi manfaat negatif dan 52,6% persepsi hambatan negatif. Terdapat hubungan antara persepsi kerentanan, keparahan, manfaat dan hambatan terhadap perilaku SADARI. Diperlukan peningkatkan peran pendidik dalam menyampaikan informasi tentang kanker payudara dan SADARI,agar dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswi dalam aplikasinya.
Studi Fenomenologi Konsep Sehat Sakit Keluarga denga Demam Berdarah Dengue di Kota Padang Yeni, Fitra
Ners Jurnal Keperawatan Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.10.1.46-53.2014

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan olehvirus yang berbahaya karena dapat menyebabkan penderita meninggal dalam waktu yang sangat pendek, yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegepty. Pengalaman keluarga yang berhasil merawat penderita DBD pada fase syok sangat penting bagi keluarga lain untuk dijadikan pelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi, memahami dan memberi makna dari pengalaman konsep sehat sakit keluarga dalam merawat anggota keluarga yang menderita DBD. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan fenomenologis deskriptif, dengan 3 orang informan di Kota Padang tahun 2013. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa keluarga yang berhasil merawat penderita DBD sampai pulih melakukan perawatan yang baik dengan mengikuti saran dari petugas medis agar tidak terjadi kesalahan tindakan pada pasien. Keluarga pun perlu mendapat penjelasan dari petugas medis agar bisa mengambil tindakan yang baik dan benar agar angka kematian akibat DBD dapat dihindari
PENGARUH TERAPI RELAKSASI ZIKIR TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA IBU PRIMIGRAVIDA Fajria, Lili
Ners Jurnal Keperawatan Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.10.1.102-110.2014

Abstract

: Nyeri persalinan merupakan proses fisiologis dan intensitas yang dirasakan berbeda-beda. Relaksasi zikir merupakan salah satu terapi non farmakologis yang berkaitan dengan religius, mudah dilakukan, hemat biaya dan secara teoritis efektif untuk mengontrol nyeri persalinan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh terapi relaksasi zikir terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif pada ibu primigravida. Pengumpulan data dilakukan dari bulan juli-agustus 2013 di wilayah kerja Puskesmas Pauh Padang dimana menggunakan desain true experiment dengan pendekatan posttest only control group. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling dengan jumlah sampel 20 orang dimana 10 orang kelompok eksperimen dan 10 orang kelompok kontrol. Nyeri persalinan diukur secara langsung dengan menggunakan skala nyeri Visual Analag Scale (VAS). Analisa data dilakukan dengan uji mann-whitney untuk menilai perbedaan nyeri antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil dari penelitian ini menunjukkan rata-rata intensitas nyeri kelompok eksperimen adalah 4,40 dan rata-rata intensitas nyeri kelompok kontrol adalah 7,10. Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05) yang artinya terdapat pengaruh terapi relaksasi zikir terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif pada ibu primigravida. Rekomendasi untuk perawat dan tenaga kesehatan lainnya agar menggunakan relaksasi zikir sebagai teknik non farmakologis untuk mengurangi nyeri saat ibu bersalin.
Pengaruh Relaksasi Otot Progresif terhadap Penurunan Dismenore pada Mahasiswi A 2012 Fakultas Keperawatan Unand Akbar, Israd; Putri, Dewi Eka; Afriyanti, Esi
Ners Jurnal Keperawatan Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.10.1.1-13.2014

Abstract

Dismenorea merupakan nyeri yang dirasakan ketika mestruasi, terutama terjadi pada perut bagianbawah menyebar sampai pinggang serta paha yang terasa seperti kram. Nyeri yang dirasakan bersifat subjektif.Pada keadaan berat dapat disertai mual dan muntah. 60-70% penderita dismenorea ini adalah perempuan mudaatau remaja, yang mengakibatkan rasa ketidaknyamanan serta berdampak terhadap gangguan aktivitas seharihari,akademis dan sosial. Salah satu terapi non farmakologi yang dapat digunakan untuk mengurangidismenorea ini adalah relaksasi otot progresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah relaksasi ototprogresif berpengaruh dalam mengatasi nyeri dismenorea. Subjek penelitian adalah mahasiswi A 2012 diFakultas Keperawatan UNAND. Jenis penelitian ini menggunakan Quasi-eksperiment tanpa kelompok kontroldengan pendekatan one group pretest-posttest. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan37 orang. Analisa data menggunakan wilcoxon. Hasil penelitian membuktikan adanya pengaruh yang signifikansebelum dan sesudah diberikan relaksasi otot progresif terhadap nyeri dismenorea pada mahasiswi A 2012Fakultas Keperawatan UNAND dengan p = 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukan bahwa relaksasi otot progresifdapat menurunkan nyeri dismenorea pada mahasiswi A 2012 Fakultas Keperawatan UNAND. Disarankan untukremaja putri agar dapat menerapkan relaksasi otot progresif dalam mengatasi dismenorea
Hubungan Gambaran Diri Ibu Primigravida Dengan Inisiasi Menyusu Dini di Wilayah Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang Priscilla, Vetty
Ners Jurnal Keperawatan Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.10.1.54-66.2014

Abstract

Perubahan fisik merupakan salah satu perubahan yang dialami ibu pada masa kehamilan seperti terkait dengan gambaran diri yaitu bagaimana ibu memandang dirinya selama kehamilan. Jika ibu tidak beradaptasi terhadap perubahan ini maka akan berpengaruh terhadap perilaku ibu selanjutnya seperti pemberian ASI yang tidak segera. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan gambaran diri pada ibu primigravida dan pemberian inisiasi menyusui dini. Penelitian ini dilakukan pada 32 responden dengan mengunakan metode korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive. Data diolah dengan mengunakan komputerisasi untuk melihat analisa univariat dan bivariat. Dari hasil penelitian, didapatkan bahwa 90,6% ibu tidak melakukan inisiasi menyusui dini sedangkan 53,1% ibu mempunyai gambaran diri positif selama kehamilan. Setelah dilakukan uji statistik didapatkan data bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gambaran diri dengan pemberian inisiasi menyusui dini dimana p = 0,001. Untuk peningkatan pemberian inisiasi menyusui dini diharapakan selama masa kehamilan ibudiberikan pendidikan kesehatan tentang pentingnya pemberian ASI sesegera mungkin setelah melahirkan secara berkesinambungan

Page 1 of 1 | Total Record : 10