cover
Contact Name
Ahmad Jubaedi
Contact Email
ahmadjoe@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fhjonlinejournal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Faletehan Health Journal
ISSN : 2088673X     EISSN : 25978667     DOI : -
Core Subject : Health,
“Faletehan Health Journal” merupakan jurnal ilmiah yang memuat artikel yang relevan dengan isu-isu kesehatan masyarakat, keperawatan, kebidanan, kesehatan klinis dan sosial baik berupa artikel hasil penelitian, artikel review literature, atau artikel laporan lapangan (research report, literature review, field report).
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 6 No 1 (2019): Faletehan Health Journal, Maret 2019" : 6 Documents clear
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kegemukan Pada Balita di Kelurahan Warnasari Kecamatan Citangkil Kota Cilegon Suriani, Sari
Faletehan Health Journal Vol 6 No 1 (2019): Faletehan Health Journal, Maret 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.896 KB) | DOI: 10.33746/fhj.v6i1.19

Abstract

Status gizi lebih merupakan kondisi dimana berat badan melebihi standar berat badan normal. Gizi lebih dapat terjadi pada semua lapisan umur, dari mulai bayi, balita, anak-anak, orang dewasa, dan lansia. Persatuan ahli gizi rumah sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM), mengatakan gizi lebih yang dapat menyebabkan kegemukan pada usia balita, kegemukkan berpotensi menyebabkan terjadinya peningkatan resiko penyakit degeneratif, gangguan saluran pernafasan, masalah jantung serta dapat beresiko terjadinya diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kegemukkan pada balita di Kelurahan Warnasari Kecamatan Citangkil Kota Cilegon. Sampel pada penelitian ini adalah balita yang berusia 24-59 bulan, diperoleh sebanyak 94 balita. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat 18 balita atau 19,1% balita yang termasuk dalam kategori gemuk, terdapat 60,6% balita yang berjenis kelamin laki-laki, berat badan lahir beresiko terdapat 16,0% balita, dan 13,8% ibu balita yang bekerja, 76,6% pendidikan ibu balita yang memiliki pendidikan tinggi, dan 75,5% keluarga balita yang memiliki jumlah keluarga <4 atau keluarga kecil. Terdapat hubungan anatara jenis kelamin (pv: 0,003), Berat badan lahir (pv: 0,00), pekerjaan ibu (pv:0,00) dengan kegemukan pada anak balita. Tidak ada hubungan antara pendidikan dan jumlah anggota keluarga dengan kegemukan pada balita. Disarankan agar Dinas Kesehatan mengadakan upaya untuk mencegah kegemukan pada balita melalui monitoring dan evaluasi terhadap kegemukan Balita.
Rebusan Buah Asam dan Jahe Sebagai Upaya Mengurangi Dismenore Gustin, Trio
Faletehan Health Journal Vol 6 No 1 (2019): Faletehan Health Journal, Maret 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.13 KB) | DOI: 10.33746/fhj.v6i1.23

Abstract

SSetiap wanita sehat akan mengalami siklus menstruasi pada setiap bulannya. Lebih dari 50% wanita di setiap negara mengalami nyeri menstruasi atau dismenore. Cara mengatasi dismenore yang aman adalah dengan rebusan herbal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan efektivitas asam dan jahe dalam mengurangi dismenore. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen pre dan post test dengan sampel 30 mahasiswa yang dibagi dua kelompok. Masing-masing kelompok diberikan rebusan asam dan rebusan jahe pada pagi dan sore hari selama menstruasi hari pertama sampai hari ketiga. Responden dilakukan pengkajian nyeri sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Analisis dengan menggunakan independent T-Test. Hasil didapatkan responden yang diberikan rebusan buah asam sebelum intervensi 60% mengalami nyeri sedang dan setelah intervensi 87% mengalami nyeri ringan, sedangkan responden yang diberikan rebusan jahe sebelum intervensi 67% mengalami nyeri sedang dan setelah intervensi 73% mengalami nyeri ringan sehingga disimpulkan rebusan jahe lebih efektif dibandingkan rebusan asam. Diharapkan peneliti selanjutnya melakukan penelitian mengurangi dismenore dengan rebusan herbal selain buah asam dan jahe.
Hubungan Pengetahuan, Pendidikan dan Dukungan Keluarga dengan Pemberian ASI Eksklusif Lindawati, Revi
Faletehan Health Journal Vol 6 No 1 (2019): Faletehan Health Journal, Maret 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.203 KB) | DOI: 10.33746/fhj.v6i1.25

Abstract

ASI merupakan sumber gizi yang sangat ideal dengan komposisi yang seimbang dan disesuaikan dengan kebutuhan pertumbuhan bayi. Berdasarkan data SDKI 2012,  bayi yang menyusui eksklusif sampai 6 bulan yaitu sebesar 42 persen. Penyebab utama adalah  rendahnya  pengetahuan ibu dan kurangnya dukungan keluarga dalam pemberian ASI. Desa Peucangpari adalah salah satu desa di wilayah kerja Puskesmas Cigemblong Kabupaten Lebak Banten yang cakupan pemberian ASI eksklusif masih rendah, yaitu hanya sebesar 11,9%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, pendidikan dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bersifat korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia 6-24 bulan di Desa Peucangpari Kecamatan Cigemblong Lebak sebanyak 42 orang, sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik total populasi. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan, pendidikan, dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif di Desa Peucangpari Kecamatan Cigemblong Lebak Tahun 2018. Peneliti menyarankan perlu memberikan pendidikan kesehatan pada seluruh masyarakat, khususnya ibu yang memiliki bayi tentang manfaat ASI eksklusif, sehingga masyarakat atau ibu yang belum memberikan ASI eksklusif pada bayinya bisa bertambah pengetahuannya dan akan memberikan ASI eksklusif pada bayinya.
Implementasi Manajemen Risiko Berdasarkan ISO 31000:2009 pada Program Perawatan Mesin di Area Workshop PT. X Fitri, Sari Delima; Setyowati, Dina Lusiana; Duma, Krispinus
Faletehan Health Journal Vol 6 No 1 (2019): Faletehan Health Journal, Maret 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.369 KB) | DOI: 10.33746/fhj.v6i1.40

Abstract

Program perawatan mesin di area workshop merupakan unit pekerjaan yang berisiko tinggi dalam hal kecelakaan kerja. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui implementasi manajemen risiko berdasarkan ISO 31000:2009 pada program perawatan mesin di area workshop. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif menurut ISO 31000:2009. Informan penelitian adalah head workshop sebagai informan utama, maintenance department head sebagai informan kunci dan pekerja di workshop sebagai informan pendukung. Program perawatan mesin di area workshop terdiri dari 3 tahapan pekerjaan yaitu fabrikasi, perakitan dan service (finishing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil identifikasi bahaya ditemukan bahaya fisik, bahaya kimia, bahaya biologis, bahaya ergonomi dan bahaya psikologi. Hasil analisis risiko tidak didapati bahaya dengan risiko sangat tinggi, 3 bahaya dengan risiko tinggi, 13 bahaya dengan risiko sedang dan 11 bahaya dengan risiko rendah. Bentuk perlakuan risiko yaitu pada perlakuan awal menggunakan metode mitigasi risiko untuk setiap risiko yang dihadapi, kemudian perlakuan berikutnya antara lain transfer risiko, menghindari risiko dan menerima risiko. Berdasarkan hasil dari perlakuan risiko yang ditetapkan, adanya rekomendasi atau penanganan dari risiko yang mungkin terjadi yaitu berupa tindakan pengendalian yang efektif serta perlakuan yang tepat dalam menangani berbagai kemungkinan risiko.
Determinan Personal Hygiene Pada Anak Usia 9–12 Tahun Kusuma, Andiko Nugraha
Faletehan Health Journal Vol 6 No 1 (2019): Faletehan Health Journal, Maret 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.488 KB) | DOI: 10.33746/fhj.v6i1.47

Abstract

Anak usia sekolah dasar merupakan masa tumbuh kembang yang baik, sehingga diperlukan pengawasan terhadap kesehatannya khususnya personal hygiene. Personal hygiene sangat penting bagi anak karena seringkali anak terkena penyakit akibat tidak memperhatikan personal hygiene. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor–faktor yang berhubungan dengan personal hygiene pada anak usia 9–12 tahun di Kelurahan Kalanganyar Wilayah Kerja Puskesmas Pancur tahun 2018. Penelitian  ini menggunakan desain Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah semua anak usia 9–12 tahun yang berada di Kampung Kalanganyar dengan jumlah sampel 73 responden yang diambil secara total sampling. Pengumpulan data primer menggunakan kuesioner dan wawancara. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian   menunjukkan bahwa sebanyak 30,1% kurang baik dalam melakukan personal hygiene, 38,4% memiliki pengetahuan kurang, 42,5% memiliki sikap negatif dan 72,6% tidak terpapar akses media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan personal hygiene (Pv=0,623), ada hubungan antara sikap (Pv=0,032) dan akses media sosial (Pv=0,044) dengan personal hygiene pada anak usia 9–12 tahun. Diharapkan anak menerapkan pola hidup bersih dan sehat yang baik dan mengulangnya terus menerus.
Hubungan antara Konsumsi Makanan Kariogenik dan Risiko Kejadian Karies Gigi pada Anak Usia Sekolah di Kabupaten Tangerang Winahyu, Karina Megasari; Turmuzi, Ahmad; Hakim, Fauzan
Faletehan Health Journal Vol 6 No 1 (2019): Faletehan Health Journal, Maret 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.108 KB) | DOI: 10.33746/fhj.v6i1.52

Abstract

Karies gigi pada anak usia sekolah merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi, tetapi kurang mendapat penanganan yang optimal. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya karies gigi, yaitu makanan kariogenik yang bersifat manis dan lengket. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui hubungan antara konsumsi makanan kariogenik dan risiko kejadian karies gigi pada anak usia sekolah. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 163 anak usia sekolah yang dipilih dengan teknik random sampling. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini, yaitu chisquare. Hasil menunjukkan bahwa tingkat konsumsi makanan kariogenik yang tinggi sebanyak 55,8% responden, sedangkan tingkat konsumsi makanan kariogenik rendah sebanyak 44,2% responden dan responden yang berisiko tinggi karies gigi sebanyak 76,7% responden, sedangkan responden yang berisiko rendah karies gigi sebanyak 23,3% responden. Hasil analisis penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara konsumsi makanan kariogenik dengen risiko kejadian karies gigi dengan nilai (p value < 0,05). Hasil penelitian menyarankan tenaga kesehatan untuk mencegah kejadian karies gigi dengan menurunkan tingkat konsumsi makanan kariogenik.     

Page 1 of 1 | Total Record : 6