cover
Contact Name
Ahmad Jubaedi
Contact Email
ahmadjoe@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fhjonlinejournal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Faletehan Health Journal
ISSN : 2088673X     EISSN : 25978667     DOI : -
Core Subject : Health,
“Faletehan Health Journal” merupakan jurnal ilmiah yang memuat artikel yang relevan dengan isu-isu kesehatan masyarakat, keperawatan, kebidanan, kesehatan klinis dan sosial baik berupa artikel hasil penelitian, artikel review literature, atau artikel laporan lapangan (research report, literature review, field report).
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 5 No 3 (2018): Faletehan Health Journal, Nopember 2018" : 6 Documents clear
Kepatuhan Pembatasan Cairan dan Diet Rendah Garam (Natrium) pada Pasien GGK yang Menjalani Hemodialisa Wulan, Senny Nur; Emaliyawati, Etika
Faletehan Health Journal Vol 5 No 3 (2018): Faletehan Health Journal, Nopember 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.42 KB) | DOI: 10.33746/fhj.v5i3.15

Abstract

Penyebab kematian terbanyak pada GGK yaitu kelebihan cairan (over hydration) dan hiperkalemia. Oleh karena itu, kepatuhan pasien GGK dalam pembatasan cairan dan diet rendah garam menjadi upaya untuk mengurangi resiko kematian pada pasien GGK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepatuhan pembatasan cairan dan diet rendah garam (natrium) pada pasien GGK yang  menjalani hemodialisa rutin di RSUP dr. Hasan Sadikin, Bandung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dari penelitian ini adalah pasien hemodialisa rutin dengan menggunakan teknik consecutive sampling dengan jumlah sampel 93 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner untuk mengukur kepatuhan pembatasan cairan dan diet rendah garam (natrium). Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan analisis univariat dengan menggunakan nilai Median. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang patuh terhadap pembatasan cairan sebanyak 35 orang (37,6%), sedangkan yang tidak patuh 58 orang (62,4 %). Berdasarkan tingkat kepatuhan diet rendah garam (natrium), responden yang patuh sebanyak 31 orang (33,3%), sedangkan yang tidak patuh sebanyak 62 orang (66,7 %). Penelitian ini menunjukkan sebagian besar pasien GGK tidak patuh terhadap pembatasan cairan dan diet rendah garam (natrium). Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan frekuensi edukasi motivasi serta konseling diet cairan di setiap jadwal hemodialisa.
Analis Resiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Petugas Kebersihan di Rumah Sakit Yuantari, Catur; Nadia, Hafizhatun
Faletehan Health Journal Vol 5 No 3 (2018): Faletehan Health Journal, Nopember 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.233 KB) | DOI: 10.33746/fhj.v5i3.20

Abstract

Bekerja di rumah sakit dapat menimbulkan risiko untuk tertular penyakit dari pasien. Risiko ini tidak hanya berpotensi bagi tenaga medis saja, namun juga terhadap tenaga non medis seperti petugas kebersihan. Saat bekerja risiko yang selalu  dihadapi oleh petugas kebersihan adalah terpapar faktor biologi dan terpapar bahan kimia atau obat pembersih. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja apa saja yang dapat terjadi pada petugas kebersihan di RSUD Tugurejo Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik. Identifikasi risiko menggunakan JSA (Job Safety Analysis), pengambilan data dilakukan dengan cara observasional dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko yang dihadapi petugas kebersihan adalah risiko terpapar kuman, bakteri dan virus dan terpapar obat kemoterapi, dengan tingkat risiko termasuk dalam high risk (36,6%). Risiko tertusuk jarum suntik atau tergores benda tajam, terpeleset atau jatuh karena lantai licin, gangguan muskuloskeletal, terjatuh dari tangga, dan tersengat listrik merupakan risiko dengan tingkatan moderate risk (45,1%). Risiko alergi atau iritasi terhadap penggunaan bahan kimia merupakan risiko dengan tingkatan low risk (18,3%).  Untuk mengendalikan risiko tersebut, disarankan kepada petugas kebersihan agar selalu menggunakan alat pelindung diri yang baik dan benar dimana pun dan kapan pun saat melakukan pekerjaan. Selain itu juga sebaiknya dilakukan evaluasi tentang jenis APD yang digunakan petugas kebersihan, terutama mengenai kesesuaian jenis APD dengan pekerjaan yang dilakukan.
Hubungan Stres Kerja Fisiologis, Stres Kerja Psikologis dan Stres Kerja Perilaku Dengan Kinerja Karyawan Nurdiawati, Ela; Atiatunnisa, Nina
Faletehan Health Journal Vol 5 No 3 (2018): Faletehan Health Journal, Nopember 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.759 KB) | DOI: 10.33746/fhj.v5i3.24

Abstract

Kinerja karyawan adalah hasil kerja yang dicapai seseorang atau kelompok orang sesuai dengan wewenang atau tanggung jawab masing-masing karyawan selama periode tertentu. Stres kerja sebagai suatu tanggapan penyesuaian diperantarai oleh perbedaan-perbedaan individu dan proses psikologis yang merupakan suatu konsekuensi dari setiap tindakan dari luar (lingkungan) kerja, situasi yang menetapkan permintaan psikologis atau fisik berlebihan kepada seseorang. Berdasarkan studi pendahuluan didapatkan data penurunan kinerja sebanyak 11 0rang (73%) diantaranya mengalami bekerja dengan tidak akurat, menyelesaikan pekerjaan tidak tepat waktu, keterlambatan dalam bekerja, dan selalu melanggar aturan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres kerja baik secara fisiologis, psikologis dan perilaku terhadap kinerja karyawan. Subyek penelitian adalah pekerja area produksi PT. Unggul Cipta Teknologi Kabupaten Serang Tahun 2018 yang dilakukan mulai dari bulan April-Juli. Penelitian ini menggunakan desain Cross-sectional dengan jumlah sampel 60 responden, alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Penelititian ini di uji  mengguakan uji univariat untuk melihat gambaran dan bivariat (chi-square) untuk melihat hubungan. Berdasarkan uji bivariat terdapat hubungan yang signifikan antara stres kerja, stres kerja fisiologis dan stres kerja psikologis terhadap kinerja karyawan dengan nilai pv=0,000, maka apabila stres kerja, stres fisiologis atau  psikologis tinggi maka semakin buruk kinerja pekerja dan sebaliknya.  Sedangkan tidak ada hubungan yang bermakna antara stres kerja perilaku dengan kinerja karyawan dengan nilai pv= 0,169. Karena itu sebaiknya pemimpin perusahaan perlu melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir stres kerja baik secara fisiologis, psikologis dan perilaku di kalangan pekerja seperti konseling, klinik kesehatan dan safety sign pada area kerja.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Kelas Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional Nur, Rasdi Awal; AB, Ismail; Setyowati, Dina Lusiana
Faletehan Health Journal Vol 5 No 3 (2018): Faletehan Health Journal, Nopember 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.77 KB) | DOI: 10.33746/fhj.v5i3.32

Abstract

Akhir Tahun 2004 pemerintah menetapkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, dengan salah satu programnya adalah Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Diharapkan dengan adanya JKN pembiayaan pelayanan kesehatan masyarakat dilaksanakan dalam sistem asuransi dan JKN menjadi sistem jaminan yang bersifat wajib. Data dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Tarakan diketahui bahwa desa tertinggi yang terdaftar dalam BPJS Kesehatan adalah Desa Sei Pancang Kecamatan Sebatik Utara sebanyak 1.017 jiwa peserta mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi masyarakat Desa Sei Pancang dalam pemilihan kelas kepesertaan JKN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah warga Desa Sei Pancang yang terdaftar sebagai peserta Mandiri BPJS Kesehatan dengan sampel sebanyak 156 responden yang dipilih secara simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji univariat dan uji bivariat dengan Chi Square. Hasil analisis Chi Square menunjukkan adanya hubungan antara pendapatan (p value = 0,001) dengan pemilihan kelas kepesertaan JKN dan tidak ada hubungan antara aksesibilitas (p value = 0,131) serta mutu pelayanan (p value = 0,091) dengan pemilihan kelas kepesertaan JKN. Dalam hal ini, diharapkan pihak BPJS Kesehatan melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang manfaat dan fasilitas yang didapatkan dalam setiap kelas kepesertaan JKN dan diharapkan masyarakat untuk memilih kelas kepesertaan JKN sesuai dengan pendapatan yang didapatkan demi terwujud pembiayaan kesehatan secara adil.
Pengaruh Senam Hamil Terhadap Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester II dan III di Kelurahan Margaluyu Wilayah Kerja Puskesmas Kasemen Marwiyah, Nila; Sufi, Fitria
Faletehan Health Journal Vol 5 No 3 (2018): Faletehan Health Journal, Nopember 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.11 KB) | DOI: 10.33746/fhj.v5i3.34

Abstract

Kualitas tidur pada ibu hamil sangat penting untuk kesehatan ibu dan janin. Penyebab gangguan pola tidur ibu hamil karena bertambahnya berat janin, sesak nafas, pergerakan janin dan nyeri punggung, untuk mengatasi hal tersebut diperlukannya senam hamil untuk meningkatkan relaksasi pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian senam hamil terhadap kualitas tidur ibu hamil. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Ekperiment Design dengan rancangan Pretest dan posttest without control dengan populasi 14 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) kemudian di analisis dengan mengunakan Uji T dependen. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas tidur ibu hamil sebelum melakukan senam hamil nilai mean 12.43 dan setelah pemberian senam hamil nilai mean 6.43 (p= 0.000), dengan demikian ada pengaruh senam hamil terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester II dan III. Dengan demikian di harapkan untuk kedepannya ibu hamil dapat mengikuti program senam hamil dengan teratur.
Hubungan Supervisi Keperawatan dengan Perilaku Caring Perawat dalam Merawat Pasien Kritis Rohmatulloh, Rohmatulloh; Haryani, Ani
Faletehan Health Journal Vol 5 No 3 (2018): Faletehan Health Journal, Nopember 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.969 KB) | DOI: 10.33746/fhj.v5i3.35

Abstract

Perilaku Caring merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan. Caring merefleksikan sebuah kebaikan dan rasa kepedulian. Perilaku Caring perawat dalam merawat pasien kritis menjadi kunci keberhasilan perawatan mengingat kondisi pasien kritis dengan tingkat ketergantungan penuh. Supervisi keperawatan telah diidentifikasi menjadi salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi perilaku caring. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui Hubungan antara supervisi keperawatan dengan perilaku caring perawat dalam merawat pasien kritis. Penelitian menggunakan  desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan jumlah 60 orang yang merupakan perawat pelaksana yang ada diruang IGD, ICU, dan HCU. Hasil penelitian menunjukkan rerata Perilaku Caring perawat adalah 87 (SD 10), rerata Supervisi keperawatan adalah 45 (SD 7). Hasil uji korelasi dan regresi linear sederhana menunjukan adanya hubungan antara supervisi keperawatan dengan perilaku caring perawat (p value = 0.000), dengan kekuatan hubungan sedang dan berpola positif (r = 0,502), dan nilai koefisien dengan determinasi sebesar 0,252. Supervisi yang dilakukan dengan baik dapat meningkatkan perilaku caring perawat dalam merawat pasien kritis.

Page 1 of 1 | Total Record : 6