cover
Contact Name
Dr. Ferry Lismanto Syaiful, S.Pt, MP
Contact Email
ferrylismanto5@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ferrylismanto5@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : 26229978     DOI : -
Buletin Ilmiah Nagari Membangun merupakan salah satu media publikasi ilmiah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dan PU KKN Universitas Andalas untuk menampung tulisan yang melaporkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat di desa, kelurahan atau nagari di daerah kabupaten/kota. Buletin ini diterbitkan 4 (empat) kali setahun yaitu pada bulan Maret dan Juni, September dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NAGARI PERSIAPAN GIRI MAJU, KABUPATEN PASAMAN BARAT DENGAN INOVASI DAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN JAGUNG Hayati, P.K. Dewi; Efendi, Siska; Rahmi, Ira Desri; Saputra, Rafki
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol 1 No 3: September 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.187 KB) | DOI: 10.25077/bnm.1.03.1-14.2018

Abstract

Jagung merupakan tanaman sela utama bagi kebun sawit yang sedang peremajaan dan diharapkan menjadi sumber pendapatan utama sebelum tanaman sawit menghasilkan. Transfer teknologi budidaya jagung di lahan sawit ditujukan pada peningkatan hasil produksi jagung tanpa merugikan tanaman utama serta tetap mempertahankan produktivitas lahan dan lingkungan. Peningkatan pendapatan juga dapat dilakukan melalui upaya peningkatan nilai tambah biji jagung menjadi berbagai produk makanan. Kegiatan KKN-PPM yang berlangsung di kanagarian Persiapan Girimaju, kecamatan Luhak Nan Duo kabupaten Pasaman Barat dari bulan Juni hingga Agustus 2018 ini bertujuan untuk mentransfer teknologi produksi jagung yang ramah lingkungan dan pengetahuan dan keterampilan dalam meningkatkan nilai tambah jagung menjadi berbagai produk makanan dan olahan lainnya. Hasil yang diperoleh dari kegiatan KKN ini adalah (1) masyarakat mampu menerapkan teknologi produksi jagung yang disinergikan dengan peternakan sapi, (2) terjadi peningkatan efisiensi produksi jagung melalui introdusir mesin pemipil jagung, (3) masyarakat mampu menghasilkan variasi produk makanan berbasis jagung dan (4) terbentuknya UMKM baru di nagari. Hasil analisis statistik mengunakan skala Likert memberikan nilai indeks 0.99 terhadap dampak/manfaat KKN, menunjukkan bahwa kegiatan KKN-PPM dikategorikan sangat sukses dan memberikan manfaat kepada masyarakat nagari, dan memberikan nilai indeks 0.95 pada pelaksanaan KKN, menunjukkan bahwa pelaksana KKN-PPM memiliki kompetensi yang cukup dan kesesuaian ilmu dengan program yang dijalankan.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMANFAATAN BIOGAS DARI KOTORAN TERNAK DAN JERAMI PADI SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF RAMAH LINGKUNGAN Irsyad, Fadli; Yanti, Delvi; Andasuryani, Andasuryani
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol 1 No 3: September 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.815 KB) | DOI: 10.25077/bnm.1.03.15-20.2018

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mentransfer pengetahuan dan teknologi pemanfaatan kotoran ternak dan jerami padi sebagai sumber energi alternatif ramah lingkungan berupa biogas. Dari kegiatan ini, diharapkan petani mendapatkan manfaat sosial dan ekonomis dari limbah yang dihasilkannya sendiri. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah, demonstrasi, dan eksperimen. Hasil kegiatan sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan biogas dari kotoran ternak dan jerami padi dapat mencapai sasaran sesuai dengan tujuan kegiatan pengabdian masyarakat, hal ini dapat dilihat dari peningkatan pemahaman peserta terhadap pengolahan limbah menjadi biogas setelah kegiatan sebesar 50%.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NAGARI SONTANG KABUPATEN PASAMAN MELALUI INOVASI BUDIDAYA SAPI POTONG DAN INOVASI PAKAN ALTERNATIF YANG RAMAH LINGKUNGAN Syaiful, Ferry Lismanto; Dinata, Uyung Gatot S.; Ferido, Ferido
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol 1 No 3: September 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.612 KB) | DOI: 10.25077/bnm.1.03.21-31.2018

Abstract

Nagari Sontang merupakan salah satu agari yang terletak di Padang Gelugur Kabupaten Pasaman dengan jumlah penduduk sekitar 8200 jiwa yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai bertani. Nagari Sontang memiliki areal lahan pertanian yang cukup luas yang berpotensi besar untuk dijadikan tempat pengembangan ternak sapi potong. Tujuan kegiatan ini adalah untuk pemberdayaan masyarakat yang dilakukan di Nagari Sontang ini adalah untuk mentransfer teknologi budidaya sapi potong dan inovasi pakan yang ramah lingkungan dan pengetahuan dan keterampilan dalam meningkatkan nilai tambah limbah pertanian sebagai pakan ternak. Kegiatan KKN ini dilaksanakan di Nagari Sontang, Pasaman pada tahun 2016. Kegiatan melibatkan 4 orang mahasiswa yang terdiri dari 1 orang dari Fakultas Pertanian dan 3 orang dari Fakultas Peternakan. Pendekatan yang digunakan dalam pelaksanaan program KKN-PPM pada masyarakat nagari Sontang, Pasaman adalah pendekatan partisipatif atau Participatory Rural Appraisal (PRA) yaitu melibatkan semua elemen masyarakat mulai dari kecamatan, wali nagari, kepala jorong, kepala dusun, ninik mamak atau yang dituakan, ibu-ibu rumah tangga (PKK) dan pemuda. Tahapan kegiatan ini meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah 1. Peternak telah mulai termotivasi menambah pengetahuan dalam budidaya ternak sapi potong yang baik dan menguntungkan, 2. Kegiatan pengabdian berupa penyuluhan pemeliharaan ternak sapi potong melalui penerapan teknologi yang diberikan kepada petani sangat menarik minat petani untuk melakukan usaha ternak sapi potong selain usaha padi sawah untuk menambah pendapatan keluarga, 3. Selain pakan hijauan sebagai pakan utama ternak sapi (rumput gajah), petani juga bisa memanfaatkan jerami padi yang telah difermentasi sebagai pengganti pakan hijauan dalam memanfaatkan potensi daerah setempat, 4. Peternak sudah mengetahui mengenai reproduksi dan perkawinan ternak dan IB dan 5. Peternak sudah mengetahui terknis perawatan dan pengendalian penyakit ternak. Dari hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa kegiatan yang telah dilakukan dikategorikan sukses. Hal ini tampak pada saat pelaksanaan kegiatan begitu besar animo peternak/ kelompok tani dan masyarakat di Nagari Sontang, Pasaman terhadap usaha peternakan sapi potong. Disamping itu begitu banyaknya yang turut hadir pada acara tersebut yang terdiri dari bapak-bapak, ibu-ibu, juga kalangan anak muda. Adapun yang hadir saat itu ternyata tidak semuanya dari kalangan peternak, banyak juga petani yang bukan peternak yang antusias menanyakan bagaimana cara beternak sapi potong baik berbasis menguntungkan dan penerapan inovasi pakan alternatif yang ramah lingkungan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SELEKSI GALUR MURNI DAN BUDIDAYA ITIK KAMANG BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL SEBAGAI DASAR PENETAPAN RUMPUN DAN KONSERVASI PLASMA NUTFAH ITIK LOKAL DI KECAMATAN TILATANG KAMANG Arlina, Firda; Sabrina, Sabrina
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol 1 No 3: September 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.967 KB) | DOI: 10.25077/bnm.1.03.32-39.2018

Abstract

Itik Kamang merupakan salah satu plasma nutfah unggas lokal Sumatera Barat yang berasal dari Kabupaten Tilatang Kamang. Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan paket teknologi sistem perkawinan dan manajemen pembenihan untuk meningkatkan produktivitas itik Kamang. selain itu juga memberikan pelatihan pengolahan telur dan bebek Kamang yang tidak produktif untuk menjadi produk inovasi seperti rendang telur dan rendang suir, serta teknologi pengolahan pakan yang bersumber secara lokal. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan produktivitas, dan efisiensi pengolahan biaya pakan ternak untuk pengembangan dan pelestarian plasma nutfah Kamang baik sebagai peningkatan pendapatan ternak di Koto Kanagarian Tangah Kecamatan Tilatang Kamang. Metode yang digunakan dalam program layanan ini adalah konseling, demonstrasi, pelatihan, pembinaan dan penyediaan paket teknologi, serta observasi dan evaluasi dan pengumpulan data untuk mengukur parameter keberhasilan program. Mahasiswa yang dilibatkan pada program KKN PPM ini adalah sebanayk 31 orang yang terdiri dari berbagai Fakultas di Universitas Andalas. Pelaksanaan kegiatan dimulai dari pra-KKN, survei dan implementasi di lapangan selama 40 hari, mulai dari 14 Juli hingga 14 Agustus 2017. Hasil kegiatan mendapat respon positif dari masyarakat, pemerintah dan dinas terkait. Kegiatan ini dilakukan di empat wilayah di Desa Koto Tangah Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yaitu Jorong Aua, Jorong Baringin, Jorong Pandan dan Luak Tunggang Giriang-Giriang. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di kelompok petani mendapat respon yang baik dari pemerintah desa dan petani di desa ini. Perternak sangat membutuhkan pengetahuan praktis yang dapat mendukung usaha pertanian mereka, seperti pembenihan, pengolahan produk ternak untuk meningkatkan pendapatan petani. Daya tetas telur itik Kamang sekitar 75%, pengetahuan memilih dan menetas di Aur Mekar dan Svarbnabhumi Livestock Group di Nagari Tilatang Kamang diperlukan karena kelompok ini memiliki potensi untuk menghasilkan ternak itik Kamang dengan menerapkan teknik pertanian yang baik sesuai terhadap lingkungan lokal.
PENYULUHAN ZAT ADIKTIF PADA MAKANAN DAN DAGUSIBU OBAT DI DESA BATU AMPA, KOTO TANGAH 50 KOTO Husni, Elidahanum; Kessi, Septia Chandra
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol 1 No 3: September 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.832 KB) | DOI: 10.25077/bnm.1.03.40-47.2018

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk pengaplikasian ilmu mahasiswa yang telah didapatkan saat kuliah dan menggali potensi diri dalam bermasyarakat serta memecahkan suatu masalah yang terjadi di dalam masyarakat, terutama dibidang kesehatan. Metoda yang digunakan adalah survey dan observasi langsung kelapangan. Berdasarkan survey yang telah dilaksanakan terlebih dahulu, nagari Koto Tangah terdiri dari 6 jorong dengan potensi yang bermacam-macam. Di Jorong Koto Tangah, tambun ijuak dan seberang parit, dan batu tanyuah masyarakatnya lebih banyak bertani dan bekerja disawah, hal ini juga tergambar dari pemandangan daerahnya yang dipenuhi dengan pematang sawah. Jorong Piladang termasuk jorong yang sangat maju dan terluas dibandingkan jorong lainnya, masyarakat di jorong ini banyak yang mempunyai usaha perternakan ayam dan juga sebagai pedagang. Jorong Sungai Cubadak merupakan jorong yang menjadi pusat perhatian saya, karena setiap rumah di jorong ini, mempunyai aktifitas yang sama yakni mempunyai usaha membuat kerupuk dan menjadi pemasok kerupuk ke berbagai daerah, seperti ke Bukittinggi, Payakumbuh dan sekitarnya. Namun, disamping itu masyarakat seringkali tidak menyadari pentingnya kesehatan dan kebersihan. Masyarakat sangat terlena oleh pekerjaan atau kesibukkannya sehari-hari. Sehingga, saya sebagai mahasiswa dari jurusan farmasi yang bergerak dibidang kesehatan merasa bertanggung jawab untuk menyampaikan dan memberitahu informasi kesehatan kepada masyarakat. Dari kegiatan yang telah dilaksanakan di nagari Koto Tangah, terlihat adanya warna-warna mencolok pada kerupuk hasil industri rumah tangga yang terkadang hanya dibiarkan saja tergeletak dijemur dijalanan yang penuh polusi. Oleh karena itu saya mempunyai program pengenalan zat tambahan berbahaya pada makanan (zat adiktif). Selanjutnya memberikan pengetahuan mengenai “Dagusibu” (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang), agar masyarakat paham mengenai cara pengelolaan obat yang baik dan benar.
OPTIMALISASI SUMBER DAYA MASYARAKAT DAN SUMBER DAYA ALAM DALAM BENTUK NUGGET SEBAGAI OLEH-OLEH KHAS PEKON WAY NIPAH Sosmiarti, Sosmiarti; Rezda, Putri Arif; Syafiqoh, Nidya Nur; Listiani, Wirdha; Indra, Febriansyah Putra Djaya; Masykurah, Ana; Wahyudi, Riki; Mazda, Tika
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol 1 No 3: September 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.691 KB) | DOI: 10.25077/bnm.1.03.48-55.2018

Abstract

Daerah Pekon Way Nipah merupakan daerah yang memiliki potensi besar dalam bidang pariwisata, karena terdapat Teluk Semaka di wilayah Timur dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di Wilayah Barat. Pekon Way Nipah terletak di kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus. Daerah ini memiliki potensi wisata berupa teluk semaka menjadikan Pekon Way Nipah memiliki potensi besar dalam bidang perikanan, namun realitas yang terjadi di Pekon Way Nipah hasil perikanan tidak dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sehingga berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi masyarakat pekon Way Nipah. Tujuan dilakukan optimalisasi produk dalam bentuk nugget sebagai oleh-oleh khas Way Nipah adalah agar masyarakat memiliki peran untuk menunjang ekonomi pekon dengan potensi besar yang dimiliki pekon. Metoda yang digunakan adalah pelatihan dan sosialisasi terhadap ibu-ibu PKK dan masyarakat Pekon Way Nipah. Hasil yang telah dilaksanakan adalah terciptanya nugget dengan packaging lengkap sebagai oleh-oleh khas Way Nipah, serta buku resep yang telah dibuat untuk masyarakat. Kesimpulan dari pemberdayaan masyarakat ini adalah ibu-ibu PKK dan masyarakat mengetahui bagaimana pembuatan nugget dan Pekon memiliki produk sendiri.
TRIMA DIA PAS DIPANDANG:TRICHODERMA DENGAN MEDIA AMPAS TEBU DICAMPUR DENGAN PUPUK KANDANG SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KENAGARIAN LAWANG, AGAM Lina, Eka Candra; Wahyuni, Amalina; Wandira, Trisna Ayu; Mirsal, Apdi Masela; Fernandes S, Ronauli
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol 1 No 3: September 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.504 KB) | DOI: 10.25077/bnm.1.03.56-61.2018

Abstract

Nagari Lawang merupakan sebuah nagari di daerah Kabupaten Agam, Sumatera Barat yang dikenal sebagai sentral tanaman tebu. Tanaman tebu yang telah diolah menjadi gula saka ataupun produk lainnya akan meghasilkan limbah berupa ampas tebu yang hanya digunakan untuk pembakaran serta dibuang begitu saja tanpa dimanfaatkan. Kegiatan bertujuan untuk transfer ilmu dan teknologi dari lingkungan perguruan tinggi kepada masyarakat terkait pemanfaatan limbah ampas tebu, mengurangi pencemaran lingkungan serta membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan empat tahapan umum, yaitu sosialisasi pengenalan program, implementasi dilapangan, monitoring program, dan evaluasi. Implikasi dari hasil kegiatan ini yaitu pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengembangbiakkan jamur Trichoderma dengan media ampas tebu dan pengaplikasian jamur Trichoderma dengan pupuk kandang pada tanaman pertanian.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN BAKAR KOMPOR SEKAM YANG RAMAH LINGKUNGAN DI KINALI, PASAMAN BARAT Syaiful, Ferry Lismanto; Dinata, Uyung Gatot S.; Hidayattullah, Yondra
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol 1 No 3: September 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.268 KB) | DOI: 10.25077/bnm.1.03.62-69.2018

Abstract

Kompor merupakan suatu alat yang digunakan masyarakat untuk memasak. Bahan bakar yang digunakan kompor berupa gas elpiji ataupun minyak tanah, gas elpiji. Kelangkaan minyak tanah sudah terjadi mulai dari beberapa tahun yang lalu. Pada saat itu untuk mendapatkan minyak tanah masyarakat harus membayar dengan sangat mahal dan bahkan harus rela melakukan antrian yang sangat panjang untuk mendapatkan beberapa liter minyak tanah. Untuk mengantisipasi hal tersebut maka sudah selayaknya kita memikirkan energi alternatif pengganti minyak tanah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi dalam mengatasi permasalahan pencemaran limbah sekam padi sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan melalui pembuatan kompor sekam untuk penghematan bahan bakar minyak dan gas Kegiatan KKN dilaksanakan pada tanggal 28 Juni hingga 8 Agustus s/d September 2018. Jumlah mahasiswa yang dilibatkan adalah 24 orang. Bentuk kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan, demonstrasi dan pelatihan pembuatan kompor sekam dengan memanfaatkan sekam padi dilakukan oleh dosen Unand dan mahasiswa KKN PPM Unand dengan melibatkan masyarakat di Nagari Kinali Pasaman Barat. Dari kegiatan ini terlihat masyarakat sangat antusias dan mampu membuat kompor sekam dan mengolah limbah sekam padi menjadi bahan bakar kompor sekam tersebut. Disamping itu, kompor sekam dapat digunakan masyarakat untuk memasak dalam mengatasi kelangkaan minyak tanah serta pemanfaatan limbah sekam padi sebagai bahan bakarnya. Kompor dirancang untuk membakar sekam padi menggunakan jumlah udara terbatas untuk pembakaran yang menghasilkan api bercahaya biru, yang hampir mirip dengan kompor LPG. Dari kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat mengoptimalkan penggunaan kompor sekam dalam kehidupan sehari-hari untuk menghemat biaya dan mengatasi kelangkaan dan mahalnya gas elpiji maupun minyak tanah serta mengatasi pencemaran lingkungan dari limbah sekam.
PENYULUHAN RUMAH PANGAN MANDIRI DI NAGARI SILANTAI, KECAMATAN SUMPUR KUDUS, KABUPATEN SIJUNJUNG, SUMATERA BARAT Efrizal, Efrizal; Nurmiati, Nurmiati; Periadnadi, Periadnadi; Fernando, Ando
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol 1 No 3: September 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.197 KB) | DOI: 10.25077/bnm.1.03.70-77.2018

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman, penerapan ilmu, pengalian potensi diri dan pemecahan masalah yang terjadi di dalam masyarakat, terutama dibidang pertanian. Metoda yang digunakan adalah survey dan observasi, penyuluhan, percontohan (demplot) dan pelatihan langsung kelapangan. Berdasarkan survey dan data primer dari Nagari Silantai terlihat bahwa Nagari yang berada di Kecamatan Sumpur Kudus tersebut secara geografis berada pada posisi 0o26’49” LS dan 100o54’29” BT, dengan ketinggian dari permukaan laut sekitar 243 m dan curah hujan 300-4.000 mm/tahun. Dilihat dari topografi, Nagari Silantai memiliki permukaan tanah umumnya bergelombang dan berbukit, dengan luas wilayah sekitar 12.270 Ha. Dari hasil pengamatan di lapangan Nagari Silantai terdiri dari 4 Jorong yaitu Jorong Kinkin, Jorong Koto Tangah, Jorong Koto Ateh dan Jorong Ujung Koto. Ditinjau dari data masyarakat miskin, Nagari Silantai masih tergolong kepada masyarakat yang berekonomi miskin. Hal ini terlihat dari angka kemiskinan masyarakatnya sebesar 36,40%. Berdasarkan potensi daerah dan kondisi masyarakat di Nagari Silantai tersebut, maka kami terdorong untuk melakukan kegiatan penyuluhan rumah pangan mandiri di Nagari Silantai, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Dari hasil kegiatan penyuluhan ini terlihat bahwa adanya sambutan dan antusias masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan baik pada tingkat keluarga atau kelompok anggota masyarakat untuk mengembangkan kemandirian pangan, meningkatkan peran dan fungsi kelembagaan masyarakat Nagari dan menumbuh kembangkan kesadaran keluarga agar mau dan mempunyai motivasi dan mampu memanfaatkan lahan di wilayahnya untuk menjadi sumber pangan dan gizi.
MEMBANGUN NAGARI FOTOKOPI MELALUI KULIAH KERJA NYATA REVOLUSI MENTAL INDONESIA MELAYANI DI KABUPATEN TANAH DATAR Helmizar, Helmizar; Putri, Aulia Rahmi; Syaputra, Ajie
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol 1 No 3: September 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.029 KB) | DOI: 10.25077/bnm.1.03.78-87.2018

Abstract

Nagari Atar merupakan salah satu nagari yang berada di Kecamatan Padang Ganting Kabupaten Tanah Datar yang memiliki geografis yang berbukit-bukit. Nagari ini dikenal dengan nagari fotokopi yang ditandai dengan adanya tugu fotokopi yang berada di kantor pemerintahan wali nagari. Hampir setengah masyarakat Nagari Atar merantau untuk mencari penghidupan. Dengan banyaknya masyarakat yang merantau sehingga potensi-potensi yang ada di Nagari Atar tidak dapat dimanfaatkan dengan baik, melalui pengabdian ini bertujuan membantu masyarakat untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Revolusi Mental Indonesia Melayani. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu pelatihan masyarakat dan difusi IPTEKS berdasarkan permasalahan yang ada sehingga dapat memberikan solusi untuk mengatasi masalah. Dari kegiatan yang telah dilakukan dapat dilihat keberhasilannya dengan banyaknya/antusias masyarakat terhadap kegiatan yang dilakukan. Harapannya hasil dari kegiatan yang dilakukan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan mengatasi permasalahan yang ada sehingga Nagari Atar dapat menjadi nagari yang maju.

Page 1 of 3 | Total Record : 21