cover
Contact Name
Jurnal Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram
Contact Email
schemata@uinmataram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
schemata@uinmataram.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL SCHEMATA : Pascasarjana UIN Mataram
ISSN : 23373741     EISSN : 25795287     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
SCHEMATA (ISSN 2337-3741) adalah peer review journal yang diterbitkan oleh Program Pascasarjana UIN Mataram sejak tahun 2012. Cakupan kajian Schemata meliputi tema kajian Pendidikan Islam dan Hukum Islam. Schemata menerima tulisan dari hasil-hasil penelitian, baik penelitian lapangan (field research) maupun kepustakaan (librarian research). Keputusan diterima atau ditolaknya sebuah artikel setelah melalui penelaahan dua orang mitra bebestari. Sejak tahun 2015, Schemata dapat diakses secara daring di http://ejurnal.iainmataram.ac.id/index.php/schemata
Arjuna Subject : -
Articles 27 Documents
Journal Schemata: Volume: 6 Nomor : 2, 2017 Muslimin, Afif Ikhwanul
SCHEMATA Vol 6 No 2 (2017): Schemata: Jurnal Pendidikan Islam Volume: 6, Nomor: 2, 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/schemata.v6i2.496

Abstract

Journal Schemata: Volume: 6 Nomor : 2, 2017
Pola Interaksi Komunitas Mbojo Dengan Masyarakat Sasak (Studi Pada Komunitas Mbojo di Desa Peresak Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat) Syarifudin, Muhammad
SCHEMATA Vol 7 No 1 (2018): Schemata: Jurnal Hukum Islam dan Sosial
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/schemata.v7i1.297

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah: 1.) Untuk mengetahui pola interaksi komunitas Mbojo dengan masyarakat Sasak di Desa Peresak Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. 2.) Untuk mengetahui proses interaksi komunitas Mbojo dengan masyarakat Sasak di Desa Peresak Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini, menggunakan jenis deskriptif dan fenomenologi. Yaitu tindakan manusia menjadi suatu hubungan sosial bila manusia memberi arti atau makna tertentu terhadap tindakannya itu, dan manusia lain memahami pula tindakannya itu sebagai sesuatu yang penuh arti. Sedangkan jenis deskriptif  pada hakekatnya adalah mencari teori, bukan menguji teori. Metode ini menitik beratkan pada observasi dan suasana alamiah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1). Pola Interaksi komunitas Mbojo dengan masyarakat Sasak di Desa Peresak Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat adalah memegang prinsip hidup dari leluhurnya yaitu memberi contoh yang terbaik dengan bilhal dari yang lebih tua para tokoh komunitas Mbojo   yang sekaligus menjadi panutan dan perilaku hidup komunitas Mbojo yang juga di dalamnya mengajarkan bahwa masyarakat harus lebih bersahaja dari pada pemimpinnya dalam berinteraksi. 2). Proses interaksi komunitas Mbojo dengan masyarakat Sasak di Desa Peresak Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat merupakan segala bentuk aktifitas atau kegiatan yang dilakukan setiap hari yang memegang teguh ajaran leluhur yang disebut ”maja la bo dahu” yang berarti malu dengan takut dan tercermin dalam tiga kategori, yaitu segi pekerjaan, segi kekeluargaan dan segi adat-istiadat yang merupakan keseluruhan pengetahuan dan pengalaman tentang segala aspek dan lika-liku yang berkaitan dengan kehidupan yang dipesankan secara lisan oleh nenek moyang kepada seluruh masyarakat adat Mbojo.
THE EFFECTIVENESS OF USING PHOTOGRAPHS ON TEACHING WRITING NARRATIVE TEXT FOR NON-ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS Harintama, Fitrana
SCHEMATA Vol 7 No 2 (2018): Schemata: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/schemata.v7i2.519

Abstract

This study concerns about teaching writing, especially writing narrative text by using picture prompts as media. Picture prompts are believed can make the students relax to study and can encourage them to begin to write. Picture prompts have many advantages in teaching and learning writing. Related to the objective of the study, the aim of this study is to find whether picture prompts can help the students to get higher scores or not. This research will be done in UIN Maulana Malik Ibrahim Malang in Arabic Language and Literature Department with the research object of class A for experimental group and class B for control group. The objective of the study is to investigate the effectiveness of using picture prompts in writing class in helping students write narrative texts. The quasi-experimental research design will be used in writing this research. This research design was chosen because it was impossible for the researcher to randomize the subjects to the intended conditions. This was due to the fact that moving the students from one class to another in order to get the ideal groups for the sake of the experiment was not allowed. As the study deals with the students of two different classes, the explanation about teaching-learning processes will be applied to it. In the processes, the researcher will conduct pretest to know the students’ writing ability before getting treatment of writing narrative using picture prompts. After the treatment, the researcher conducts posttest to compare the result and to discover whether the students get higher score or not. Then the results of the research between two subjects will be analyzed using SPSS (Statistical Package for The Social Science) data analysis of group pair data.   Keywords: Picture Prompts, Narrative Text, Writing
ISLAMIC VALUES ENCOUNTERED IN HUMAN LANGUAGE PRODUCTION AND COMPREHENSION AS A MENTAL PROCESS Nurlaila, Nurlaila
SCHEMATA Vol 7 No 2 (2018): Schemata: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/schemata.v7i2.517

Abstract

This study concerned mainly on the islamic values encountered in human language production and comprehension as a mental process. The production of language of human being positioned in  Broca’s area and comprehension of language is located in Wernike’s area which are located in human left brain. The process of language in human brain is very abstract; it could not be directly seen by naked eyes. It was done by activating some features of the brain such as Broca’s area, Wernike’s area, angular gyrus, motor cortex, etc. Based on psycholinguistics theory, ability to speak or produce meaningful sounds were innate in human. Its meant that human were genetically predisposed to learn and use language. The phenomenon were closely related to islamics values that those facts specifically and delibrately created by God; the Almighty Allah with certain purposes and that regularity was shown in the nature of thing in the earth. This research aims at investigating the islamic values encountered in human language production and comprehension. This is a descriptive qualitative reasearch that the researcher herself functioned as the key instrument. It was found out that there were several kinds of islamic values found in human language production and comprehension namely social, moral, economical, and religious values.   Key Words: Islamic Value, Language Production and Comprehension, Mental Process
UPAYA KEPEMIMPINAN SPIRITUAL DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA MUTU DI SMA PLUS MUTHAHHARI BANDUNG Yulianti, Erba Rozalina
SCHEMATA Vol 7 No 2 (2018): Schemata: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/schemata.v7i2.515

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang upaya kepemimpinan spiritual dalam mengembangkan budaya mutu dan realitas budaya mutu yang dikembangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif  kualitatif. Penelitian ini merupakan studi kasus tunggal, dengan memusatkan perhatian pada sekolah swasta Islam SMA Plus  Muthahhari di bawah naunganYayasan Muthahhari Bandung. Data primer diperoleh dari sumber primer yaitu kepala sekolah, para guru, tenaga kependidikan, siswa dan orangtua murid. Data sekunder  berupa qualitative document seperti disertasi, jurnal, dokumen-dokumen serta sumber dan data penunjang lainnya. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi non-partisipan,dan dokumentasi.  Teknik analisis data menggunakan analisis integratif, dengan cara data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan tiga cara yaitu, organisasi data, reduksi data dan penyajian data. Untuk pengecekan keabsahan data menggunakan; kredibilitas data dengan teknik triangulasi, dependabilitas dan konfirmabilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan kepemimpinan spiritual dalam mengembangkan budaya mutu adalah: 1) artikulasi dan sosialisasi visi dan misi sekolah dilaksanakan cukup intens, 2) Muthahhari sebagai simbol pengembangan Ulul al-Bab, 3) penghargaan dan sanksi yang diberikan dalam bentuk ekstrinsik dan intrinsik, 4) hubungan yang terjadi di sekolah adalah hubungan sosial, emosional dan spiritual. Adapun realitas budaya mutu yang dikembangkan adalah: 1), budaya empati, 2) budaya kritis, 3) budaya inovatif, dan 4) budaya inklusif pluralis.   Kata Kunci: Kepemimpinan Spiritual, budaya mutu
Pendidikan Islam dan Perubahan Sosial Hamdani, Hamdani
JURNAL SCHEMATA : Pascasarjana UIN Mataram Vol 4 No 1 (2015): Januari
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract is here
Pre Understanding, Effective Histori, Fusion Of Horisons Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID NTB) Terhadap Undang-Undang Penyiaran No 32 Tahun 2002 Dan P3SPS Najamudin, Najamudin
SCHEMATA Vol 7 No 1 (2018): Schemata: Jurnal Hukum Islam dan Sosial
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/schemata.v7i1.295

Abstract

Pre Understanding, Effective Histori, Fusion Of Horisons istilah hermeneutik sebagai dasar untuk memahami. Sedangkan KPID adalah lembaga yang otoritatif pada pengawasan penyiran di daerah yang mengacu pada UU Penyiaran 32 Tahun 2002. Hadirnya lembaga penyiaran di NTB memiliki dampak positive negative, yaitu mampu memenuhi kebutuhan informasi bagi masyrakat NTB, tapi juga menambah permasalahan, seperti perilaku kekerasan oleh anak-anak, Pelecehan seksual oleh anak-anak maupun dewasa, kata-kata kotor oleh anak-anak dan lainnya. Prilaku tersebut diilustrasikan melalui Televisi. Pada tahap implementasi kebijakan dan pemahaman KPID tentang UU Penyiaran dan P3SPS peneliti melihatnya menggunakan teori hermneutika Gadamer dan Ripley “pendekatan kepatuhan dalam impelentasi kebijakan”. Terjadinya ketidakpatuhan tersebut disebabkan oleh kebijakan tersebut hanya berlaku formalitas, atau dalam logika hermeneutika apa yang KPID lakukan baru sebatas pemahaman literal, sehingga perlu diuji dengan Pre Understanding, Effective Histori, Fusion Of Horisons.   Keywords: Pre Understanding, Effective Histori, Fusion Of Horisons, UU Penyiaran, P3SPS, KPID, Lembaga, Penyiaran
KONFLIK DAN RESOLUSI KONFLIK JAMA’AH MASJID KEMBAR MENARA TUNGGAL DI DESA BANYUMULEK KECAMATAN KEDIRI LOMBOK BARAT azwandi, azwandi
SCHEMATA Vol 7 No 1 (2018): Schemata: Jurnal Hukum Islam dan Sosial
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/schemata.v7i1.299

Abstract

Di desa Banyumulek terdapat dua masjid yang sekarang menjadi satu, masjid itu diberinama Masjid Kembar Menara Tunggal, sebelum masjid Kembar Menara Tunggal, sekitar enam puluh  tahun yang lalu, berdiri salah satu masjid yang diberi nama Masjid Nurul Badiah, yang letaknya di Banyumulek Barat. Awalnya keberadaan masjid ini dimanfaatkan oleh warga Banyumulek sebagai tempat untuk beribadah dan sebagai pusat kegiatan keagamaan sebagaimana lazimnya. Namun Seiring berjalannya waktu, terjadi  kesalahpahaman antar tokoh pemuka agama dan pengurus masjid itu. Sejak munculnya  perbedaan pemahaman keagamaan ini, akhirnya konflik terbuka sesama jama’ah Masjid Nurul Badi’ah tidak dapat terelakkan, yang pada akhirnya jama’ah yang tidak sependapat mendirikan masjid baru yang lokasinya sangat berdekatan dengan Masjid Nurul Badi’ah, masjid baru tersebut diberi nama Masjid Silaturrahmi yang lokasinya berada di  wilayah dusun Banyumulek Timur. Konflik dan ketegangan antar jama’ah  terus berlangsung hingga puluhan tahun dan secara turun temurun, hingga pada akhirnya atas inisiatif dari tokoh pemuda pada saat itu, berusaha untuk menyatukan kembali jama’ah yang telah terpecah puluhan tersebut dengan melakukan negosiasi dan koordinasi dengan semua tokoh pemuka agama dan masyarakat, yang pada akhirnya menemukan titik temu untuk mengakhiri konflik yang berkepanjangan, dengan di adakan rapat besar antar dua pengurus masjid  (Masjid Nurul Badi’ah dan Masjid Silaturrahmi) yang hasilnya di dalam rapat besar itu bahwa kepengrusan kedua masjid di bubarkan, dan kepengurusan masjid yang baru akan dibuat ulang, serta kedua masjid akan dirombak diganti dengan model masjid yang baru. Agar bangunan masjid bergabung menjadi satu maka dibuatkanlah jembatan penghubung yang sekarang dikenal dengan nama Menara Tunggal sebagai simbol pemersatu. Sejak dimulainya pembangunan Masjid Tunggal menara Tunggal dibangun pada tahun  2009  pertikain antar jamaah dapat diredam dan dapat dipersatukan kembali.  
Financial system for a multinational family in Sharia and Law hadiri, yousf faraj muhammad
SCHEMATA Vol 7 No 1 (2018): Schemata: Jurnal Hukum Islam dan Sosial
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/schemata.v7i1.312

Abstract

The issue of the financial system of a multinational family in shari'a and law is of great importance in the current era of the deterioration of rights in the case of family disputes, which often result in divorce. Hence, Islamic law has taken into account this subject with many rules and provisions that protect both spouses' rights and obligations. Some Arab countries have also taken this approach, but they have not been far from international laws that advocate women's freedom, as we find in Tunisian law, for example. Here we have examined this subject from a legitimate legal point to clarify the problem that some countries have occurred when they put the family laws. The family laws have come up with sub-solutions that have made them fundamental issues that would raise the status of women and strengthen their legal and social status. This is the result of satisfying the demands of a predominantly political nature of religion, which made some laws rigid. The obligation of positive laws should not be affected by the purposes of Islamic law and its lofty principles of political, because codification does not prohibit Hara’am things, and it is not Hara’am for Halaal and non-ijtihad.
TRADISI PERAQ API DALAM DINAMIKA PERUBAHAN SOSIAL PADA MASYARAKAT KAWO Ansori, Zakaria
SCHEMATA Vol 7 No 1 (2018): Schemata: Jurnal Hukum Islam dan Sosial
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/schemata.v7i1.313

Abstract

Tradisi peraq api dan dinamika perubahasan sosial adalah dua hal yang selalau beriringan dalam kontek kehidupan bermasayarat khususnya pada masyarakat kawo. Fokus Penelitian ini adalah bagaimana tradisi peraq api, prosesnya dan dinamika perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat kawo. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa tradisi peraq api hingga saat ini masih dilakasanakan oleh masyarakat kawo walaupun ada terjadi perubahan pada aspek-aspek tertentu, hal ini disebabkan karena ada dinamika perubahasn sosial yang terjadi pada masyarakat.   Kata Kunci; Peraq Api, Tradisi dan Perubahan Sosial

Page 1 of 3 | Total Record : 27