cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan
ISSN : 25414615     EISSN : 2654945X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Development of Scientific-Based Research and Publication of Manuscripts in Reputable National and International Journals Sub-themes: 1. Nursing 2. Midwifery 3. Technology Laboratory Medic
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 1 No 1 (2016)" : 9 Documents clear
DETEKSI DINI PENYIMPANGAN EMOSIONAL PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN ., Risnawati; Hayati, Ida; ., Mariani
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : STIKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan anak merupakan salah satu masalah utama dalam bidang kesehatan saat ini di negara Indonesia.Derajat kesehatan anak mencerminkan derajat kesehataan bangsa.Sehingga masalah kesehatan anak menjadi prioritas agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal baik secara fisik maupun psikologis.Salah satu dari masalah anak secara psikologis adalah masalah mental emosional yang dapat mengakibatkan gangguan emosi dan mental yang tidak sehat dimana salah satu faktor penyebabnya adalah pola asuh orangtua.Untuk mengetahui gambaran metode koesioner masalah mentalemosional untuk mendeteksi dini penyimpangan mental emosional pada anak usia 4-6 tahundi TK Negeri 1 Samarinda.Desain penelitian ini adalah studi Deskriptif yaitu penelitian yang dilakukan umtuk memberikan gambaran suatu fenomena yang terjadi.Penelitian ini menggunakan subyek penelitian yaitu orang tua murid usia4-6 tahun.Dengan menggunakan alat ukur Quisioner, KMME.Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat.Penelitian ini didapatkan mayoritas anak tidak mengalami masalah mental emosional (normal) sebanyak 67 anak (63.2%) dari 106 responden, anak dengan perkembangan yang meragukan sebanyak 20 anak (18.9%) dari 106 responden dan anak dengan perkembangan yang menyimpang sebanyak 19 anak (17.9%) dari 106 responden. Dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi masalah mental emosional pada anak usia 4-6 tahun di TK Negeri 1 Samarinda adalah pola asuh orang tua, lingkungan, status gizi, sosial budaya, keluarga dan faktor internal (dari dalam diri) serta faktor ekternal dapat mempengaruhi tumbuh kembang, psikologi mental emosional anak usia 4-6 tahun di TK Negeri 1 Samarinda. Penulis memberikan saran kepada Sekolah terkait KMME (Koesioner Masalah Mental Emosioanal) dapat dijadikan salah satu pilihan alat dalam melakukan deteksi dini masalah perkembangan anak, sehingga diharapkan agar sekolah melakukan deteksi dini secara rutin sehingga kegiatan stimulasi terhadap anak bisa lebih akurat.  
PERBANDINGAN PEMERIKSAAN KADAR HEMOGLOBIN METODE CYANMETH SECARA LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG Paras, Sendy Indah
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : STIKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hemoglobin (Hb) merupakan suatu protein yang mengandungsenyawa besi hemin. Hemoglobin mempunyai fungsi mengikat oksigen di paru-parudan mengedarkan keseluruh jaringan tubuh. Dalam pemeriksaan kadar hemoglobinterdapat berbagai macam metode pemeriksaan yang digunakan termasuk metodeCyanmeth dimana metode tersebut bisa dilakukan dengan dua cara yaitu secaralangsung dan tidak langsung. Prinsip hemoglobin metode cyanmeth yaituhemoglobin darah diubah menjadi cyanmethemoglobin dalam larutan yang berisiKaliumferisianida. Absorbansi larutan diukur pada panjang gelombang 540 nm.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil pemeriksaan kadarhemoglobin metode cyanmeth secara langsung dan tidak langsung.Metode pemeriksaan hemoglobin darah yang digunakan adalah metodecyanmeth dilakukan pemeriksaan dengan dua cara yaitu secara langsung dan tidaklangsung dengan jumlah responden sebanyak 40 orang dengan uji Statistik T-Test.Dari hasil penelitian berdasarkan uji statistik Analisa T-Test Independent didapatkan nilai sig. (2-tailed) 0.000 ≤ 0.05, artinya bahwa adaperbedaan hasil yang signifikan pada pemeriksaan kadar hemoglobin metodecyanmeth cara langsung dan tidak langsung. Dengan selisih rata-rata hasil 2.4 g/dldan persantase hasil 15.9 %.
PENGARUH EDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN MINAT PEMAKAIAN ALAT KONTRASEPSI INTRA UTERINE DEVICE (IUD) Ritha, Aniah; Wahyuni, Ridha; Peggyanita, Wynne
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : STIKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan yang kurang atau pemahaman yang salah tentangalat kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) pada calon akseptor sangatberpengaruh terhadap pemakaian kontrasepsi IUD, dari beberapa temuan fakta memberikan implikasi program yaitu apabila pengetahuan dari wanita kurang makapenggunaan kontrasepsi terutama IUD juga menurun. Jumlah peserta KB yang menurun dari tahun ke tahun dapat disebabkan karena beberapa faktor seperti kurangnya Pengetahuan, Minat dan Ekonomi.Penelitian ini bertujuan mengetahui minat beralih pemakaian alat kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) pada akseptor KB hormonal di wilayah kerja Puskesmas Sambutan. Penelitian ini bersifat deskiptif kuantitatif dengan jumlah populasi 38 responden, teknik pengambilan data menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan instrument berupa kuesioner dan analisis data bersifat analisis univariat. Dari 38 akseptor KB hormonal di wilayah kerja Puskesmas Sambutan yang memiliki minat tinggi beralih pemakaian alat kontrasepsi IUD (44,7%), dan minat rendah (55,3%). hasil penelitian terkait aspek pendidikan yang memiliki minat tinggi mayoritas berpendidikan SMA yaitu (76,5%), dan minat rendah mayoritas SMP (42,9%). hasil penelitian terkait aspek penghasilan yang memiliki minat tinggi mayoritas memiliki penghasilan >Rp.3.000.000 yaitu (52,9%), dan minat rendah mayoritas memiliki penghasilan Rp.2.000.001-3.000.000 (66,7%). Hasil penelitian pada 38 reponden mengenai gambaran minat beralih pemakaian alat kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD) pada akseptor KB hormonal di wilayah kerja Puskesmas Sambutan yang dilakukan pada tanggal 3-5 Agustus 2016 mayoritas memiliki minat rendah 55,3%. Saran: untuk responden dengan minat rendah agar dapat mencari informasi yang benar tentang alat kontrasepsi KB IUD terkait dengan cara kerja, keuntungan/kerugian serta efektifitas dari KB IUD.
HUBUNGAN KEPATUHAN PERAWAT MENCUCI TANGAN DENGAN KEJADIAN HAIs (FLEBITIS) DI RUMAH SAKIT DIRGAHAYU SAMARINDA ., Sholichin; Ain, Annisa; Siulina, Margaretha
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : STIKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah  sakit  adalah  sistem  pelayanan  kesehatan  yang  didalamnya terdapat sistem  surveilens sebagai upaya pengendalian dan pencegahan infeksi karena rumah sakit merupakan salah satu sumber infeksi seperti kejadian flebitis. Tindakan dalam pengendalian dan pencegahan infeksi ini yaitu melakukan cuci tangan sesuai standar prosedur operasional dengan menggunakan metode handwash atau handscrub.  Tujuan peneliti adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan mencuci tangan perawat dengan kejadian HAIs (Flebitis) di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda. Jenis penelitian menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 23 perawat IGD dan 23 pasien yang terpasang infus oleh perawat di IGD. Pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Sebanyak 56,5% perawat yang kurang patuh dalam melaksanakan cuci tangan sesuai prosedur, angka kejadian flebitis 44%. Sedangkan perawat patuh mencuci tangan 43,5%, tidak terjadi flebitis 56%. Hasil analisis menunjukan ada hubungan antara kepatuhan perawat mencuci tangan dengan kejadian HAIs (flebitis) (p=0,000), (p < 0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan kepatuhan perawat mencuci tangan dengan kejadian HAIs (Flebitis). Diharapakan semua perawat dapat melakukan cuci tangan sesuai Standar Prosedur Operasional  (SPO) dengan baik dan benar sebelum dan sesudah melakukan tindakan sehingga angka kejadian HAIs (Flebitis) tidak terjadi.
HUBUNGAN PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG VULVA HYGIENE SAAT MENSTRUASI DI SMK NEGERI 5 SAMARINDA Mukaromah, Siti
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : STIKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan dan sikap remaja harus dipersiapkan kearah pencapaian reproduksi yang sehat karena remaja mengalami berbagai macam proses perubahan terkait dengan kesehatan reproduksi. Perubahan tersebut sering dikenal dengan istilah masa pubertas yang ditandai dengan datangnya menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pendidikan kesehatan reproduksi dengan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang vulva hygiene saat menstruasi di SMK Negeri 5 Samarinda. Desain penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pra eksperimen dengan menggunakan jenis rancangan One Group Pretest-Posttest dan rancangan ini juga tidak ada kelompok pembanding (kontrol). Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswi  perempuan kelas X di SMK Negeri 5 Samarinda yang berjumlah 79 orang. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah  probability sampling dengan teknik systematic random sampling. Analisis pada penelitian ini menggunakan uji beda dua mean (paired t test). Hasil penelitian ini adalah pengetahuan remaja putri tentang vulva hygiene saat menstruasi sebelum dilakukan pendidikan kesehatan reproduksi dengan mean 11,59, sedangkan sikap remaja putri tentang vulva hygiene saat menstruasi sebelum dilakukan pendidikan kesehatan reproduksi dengan mean 28,29. Pengetahuan remaja putri tentang vulva hygiene saat menstruasi sesudah dilakukan pendidikan kesehatan reproduksi dengan mean 14,54, sedangkan sikap remaja putri tentang vulva hygiene saat menstruasi sesudah dilakukan pendidikan kesehatan reproduksi dengan mean 33,59. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang vulva hygiene saat menstruasi sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan reproduksi.
PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN HITUNG JUMLAH TROMBOSIT METODE LANGSUNG (REES ECKER),METODE TIDAK LANGSUNG (FONIO), DAN METODE AUTOMATIK (HEMATOLOGI ANALYZER) Praptomo, Agus Joko
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : STIKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada Laboratorium klinik, terutama pada laboratorium di puskesmas terpencil, metode hitung trombosit manual masih banyak digunakan adalah cara Langsung, pada laboratorium menengah hingga utama, metode manual telah banyak  ditinggalkan dan berganti metode automatik, hal ini di karenakan pasien di laboratorium menengah cenderung lebih ramai pasien dibandingkan dengan laboratorium puskesmas sehingga petugas laboratorium puskesmas lebih memilih menggunakan metode hitung trombosit secara manual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui selisih perbedaan pemeriksaan hitung jumlah trombosit metode langsung (Rees Ecker), metode tidak langsung (Fonio), dan metode automatic (Hematologi Analyzer). Desain penelitian yang digunakan adalah comparative research yaitu penelitian yang bertujuan untuk membandingkan perbedaan nilai/data variabel satu dengan variabel yang lain , penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2016 dan penelitian dilaksanakan di UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Kalimantan Timur.Hasil analisa uji statistik Mann Whitney pada pemeriksaan hitung jumlah trombosit metode automatik dan metode langsung tidak ada perbedaan yang signifikan sig (2-tailed) dengan nilai p value 0,773 dan alpha 0,05. hitung jumlah trombosit metode automatik dan metode tidak langsung tidak ada perbedaan yang signifikan sig (2-tailed) dengan nilai p value 0,900 dan alpha 0,05. hitung jumlah trombosit metode langsung dan metode tidak langsung tidak ada perbedaan yang signifikan sig (2-tailed) dengan nilai p value 0,684 dan alpha 0,05.
The correlation between the Leadership Style of the Room Head with Nurse Performance at Medical Surgery Room, Dirgahayu Hospital Samarinda 2016 Mulyono, Edy; Nurarif, Amin Huda; ., Bertin
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : STIKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leadership style is the reflection of a leader’s behavior that relates to his capability in holding the leadership.  Four famous styles of leaderships are  Autocratic, Democratic,   Participative,   and   Laizzes-faire.   Leadership   style   affects   much   on   nurse performance that determines the nurse service quality. The nurse performance is a nurse’s activity in implementing a duty obligation and responsibility to reach the profession objective to give nursing guidance. So that it aims to know the relationship between the leadership style of the room head and the nurse performance in a medical surgery room, Dirgahayu Hospital, Samarinda. The Method is the total population of nurses at the medical surgery room, Dirgahayu Hospital, Samarinda was 114 and the total sample was 68 nurses. The research design used in this research was analytical comparative research with cross sectional approach.  The level significant was 95% (a= 0.05). The result of the research revealed that there was a relationship between the leadership style of the room head and the nurse performance in a medical surgery room. The result of using Chi-square statistic test got p-value of 0.009, and P value was smaller than alpha value, 0.05. Conclusion: Therefore, Ha was accepted and Ho was rejected. In other words, there was a relation between the leadership style of the room head with nurse performance in medical surgery room, Dirgahayu Hospital, Samarinda. The room head should be optimal in the implementation of leadership style in order to improve the room nurse performance. They should give nursing guidance to the patients and their family, so that they were able to improve the nursing service quality that affected the BOR (Bed Occupancy Ratio) enhancement.
PERBANDINGAN AKTIVITAS ENZIM SGOT DAN SGPT TERHADAP SAMPEL SERUM DAN PLASMA EDTA ., Sulastri
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : STIKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan SGOT dan SGPT merupakan tes untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan aktivitas enzim SGOT dan SGPT dalam cairan darah. Pemeriksaan nilai aktivitas enzim SGOT dan SGPT dapat diperiksa dengan sampel serum dan plasma EDTA. EDTA bisa bersifat inhibitor terhadap enzim yang menyebabkan reaksi enzim terhambat. Sampel serum merupakan gold standart,di antara keduanya, serum lebih akurat karena serum merupakan cairan darah yang dibuat tanpa ada penambahan sesuatu yang bisa mempengaruhi reaksi.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling dengan Jumlah responden 30 orang dari Pasien UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur. Pemeriksaan dilakukan pada bulan Mei 2016 di UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur. Data dianalisis dengan uji Statistik Uji Mann Whitney.Hasil penelitian berdasarkan uji statistik uji mann Whitney didapatkan untuk pemeriksaan SGOT α = 0,05 lebih kecil dari nilai sig. (2-tailed) yaitu 0,433 dan 0,479. Untuk pemeriksaan SGPT α = 0,05 lebih kecil dari nilai sig. (2-tailed) yaitu 0,428 dan 0.370. Terdapat perbedaan yang tidak bermakna antara sampel serum dan plasma EDTA terhadap pemeriksaan SGOT dan SGPT.  
MINAT DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA MENGGUNAKAN METODE SADARI ., Arbayah; Wahyuni, Ridha; Atmajani, Era Try
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : STIKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang perlu mendapat perhatian tinggi dari setiap orangterutama wanita, hal tersebut karena kanker payudara merupakan kesakitan dengan angka kejadian tertinggi yang menyerang wanita di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Gambaran Minat Deteksi Dini Kanker Payudara Menggunakan Metode Sadari Pada Mahasiswi STMIK Widya Cipta Dharma Kota Samarinda. Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel yaitu 71 responden mahasiswi dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu teknik Stratified Random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pelaksanaan penyuluhan serta penyebaran angket dan analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian Gambaran minat untuk melakukan SADARI secara rutin setiap satu bulan sekali pada mahasiswi STMIK Widya Cipta Dharma, yaitu mahasiswi yang berminat untuk melakukan SADARI sebanyak 71 responden dengan alasan responden sangat antusias untuk melakukan SADARI secara rutin agar dapat mengenali dan mengetahui perubahan yang terjadi pada payudara responden. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa seluruh mahasiswi STMIK Widya Cipta Dharma yang menjadi responden berminat untuk melakukan SADARI secara rutin setiap satu bulan sekali. Bagi Mahasiswi STMIK Widya Cipta Dharma diharapkan untuk tetap melakukan SADARI setiap satu bulan sekali secara rutin dan teratur.

Page 1 of 1 | Total Record : 9