cover
Contact Name
Hardi Hamzah
Contact Email
hardi@unsulbar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
saintifikjurnal@unsulbar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. majene,
Sulawesi barat
INDONESIA
SAINTIFIK
ISSN : 24074098     EISSN : 26228904     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Saintifik : Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannnya.
Arjuna Subject : -
Articles 86 Documents
Beberapa Sifat Akar Persamaan Kuadrat Berkoefisien Bilangan Kompleks Ansar, Ahmad; Abdullah, Muhammad Arafat
Jurnal Saintifik Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1
Publisher : Fakultas MIPA UNSULBAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v5i1.196

Abstract

Pada makalah ini dibahas dan diselidiki sifat akar-akar persamaan kuadratberkoefisien kompleks. Diawali dengan mempelajari cara menentukan akar-akar persamaan kuadrat berkoefisien kompleks. Hasil yang diperoleh digunakan untuk menyelidiki syarat persamaan kuadrat berkoefisien kompleks memiliki akar sama, akar-akar yang saling konjugat, memiliki sebuah akar real serta memiliki sebuah akar imajiner murni. Dijelaskan pula cara membentuk persamaan kuadrat baru apabila diketahui akar-akarnya.Kata kunci : Persamaan kuadrat, Koefisien kompleks, Bilangan Kompleks
Hubungan Nilai Matematika Rekayasa Terhadap Nilai Analisa Struktur Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Sulawesi Barat Waris, Milawaty; Zamad, Nurmiati
Jurnal Saintifik Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1
Publisher : Fakultas MIPA UNSULBAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v5i1.200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara nilai mata kuliah Matematika rekayasa terhadap nilai mata kuliah Analisa struktur yang diperoleh mahasiswa teknik sipil Universitas Sulawesi Barat. Penelitian ini tergolong dalam penelitian kuantitatif dengan pendekatan data berbentuk angka. Jenis penelitian yang digunakan bersifat penelitian analitik korelatif menggunakan program aplikasi software SPSS versi 21, Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa teknik sipil universitas sulawesi barat, yang telah menempuh mata kuliah Matematika rekayasa dan Analisa Struktur. Adapun Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Simple Random Sampling. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis korelasi pearson (product moment). Hasil analisis diperoleh Berdasarkan hasil penelitian mengenai hubungan antara nilai Matematika rekayasa dan Analisa struktur digolongkan sedang. Artinya pengaruhnya sedikit. Meskipun berkorelasi positif namun hasilnya signifikan atau tidak bisa digeneralisasikan ke dalam populasi. Hal ini menunjukkan bahwa nilai mata kuliah matematika rekayasa yang diperoleh tidak berhubungan dengan nilai mata kuliah analisa struktur yang diperoleh. Korelasi antara nilai Matematika rekayasa terhadap nilai analisa struktur adalah sebesar 0.435 dengan signifikansi pada taraf kesalahan 5% dan didapat r-tabel 0,361 maka ( r-hitung = 0,435 > r-tabel = 0,361) berarti Ho diterima, namun hubungan antara nilai Matematika rekayasa terhadap nilai mata kuliah analisa struktur tidak ada hubungannya karena meskipun nilai mata kuliah Matematika rekayasa tinggi belum tentu nilai mata kuliah analisa struktur juga tinggi.Kata kunci: Matematika rekayasa, Analisa Struktur, analisis korelasi pearson, uji signifikansi
Pengembangan Instrumen untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi dalam Mata Pelajaran Matematika di SMA Kabupaten Majene Hikmah, Hikmah; Amin, Nursyafitri
Jurnal Saintifik Vol 5, No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1
Publisher : Fakultas MIPA UNSULBAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v5i1.191

Abstract

Tujuan umum penelitian ini untuk mengadakan perbaikan pembelajaran berkaitan dengan model tes dan sistem penskorannya. Tujuan khusus penelitian untuk menghasilkan instrumen penilaian kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking) HOT Matematika pada kelas XI SMA yang memenuhi syarat, meliputi: 1) fit dengan PCM dan 1) tingkat kesulitan item Responden siswa SMA kelas XI di Kabupaten Majene terdiri 3 SMA Negeri di Kabupaten Majene yaitu SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, dan SMA Negeri 3. Langkah-langkah penelitian meliputi; 1) perancangan instrumen, 2) uji coba instrumen, dan 3) perakitan tes. Tahap perancangan instrumen meliputi: a) Penentuan Tujuan Tes, b) Penentuan Kompetensi yang akan diujikan, c) Penentuan Materi yang Diujikan, d) Penyusunan Kisi-kisi Tes, e) Penulisan Item Berdasarkan Prinsip-prinsip Pengembangan Tes HOT, f) Validasi Item Tes, g) Perbaikan Item dan Perakitan Tes, dan h) Penyusunan Pedoman Penskoran. Tahap uji coba instrumen terdiri: a) Penetapan Subjek Uji Coba (SMA), b) Pelaksanaan Uji coba Tes, dan c) Analisis Data Hasil Uji Coba dengan teknik: (1) Kecocokan Item Instrumen (goodness fit), (2) Reliabilitas, (3) Kurva Karakteristik Item, (4) Indeks Kesukaran, dan (5) Fungsi Informasi dan SEM. Tahap Perakitan Tes untuk Pengukuran.Kata kunci : pengembangan instrumen, penilaian, kemampuan berpikir tingkat tinggi.
Solusi Numerik Model Umum Epidemik Susceptible, Infected, Recovered (SIR) dengan Menggunakan Metode Modified Milne-Simpson Nur, Wahyudin; Abdal, Nurul Mukhlisah
Jurnal Saintifik Vol 2, No 2 (2016): VOLUME 2 NOMOR 2 JULI 2016
Publisher : Fakultas MIPA UNSULBAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v2i2.159

Abstract

Model Epidemik Susceptible, Infected, Recovered (SIR) merupakan salah satu metode yang paling banyak digunakan untuk memodelkan penyebaran penyakit. Model ini biasa digunakan untuk simulasi dan ptediksi jumlah kasus penyakit tertentu. Dalam artikel ini penulis melakukan simulasi dan mencari solusi numerik model umum epidemik SIR dengan menggunakan MMetode Modified Milne Simpson yang dipadukan dengan metode Runge Kutta Orde 4. Metode ini merupakan salah satu metode prediktor korektor yang biasa digunakan untuk mencari solusi numerik persamaan diferensial. Dengan menggunakan parameter miu=0,1;lamda=0,0098; gamma=0,5  diperoleh r0=0,016333<1. Kurva kelas Infected menuju nol dan setimbang dititik nol. Hal ini menandakan, dengan pemilihan parameter seperti itu, kelas Infected akan menghilang dari populasi. Berdasarkan hasil simulasi, dapat disipulkan bahwa metode Milne Simpson layak digunakan untuk menentukan solusi numerik model umum epidemik SIR.Kata kunci: Model SIR, Modified Milnw Simpson, Runge Kutta Orde 4
Peranan Strategi Pembelajaran Aktif Tipe Tim Quiz ( Quiz Team ) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Fisika Kelas XI IPA MAN Pol-Man Kabupaten Polewali Mandar Alibas, Fadhila
Jurnal Saintifik Vol 2, No 2 (2016): VOLUME 2 NOMOR 2 JULI 2016
Publisher : Fakultas MIPA UNSULBAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v2i2.102

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk; (1) Mengetahui tingkat kemampuan berpikir kritis siswa yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe tim kuis siswa kelas XI IPA MAN Pol-Man, (2) mengetahui tingkat kemampuan berpikir kritis siswa yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran konvensional siswa kelas XI IPA MAN Pol-Man, (3) mengetahui ada tidaknya perbedaan yang berarti antara kemampuan berpikir kritis siswa yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe tim kuis dengan yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran konvensional siswa kelas XI IPA MAN Pol-Man. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA MAN Pol-Man tahun ajaran 2010-2011 yang terdiri dari 114 orang sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA1 dan kelas XI IPA2 dengan jumlah siswa keseluruhan 76 orang. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan dalam hal kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran fisika dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe team kuis dengan yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran konvensional siswa kelas XI IPA MAN Pol-Man. Instrumen penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir kritis yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas dengan jumlah 19 soal. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPA SMA MAN Pol-Man yang diajar melalui strategi pembelajaran aktif tipe team kuis berada pada kategori tinggi dengan ratarata skor 10,55. Sedangkan rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa yang diajar dengan strategi pembelajaran konvensional berada pada kategori cukup dengan rata-rata skor 8,63. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam halkemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran fisika dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe team kuis dengan yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran konvensional siswa kelas XI IPA MAN Pol-Man.Kata kunci: Strategi Pembelajaran Aktif Tipe Tim Kuis, Eksperimen.
Meningkatkan Peringkat Berfikir Geometri Siswa SMP di Parepare Berdasarkan Teori Van Hiele Zainal, Zaid
Jurnal Saintifik Vol 4, No 1 (2018): VOLUME 4 NOMOR 1 JANUARI 2018
Publisher : Fakultas MIPA UNSULBAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v4i1.144

Abstract

Kesulitan pembelajaran geometri siswa biasanya dapat dijelaskan melalui model pembelajaran geometri model van Hiele yang menghubungkan kesulitan ini dengan tahap perkembangan pengetahuan dan Pemahaman konsep geometri yang tidak berdasrkant urutan tertentu. Penelitian ini dilaksanakan adalah untuk mendesain dan membuat satu alat pembelajaran yang disebut Video Pembelajaran Geometri, disingkat VPG untuk membantu Siswa SMP di Kota Parepare meningkatkan peringkat berfikir geometri van Hiele dari suatu peringkat ke peringkat selanjutnya meliputi semua materi geometri yang telah disiswai.VPG dibuat berdasarkan model pembelajaran van Hiele dan proses visualisasi melalui penggunaan sumber teknologi dibidang pendidikan yang tersedia pada tempat penelitian. Keberhasilan VPG dalam membantu siswa meningkatkan peringkat berfikir geometri akan diteliti menggunakan analisis komparatif terhadap skor tes pra dan pos yang diukur menggunakan tes geometry van Hiele yang diadopsi dari soal standar yang telah digunakan sebelumnya oleh Usiskin (1984) untuk mengukur peringkat berfikir geometri siswa sekolah menengah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa meningkat peringkat berfikirnya setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan VPG.Alat ini bisa menjadi bahan ajar alternatif untuk mengatasi kesulitan belajar geometri utamanya siswa SMP kelas 3 .Kata kunci: Teori van Hiele, Peringkar berfikir geometri,Video pembelajaran geometri
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Tingkat Kompleksitas Masalah dan Perbedaan Gender Indrawati, Nenny; Tasni, Nurfaidah
Jurnal Saintifik Vol 2, No 1 (2016): VOLUME 2 NOMOR 1 JANUARI 2016
Publisher : Fakultas MIPA UNSULBAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v2i1.92

Abstract

Pemecahan masalah merupakan bagian dari kurikulum yang sangat pentingkarena melibatkan kemampuan kognitif yang setiap saat mengalami Perubahan dan perkembangan. Aspek kognitif yang meliputi cara berpikir termasuk perbedaan gender, hubungannya dengan kreativitas berpikir sangat beragam sehingga merupakan area yang penuh dengan kontroversi, oleh karena itu menarik untuk dikaji. Selain itu salah satu alternatif belajar yang digunakan guru untuk mengukur pemahaman dan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah adalah menyajikan masalah dengan tingkat kompleksitas masalah yang berbeda.Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari tingkat kompleksitas masalah dan perbedaan gender pada mahasiswa STKIP YPUP jurusan matematika semester dua. Penelitian ini adalah penelitian eksploratif yang bersifat kualitatif berdasarkan pada wawancara berbasis tugasyang dilaksanakan di STKIP YPUP Makassar. pada penelitian ini subjek penelitian difokuskan pada mahasiswa dengan tingkat kemampuan kognitif yang tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan pada dasarnya aspek kognitif yang terbentuk pada subjek perempuan dalam menyelesaikan masalah matematika cenderung sangat hati-hati, ragu-ragu, dan begitu terstruktur sedangkan pada subjek laki-laki cenderung cepat dalam mengambil sikap, kurang sistematis, dan kurang rapi.Namun pada dasarnya, ditinjau dari aspek kognitif tidak ada perbedaan signifikan yang ditunjukkan dalam hal kemampuan penyelesaian masalah matematika baik pada laki-laki maupun perempuan.Kata kunci: kompleksitas masalah, pemecahan masalah, gender
Hubungan Antara Cara Belajar dan Motivasi Belajar Siswa dengan Hasil Belajar Biologi Siswa SMA di Kota Makassar Nurmiati, Nurmiati
Jurnal Saintifik Vol 3, No 1 (2017): VOLUME 3 NOMOR 1 JANUARI 2017
Publisher : Fakultas MIPA UNSULBAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v3i1.115

Abstract

Siswa yang memiliki cara belajar yang baik, dapat mencerminkan siswa yang memiliki motivasibelajar yang tinggi sehingga akan meningkatkan hasil belajar siswa.Tujuan penelitian ini adalah(i) untuk mengetahui hubungan antara cara belajar dengan hasil belajar siswa SMA di kotaMakassar, (ii) untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswaSMA di kota Makassar, (iii) untuk mengetahui hubungan antara cara belajar dan motivasi belajarsecara bersama-sama dengan hasil belajar siswa SMA di kota Makassar. Jenis penelitian iniadalah penelitian éx-post facto” bersifat korelasional dengan teknik pengumpulan datamenggunakan angket dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) cara belajarsiswa SMA Negeri di kota Makassar berada pada kategori sedang, dan ada hubungan denganhasil belajar biologi siswa SMA Negeri di kota Makassar, (ii) motivasi belajar siswa SMA Negeridi kota Makassar berada pada kategori sedang, dan ada hubungan dengan hasil belajar biologisiswa SMA Negeri di kota Makassar, (iii) hasil belajar siswa SMA Negeri di kota Makassarberada pada kategori sedang, dan ada hubungan antara cara belajar dan motivasi belajar secarabersama-sama dengan hasil belajar biologi siswa SMA Negeri di kota Makassar.Kata kunci—3-5 kata kunci, Algoritma A, algoritma B, kompleksitas
APLIKASI REGRESI GANDA MODEL COBB-DOUGLAS TERHADAP PRODUKSI TAMBAK BANDENG DI KECAMATAN WONOMULYO Abdullah, Muhammad Arafat; Samil, St. Haerawati
Jurnal Saintifik Vol 1, No 2 (2015): VOLUME 1 NOMOR 2 JULI 2015
Publisher : Fakultas MIPA UNSULBAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v1i2.82

Abstract

Secara umum tujuan penelitian ini adalah untuk mengestimasi tingkat produksi tambak bandeng dan menganalisis penggunaan regresi ganda model Cobb-Douglas tentang hubungan antara faktor-faktor produksi dengan tingkat produksi. Faktor-faktor produksi yang diteliti meliputi, jumlah nener (X1), jumlah pupuk urea (X3), jumlah pupuk SP36 (X2), dan pengalaman bertani (X4). Jumlah responden dalam penelitian ini 120 orang. Dalam penelitian ini, juga digunakan data sekunder yang merupakan data-data penunjang yang diperoleh dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Polewali Mandar. Regresi ganda model Cobb-Douglas digunakan sebagai alat analisis data dalam penelitian ini. Dengan statistik uji-t, dapat disimpulkan bahwa secara statistik peubah masukan (X2) dan (X3) tidak mempunyai pengaruh yang signifikan sedangkan peubah masukan (X1) dan (X4) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap produksi tambak bandeng di Kec. Wonomulyo pada alpha 5%. Dari hasil analisis, jumlah koefesien keelastisan dari keempat peubah masukan yaitu nilai η = 1,203 atau koefisien keelastisan lebih besar dari 1, maka kegiatan produksi sudah berada pada zona I. Oleh karena itu, penambahan faktor produksi secara teknis masih dapat ditingkatkan, sebab penambahan masukan masih memberikan luaran yang besar.Kata kunci: regresi ganda, Cobb-Douglas, Uji-t
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XII IPA2 SMAN 1 MAKASSAR (Studi pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan) Ramadhana, Nurhikma
Jurnal Saintifik Vol 1, No 1 (2015): VOLUME 1 JANUARI 2015
Publisher : Fakultas MIPA UNSULBAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v1i1.73

Abstract

Penurunan Kualitas pendidikan di Indonesia mengajak kita untuk meninjau kembali mengenai aspek pendukung peningkatan kualitas pendidikan Indonesia. Salah satu diantaranya adalah kualitas pengelolaan pendidikan, dimana guru memiliki peran aktif dalam mengamati dan mengawasi setiap permasalahan yang terdapat di dalam kelasnya. Guru dituntut untuk senantiasa meneliti setiap tindakan yang diberikan terhadap masalah-masalah yang terjadi di dalam kelas (Classroom Action Research). Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Salah satu tindakan yang diberikan yaitu dengan menerapkan strategi pembelajaran inkuiri untuk mengaktifkan siswa dalam proses pembelajaran. Aktivitas siswa diamati dan dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif dengan mengisi lembar observasi, yang mengacu pada sintaks inkuiri yaitu, tahap orientasi, perumusan masalah, perumusan hipotesis, pengumpulan data, pengujian hipotesis, penarikan kesimpulan. Sedangkan untuk hasil belajar siswa dengan pemberian evaluasi hasil belajar disetiap siklus, kemudian dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada terjadi peningkatan aktivitas di setiap sintaks dalam strategi pembelajaran inkuiri. Selain itu, untuk hasil belajar ditemukan bahwa pada Siklus I nilai rata-rata siswa yaitu 52,29 dari nilai ideal 100, dengan frekuensi siswa yang mencapai nilai baik sekali sangat rendah yaitu 0% atau tidak ada dari jumlah siswa sebesar 41 orang siswa. 9,76% atau 4 orang siswa termasuk dalam kategori baik, 41,46% atau 17 orang siswa dalam kategori cukup, 34,15% atau 14 orang siswa dalam kategori kurang dan 14,63% atau 6 orang siswa berada dalam kategori gagal. Sedangkan untuk Siklus II nilai rata-rata siswa yaitu 64,88 dari nilai ideal 100, dengan Frekuensi siswa yang memperoleh nilai pada kategori baik sekali sebanyak 2 orang siswa atau 4,88%, sementara, 39,02% atau 16 orang siswa termasuk dalam kategori baik, 48,78% siswa dalam kategori cukup, 7,32% atau 3 orang siswa yang berada pada kategori kurang dan 0% yang berada pada kategori gagal. Berdasarkan hasil analisis secara kuantitatif peningkatan hasil belajar biologi siswa dari Siklus I ke Siklus II sebesar 12,59%. Berdasarkan hasil penelitian, maka disimpulkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar biologi siswa kelas XII IPA2 SMA Negeri 1 Makassar. Dalam penerapan strategi pembelajaran inkuiri, disarankan untuk meluangkan waktu yang lebih banyak dan memberikan kebebasan kepada siswa untuk lebih berkreasi terhadap materi pelajaran yang diberikan.Keywords: Pembelajaran Inkuiri, Hasil belajar biologi