cover
Contact Name
Linlin Lindayani
Contact Email
rena.rns@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
linlinlindayani@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Komprehensif
ISSN : 23548428     EISSN : 25988727     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Keperawatan Komprehensif (JKK) of STIKep PPNI Jawa Barat has mission to provide information regarding nursing science for students, teachers, and for public community who have concern in nursing. Jurnal Keperawatan Komprehensif published twice a year on every July and Januari.
Arjuna Subject : -
Articles 35 Documents
Kebutuhan Masyarakat Sekolah Tentang Media Edukasi Dalam Meningkatkan Personal Hygiene Pada Anak Di SD Sukagalih Putra, Deni Maisa; Juniarti, Neti; Sari, Sheizi Prista
Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan Komprehensif
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.608 KB)

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Kebutuhan masyarakat sekolah tentang media edukasi kesehatan  dalam meningkatkan personal hygiene anak masih belum banyak dikembangkan. Pendidikan kesehatan dengan menggunakan media edukasi dapat meningkatkan kemampuan kritis anak. Personal hygiene atau kebersihan diri perorangan perlu diaplikasikan pada diri pribadi serta keluarga agar terhindar dari penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali ide-ide atau persepsi masyarakat sekolah tentang kebutuhan untuk meningkatkan Personal hygiene pada anak di SD Sukagalih. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kualitatif eksploratif untuk menggali ide-ide secara mendalam dari partisipan. Pemilihan partisipan menggunakan teknik purposive sample, berdasarkan kriteria inklusi. Sebanyak sembilan belas orang partisipan yang bersedia terlibat dalam penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam pada orangtua, guru, masyarakat, dan tenaga kesehatan, sedangkan pada anak-anak dilakukan focus group discussion (FGD). Waktu penelitian pada bulan September sampai dengan bulan November 2017, analisis data menggunakan teori Braun and Clarke (2006). Hasil: Penelitian didapatkan empat tema yaitu; kebutuhan akan media, kriteria media yang baik, jenis media yang dibutuhkan, dan penyitaan waktu dalam kebiasaan bermain. Diskusi: Bahwa masyarakat sekolah membutuhkan media dan metode untuk meningkatkan personal hygiene pada anak. Diperlunya kerjasama masyarakat sekolah untuk meningkatkan personal hygiene anak dan akan kebutuhan media edukasi yang dapat membantu pengetahuan, motivasi anak, dan  mendidik anak kearah yang lebih baik dalam kesehatan personal hygiene. ABSTRACTIntroduction: The needs of the school community about health education media in improving child hygiene are still not widely developed. Health education by using educational media can improve children's critical ability. Personal hygiene or personal hygiene needs to be applied to personal and family to avoid disease. The purpose of this study was to explore the ideas or perceptions of the school community about the need to improve personal hygiene in children in SD Sukagalih. Method: This study was conducted using a qualitative explorative design to explore the ideas in depth from the participants. The selection of participants was used purposive sample technique, based on the inclusion criteria. Nineteen participants were agreed to join in the study. Data collection used in-depth interview techniques for parents, teachers, communities, and health workers, while in children focus group discussions (FGDs) were conducted. During the study period from September to November 2017, data analysis used Braun and Clarke's theory (2006). Result: The research found four themes; the need for media, good media criteria, the type of media required, and the seizure of time in play habits. Discussion: That the school community needs media and methods to improve personal hygiene in children. There is a need for school community co-operation to improve the child's personal hygiene and the need for educational media that can help knowledge, motivate children, and educate children towards better health of personal hygiene. 
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN CERAMAH TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI SMP NEGERI 2 TANJUNGSARI SUMEDANG Yuliana, Delli; Sutisna, Iyos
Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Keperawatan Komprehensif
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.781 KB)

Abstract

Salah satu masalah utama yang dialami remaja adalah masalah kesehatan reproduksi. Hal ini didukung data SDKI (2012) yang menyatakan secara nasional terjadi peningkatan angka remaja yang melakukan hubungan seksual pranikah yaitu sekitar 9,3% atau sekitar 3,7 %.  Hal ini akan berdampak meningkatnya masalah reproduksi remaja misalkan kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, penyakit menular seksual (PMS), serta kekerasan seksual. Berdasarkan latar belakang diatas, perlu dilakukan pendidikan kesehatan untuk mengingkatkan pengetahuan remaja terkait kesehatan reproduksi remaja.  Menurut beberapa penelitian sebelumnya pendidikan kesehatan terbukti efektif untuk meningkatkan pengetahuan. Adapun tujuannya yaitu untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Metode Penelitian : Rancangan penelitian ini menggunakan eksperimen semu (Quasi exsperimen), dengan pendekatan pre test dan post tes. Jumlah sampel dari masing-masing baik kelompok intervensi maupun kontrol sebanyak 22 responden, teknik pengambilan sampel secara purposive sampling, instrumen dalam penelitian ini dengan menggunakan kuesioner. Pelaksanaan penelitian dilaksanakan ke dalam tiga tahap yaitu tahap persiapan pelaksanaan dan tahap evaluasi,  analisis data menggunakan uji statistik t test independent dan dependen. Hasil penelitian terdapat perbedaan yang bermakna pada pengetahuan tentang kesehatan reproduksi sebelum dan setelah dilakukan pendidikan keseahatan ceramah pada kelompok intervensi (P=0.036), tidak terdapat perbedaan pada kelompok kontrol (p= 0.162). Kesimpulan Pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi.
PENGETAHUAN TIM REAKSI CEPAT TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR Wiliastuti, Ulfah Nasti; Anna, Anastasia; Mirwanti, Ristina
Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Keperawatan Komprehensif
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.838 KB)

Abstract

Cardiac arrest termasuk kejadian kegawatdaruratan yang membutuhkan bantuan hidup dasar dengan resusitasi jantung paru. Upaya pertolongan bantuan hidup dasar yang terlambat diberikan dapat berdampak kematian pada pasien. Tim reaksi cepat sebagai tenaga kesehatan yang dibentuk khusus untuk menangani pasien kegawatdaruratan dituntut mampu memberikan pertolongan pada pasien gawat darurat dengan cepat dan tepat. Tim reaksi cepat membutuhkan pengetahuan dalam melakukan tindakan bantuan hidup dasar. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengetahuan Tim Reaksi Cepat tentang Bantuan Hidup Dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif pada 37 anggota tim reaksi cepat yang dipilih menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan yang disusun dan dikembangkan peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan sebagian besar dalam kategori kurang yaitu sebanyak 36 responden (97,3%) dan satu responden (2,7%) memiliki pengetahuan baik. Responden dengan katergori pengetahuan yang kurang memiliki kategori kurang di semua indikator seperti, pada pengetahuan konsep dasar, pengkajian respon dalam BHD, resusitasi paru dalam BHD, resusitasi jantung dalam BHD, dan AED dalam BHD. Perlu adanya peningkatan pengetahuan tentang bantuan hidup dasar dengan mengadakan pelatihan, evaluasi serta pembaharuan standar prosedur operasional BHD.
PENGARUH LOGOTHERAPY TERHADAP KEPUTUSASAAN PADA NARAPIDANA WANITA DI LEMBAGA PERMASYARAKATAN WANITA KELAS IIA BANDUNG Wulan Lindasari, Sri; Yosep, Iyus; Sutini, Titin
Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Keperawatan Komprehensif
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.936 KB)

Abstract

Angka kriminalitas setiap tahunnya mengalami peningkatan. Seseorang yang melakukan tindakan kriminalitas, dapat menimbulkan berbagai macam permasalahan yaitu kerugian materil maupun imateril. Dengan tinggal di lapas, narapidana wanita akan mengalami loss  of family, loss of control, loss of model dan lack of stimulation sehingga dapat mengakibatkan keputusasaan. Dampak dari keputusasaan apabila tidak segera ditangani dapat mengakibatkan depresi dan bunuh diri. Logotherapy adalah psikoterapi yang bertujuan untuk membantu individu menemukan makna hidup pada situasi apapun termasuk dalam situasi yang tidak menyenangkan. Tahapan dari logotherapy ini dilakukan 4 sesi yaitu pengkajian, stimulasi imajinasi kreatif, memproyeksikan makna hidup dalam kehidupan sehari-hari dan evaluasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh logotherapy terhadap keputusasaan pada narapidana wanita di Lapas wanita kelas IIA Bandung. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental pre-post test non equivalent control group. Populasi dalam penelitian ini adalah semua narapidana wanita yang mengalami keputusasaan dan tidak mengalami depresi berat sebanyak 57 orang. Cara pengambilan sampel adalah secara total sampling. Penelitian dilakukan terhadap 57 responden yang terdiri dari 29 orang kelompok intervensi dan 28 kelompok kontrol. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner Beck Hopelessness Scale (BHS). Analisa data univariat yaitu dengan menghitung distribusi frekuensi dan sentral tendensi. Analisa bivariat menggunakan Paired  t-test dan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh logotherapy pada kelompok intervensi sebelum dan setelah diberikan logotherapy dengan nilai p value 0,001 dan t hitung 14,61. Rekomendasi hasil penelitian adalah perlunya pelaksanaan logotherapy dalam program pembinaan mental para narapidana yang mengalami keputusasaan di lapas wanita. 
Studi Fenomenologi: Pengalaman Aktivitas Fisik Klien Yang Menjalani Hemodialisis Rosiah, Rosiah; Chasani, Shofa; Hidayati, Wahyu
Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Keperawatan Komprehensif
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.234 KB)

Abstract

Hemodialisis merupakan salah satu terapi yang dilaksanakan oleh klien dengan penyakit ginjal kronis stadium akhir. Berbagai perubahan fisik dan psikologis klien yang menjalani hemodialisi berpengaruh pada kemampuan klien dalam melakukan aktivitas fisik. Pengalaman klien yang menjalani hemodialisis dalam melakukan aktivitas fisik merupakan hal penting untuk diketahui agar dapat menjadi dasar pengembangan program intervensi untuk mengurangi resiko komplikasi penyakit jantung yang menjadi penyebab utama kematian penyakit ini.Tujuan penelitian ini yaitu mengeksplorasi secara mendalam pengalaman pemenuhan kebutuhan aktivitas fisik klien yang menjalani hemodialisis.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui in-depth interview kepada 8 (delapan) orang klien yang menjalani hemodialisis.  Keabsahan data meliputi credibility, dependability, confirmability, transferability. Teknik analisis data menggunakan metode Collaizi.Hasil penelitian didapatkan 4 (empat) tema yaitu:  (1) Perubahan pemenuhan kebutuhan aktivitas selama menjalani hemodialisis; (2) Mempertahankan kemampuan perawatan diri selama menjalani hemodialisis (3) Perencanaan dalam upaya mempertahankan kemampuan aktivitas fisik; (4)  Harapan terhadap pelayanan terkait dengan intervensi keperawatanHasil penelitian pengalaman aktivitas fisik klien yang menjalani hemodialis dapat dijadikan dasar pengembangan program pelayanan keperawatan yang lebih bermutu untuk dapat meningkatkan produktifitas klien sehingga kualitas hidup klien hemodialisis menjadi lebih baik.
PENGALAMAN HIDUP REMAJA YANG MENGALAMI PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS) DI SMK MOCH TOHA CIMAHI Julianti, Wulan; Marfuah, Dewi; Noor Hayati, Suci
Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Keperawatan Komprehensif
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.669 KB)

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Pada remaja wanita akan terjadi pematangan seksual yang ditandai dengan datangnya menstruasi. Menjelang datangnya menstruasi seorang wanita akan mengalami premenstrual syndrome (PMS). Gejala yang ditimbulkan PMS meliputi gejala afektif dan gejala somatik. Gejala tersebut akan berdampak pada kualitas hidup remaja, karena bila tidak ditangani dengan baik tentunya dapat mengganggu aktifitas remaja baik itu dirumah maupun di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengalaman hidup remaja yang mengalami PMS di SMK Moch Toha Cimahi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif, data diperoleh dari hasil wawancara. Informan dalam penelitian ini berjumlah lima orang. Data yang dikumpulkan berupa hasil rekaman wawancara dan catatan lapangan yang dianalisis dengan teknik Collaizi. Penelitian ini menghasilkan lima tema yaitu: Berbagai perubahan fisik, Psikologis dan perilaku dialami remaja saat PMS, PMS dirasakan mengganggu hubungan interpersonal dan aktivitas sosial, Penanganan non farmakologi lebih banyak dilakukan remaja saat mengalami PMS, Faktor eksternal dan internal menjadi alasan remaja saat melakukan penanganan, Gejala dirasakan berkurang setelah dilakukan beberapa penanganan. Hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran kepada remaja mengenai pengalaman remaja dalam menghadapi PMS. Disarankan bagi tenaga kesehatan khususnya perawat untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada remaja mengenai menstruasi dan gangguannya, khususnya premenstrual syndrome.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Deteksi Dini Dan Pencegahan Anemia Dalam Upaya Menurunkan Aki Pada Kader Posyandu Solehati, Tetti; Sari, Citra Windani Mambang; Lukman, Mamat; Kosasih, Cecep Eli
Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan Komprehensif
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.717 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: salah satu faktor penyebab masih tingginya angka mortalitas pada ibu antara lain anemia  ibu hamil. Peran kader masyarakat yang tergabung dalam posyandu sangat diperlukan untuk ibu hamil dalam bentuk pendidikan kesehatan kepada ibu hamil untuk mengetahui pengaruh edukasi deteksi dini anemia terhadap pengetahuan  kader posyandu. Tujuan Penelitian: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan deteksi dini dan penceghan anemia pada kader posyandu. Metode: desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pretest dan post test without control. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling sebanyak 21 kader kesehatan posyandu di Cipamokolan Kelurahan Mekarjaya Kecamatan Rancasari Bandung. Analisis data meliputi univariat dan bivariat dengan menggunakan uji t test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tingkat pengetahuan sebelum intervensi dalam kategori kurang  (19%), cukup (76,2%), baik (4,8%) meningkat setelah intervensi menjadi cukup (14,3%) dan baik (85,7%). Pada analisis lanjut ditemukan rata-rata tingkat pengetahuan sebelum intervensi dari 60 menjadi 90 (p= 0.001). Kesimpulan: pendidikan kesehatan berpengaruh dalam meningkatkan tingkat pengetahuan kader kesehatan.   tingkat pengetahuan kader kesehatan.  ABSTRACTBackground: one of the contributing factors of high maternal mortality rate is pregnant mother's anemia. The role of community cadres incorporated in Posyandu is very necessary for pregnant women in the form of health education to pregnant women. Research Objectives: this study aimed to determine the effect of health education on knowledge of early detection of anemia and prevention of anemia of Posyandu cadres. Methods: the quasi experiment with pre test and post test without control design was used in this study. Sampling was collected by total sampling method as many as 21 health cadres of posyandu in Cipamokolan Kelurahan Mekarjaya, Rancasari District of Bandung. Data analysis included univariate and bivariate by using t-test. The results showed that the average level of knowledge before the intervention was in the category of less (19%), enough (76.2%), good (4.8%), it increased after intervention to enough (14.3%) and good (85.7 %). In the advanced analysis found that the average level of knowledge before the intervention was 60 to 90 (p = 0.001). Conclusion: health education is influential in increasing the level of health cadre knowledge
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN IBU YANG BERSALIN PADA BIDAN DAN DUKUN BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ARJASARI KABUPATEN BANDUNG Noor Hayati, Suci
Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Keperawatan Komprehensif
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.631 KB)

Abstract

Tingginya angka kematian ibu dan bayi di Indonesia terutama di Kota Bandung diakibatkan masih banyaknya pertolongan persalinan yang dilakukan oleh Dukun Bayi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan tingkat kepuasan ibu yang bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Arjasari Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif. Sampel berjumlah 75 orang, yang terdiri dari 35 orang ibu yang bersalin pada dukun bayi dan 40 orang ibu yang bersalin pada bidan, diambil dengan teknik simple random sampling. Analisa data dengan menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian pada pertolongan persalinan yang dilakukan oleh Bidan berdasarkan analisis kuadran terdapat dua unsur pada kuadran II dan tiga unsur pada kuadran III. Tidak terdapat unsur pada kuadran I dan IV. Sedangkan pada pertolongan persalinan yang dilakukan oleh Dukun Bayi terdapat dua unsur pada Kuadran I, satu unsur pada kuadran II, satu unsur pada kuadran III  dan satu unsur pada kuadran IV.
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN KELUHAN TENTANG MENSTRUASI DIANTARA REMAJA PUTERI Solehati, Tetti; Trisyani, Mira; Kosasih, Cecep Eli
Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Keperawatan Komprehensif
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.547 KB)

Abstract

Latar Belakang: Menstruasi merupakan hal yang biasa terjadi pada perempuan yang sudah memasuki masa remaja remaja. Sebagian remaja memiliki keluhan-keluhan saat menstruasi terjadi. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan keluhan remaja puteri mengenai menstruasi. Metode: Desain penelitian deskriptif kuantitatif.. Jumlah sampel sebanyak 100 santriwati. Penelitian dilakukan di pondok pesantren Al-Musaddadiyah Garut pada tahun 2017. Instrumen yang digunakan terdiri dari data keluhan saat menstruasi, pengetahuan, dan sikap yang dibuat berdasarkan referensi terkait dan telah dilakukan uji konten dan uji reabilitas serta uji validitas. Data dianalisis dengan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa lebih dari setengah responden sebanyak 69 orang (69%) mengalami keluhan pegal dan sebagian responden sebanyak 56 orang (56 %) mengalami dismenorhoe saat menstruasi.Pada variabel pengetahuan dan sikap tentang perawatan saat menstruasi ditemukan bahwa semua responden sebanyak 100 orang (100%) berpengetahuan buruk dan sebagian besar responden sebanyak 78 orang (78%) memiliki sikap tidak mendukung terhadap perawatan saat menstruasi . Kesimpulan: para remaja cenderung mengalami keluhan saat menstruasi, serta memiliki pengetahuan buruk dan sikap tidak mendukung tentang perawatan saat menstruasi.
GAMBARAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN PERILAKU CARING PERAWAT DI RUMAH SAKIT DAERAH BADUNG, BALI Yuliati Darmini, AAA; Dina Susanti, NLP; Putu Kamaryati, NI
Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Keperawatan Komprehensif
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.053 KB)

Abstract

Pelayanan keperawatan menjadi salah satu tolok ukur pelayanan kesehatan di rumah sakit dimana perawat melaksanakan tugas-tugas pemeliharaan klien secara langsung. Perilaku caring perawat dalam memberikan pelayanan sangat dibutuhkan. Perilaku ini sangat erat kaitannya dengan kecerdasan emosional dari kemampuan individu untuk mengetahui emosi dirinya sendiri dalam mengatur dan mengelola emosi menjadi motivasi positif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan kecerdasan emosional perawat dan perilaku caring perawat pasien bedah dan penyakit dalam di RSU Badung. Desain penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 148 responden dengan teknik convenience sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan analisis deskriptif. Hasilnya ditemukan bahwa sebanyak 60 (81,1%) responden memiliki kecerdasan emosional sedang dan 14 (18,9%) yang tinggi. Untuk perilaku caring perawat ditemukan 3 (4,05%) responden dalam kategori kurang, 37 (50,0%) responden dalam kategori cukup, dan 34 (45,95%)responden dalam kategori adekuat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keseluruhan responden cenderung memiliki kecerdasan emosional yang baik, sementara beberapa perawat masih mempunyai perilaku caring dalam kategori cukup baik.

Page 1 of 4 | Total Record : 35