Journal of Health, Education and Literacy
ISSN : -     EISSN : 26219301
Articles 9 Documents
Brand Attitude Pasien Rawat Inap Terhadap Minat Pemanfaatan Kembali Pelayanan Di Rumah Sakit Heriyati, Heriyati; Pasinringi, Syahrir A; Sidin, Indahwaty
Journal of Health, Education and Literacy Vol 1 No 1 (2018): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v1i1.146

Abstract

ABSTRAK Sikap terhadap merek, didefinisikan sebagai evaluasi keseluruhan tentang produk yang dilakukan oleh konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan brand attitude pasien rawat inap terhadap minat pemanfaatan kembali pelayanan di Rumah Sakit Universitas Hasanuddin. Penelitian ini menggunakan rancangan survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Cara pengambilan sampel secara purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu dengan syarat pasien telah dirawat lebih dari dua hari dengan besar sampel 120. Analisa data yang dilakukan adalah univariat dan bivariat dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi dan uji korelasi. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan kognitif terhadap minat pemanfaatan kembali pelayanan (p=0,001), dan ada hubungan afektif terhadap minat pemanfaatan kembali pelayanan (p=0,049). Terdapat hubungan variable kognitif dan afektif terhadap minat pemanfaatan kembai pelayanan di Rumah Sakit. Disarankan agar pihak rumah sakit terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui pelatihan sumber daya manusia dan melengkapi sarana pendukung fisik yang belum ada. Melakukan penyebaran informasi mengenai keberadaan Rumah Sakit Universitas Hasanuddin pada wilayah di luar kota Makassar.   Kata kunci : kognitif, afektif, minat pemanfaatan kembali   ABSTRACT                     Brand attitude, is defined as the overall evaluation of the product carried out by consumers. This study aims to determine the brand relationship attitude of inpatients to the interest of reuse of services at Hasanuddin University Hospital. This study uses an analytical survey design with a cross sectional study approach. The method of sampling was purposive sampling, which was the technique of determining samples with certain considerations, provided that the patients had been treated for more than two days with a sample size of 120. The data analysis was univariate and bivariate using frequency distribution tables and correlation tests. The results of this study indicate that there is correlation cognitive to the interest in reusing services (p = 0.001), and there is correlation affective to the interest in reusing services (p = 0.049). There is a relationship between cognitive and affective variables towards interest to reuse services at hospital.  It is recommended that the hospital continue to improve the quality of services through human resources training and complete physical support facilities not yet available, do information dissemination about the existence of Hasanuddin University Hospital in areas outside the city of Makassar.   Keywords : cognitive, affective and interest to reuse  
Pengaruh Pendampingan dan Penyuluhan oleh Mahasiswa KKN terhadap Perubahan Perilaku Pus Ber-KB di Alu Polewali Mandar firmansyah, andan
Journal of Health, Education and Literacy Vol 1 No 1 (2018): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v1i1.147

Abstract

Kabupaten Polewali Mandar merupakan Daerah Tertinggal tahun 2015-2019 berdasarkan PP no. 131 tahun 2015 dan berdasarkan data susenas 2015, Sulawesi barat berada pada kuadran 2, dimana tingkat CPR (contraceptive prevalence rate) rendah dan TFR (total fertility rate) tinggi. tujuan penelitian iniialah untuk mengetahui pengaruh pendampingan dan penyuluhan (PENYU) mahasiswa KKN terhadap Perubahan Perilaku PUS Ber-KB di Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini termasuk Quasi Eksperimental research. Penelitian ini akan dilaksanakan di Kecamatan Allu Kabupaten Polewali Mandar di dua desa yaitu desa Mombi sebagai tempat perlakuan, dan desa Pao-Pao sebagai tempat Kontrol Hasil Penelitian Menilai adanya perbedaan antara perlakuan dan control dengan uji t tidak berpasangan dengan menscoring semua hasil perhitungan variabel pengetahuan, sikap dan prilaku dengan hasil ada perbedaan yang signifikan perubahan pengetahuan. antara kelompok kasus dan kontrol melalui keterlibatan mahasiswa KKN melalui pendekatan pendampingan dan penyuluhan (penyu) pada PUS. Dengan nilai p value = 0,005. Ada perbedaan perubahan sikap dengan nilai p value = 0,001. Ada perbedaan perubahan perilaku dengan nilai p value = 0,013. Menilai adanya pengaruh antara vaiabel penelitian dengan uji Chi-Square didapatkan Adanya pengaruh antara pendampingan dan penyuyluhan (Penyu) mahasiswa KKN terhadapa perubahan pengetahuan, sikap dan prilaku PUS di kecamatan alu yaitu pengetahuan dengan p value 0,005, sikap dengan p value 0,000 dan prilaku dengan nilai p value 0,000.
Kombinasi Terapi Musik Instrumental Dan Self Hypnosis Efektif Menurunkan Tekanan Darah Klien Hipertensi Purnomo, Edi
Journal of Health, Education and Literacy Vol 1 No 1 (2018): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v1i1.148

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi yang sering terjadi pada usia lebih dari 30 tahun, dan kejadian ini akan meningkat pada lanjut usia (usia 50 tahun). Salah satu terapi non farmakologi yang berkembang saat ini adalah hipnotherapi. Kombinasi musik instrumental dan self hypnosis merupakan pilihan alternatif untuk mencapai keadaan rileks sehingga akan mengurangi stres dan depresi pada klien hipertensi yang dapat menurunkan tekanan darahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi terapi musik instrumental dan self hypnosis terhadap penurunan tekanan darah klien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Rangas Kabupaten Mamuju. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperiment dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah pasien hipertensi yang berkunjung ke Puskesmas Rangas Kab. Mamuju. Jumlah sampel 30 orang dengan teknik penarikan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil  penelitian menunjukan perbedaan yang bermakna tekanan  darah  sistolik sebelum dan sesudah pemberian musik instrumental dan self hypnosis (p=0,0005) dan perbedaan yang bermakna tekanan  darah  diastolik sebelum dan sesudah pemberian musik instrumental dan self hypnosis (p=0,0005). Kombinasi terapi musik instrumental dan self hypnosis efektif menurunkan tekanan darah klien hipertensi. Peneliti merekomendasikan kepada para praktisi perawat dapat mengaplikasikan terapi ini untuk menurunkan tekanan darah pada klien yang mengalami hipertensi
Atraumatic Care Dengan Spalk Manakara Pada Pemasangan Infus Efektif Menurunkan Tingkat Kecemasan Anak Pra Sekolah Pulungan, Zulhaini Sartika A.
Journal of Health, Education and Literacy Vol 1 No 1 (2018): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v1i1.149

Abstract

Anak-anak sangat rentan terhadap krisis penyakit dan hospitalisasi, karena adanya stres akibat perubahan keadaan sehat dan rutinitas lingkungan di rumah sakit. Atraumatic care merupakan  asuhan terapeutik melalui intervensi yang berfungsi menurunkan distres psikologis dan fisik yang diderita oleh anak dan keluarganya dalam sistem pelayanan kesehatan. Salah satu cara atraumatic care pada anak saat pemasangan infus adalah dengan pemasangan spalk. Spalk Manakarra dimodifikasi untuk mengurangi tingkat kecemasan anak pada pemasangan infus sebagai salah satu upaya dalam melaksanakan asuhan atraumatic care. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas atraumatic care dengan “spalk manakarra” pada pemasangan infus terhadap tingkat kecemasan anak pra sekolah Di RSUD Kab. Mamuju. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan yang berguna sebagai alternatif spalk yang dapat mengurangi kecemasan anak pada pemasangan infus di rumah sakit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu atau quasy experiment dengan rancangan pretest and posttest with control group design. Populasi penelitian adalah semua anak yang dirawat di Ruang Perawatan Anak RSUD Kab. Mamuju. Penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 30 orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan independent sample t test untuk mengetahui rata-rata tingkat kecemasan kelompok kontrol dan kelompok intervensi yang menggunakan Spalk Manakarra. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang bermakna tingkat kecemasan anak pra sekolah yang dipasang spalk manakarra dibandingkan dengan yang dipasang spalk rumah sakit dengan nilai p = 0,026. Kesimpulan: Penggunaan Spalk Manakarra lebih efektif menurunkan tingkat kecemasan anak pra sekolah pada pemasangan infus.
FAKTOR RESIKO HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI DUSUN KAMARAANG DESA KEANG KECAMATAN KALUKKU KABUPATEN MAMUJU DARMANSYAH, SAFRIADI
Journal of Health, Education and Literacy Vol 1 No 1 (2018): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v1i1.150

Abstract

Hipertensi adalah sebagai peningkatan tekanan darah diastolic sedikitnya 140 mmHg atau tekanan diastolik sedikiynya 90 mmHg. Hipertensi dapat dipicu oleh 2 faktor  yaitu faktor yang tidak dapat dikontrol dan faktor yang dapat dikontrol. Faktor yang tidak dapat dikontrol diantaranya adalah keturunan, jenis kelamin, dan usia. Sedangkan faktor yang dapat dikontrol adalah obesitas atau kegemukan, konsumsi lemak, konsumsi natrium, stres, olahraga atau aktifitas fisik, merokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor resiko dengan kejadian hipertensi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Keang Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju dari tanggal 01 Agustus sampai dengan 10 September 2017. Dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 62 responden. yang sesuai dengan kriteria inklusi. Data di peroleh dengan tehnik wawancara dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa: ada hubungan umur dengan kejadian hipertensi pada masyarakat di Dusun Kamaraang p=0,021 < α = 0,05 , Tidak ada hubungan riwayat keluarga dengan kejadian hipertensi pada masyarakat di Dusun Kamaraang dengan nilai p= 0,312 > α = 0,05. Tidak ada hubungan merokok dengan kejadian hipertensi dengan nilai P=0,897 >α = 0,05. Dan tidak ada  hubungan aktifitas fisik dengan kejadian hipertensipada masyarakat di Dusun Kamaraang dengan nilai P=0,711 > α = 0,05. Saran yang dapat diberikan adalah pentingnya menerapkan pola hidup sehat seperti melakukan aktifitas fisik secara teratur selama minimal 30/hari, serta menghindari rokokHipertensi adalah sebagai peningkatan tekanan darah diastolic sedikitnya 140 mmHg atau tekanan diastolik sedikiynya 90 mmHg. Hipertensi dapat dipicu oleh 2 faktor  yaitu faktor yang tidak dapat dikontrol dan faktor yang dapat dikontrol. Faktor yang tidak dapat dikontrol diantaranya adalah keturunan, jenis kelamin, dan usia. Sedangkan faktor yang dapat dikontrol adalah obesitas atau kegemukan, konsumsi lemak, konsumsi natrium, stres, olahraga atau aktifitas fisik, merokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor resiko dengan kejadian hipertensi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Keang Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju dari tanggal 01 Agustus sampai dengan 10 September 2017. Dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 62 responden. yang sesuai dengan kriteria inklusi. Data di peroleh dengan tehnik wawancara dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa: ada hubungan umur dengan kejadian hipertensi pada masyarakat di Dusun Kamaraang p=0,021 < α = 0,05 , Tidak ada hubungan riwayat keluarga dengan kejadian hipertensi pada masyarakat di Dusun Kamaraang dengan nilai p= 0,312 > α = 0,05. Tidak ada hubungan merokok dengan kejadian hipertensi dengan nilai P=0,897 >α = 0,05. Dan tidak ada  hubungan aktifitas fisik dengan kejadian hipertensipada masyarakat di Dusun Kamaraang dengan nilai P=0,711 > α = 0,05. Saran yang dapat diberikan adalah pentingnya menerapkan pola hidup sehat seperti melakukan aktifitas fisik secara teratur selama minimal 30/hari, serta menghindari rokok
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI ANAK BALITA DI POSYANDU MODEL PUCUK DESA POKKANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS BERU-BERU MAMUJU D, YULIANA
Journal of Health, Education and Literacy Vol 1 No 1 (2018): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v1i1.151

Abstract

Imunisasi merupakan suatu cara untuk meningkatkan  kekebalan terhadap suatu antigen yang dapat dibagi menjadi imunisasi aktif dan imunisasi pasif. System kekebalan tersebut yang menyebabkan balita menjadi tidak terjangkit sakit. Apabila balita tidak melakukan imunisasi, maka kekebalan tubuh balita akan berkurang dan akan rentan terkena penyakit. Hal ini mempunyai dampak yang tidak langsung dengan kejadian gizi. Penelitian ini dilakukan di Posyandu Model Pucuk Desa Pokkang wilayah kerja Puskesmas Beru-Beru Mamuju tahun 2017. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor- faktor apa saja yang berhubungan dengan status gizi  anak balita di posyandu model pucuk dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study dengan teknik pengambilan sampel Accidental Sampling  dengan  jumlah sampel 47 ibu dan anak balita yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukan bahwa : Tidak ada hubungan yang signifikan antara kelengkapan imunisasi dengan status gizi anak balita dengan nilai p value = 1,000 > α 0,05. Ada hubungan yang signifikan antara pola makan anak balita dengan status gizi anak balita dengan nilai p value = 0,000 > α 0,05. Ada hubungan yang signifikan antara pendidikan ibu dengan status gizi anak balita dengan nilai p value = 0,024 > α 0,005 dan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan status gizi anak balita dengan nilai  p value = 0,000 <  α 0,05.
DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 25-60 BULAN DI KABUPATEN MAJENE 2018 Yuliani, Eva; immawanti, immawanti
Journal of Health, Education and Literacy Vol 1 No 1 (2018): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v1i1.152

Abstract

Stunting atau terhambatnya pertumbuhan tubuh merupakan salah satu bentuk kekurangan gizi yang ditandai dengan tinggi badan menurut usiadibawah standar deviasi (-2 SD). Dampak dari stunting tidak hanya dirasakan oleh individu yang mengalaminya tetapi juga berdampak terhadap roda perekonomian dan pembangunan bangsa. Hal ini dikarenakan sumber daya manusia yang stunting memiliki kualitas yang lebih rendah dibandingkan dengan sumber daya manusia normal.Tujuan penelitian mengidentifikasi Determinan kejadian Stunting pada usia 25-60 bulan di Kabupaten Majene. Metode penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh anak balita usia 25-60 bulan di kabupatenMajenedengan jumlah sampel 573 responden dengan menggunakan cluster random sampling untuk memilih desa. Hasil Analisis bivariat dilakukan dengan pengujian statistic uji Chi square diperoleh bahwa yang memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting adalah Usia mulai makan ikan, pemberia, tinggi badan ibu dan pemberian kolostrumya itu p ≤0.05 (0.0001, 0.003 dan 0.047). Hasil analisis multivariate regresi logistic disimpulkan bahwa variable  yang  paling  berpengaruh terhadap kejadian stunting adalah Usia mulai makan ikan. Rekomendasi: Dinas kesehatan beserta instansi terkait sebaiknya meningkatkan pemberian informasi kepada masyarakat mengenai stunting, melakukan deteksi dini risiko stunting dengan melalui upaya peningkatan pengetahuan dan kemampuan kader posyandu, memberikan informasi tentang pentingnya pemberian kolostrum pada anak semasa menyusu serta memberikan informasi kepada masyarakat agar memberikan ikan sejak dini kepada anak
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN DAN LOCUS OF CONTROL DENGAN KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RSU MAJENE Amin, Muhammad; maryati, maryati
Journal of Health, Education and Literacy Vol 1 No 1 (2018): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v1i1.153

Abstract

Perawat dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya tentunya mempunyai harapan, nilai dan motivasi saat bekerja, oleh karena itu sangatlah penting organisasi mengetahui kepuasan kerja yang mereka rasakan terhadap pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi hubungan  gaya kepemimpinan dan locus of controldengan kepuasan kerja perawat di RSU Majene. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan rancangan cross sectional study,  jumlah sampel sebanyak 126 orang perawat  yang bekerja ≥ 1 tahun di RSU Majene dengan tehnik pengambilan sampel proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data melalui kuesioner dengan menggunakan analisis chi square. Hasil penelitian menujukkan  Adanya hubungan yang bermakna antara gaya kepemimpinan dengan kepuasan kerja perawat di ruang rawat inap RSUD  Majene. Ada hubungan yang bermakna antara Locos of  Control dengan kepuasan kerja perawat di ruang rawat inap RSUD  Majene.
EFEK STRESS TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DIBETIK DI KLINIK IWCC MAJENE yunding, Junaedi
Journal of Health, Education and Literacy Vol 1 No 1 (2018): Journal of Health, Education and Literacy (J-Healt)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-healt.v1i1.154

Abstract

Diabetes melitus merupakan suatu kondisi kronis yang terjadi ketika pankreas tidak dapat menghasilkan insulin dalam jumlah cukup atau ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkan secara efektif. salah satu komplikasi pada pasien diabetes adalah neuropati pada ekstremitas bawah yang menyebabkan ulkus diabetik. Pada penderita yang mengalami luka, akan lebih lama sembuh pada pasien yang mengalami stres karena dapat meningkatkan level beberapa hormon dalam darah, yaitu kortisol, aldosteron, dan epinefrin. Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi hubungan stres dengan penyembuhan luka diabetik pada pasien diabetes melitus. Penelitian ini menggunakan observasional analitik denngan desain penelitian kohort prospektif. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 30 pasien yang mengalami luka ulkus diabetik. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik observasi dan menggunakan kuesioner DASS-42. Analisis yang digunakan yaitu menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas responden mengalami stres sedang yaitu sebanyak 70%. Kesimpulan didapatkan bahwa terdapat hubungan antara stres dengan proses penyembuhan luka ulkus diabetik.

Page 1 of 1 | Total Record : 9