cover
Contact Name
Hafiz Muchti Kurniawan
Contact Email
hafezkurniawan84@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm.unaja@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
SCIENTIA JOURNAL
ISSN : 23029862     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
SCIENTIA JOURNAL is a scientific journal in the field of health published twice a year by LPPM Adiwangsa Jambi University, especially in the public health, nursing and midwifery field.
Arjuna Subject : -
Articles 38 Documents
Search results for , issue " Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL" : 38 Documents clear
PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PENCEGAHAN GIZI KURANG PADA BALITA DI PUSKESMAS PAAL V KOTA JAMBI TAHUN 2015 Sandy, Yatty Destani
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.786 KB)

Abstract

Pada tahun 2013, secara nasional prevalensi kekurangan gizi pada anak balita sebesar 19,6%, yang berarti masalah kekurangan gizi pada balita di Indonesia masih merupakan masalah kesehatan masyarakat mendekati prevalensi tinggi sementara Propinsi Jambi 19,6% Berdasarkan Data Dinas Kesehatan Kota Jambi diketahui Puskesmas Paal V memiliki jumlah gizi kurang terbanyak, khususnya pada balita yaitu sebanyak 38 orang (3,8%). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan desain pendekatan survei untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu tentang pencegahan gizi. Populasi adalah seluruh ibu yang memilki anak balita di Puskesmas Paal V sebanyak 1166 orang dan sampel sebagian ibu yang memiliki balita di Puskesmas Paal V Kota Jambi sebanyak 41 orang. Pengambilan sampel dengan  teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 18-25 September 2015  bertempat di Puskesmas Paal V Kota Jambi. Untuk menganalisa data, peneliti menggunakan analisis  univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang baik tentang pencegahan gizi kurang yaitu sebanyak 17 responden (41,5%), cukup sebanyak 13 responden (31,7%) dan ibu yang berpengetahuan baik hanya 11 responden (26,8%), sebagian besar responden memiliki sikap negatif tentang pencegahan gizi kurang yaitu sebanyak 22 responden (53,7%), dan yang memiliki sikap positif sebanyak 19 responden (46,3%). Diharapkan pihak Puskesmas memaksimalkan fungsi kader posyandu dalam memberikan penyuluhan tentang pentingnya asupan gizi mulai dari sebelum konsepsi sampai balita bahkan disepanjang kehidupan
GAMBARAN POSISI IBU MENYUSUI DAN GIZI SEIMBANG TENTANG KEBERHASILAN MENYUSUI PADA BAYI 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENALI BESAR KOTA JAMBI TAHUN 2016 Novianti, Titrin Anggun
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menyusui terdapat beberapa masalah dalam pemberian ASI yaitu puting ibu nyeri, puting susu lecet, payudara bengkak, mastitis dan abses payudara. Dalam menangani puting susu terasa nyeri dengan cara  memastikan posisi ibu menyusui sudah benar, puting susu lecet disebabkan oleh posisi menyusui yang salah, payudara bengkak disebabkan oleh posisi mulut bayi dan puting susu ibu salah. Mencari posisi yang nyaman saat menyusui sangat penting karena tidak nyaman saat menyusui bisa membuat cemas, dan mengurangi atau menghentikan aliran susu. Penelitian ini bertujuan memperoleh Gambaran Posisi Ibu Menyusui dan Gizi Seimbang Tentang  Keberhasilan Menyusui Pada Bayi 0-6 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Dengan jumlah populasi 440 ibu menyusui. Sampel sebanyak 44 responden diambil dengan teknik simple random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dilaksanakan pada tanggal 22 sampai 26 Agustus 2016, dengan analisis univariat. Berdasarkan hasil penelitian diketahui mayoritas responden mempunyai posisi menyusui kurang baik sebanyak 40 responden (90,9%) dan mayoritas responden memiliki gizi seimbang baik sebanyak 24 responden (54,5%). Diharapkan untuk mendapat gizi seimbang, ibu menyusui perlu mengikuti pendidikan kesehatan,  mencari informasi dari media cetak, media elektronik serta sumber informasi lainnya yang dapat memberikan informasi gizi seimbang bagi ibu menyusui.
PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PENCEGAHAN GIZI KURANG PADA BALITA DI PUSKESMAS PAAL V KOTA JAMBI TAHUN 2015 Afriansyah, Adam; Fikrinnisa, Rizka
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2013, secara nasional prevalensi kekurangan gizi pada anak balita sebesar 19,6%, yang berarti masalah kekurangan gizi pada balita di Indonesia masih merupakan masalah kesehatan masyarakat mendekati prevalensi tinggi sementara Propinsi Jambi 19,6% Berdasarkan Data Dinas Kesehatan Kota Jambi diketahui Puskesmas Paal V memiliki jumlah gizi kurang terbanyak, khususnya pada balita yaitu sebanyak 38 orang (3,8%). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan desain pendekatan survei untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu tentang pencegahan gizi. Populasi adalah seluruh ibu yang memilki anak balita di Puskesmas Paal V sebanyak 1166 orang dan sampel sebagian ibu yang memiliki balita di Puskesmas Paal V Kota Jambi sebanyak 41 orang. Pengambilan sampel dengan  teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 18-25 September 2015  bertempat di Puskesmas Paal V Kota Jambi. Untuk menganalisa data, peneliti menggunakan analisis  univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang baik tentang pencegahan gizi kurang yaitu sebanyak 17 responden (41,5%), cukup sebanyak 13 responden (31,7%) dan ibu yang berpengetahuan baik hanya 11 responden (26,8%), sebagian besar responden memiliki sikap negatif tentang pencegahan gizi kurang yaitu sebanyak 22 responden (53,7%), dan yang memiliki sikap positif sebanyak 19 responden (46,3%). Diharapkan pihak Puskesmas memaksimalkan fungsi kader posyandu dalam memberikan penyuluhan tentang pentingnya asupan gizi mulai dari sebelum konsepsi sampai balita bahkan disepanjang kehidupan.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PADA PEKERJA PABRIK TAHU DI KECAMATAN RANTAU RASAU KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR TAHUN 2016 Nasution, Subang Aini
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas kerja adalah menghasilkan lebih banyak, dan berkualitas lebih baik, dengan usaha yang sama. Produktivitas kerja yang kurang baik dapat dipengaruhi karena umur, jenis kelamin seseorang, datang terlambat, tanggung jawab tidak sesuai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Status Gizi dan Motivasi Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pada Pekerja Pabrik Tahu di Kecamatan Rantau Rasau Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional untuk melihat Hubungan Status Gizi dan Motivasi Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pada Pekerja Pabrik Tahu di Kecamatan Rantau Rasau Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2016. Tehnik pengambilan data total sampling. Penelitian ini telah dilakukan tanggal 05 – 08  Agustus 2016 di Pabrik Tahu Di Wilayah Kecamatan Rantau Rasau. Populasi penelitian adalah seluruh Pabrik Tahu Di Wilayah Kecamatan Rantau Rasau yang berjumlah 49 orang pada tahun 2016. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 39 orang. Analisa data dalam penelitian ini secara Univariat dan Bivariat. Penelitian ini dilakukan dengan cara status gizi dengan menggunakan microtois, timbangan injak dan pengisian kuisioner motivasi kerja . Hasil penelitian diperoleh bahwa yang memiliki status gizi baik sebanyak (74,4%), (76,9%) responden memiliki motivasi baik, (59,0%) responden memilik produktivitas kerja baik. Ada hubungan yang signifikan antara ststus gizi (0,037), motivasi kerja (0,041), dengan produktivitas kerja karena nilai p-value < 0,05. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan gambaran dan sumber informasi dalam meningkatkan produktivitas pekerja dengan memperbaiki status gizi dan memberikan penyuluhan serta penghargaan yang dapat meningkatkan motivasi pekerja. .
HUBUNGAN ANTARA KETIDAKTERATURAN MAKAN DAN POLA KONSUMSI MAKANAN TINGGI LEMAK DENGAN KEJADIAN SINDROMA DISPEPSIA FUNGSIONAL PADA REMAJA PUTRI DI SMA KOTA YOGYAKARTA Fikrinnisa, Rizka
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan gaya hidup dan pola makan pada remaja menjadi penyebab terjadinya gangguan pencernaan. Salah satunya dispepsia. Pada Profil Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta (2013), dispepsia menempati urutan ke 6 dari 10 besar peringkat pola penyakit rawat jalan di rumah sakit Yogyakarta pada tahun 2012. Sindroma dispepsia fungsional memiliki penyebab yang multifaktorial, ketidakteraturan makan dan pola konsumsi makanan tinggi lemak diindikasi dapat mempengaruhi kejadian sindroma dispepsia fungsional. Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mengetahui hubungan antara ketidakteraturan makan dan pola konsumsi makanan tinggi lemak dengan kejadian sindroma dispepsia fungsional pada remaja putri di SMA Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Subyek merupakan 106 remaja putri di SMA Kota Yogyakarta yang memenuhi kriteria inklusi.Responden diwawancarai untuk mengisi kuesioner SF-NDI, ketidakteraturan makan serta FFQ-SQ. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisa secara statistik menggunakan chi-square test. Uji chi-square test didapatkan PR 2,655 (Cl=1,725-4,088) pada ketidakteraturan makan dan p=0,000; PR 1,407 (Cl=1,028-1,926) pada pola konsumsi makanan tinggi lemak dan p=0,028, menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara ketidakteraturan makan dan pola konsumsi makanan tinggi lemak terhadap kejadian sindroma dispepsia fungsional. Ada hubungan antara ketidakteraturan makan dan pola konsumsi makanan tinggi lemak dengan kejadian sindroma dispepsia fungsional pada remaja putri di SMA Kota Yogyakarta.
Perbandingan Efektivitas Antibakteri Terhadap Salmonella Typhii Dari Ekstrak Etanol Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa), Daun Pepaya (Carica papaya) Dan Buah Pare (Momordia charantina) Duha, Kristin Berlianta; Natali, Oliviti; Nasution, Sri Wahyuni; Nasution, Sri Lestari Ramadhani; Nasution, Ali Napiah
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.671 KB)

Abstract

Salmonella adalah bakteri gram negative dan terdiri dari Famili Enterobacteriaceace. Salmonella merupakan bakteri patogen enterik yang menjadi penyebab utama penyakit bawaan dari makanan (foodborne disease). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan dan mengetahui efetivitas ektrak etanol buah mahkota dewa (Phaleria Macrocarpa), daun Pepaya (Carica Papaya), dan buah Pare (Momordia charantina) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhii.  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode difusi cakram untuk melihat efektivitas sampel yang diuji dengan model Posttest Only Control Group Design. Semua data hasil penelitian dianalisa menggunakan program SPSS 25 dengan Uji One Way Anova. Dari hasil skrining fitokimia didapati ekstrak etanol Buah mahkota dewa memiliki kandungan fitokimia berupa Alkaloid, Saponin, Flavonoid, Tanin, dan Polifenol, sedangkan ekstrak etanol daun papaya memiliki kandungan fitokimia berupa alkaloid, Steroid dan Triterpenoid, Saponin, serta Polifenol dalam jumlah yang lebih sedikit, di sisi lain ekstrak buah Pare memiliki kandungan alkaloid, steroid dan triterpenoid, flavonoid, dan tannin dalam jumlah yang sedikit serta memiliki kandungan saponin dan polifenol yang cukup tinggi. Sedangkan dari hasil uji efektivitas, terdapat perbedaan yang secara statistik bermakna antara masing-masing konsentrasi ekstrak etanol buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa), daun Pepaya (Carica papaya), dan Buah Pare (Momordia charantina) (Nilai P < 0.05), sementara, dari hasil perbandingan ketiga jenis ekstrak tersebut dijumpai adanya perbedaan yang secara statistik bermakna dari ketiga sampel dari masing-masing konsentrasi dengan Nilai P < 0.05. Kesimpulan dari penelitian ini ketiga sampel penelitian tersebut efektif dalam menghambat pertumbuhan Salmonella Thypii dengan buah Pare (Momordia charantina) yang paling efektif pada konsetrasi yang tinggi dan daun Papaya (Carica papaya) pada konsentrasi yang lebih rendah.
HUBUNGAN PERSEPSI TENTANG MUTU PELAYANAN DENGAN MINAT KUNJUNGAN ULANG PASIEN RUMAH SAKIT ROYAL PRIMA JAMBI Pairi, Agus; Ginting, Marinawati; Silitonga, Sondang
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.39 KB)

Abstract

Government policy regarding national health insurance (JKN) has triggered an increase in the growth of the health services sector, where JKN has provided broad opportunities for Indonesians to access health services. As an impact, there was an over demand so that the development of the hospital industry experienced a rapid growth and almost all hospitals participated in "enjoying". This study aims to determine the relationship of perceptions of service quality to the interest of returning patients to the Royal Prima Hospital. The method used in this research is analytical survey method with cross sectional approach. The population in this study were all patients who visited the outpatient installation, the number of samples was 196 respondents, with the sampling technique using purposive sampling. The instrument used for data collection is a questionnaire. The results of the analysis showed that there were 35 (74.5%) patients with poor perceptions of service quality interested in revisiting ( and among patients who assessed the quality of hospital services there were 143 (96.0%) interested in revisiting (Repeated Patient). Based on the results of the chi-square statistical test, the value of p <α (p = 0,000) means that at α = 5%, it can be concluded that there is a significant relationship between perceptions of service quality and interest in revisiting patients. It is expected that outpatient installation officers will improve service quality so that patients are interested in revisiting (Repeated Patient).
Uji Perbandingan Antibakteri Antara Ekstrak Daun Mangkok (Nothopanax scutellarium) dengan Antibiotik Ciprofloxacin Terhadap Staphylococcus aureus Wijaya, Imelia; Valerian, Axel; Purba, Mikhael Haposan; Dalmasius, Dalmasius; Girsang, Ermi; Nasution, Sri Wahyuni
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.41 KB)

Abstract

Staphylococcus aureus merupakan salah satu bakteri yang paling sering ditemukan pada manusia. Infeksi oleh Staphylococcus aureus beragam, mulai dari diare, infeksi kulit ringan, hingga sindrom syok toksik. Pengobatan yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri adalah antibiotik. Sekarang ini maraknya penggunaan antibiotik dalam dosis yang tidak tepat telah meningkatkan resistensi bakteri terhadap antibiotik. Masyarakat Indonesia pun lebih suka untuk menggunakan pengobatan tradisional dalam pengobatan penyakit. Tanaman mangkokan (Nothopanax scutellarium) banyak tumbuh di pekarangan rumah maupun tumbuh liar di tepi sungai. Tanaman mangkokan diduga memiliki berbagai khasiat mulai dari menyembuhkan luka hingga mempercepat pertumbuhan rambut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas antibakteri daun mangkok dengan antibiotik Ciprofloxacin terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental laboratorik. Daun mangkok dijadikan ekstrak dengan metode maserasi dan uji antibakteri dilakukan dengan metode disc diffusion. Hasil uji menunjukkan bahwa ekstrak daun mangkok memiliki efektivitas antibakteri dalam kategori sedang dan antibiotik Ciprofloxacin dalam kategori kuat terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus.
UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI Eshcerichia coli TERHADAP BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria Macrocarpa) DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) DAN PARIA (Momordia charantina) Buulolo, Netralman T.N; Natali, Oliviti; Nasution, Sri Wahyuni; Nasution, Sri Lestari Ramadhani; Zendrato, Arisman; Nasution, Ali Napiah
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.676 KB)

Abstract

Escherichia coli adalah kuman oportunis yang ditemukan di banyak usus manusia. Ini unik karena merupakan flora normal tetapi dapat menyebabkan infeksi primer di usus seperti diare pada anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penghambatan ekstrak daun pepaya, buah paria dan buah mahkota dewa sebagai antibakteri. Untuk menguji aktivitas antimikroba Escherichia coli menggunakan metode difusi cakram. Hasil tes menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya, mahkota dewa dan buah paria mampu menghambat pertumbuhan bakteri dari konsentrasi 25%, 50% 75% dengan daya hambat rata-rata 11-15 mm, 16-17 mm, 17.3-17.5 sebagai kontrol komparatif kloramfenikol yang memiliki daya hambat 30-35 mm. berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak dari daun pepaya, mahkota dewa dan paria dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli.
Hiperemesis Gravidarum : Asesmen dan Asuhan Kebidanan Marlin, Diane
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.747 KB)

Abstract

Pada masa awal kehamilan rata – rata di usia kehamilan 6 – 12 minggu timbul keluhan kehamilan salah satunya mual dan muntah yang umum terjadi hingga 50 - 90% pada wanita hamil. Mual dan muntah akan mempengaruhi hingga > 50 % kehamilan, mual muntah yang berlebihan atau Hiperemesis Gravidarum memiliki insiden 0,5% - 2% dari semua kelahiran hidup.  Hiperemesis gravidarum dapat mengurangi waktu produktif dalam beraktifitas, menyebabkan dehidrasi, gangguan keseimbangan elektrolit hingga dan menyebabkan komplikasi maternal dan janin. Patofisiologi dan etiologi tunggal hiperemesis gravidarum belum dapat dijelaskan secara teori. Hiperemesis melibatkan interaksi yang kompleks, dimungkinkan peningkatan  Hormon seperti HCG, Progesteron, Esterogen, TSH, T4, kortisol dan keadaan stres psikologis dapat mempengaruhi motilitas lambung dan merangsang pusat muntah. Diagnosis biasanya dibuat secara klinis setelah mengesampingkan penyebab lain, Hiperemesis gravidarum dapat mengancam kehidupan dan pengobatan harus dimulai segera. Kebanyakan wanita dengan hiperemesis menemukan pengetahuan bahwa mual dan muntah adalah 'normal' dan akan menghilang seiring bertambah usia gestasi. Hal ini harus menjadi bagian yang konsisten dari konseling bidan mengenai dampak mual muntah yang tidak ditangani dengan baik. Pada artikel ini etiologi, diagnosis, Patofisiologi dan asuhan kebidanan akan diuraikan berdasarkan tinjauan literatur selektif.

Page 1 of 4 | Total Record : 38