cover
Contact Name
Hafiz Muchti Kurniawan
Contact Email
hafezkurniawan84@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm.unaja@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
SCIENTIA JOURNAL
ISSN : 23029862     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
SCIENTIA JOURNAL is a scientific journal in the field of health published twice a year by LPPM Adiwangsa Jambi University, especially in the public health, nursing and midwifery field.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL" : 7 Documents clear
GAMBARAN PENGETAHUAN, MOTIVASI IBU NIFAS DAN PERAN BIDAN TERHADAP BOUNDING ATTACHMENT DI RUANG KEBIDANAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH RADEN MATTAHER TAHUN 2014 Sondang, Sondang
SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bounding Attachment adalah sebuah peningkatan hubungan kasih sayang dengan keterikatanbatin antara orang tua dan bayi. Dengan adanya Bounding Attachment bayi akan merasadicintai, diperhatikan, mempercayai, menumbuhkan sikap social, bayi merasa aman. Kurangnyaperhatian dan kasih sayang orang tua terhadap anak, menyebabkan berkembangnya perasaantidak aman, gagal mengembangkan perilaku akrab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiGambaran Pengetahuan, Motivasi Ibu Nifas dan Peran Bidan tentang Bounding Attachment.Penelitian ini bersifat deskriftif dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian inisemua ibu nifas, teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode accidental samplingyaitu sebanyak 37 responden.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu nifas tentang Bounding Attachmentberada pada kategori kurang baik yaitu sebanyak 25 orang (67%) responden, kurang baiknyapengetahuan dipengaruhi faktor umur dan tingkat pendidikan dan sebanyak 25 orang (68%)responden, berada pada kategori rendah, rendahnya motivasi dipengaruhi faktor kurangnyasupport dari keluarga dan kelelahan habis melahirkan serta sebanyak 27 orang (73%)responden menyatakan peran bidan negatif dikarenakan kurangnya support yang diberikanBidan dalam pelaksanaan Bounding Attachment kepada ibu nifas.Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu yang rendah, motivasi ibu yang rendah,dan peran bidan yang negatif akan berbanding lurus terhadap pelaksanaan BoundingAttachment. Diharapkan adanya upaya peningkatan pengetahuan dan motivasi respondententang Bounding Attachment dengan memberikan penyuluhan kepada ibu nifas untukmengajak bayi berbicara dan bermain yang merupakan element ikatan kasih sayang sehinggamenambah wawasan responden dan suami atau keluarga dapat membantu mensupport ibudalam melakukan Bounding Attachment serta bidan dapat meningkatkan pelayanan kesehatanpada ibu nifas terutama tentang pelaksanaan Bounding Attachment dan melakukan penyuluhanmengingat rendahnya pengetahuan dan motivasi ibu nifas.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, MOTIVASI DAN AKSES SARANA KESEHATAN TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI HEPATITIS B (0-7 HARI) DI PUSKESMAS PUTRI AYU KOTA JAMBI TAHUN 2014 Nia, Nia; lala, lala
SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit hepatitis B merupakan penyakit kronis yang menyerang hati dan merupakan salah satupenyakit yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia, pada masa bayi hepatitisB mempunyai risiko kronis hinga 90% dan sebanyak 25-30% diantaranya akan berkembangmenjadi sirosis hepatis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan,Motivasi dan akses ke sarana kesehatan dengan pemberian imunisasi Hepatitis B (0-7Hari).Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan desain cross setional.Jumlah populasi dalam penelitian ini 274 orang dengan jumlah sampel 71 responden puskesmasPutri Ayu Kota Jambi yang diambil dengan menggunakan teknik Accidental Sampling yaitupengambilan sampel yang kebetulan ada di daerah penelitian. Analisa yang digunakan adalahanalisis univariat dan Bivariat (Chi-Square).Status imunisasi hepatitis B (0-7Hari) menunjukkan bahwa 38 responden (53.5%) melakukanimunisasi Hepatitis B, Sebanyak 20 responden (28,2%) mempunyai pengetahuan yang baiktentang Imunisasi Hepatitis B, 47 responden (66,2%) mempunyai motivasi baik, 33 responden(46,5%) mempunyai Akses Kesarana Kesehatan dekat. Hasil uji bivariat diperoleh bahwapengetahuan responden dengan P-value (0,045), motivasi responden dengan P-value (0,007)dan akses ke sarana kesehatan responden dengan P-value (0,000).Di simpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan, motivasi responden, akses pelayanankesehatan responden terhadap pemberian imunisasi hepatitis B (0-7hari) di Puskesmas Putri AyuKota Jambi.
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN ASFIKSIA NEONATURUM DI RSUD RADEN MATAHER JAMBI TAHUN 2013 Abdurahman, Abdurahman
SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asfiksia neonatorum merupakan suatu keadaan pada bayi baru lahir yang mengalami gagalbernapas secara spontan dan teratur segera setelah lahir, sehingga bayi tidak dapatmemasukkan oksigen dan tidak dapat mengeluarkan zat asam arang dari tubuhnya. Salah satufaktor kegagalan pernapasan dapat disebabkan oleh adanya gangguan sirkulasi dari ibu ke janinkarena ketuban telah pecah atau ketuban pecah dini. Peneltiain ini bertujuan untuk mengetahuifaktor-faktor yang mempengaruhi kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Raden Mattaher Jambitahun 2013Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalampenelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir yang dirawat di RSUD Raden Mattaher dari bulanJanuari–Maret Tahun 2013 yang berjumlah 298 bayi. Sampel pada penelitian ini diambil denganteknik pengambilan sampel simple random sampling yaitu bayi baru lahir yang dirawat di RSUDRaden Mattaher dari bulan Januari–Maret Tahun 2013 yang berjumlah 73 bayi. Analisis datadilakukan secara analisis univariat yang disajikan dalam bentuk tabuler dan tekstuler, sedangkananalisis bivariat dilakukan dengan uji Chi-Square.Hasil analisis secara univariat diperoleh (57,5%) responden tidak mengalami KPD dan (42,5%)mengalami KPD,(60,3%) responden mengalami anemia dan (39,7%) responden tidak mengalamianemia, (71,2%) responden memiliki usia tidak berisiko (20-35 tahun) dan (28,8%) respondenmemiliki usia berisiko (< 20 atau > 35 tahun). (64,4%) responden memiliki bayi baru lahir yangtidak mengalami asfiksia neonatorum dan sebagan lainnya (35,6%) responden memiliki bayi barulahir dengan mengalami asfiksia neonatorum.uji bivariat menunjukkanTerhadap Ketuban PecahDini Dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum, dengan nilai p-value (α) = 0,007 dan OR =4,452,Kejadian Anemia Dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum dengan nilai p-value (α) = 0,016dan OR = 4,383,Usia Ibu Dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum dengan nilai p-value (α) = 0,030dan OR = 3,619.Terdapat hubungan yang signifikan antara Ketuban Pecah Dini Dengan Kejadian AsfiksiaNeonatorum, dengan nilai p-value (α) = 0,007 dan OR = 4,452.Terdapat hubungan yangsignifikan antara Kejadian Anemia Dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum dengan nilai p-value(α) = 0,016 dan OR = 4,383.Terdapat hubungan yang signifikan antara Usia Ibu Dengan KejadianAsfiksia Neonatorum dengan nilai p-value (α) = 0,030 dan OR = 3,619.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN FAKTOR RISIKO KANKER SERVIKS DI RSUD RADEN MATTAHER JAMBI TAHUN 2013 Sondang, Sondang; Dian, Dian
SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profil Kesehatan Provinsi Jambi 2010 menyebutkan bahwa indikator penyakit kanker serviksadalah 19,70 % per 10.000 penduduk. Berdasarkan laporan yang berasal dari Rumah SakitUmum Raden Mattaher Jambi pada tahun 2010 sebanyak 25 kasus, tahun 2011 sebanyak 43kasus dan tahun 2012 kasus penyakit kanker serviks yang ditemukan sebanyak 72 kasussedangkan tahun 2013 dari bulan Januari sampai dengan bulan Juni sebanyak 48 kasus.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain Case Control. Populasinyaadalah pasien yang pernah dirawat inap di ruang Kebidanan RSUD Raden Mattaher Jambi.Pengambilan Sampel dengan teknik total sampling (total populasi) yang terdiri dua kelompokyaitu kelompok kasus 48 orang dan kelompok kontrol sebanyak 48 orang dengan perbandingansampel kasus dan kontrol 1:1 sehingga jumlah sampel seluruhnya 96 orang. Penelitian inimenggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang significant antara usia, paritas danpenggunaan kontrasepsi Hormonal dan AKDR dengan kejadian kanker serviks di Rumah SakitUmum Daerah Raden Mattaher Jambi Tahun 2013.Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan masukan bagi Pemerintah Daerah Jambi,melalui Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Pemerintah, Rumah Sakit Swasta, dan Puskesmas untukmeningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang kanker serviks melaluipenyuluhan terhadap masyarakat dan remaja dengan risiko tinggi serta melakukan deteksi dinimelalui pemeriksaan pap smear guna mempermudah pengobatan dan mencegah petumbuhankanker ke stadium lanjut.
HUBUNGAN ANTARA SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMBUR LUBUK MENGKUANG KABUPATEN BUNGO TAHUN 2013 Marinawati, Marinawati
SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diantara penyakit menular yang tiap tahun menjadi masalah adalah penyakit diare. Berdasarkandata Dinas Kesehatan Provinsi Jambi tahun 2002 sampai dengan tahun 2009, jumlah penderitadiare cukup banyak, bila dilihat insident rate per 1000 penduduk sebagai berikut : tahun 2002adalah 13,59 per 1000 penduduk, tahun 2003 terjadi peningkatan kasus yang cukup tinggi yaitu38,22 per 1000 penduduk, namun tahun 2007 meningkat menjadi 17,63 per 1000 penduduk.Begitu juga tahun 2008 dan 2009 mengalami peningkatan menjadi 19,08 dan 20,93 per 1000penduduk. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadiandiare pada balita.Penelitian ini merupakan penelitian Analitik Deskriptif dengan metode Cross Sectional. Populasidalam penelitian ini adalah sebanyak 1.631 balita, pengambilnya secara simple random samplingyaitu pengambilan sampel dengan cara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalampopulasi.Hasil penelitian Ada hubungan sumber air bersih dengan kejadian diare pada balita dengan pvalue 0,014 (p = 0,05). Ada hubungan penggunaan air bersih dengan kejadian diare pada balitadengan p value 0,040 (p = 0,05). Ada hubungan jamban dengan kejadian diare pada balitadengan p value 0,008 (p = 0,05). Ada hubungan jenis lantai rumah dengan kejadian diare padabalita dengan p value 0,004 (p = 0,05).Simpulan penelitian ada hubungan penggunaan air bersih, jamban, jenis lantai rumah dengankejadian diare pada balita wilayah kerja puskesmas Limbur Lubuk Mengkuang Kabupaten BungoTahun 2013.
HUBUNGAN IKLIM KERJA DAN STATUS GIZI DENGAN PERASAAN KELELAHAN KERJA PADA TENAGA KERJA BAGIAN PRODUKSI DI PABRIK KOPI PD. AYAM RAS KOTA JAMBI TAHUN 2013 Hamdani, Hamdani
SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelelahan (fatigue) adalah suatu kondisi yang telah dikenal dalam kehidupan sehari-hari. Istilahkelelahan mengarah pada kondisi melemahnya tenaga untuk melakukan kegiatan, walaupun inibukan satu-satunya gejala. resiko atau dampak yang ditimbulkan oleh kelelahan antara lainmotivasi kerja turun, performansi rendah, kualitas kerja rendah, banyak terjadi kesalahan,stress akibat kerja, penyakit akibat kerja, cedera, terjadi kecelakaan akibat kerja adapunsebagai tujuan penelitiannya adalah Ada hubungan iklim kerja dan status gizi dengan perasaankelelahan kerja pada tenaga kerja bagian Produksi di Pabrik Kopi PD. Ayam Ras Kota Jambi.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional yangbertujuan untuk melihat korelasi antara variabel independen dan variabel Dependen padawaktu yang bersamaan. Penelitian ini menjelaskan tentang hubungan antara iklim kerja danstatus gizi dengan perasaan kelelahan kerja pada tenaga kerja bagian Produksi di Pabrik KopiPD. Ayam Ras Kota Jambi. Penelitian ini dilakukan pada tenaga kerja bagian Produksi di PabrikKopi PD. Ayam Ras Kota Jambi yang berlokasi di jalan Raden Wijaya lorong Remko RT 35 RW08 No 01 Kecamatan Kota Baru Kebun Kopi Pada Bulan Juni Tahun 2013. Populasi adalahkeseluruhan objek penelitian atau objek yang akan diteliti. Populasi dalam penelitian ini adalahseluruh tenaga kerja bagian Produksi di Pabrik Kopi PD. Ayam Ras Kota Jambi adalah 34orang. Pada penelitian ini menggunakan Total Sampling dimana sampel adalah seluruh tenagakerja yang berjumlah 34 orang. Analisis data dilakukan secara bivariat dengan Uji Chi_Square.Berdasarkan data yang diperoleh dari PD. Ayam Ras Kota Jambi Tahun 2013 jumlah TenagaKerja di ruang produksi sebanyak 34 tenaga kerja. Hasil penelitian yang diperoleh dari 34tenaga kerja, sebanyak 21(61,8%) tenaga kerja yang mengalami kelelahan, 18(52,9%) tenagakerja dengan iklim kerja yang tidak memenuhi syarat, dan 22(64,7%) tenaga kerja denganstatus gizi tidak normal, sedangkan berdasarkan uji statistik antara variabel diketahui bahwaterdapat hubungan yang bermakna antara iklim kerja dengan nilai p-value = 0,017 dan statusgizi dengan nilai p-value = 0,025.Peneliti menyarankan kepada PD. Ayam Ras Kota Jambi agar menggunakan pakaian daribahan yang mudah menyerap keringat, longgar terutama dibagian leher, ujung lengan danujung celana, sebaiknya perusahaan menentukan sistem pencahayaan ruangan dan ventilasiudara dengan baik dan benar.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, MOTIVASI DAN AKSES SARANA KESEHATAN TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI HEPATITIS B (0-7 HARI) DI PUSKESMAS PUTRI AYU KOTA JAMBI TAHUN 2014 Badriyah, Lailatul
SCIENTIA JOURNAL Vol 3 No 1 (2014): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit hepatitis B merupakan penyakit kronis yang menyerang hati dan merupakan salah satu penyakit yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia, pada masa bayi hepatitis B mempunyai risiko kronis hinga 90% dan sebanyak 25-30% diantaranya akan berkembang menjadi sirosis hepatis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan, Motivasi dan akses ke sarana kesehatan dengan pemberian imunisasi Hepatitis B (0-7Hari). Penelitian ini  merupakan  penelitian  deskriptif  dengan  menggunakan  desain  cross  setional. Jumlah populasi dalam penelitian ini 274 orang dengan jumlah sampel 71 responden puskesmas Putri Ayu Kota Jambi yang diambil dengan menggunakan teknik Accidental Sampling yaitu pengambilan sampel yang kebetulan ada di daerah penelitian. Analisa yang digunakan adalah analisis univariat dan Bivariat (Chi-Square). Status imunisasi hepatitis B (0-7Hari) menunjukkan bahwa 38 responden (53.5%) melakukan imunisasi Hepatitis B, Sebanyak 20 responden (28,2%) mempunyai pengetahuan yang baik tentang Imunisasi Hepatitis B, 47 responden (66,2%) mempunyai motivasi baik, 33 responden (46,5%) mempunyai Akses Kesarana Kesehatan dekat. Hasil uji bivariat diperoleh bahwa pengetahuan responden dengan   P-value (0,045), motivasi responden dengan P-value (0,007) dan akses ke sarana kesehatan responden dengan P-value (0,000). Di simpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan, motivasi responden, akses pelayanan kesehatan responden terhadap pemberian imunisasi hepatitis B (0-7hari) di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi.

Page 1 of 1 | Total Record : 7