cover
Contact Name
Siti Nur Qomariah
Contact Email
snurq18@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
snurq18@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Journals of Ners Community
Published by Universitas Gresik
ISSN : 20870744     EISSN : 25412957     DOI : -
Core Subject : Health,
Journals of Ners Community hanya menerima naskah asli yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat berupa hasil penelitian, konsep-konsep pemikiran inovatif hasil tinjauan pustaka, kajian, dan analitis di bidang keperawatan dan kesehatan yang bermanfaat untuk menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik keperawatan profesional.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue " Vol 8, No 1 (2017): Journals of Ners Community" : 13 Documents clear
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI TERHADAP SERANGAN ULANG PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER (Analysis of Factors Contributing to Recycling at Patient of Coronary Heart Diseases) Basri, Ahmad Hasan; Ningsih, Suciati
Journals of Ners Community Vol 8, No 1 (2017): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seseorang yang pernah terserang penyakit jantng koroner (PJK) mempunyai kecenderungan lebih besar akan mengalami serangan ulang, terutama bila faktor risiko dapat diubah tidak ditanggulangi dengan baik sehingga banyak kejadian pasien masuk rumah sakit dengan riwayat sebelumnya PJK yang memerlukan perawatan lanjutan atau dengan kasus yang sama. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap serangan ulang pada pasien penyakit jantung koroner. Desain penelitian menggunakan deskripsi analitik menggunakan prespektif Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Ruang ICU RS Muhammadiyah Gresik. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling, dimana didapatkan sebanyak 36 responden pada bulan Oktober 2016. Penelitian ini diambil menggunakan kuesioner dan lembar observasi setelah itu ditabulasi dan dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan bantuan program SPSS 16.0. Penelitian ini menunjukkan bahwa, usia dengan nilai α = 0.003 < 0.05, jenis kelamin α = 0.004 < 0.05, riwayat keluarga dengan nilai α = 0.004 < 0.05, hipertensi α = 0.001 < 0.05, merokok dengan nilai α = 0.001 < 0.05 maknanya ada huungan. Hai ni dapat disimpulkan bahwa ada hubungan usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, hipertensi dan merokok dengan kejadian serangan ulang PJK. Berdasarkan penelitian diharapkan masyarakat mampu meningkatkan pengendalian dalam pencegahan dan angka resiko serangan ulang PJK dalam kehidupan sehari-hari. Usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, merokok, dan hipertensi merupakan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap serangan ulang PJK. Kata kunci : Usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, hipertensi, merokok, serangan ulang PJK A person who ever had coronary heart disease (CHD) has a greater tendency to experience repeated attacks of CHD, especially when risk factors can be changed are not addressed properly, so many the incidence of patients admitted to hospital with a previous history of CHD who require further care or with the same case. The study design using the analytical description Cross Sectional perspective. This research was conducted in the ICU Muhammadiyah Gresik Hospital. The sampling technique purposive sampling, which found as many as 36 respondents in October 2016. This study was taken using a questionnaire and observation sheet after it was tabulated and analyzed using Chi Square test with SPSS 16.0. This study showed that age with the value of α = 0.003< 0.05, sex α = 0.011
EFEKTIVITAS INFUSA DAUN SALAM TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU PENDERITA DIABETES MELLITUS DESA KALIREJO DUKUN GRESIK Novitasari, Anik Eko; Romadloni, Lizzia
Journals of Ners Community Vol 8, No 1 (2017): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan bahan alami dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan terhadap Diabetes Melitus salah satunya adalah tanaman salam (Syzygium polyanthum) yang mengandung antidiabetik. Daun salam yang memiliki senyawa aktif seperti eugenol, tannin dan flavonoid. Daun salam memiliki potensi sebagai antidiabetes. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah ada pengaruh konsumsi infusa daun salam terhadap penurunan kadar gula darah sewaktu penderita Diabetes Mellitus di Desa Kalirejo Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik. Penelitian dilakukan di Desa Kalirejo Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik dan menggunakan design pretest posttest eksperiment. Penderita Diabetes Mellitus di Desa Kalirejo menurut surve dan informasi dari Puskesmas Kecamatan Dukun cukup tinggi. Analisis data dilakukan secara deskriptif, dengan mengambil 15 responden penderita Diabetes Melitus yang akan diberikan ekstrak daun salam yang diolah dengan cara direbus. Bagian tumbuhan yang bisa digunakan sebagai obat untuk penyakit Diabetes Mellitus yaitu seluruh bagian tumbuhan dan yang paling dominan yaitu daun. Cara penggunaan tumbuhan obat untuk penyembuhan Diabetes Mellitus yang paling dominan yaitu dengan cara diminum. Kesimpulan penelitian ini adalah telah dilakukan penelitian dengan 15 responden yang diberikan infusa dari rebusan daun salam selama 1-6 hari sebanyak 2 kali sehari dan didapatkan hasil yang signifikan untuk penurunan kadar gula darah sewaktu. Kata Kunci : Diabetes mellitus, tanaman obat, daun salam. The use of natural ingredients that can be used as an alternative treatment against Diabetes Mellitus one of them is greeting Syzygiumpolyanthum (wight) Walp containing antidiabetic. The Salam leaf has an active form such as eugenol, tannin and flavonoids. The salam leaf has potential as antidiabetes. The aimsto determine whether there is influence consumption of Salam Leaf infusa to decrease blood sugar levels during Diabetes Mellitus In the village Kalirejo District Dukun Gresik regency. The research was conducted in Kalirejo Village, Dukun Sub-District, Gresik Regency and using pretest posttest experiment design. Diabetes Mellitus patient in Kalirejo village according to surve and information from Puskesmas Dukun sub district was high enough. By taking 15 respondents of Diabetes Mellitus patients to be given the extract of Salam Leaf that was processed by boiled, The parts of plants that can be used as a medicine for Diabetes Mellitus was the whole part of plants, and the most dominant was using the leaf. Use of medicinal plants for Diabetes Mellitus the most dominant was by way of drinking. The conclusion of this research is the research done with 15 respondents given infusa from the decoction of Salam Leaf for 1-6 days as much as 2 times a day and got significant result for the decrease of blood glucose level at the time. Keyword: Diabetes Mellitus, Medicinal Plants, Salam Leaf DOI: 10.5281/zenodo.1409458
EFEKTIFITAS POSISI SEMI FOWLER DAN POSISI ORTHOPNEA TERHADAP PENURUNAN SESAK NAPAS PASIEN TB PARU Effectiveness of Semi Fowler Position And Orthopnea Position on Decreasing Shoartness of Breath Patient with Pulmonary Tuberculosis (TB) Zahroh, Roihatul; Susanto, Rivai Sigit
Journals of Ners Community Vol 8, No 1 (2017): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit TB Paru ditandai dengan adanya sesak napas. Pemberian posisi semi fowler dan posisi orthopnea dapat membantu pengembangan rongga dada sehingga pasien mengalami penurunan sesak napas. Penelitian ini bertujuan memperjelas efektivitas posisi semi fowler dan posisi orthopnea terhadap penurunan sesak napas pasien TB Paru. Penelitian ini menggunakan metode Pra-Eksperiment dengan Two-group pre-post test design. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan consecutive sampling. Sample pasien TB paru yang mengalami sesak napas pada bulan Januari-Februari 2016 di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Pengambilan data dengan lembar observasi dan data dianalisis menggunakan pairet t-test dan independent t-test dengan signifikasi p=0,000 (p < 0,05). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh posisi semi fowler terhadap penurunan sesak napas pasien TB Paru, ada pengaruh posisi orthopnea terhadap penurunan sesah napas pasien TB paru dan ada efektifitas posisi semi fowler dan posisi orthopnea terhadap penurunan sesak napas pasien TB paru. Pengaturan posisi yang tepat dan nyaman pada pasien adalah sangat penting terutama pasien yang mengalami sesak napas, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa posisi semi fowler lebih nyaman dan lebih mudah dipahami oleh responden akan tetapi posisi orthopnea lebih efektif untuk penurunan sesak pada pasien TB paru dengan ditunjukkan rata-rata penurunan sesak 5 dibandingkan posisi semi fowler dengan rata-rata penurunan sesak 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi orthopnea lebih efektif dibandingkan dengan posisi semi fowler, dan posisi orthopnea lebih dianjurkan untuk pengaturan posisi tidur untuk mengurangi sesak pada pasien TB paru. Kata kunci: Pasien TB Paru, posisi semi fowler, posisi orthopnea, sesak napas. Pulmonary TB disease is characterized by shortness of breath. Semi-fowler position and orthopnea position can help the development of the chest cavity so that patients experience decreased shortness of breath. This study aims to clarify the effectiveness of semi-fowler position and orthopnea position to decrease shortness of breath of pulmonary tuberculosis patients. This research used Pre-Experiment method with Two-group pre-post test design. Sampling technique in this study used consecutive sampling. Sample of pulmonary tuberculosis patients experiencing shortness of breath in November-December 2016 at Muhammadiyah Lamongan Hospital. Data collection with observation sheet and data were analyzed using pairet t-test and independent t-test with significance p = 0,000 (p
CARING PERAWAT PENGARUHI TINGKAT KECEMASAN PASIEN DAN KELUARGA PRE OPERASI (Caring of Nurses Effect to Anxiety Levels Patient And Family Pre Operation) Twistiandayani, Retno; Muzakki, Fuad
Journals of Ners Community Vol 8, No 1 (2017): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKProsedur operasi bisa menyebabkan kecemasan pada pasien dan keluarga penyebabnya bisa karena takut terhadap nyeri atau kematian. Kecemasan bisa dikurangi dengan pemberian caring perawat yaitu bentuk intervensi perawat dalam pemenuhan kebutuhan rasa aman, nyaman, komunikasi terapeutik, pendidikan dan pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh caring perawat terhadap tingkat kecemasan pasien dan keluarga pasien pre operasi.Desain penelitian yang digunakan  adalah  jenis cross sectional. Populasi yang diteliti dalam penelitian ini seluruh perawat, pasien dan keluarga yang akan menghadapi operasi di Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik dengan jumlah 50 pasien, purposive sampling yang digunakan didapatkan sampel sebanyak 44 responden. Variabel independen adalah caring  perawat sedangkan variabel dependen adalah kecemasan pasien dan keluarga pre operasi. Pengumpulan data caring mengunakan observasi, sedangkan kecemasan mengunakan observasi dan wawancara terstruktur HARS sebelum pasien menjalani operasi. Analisis menggunakan uji statistik wilcoxon dengan tingkat kemaknaan  α < 0,05.Hasil penelitian ini menunjukkan hampir seluruh pasien mengalami penurunan kecemasan dengan adanya perlakuan caring. Dari hasil analisa uji statistik didapatkan nilai α = 0.000 yang berarti bahwa α < 0,05, berarti ada pengaruh antara caring perawat terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi. Pada keluarga pasien yang mendapat perlakuan caring mengalami penurunan kecemasan sebanyak 88%. Dari hasil analisa uji statistic didapatkan nilai α = 0.000 yang berarti bahwa α < 0,05, berarti ada pengaruh antara caring perawat terhadap tingkat kecemasan keluarga pasien pre operasiDengan penelitian ini dapat digunakan perawat sebagai acuan dalam mengaplikasikan caring perawat sebagai intervensi dalam usaha menurunkan kecemasan pasien dan keluarga pasien pre operasi..Kata Kunci: Caring perawat, kecemasan pasien dan keluarga pasien preoperasi.  ABSTRACTRefractive surgery procedures cause anxiety in patients and families can cause fear of pain or death. Anxiety can be reduced by giving nurses caring nurse is a form of intervention in the fulfillment of the needs of safety, comfort, therapeutic communication, education and health services. The purpose of this study was to determine the caring of nursing effect to anxiety level of patients and their families pre operation.The study design used is a kind of cross sectional. The population examined in this study all the other nurses, patients and families who face surgery at the Hospital Muhammadiyah Gresik with a total of 50 patients, purposive sampling obtained a sample of 44 respondents. The independent variable is the caring nurse while the dependent variable is the patient and family anxiety pre-surgery. Caring data collection using observation, while anxiety using observation and structured interviews Hars before patients undergo surgery. Statistical analysis using paired t test with significance level α <0.05.The results of this study obtained show nearly total of the patients decrease of anxiety after give caring behavior of nurse. From the analysis of the statistical test obtained value α = 0.000 which means that α <0.05, meaning there effect caring of nurses with a patients preoperative anxiety levels. While the families of patients who got a caring of nurse to decrese of anxiety as much as 88%. From the analysis of statistical tests obtained value α = 0.000 which means that α <0.05, meaning there effect caring behavior of nurses the patients family anxiety levels pre operation               With this research can be used as a reference in applying the nurses caring nurse as an intervention in an effort to reduce the anxiety of patients and families of patients pre operationKeywords: Caring of nurses, patient and family anxiety pre-surgery DOI: 10.5281/zenodo.1409443
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI (Studi Di Asrama III Nusantara Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang) (THE RELATIONSHIP OF STRESS LEVEL WITH ADOLESCENT MENSTRUATION CYCLE DISORDER) (Study in Nusantara III Dormitory of Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang) Muniroh, Siti; Widiatie, Wiwiek
Journals of Ners Community Vol 8, No 1 (2017): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja adalah masa transisi yang ditandai oleh adanya perubahan fisik, emosi dan psikis. Secara psikis remaja juga mengalami perubahan emosi yakni sensitif atau peka misalnya mudah menangis, cemas, frustasi, dan sebaliknya bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Kejadian tersebut sering terjadi pada remaja putri, terutama sebelum menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres terhadap gangguan siklus menstruasi. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 15-17 Juli 2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelatif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri usia 16-19 tahun di Asrama III Nusantara Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah Simple Random Sampling dengan sampel sebanyak 69 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuisioner dan checklist. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan tingkat stres dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri Asrama III Nusantara Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang menggunakan uji chi square didapatkan nilai p=0,002. Perlu dilakukan upaya-upaya pencegahan untuk meminimalisir terjadinya stres. Saran bagi responden adalah untuk dapat menggunakan mekanisme koping yang adaptif sehingga tidak terjadi stres. Kata kunci : Remaja, menstruasi, stres Adolescent is a period of transition characterized by a change in the physical, emotional and psychological. In psychic teenagers also experience emotional changes that are sensitive or sensitized for example easy to cry, worry, frustration, and vice versa can laugh for no apparent reason. The main common in young women, especially before menstruation. The purpose of this study to determine the relationship of of stress level with adolescent menstruation cycle disorder. The experiment was conducted on 15-17 July 2014. Methods used in this study are correlative. The population in this study were young women aged 16-19 years in Boarding Schools Boarding Nusantara III Darul Ulum Jombang. The sampling technique used was simple random sampling with a sample of 69 respondents. Means of data collection using questionnaire and checklist. The results of this study showed a correlation between stress with menstrual cycle disorders in adolescent girls Boarding School Boarding Nusantara III Darul Ulum Jombang using chi square test p value=0.002. Thus the necessary preventive measures to minimize stress. Suggestion for the respondent is to be able to use adaptive coping mechanisms so that no stress. Keywords : Teens, menstruation, stress DOI: 10.5281/zenodo.1405877
PENGARUH KONSUMSI KAYU MANIS TERHADAP GLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS DI TAMBAK PLOSO LAMONGAN Fatmalia, Nurbani
Journals of Ners Community Vol 8, No 1 (2017): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus adalah penyakit dengan angka kejadian tinggi. Menurut data badan kesehatan dunia (WHO) pada tahun 2008 tercatat hampir 200 juta orang di dunia menderita diabetes mellitus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar glukosa darah sebelum dan sesudah pemberian seduhan kayu manis. Penelitian ini menggunakan metode true experiment pre post design. Kayu manis merupakan tanaman herbal yang memiliki kandungan flavonoid. Pada penelitian ini diberikan seduhan kayu manis sebanyak 200 ml selama 1 minggu setiap pagi dan sore hari pada penderita diabetes mellitus di desa tambak ploso dan kadar glukosa diambil dengan metode stick. Hasil menunjukkan penurunan pada 20 penderita. Berdasarkan uji spss paired t test menunjukkan pengaruh yang signifikan (0,000). Kayu manis dapat menurunkan kadar glukosa darah karena mengandung flavonoid yang dapat mengatur kadar glukosa darah dan meningkatkan sensitifitas sel beta pankreas untuk menghasilkan hormon insulin. Dari hasil yang telah dilakukan terhadap 20 sampel penderita diabetes mellitus yang telah diberikan seduhan kayu manis maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh konsumsi seduhan kayu manis terhadap penurunan kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus di Desa Tambak Ploso. Kata kunci : Diabetes mellitus, Kayu manis, Glukosa darah Diabetes mellitus is a disease with high incidence rates. According to the World Health Organization (WHO) data in 2008, about 200 million people in the world suffering from diabetes mellitus. The aim of this study was to know the effect of cinnamon consumption on decreasing fasting blood glucose level in people with diabetes mellitus. This study was using the method of true experiment pre post design. Cinnamon plants are herbs that contain flavonoids. In this study 200 cups of cinnamon were given to people with diabetes mellitus for 1 week every morning and evening in Tambak ploso village. The results showed, there were decreasing blood glucose levels in 20 patients. Based on spss paired t test, the data showed significant influence (0.000). Cinnamon could decrease blood glucose levels because it contains flavonoids that can regulate blood glucose levels and increase the sensitivity of pancreatic beta cells to produce the hormone insulin. From the results of this research, it can be concluded that there is influence of cinnamon consumption to decrease blood glucose levels in people with diabetes mellitus at Tambak Ploso village. Keywords: Diabetes mellitus, Cinnamon, Blood glucose level. DOI: 10.5281/zenodo.1409460
KADAR PROTEIN TERLARUT PADA AMPAS KEDELAI DARI HASIL PROSES PEMBUATAN TEMPE DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK KASAR PAPAIN (CRUDE PAPAIN) Dissolved Protein Content in Soybean Dregs From The Process Of Making Tempe With The Addition Of Crude Papain Extract Yazid, Edy Agustian; Nuha, Badilatun Ulin
Journals of Ners Community Vol 8, No 1 (2017): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ampas kedelai dari proses pembuatan tempe umumnya masih mengandung nilai nutrisi cukup tinggi diantaranya protein. Selama ini ampas kedelai belum dimanfaatkan secara maksimal, kebanyakan hanya digunakan sebagai pakan ternak atau pupuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan protein terlarut pada ampas kedelai dari hasil proses pembuatan tempe dengan penambahan ekstrak kasar papain (crude papain). Analisis kadar protein dilakukan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis dengan panjang gelombang 650 nm. Variasi konsentrasi papain yang ditambahkan adalah 0% (kontrol), 5%, 10%, 15%, 20% dan 25%. Hasil uji aktivitas papain kasar didapatkan 238,082 U/ml, sedangkan pada penambahan konsentrasi papain 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25% berturut-turut diperoleh kenaikan kadar protein terlarut sebesar 0,42%; 2,53%; 4,77%; 4,63% dan 3,93%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penambahan ekstrak kasar papain pada ampas kedelai dari hasil proses pembuatan tempe dapat menaikkan kadar protein terlarut. Kenaikan tertinggi diperoleh pada penambahan konsentrasi papain 15% dengan kenaikan sebesar 4,77%. Kata Kunci : Ampas kedelai, protein terlarut, crude papain, aktivitas enzim. The soybean dregs from process of making tempe generally still contains high nutritional value of protein. So far, soybean dregs has not been fully utilized, mostly only used as animal feed or fertilizer. The purpose of this study was to determine the dissolved protein content in soybean dregs from the process of making tempe with the addition of crude papain extract (crude papain). The protein content was analyzed using spectrofotometry UV-Vis method with 650 nm wavelength. Variations of papain concentration added were 0% (control), 5%, 10%, 15%, 20% and 25%. The results of crude papain extract activity test were obtained 238,082 U/ml, while with the addition of papain concentration 5%, 10%, 15%, 20%, and 25% dissolved protein content increased respectively 0.12%; 2.53%; 4.77%; 4.63% and 3.93%. From these results it can be concluded that with the addition of crude papain extract on soybean dregs from the process of making tempe can raise the levels of dissolved protein. The highest increase was obtained by adding 15% papain concentration with an increase of 4.77%. Keywords : Soybean dregs, soluble protein, crude papain, enzyme activity. DOI: 10.5281/zenodo.1409293
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERBILLIRUBIN (FACTOR ANALYSIS - FACTORS RELATED TO THE INCIDENT HIPERBILLIRUBIN) Fatmawati, Lilis; Sumiati, Sumiati
Journals of Ners Community Vol 8, No 1 (2017): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperbillirubin adalah satu keadaan dimana kadar billirubin dalam darah melebihi batas atas nilai normal billirubin serum. Kejadian Hiperbillirubin pada bayi dipengaruhi oleh:faktor Incompatibilitas golongan darah ibu dan bayi ABO, faktor prematuritas dan faktor rendahnya asupan Asi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor perbedaan golongan darah ibu dan bayi, faktor prematuritas dan faktor rendahnya asupan asi dengan kejadian hiperbillirubin.Desain penelitian yang digunakan dengan pendekatan case control. Metode sampling yang digunakan adalah purpose sampling.sampel yang diambil adalah 24 bayi dengan hiperbillirubin. Variabel independen adalah faktor incompatibilitas ABO,faktor prematuritas dan faktor rendahnya asupan Asi. Variabel dependen adalah kejadian hiperbillirubin. Data penelitian diambil menggunakan observasi dan kuisoner. Dari perhitungan uji statistik spearman Rank Correlation dengan bantuan software SPSS for windows 17.0. dengan tingkat kemaknaan p
DISCHARGE PLANNING MEMPENGARUHI KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN Discharge Planning Influence the Quality of Nursing Services Azizah, Anis; Widayati, Dhina; Rachmania, Diana
Journals of Ners Community Vol 8, No 1 (2017): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pelayanan keperawatan sebagai indikator keberhasilan pelayanan perawat di rumah sakit. Discharge planning merupakan salah satu kegiatan dalam pemberian asuhan keperawatan yang memberikan dampak terhadap kualitas pelayanan keperawatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh discharge planning yang dilakukan secara terstruktur terhadap kualitas pelayanan keperawatan di Ruang Teratai Rumah Sakit Amelia Pare. Penelitian ini menggunakan pendekatan pre-experimental postest only with control group design. Sampel penelitian berjumlah 20 responden, diambil dengan teknik pruposive sampling, dan dibagi ke dalam 2 kelompok yaitu kelompok kontrol (n=10) dan kelompok perlakuan (n=10). Hasil dari penelitan pada kelompok kontrol terhadap kualitas pelayanan keperawatan tanpa diberikan discharge planning secara terstruktur sebagian besar dalam kategori cukup sebanyak 70% dan pada kelompok perlakuan kualitas pelayanan keperawatan setelah diberikan discharge planning secara terstruktur hampir seluruh responden dalam kategori baik sebanyak 80%. Hasil Uji-Meann Whitney pengaruh discharge planning terhadap kualitas pelayanan keperawatan didapatkan p value=0,025 (α
INTERVENSI KONSELING TENTANG PERAWATAN METODE KANGURU UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU IBU YANG MEMILIKI BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH Counseling Intervention About Kangaroo Method to Increase Mother’s Behavior Who Have Low Birth Weight Baby Madyastuti, Lina; Agustina, Riza
Journals of Ners Community Vol 8, No 1 (2017): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBayi berat badan lahir rendah berpotensi menyebabkan terjadinya hipotermi. Jika tidak diatasi akan menyebabkan kematian bayi. Konseling perawatan metode kanguru merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan perilaku ibu dalam memenuhi kebutuhan bayi  dengan berat badan lahir rendah. Tujuan penelitian adalah menjelaskan pengaruh intervensi konseling tentang perawatan metode kanguru terhadap peningkatan perilaku ibu yang memiliki bayi berat badan lahir rendah.Design penelitian menggunakan Pro eksperimen one-group pra-post test design. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sample 15 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dan observasi serta bookleat. Analisa data menggunakan uji statistik Wilcoxon (α < 0,05).Hasil penelitian didapatkan nilai p = 0,001 (α < 0,05) pada pengetahuan ibu yang berarti ada pengaruh intervensi konseling terhadap pengetahuan ibu tentang perawatan metode kanguru, nilai p = 0,001 (α < 0,05) pada sikap ibu yang berarti ada pengaruh intervensi konseling terhadap sikap ibu tentang perawatan metode kanguru dan nilai p = (α < 0,05) pada tindakan ibu yang berarti ada pengaruh intervensi konseling terhadap tindakan ibu tentang perawatan metode kanguru.Intervensi konseling mampu meningkatkan perilaku ibu menjadi lebih baik dalam perawatan metode kanguru. Konseling perawatan metode kanguru sebaiknya ditetapkan sebagai komponen dalam standar operasional prosedur perawatan bayi dengan bayi berat badan lahir rendah. Kata Kunci  : konseling, perilaku, metode kanguru, berat badan lahir rendah  ABSTRACT A low birth weight baby has a risk into a hypotermy, if we did not overcome it, the baby would be death. Kangaroo care method is an effective way to care the needs of infants with low birth weight which the most fundamental are the warmth, increase breast milk, protection of infection, stimulation, safety and love. The purpose of this study to explain the effect of counseling intervention on kangaroo care method to increase the behavior of mothers who have low weight birth baby.The reseach used pra experimental one-group pre-post test design. The sample was taken by purposive sampling, 15 respondents. The research instrument used questionnaire and observation and a bookleat also. Analysis of data used statistical test of Wilcoxon (α <0.05). The result showed p = 0,001  (α < 0.05) in the mothers knowledge, which means there was the effect of counseling on maternal knowledge about kangaroo care method, p = 0.001 (α < 0.05) in the mothers attitude which means there the effect of counseling on maternal attitudes about kangaroo care method and p=0.001 (α <0.05) on the actions of the mother, which means there was an influence on the actions of counseling mothers about kangaroo care method. Counseling can improve the ability of the mother to be better in kangaroo care method. Counseling kangaroo care method should be established as a component in the standard operating procedures of baby care with low babies weight. Keywords : Counseling, kangaroo method, low birth weight baby  DOI: 10.5281/zenodo.1405888

Page 1 of 2 | Total Record : 13