cover
Filter by Year
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
ISSN : 23553782     EISSN : 25794647
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika (e-ISSN 2579-4647 dan p-ISSN 2355-3782) merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi dosen, mahasiswa dan pemerhati kependidikan untuk menyebarluaskan hasil kajian, pemikiran dan penelitian yang relevan dalam bidang pendidikan matematika dan tebit 2 kali dalam setahun (Maret dan September).
Articles
67
Articles
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN SAVI DAN PENDEKATAN MEKANISTIK PADA MATERI KUBUS DAN BALOK TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 MEULABOH

Juwina, Fitri

MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2014): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak: Penelitian yang berjudul “Efektivitas pembelajaran matematika dengan pendekatan SAVI dan pendekatan mekanistikpada materi kubus dan balok terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Meulaboh”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran matematika dengan pendekatan SAVI lebih efektif dari pada pendekatan mekanistik pada materi kubus dan balok terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Meulaboh. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif sedangkan jenis penelitian adalah penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Meulaboh dan sampelnya adalah seluruh siswa dari kelas VIII A sebagai kelas eksperimen yang diberikan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan SAVI dan seluruh siswa dari kelas VIII B sebagai kelas kontrol yang diberikan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan mekanistik. Sampel dari penelitian ini di ambil dengan teknik purposive sample.  Instrument penelitian yang diberikan berupa tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis Uji-t. Hasil dari penelitian ini dengan  menunjukkan bahwa skor prestasi belajar matematika siswa sesudah diberikan perlakuan lebih tinggi dari pada sebelum diberikan perlakuan dengan menggunakan pendekatan SAVI dan pendekatan mekanistik. Akan tetapi hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Uji-t yang dilakukan terhadap hasil tes awal dan tes akhir menunjukkan adanya perbedaan hasil yang cukup signifikan antara siswa yang menggunakan pendekatan pembelajaran SAVI dengan yang menggunakan pendekatan pembelajaran mekanistik. karena = 1,68 atau = 6,42 . Sehingga  ditolak.  diterima karena . Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika dengan pendekatan SAVI lebih efektif dari pada pendekatan mekanistik pada materi kubus dan balok terhadap prestasi belajar siswa. Kata-kata kunci : Efektivitas,SAVI,Mekanistik, Prestasi Belajar.

PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA POKOK BAHASAN TRIGONOMETRI PADA KELAS X SMA NEGERI 3 KUALA

Rahayu, Dewi

MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2014): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika dalam pembelajaran Trigonometri pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Kuala melalui penerapan pendekatan matematika realistik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dan pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMAN 3 Kuala Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Penelitian dilaksanakan pada semester II tahun pelajaran 2013/2014. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMAN 3 Kuala dan objek penelitiannya adalah X Mia2 SMAN 3 Kuala dengan jumlah 19 siswa, yang terdiri dari 7 siswa dan 12 siswi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, satu siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian terdiri dari lembar soal tes dan lembar observasi. Data hasil penelitian diperoleh dari tes hasil belajar siswa, hasil observasi selama kegiatan pembelajaran menggunakan lembar observasi aktivitas guru dalam menerapkan Pendekatan Matematika Realistik, lembar observasi keaktifan siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil Penelitian menunjukan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran matematika realistik dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi trigonometri yaitu dilihat dari hasil tes persiklus, dengan nilai rata-rata kelassiklus I 64,789 dan persentase ketuntasan 52,632 % dari ketuntasan klasikal 75-80% dan pada siklus II mengalami kenaikan dengan nilai rata-rata kelas 74,737 dan persentase ketuntasan 84.211% dari ketuntasan klasikal 75-80%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran matematika realistik dapat meningkatkan hasil belajar siswa materi trigonometri. Kata kunci: matematika realistik, hasil belajar, trigonometri.

PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE THINK-PAIR-SHARE (TPS) PADA MATERI INVERS FUNGSI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 KAWAY XVI

Miralisa, Novi

MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2014): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

ABSTRAK: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model cooperative learning tipe think-pair-share (TPS) pada materi invers fungsi di kelas XI-IPS2 SMA Negeri 1 Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat dan untuk mendeskripsikan penerapan model cooperative learning tipe think-pair-share (TPS) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi invers fungsi di kelas XI-IPS2 SMA Negeri 1 Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang telah dilaksanakan pada bulan April hingga Agustus 2013. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI-IPS2 SMA Negeri 1 Kaway XVI yang berjumlah 28 orang. Prosedur penelitian ini terdiri dari perenecanaa, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif persentase. Berdasarkan hasil penelitian pada tahap pra siklus hanya 9 orang siswa atau 32,1%  siswa yang tuntas dengan nilai rata-rata keseluruhan siswa adalah 56,9. Pada siklus I ada 15 siswa atau 53,6% yang mengalami ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata keseluruhan siswa adalah 63,2. Pada siklus II, 23 siswa atau 82,1% telah mencapai ketuntasan dengan nilai rata-rata siswa adalah 73,4. Hasil Observasi kegiatan guru pada siklus I adalah 71,6% termasuk dalam kategori baik sedangkan pada siklus II mencapai 85,2% dalam kategori sangat baik. Hasil pengamatan siswa pada siklus I termasuk dalam kategori baik, pada siklus II mengalami perubahan menjadi sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat pada materi invers fungsi dapat ditingkatkan melalui penerapan model cooperative learning tipe think-pair-share (TPS).kata kunci: Think-Pair-Share (TPS), Invers Fungsi, Hasil Belajar.

ANALISIS KESALAHANSISWA DALAM MENYELESAIKANSOALMATEMATIKA PADAPOKOK BAHASAN PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL DI KELAS VIII SMP NEGERI 5 KUALA

Waluyo, Adi

MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2014): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Abstrak: Persamaan linear dua variabel merupakan suatu mata pelajaran matematika yang di sajikan untuk mengetahui dimana letak kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana siswa/i mengalami kesalahan, apa saja kesalahan siswa/i dan penyebab kesalahan saat menyelesaikan soal persamaan linear dua variabel. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif sedangkan jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini kelas VIII yang berjumlah 38 orang sedangkan sampel dalam penelitian ini berjumlah 19 orang. Sampel yang di gunakan simple Random Sampling atau simple sederhana adalah teknik pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu. Cara pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu daftar nilai pegangan guru yang ada pada guru matematika kelas VIII, wawancara guru, tes soal persamaan linear dua variabel untuk mengetahui secara jelas kesalahan siswa dan wawancara siswa untuk mengetahui secara langsung yang dialami siswa terjadi kesalahan menyelesaikan soal persamaan linear dua variabel. Setelah mendapatkan data-data yang diperlukan untuk menganalisis. Langsung merekapitulasikan dan dianalisis. Setelah mendapatkan hasil menganalisis peneliti mendiskusikan untuk mencari solusi atas terjadinya kesalahan siswa menyelesaikan soal persamaan linear dua variabel. Dari sebuah penelitian ini peneliti lakukan di SMP Negeri 5 Kuala dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat siswa/i yang belum bisa menyelesaikan soal matematika pada materi persamaan linear dua variabel, jenis-jenis kesalahan siswa antara lain; kesalahan menarik garis pada grafik, kesalahan menarik garis, kesalahan dalam menafsirkan operasi, kesalahan interprestasi bahasa, kesalahan tidak menyelesaikan jawaban, kesalahan dalam menyelesaikan subtitusi dan kesalahan perhitungan. Penyebabnya; kurang teliti, belum paham dengan materi, kurang memahami kalimat, tidak bisa membagi waktu, kurang memahami bentuk perkalian keadaan tonus jasmani, kecerdasan, kurang motivasi, kurang minat, sikap dan bakat. Kata-kata kunci  : Analisis, kesalahan, soal, persamaan linear.

PROFIL PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMP DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF REFLEKTIF DAN IMPULSIF

Nasriadi, Ahmad

MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2015): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil pemecahan masalah matematika siswa SMP ditinjau dari gaya kognitif reflektif dan impulsif. Siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif memiliki karakteristik sangat berhati-hati dan memanfaatkan semua alternatif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, subjek penelitian terdiri dari dua siswi kelas VIII SMP Al-Azhar Menganti-Gresik Jatim. Penelitian dimulai dengan menentukan subjek penelitian menggunakan instrumen MFFT. Kemampuan matematika yang relatif sama serta kesediaan siswa juga menjadi pertimbangan dalam memilih subjek, kemudian peneliti memberikan TPM dan wawancara kepada setiap subjek. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi waktu. Data hasil penelitian yang diperoleh sebagai berikut: (i) profil pemecahan masalah subjek bergaya kognitif reflektif dideskripsikan melakukan identifikasi fakta, (ii) Berpikir reflektif subjek yang bergaya kognitif impulsif dideskripsikan memahami  masalah dengan melakukan identifikasi fakta dan memeriksa kecukupan data.. Pada langkah membuat rencana pemecahan masalah, subjek yang bergaya kognitif impulsif menggunakan strategi dengan menentukan operasi pemecahan masalah yang akan dilakukan, kemudian dilanjutkan dengan memecahkan masalah yang diberikan. Selanjutnya ketika melaksanakan rencana pemecahan masalah subjek yang bergaya kognitif impulsif melaksanakan sesuai dengan strategi yang dijelaskan pada tahap rencana pemecahan masalah. Dalam hal ini subjek  ketika terjadi kesalahan dalam pemecahan masalah, subjek  bergaya kognitif impulsif tidak menemukannya. Namun, subjek meyakini bahwa jawabannya sudah menjawab  pertanyaan yang diajukan pada soal, dengan alasan bahwa subjek telah memeriksa kembali jawabannya.  Kata Kunci: Profil, Pemecahan Masalah, Gaya Kognitif  Reflektif dan Impulsif

PENERAPAN METODE JIGSAW DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN MURID KELAS V SD NEGERI LAWA BATU MENGENAI MATERI PENGKUADRATAN DAN PENARIKAN AKAR

Jamal, Fakhrul

MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2015): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Salah satu materi pelajaran yang terdapat di dalam kurikulum SD adalah “ Pengkuadratan dan Penarikan akar”. Kemampuan murid dalam memahami materi " Pengkuadatan dan Penarikan akar ” sangat mempengaruhi kepada keberhasilan murid itu dalam mempelajari materi matematika yang lain yang ada kaitannya dengan materi " Pengkuadratan dan Penarikan akar”. Apalagi untuk melanjutkan pelajaran ke Perguruan tinggi (PT), baik yang mengambil spesialisasi ekonomi, keteknikan maupun yang melanjutkan pendidikan ke bidang matematika, maka hampir sebagian besar materi perkuliahan banyak didasarkan kepada konsep "Pengkuadratan dan Penarikan akar". Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Apakah penggunaan metode jigsaw dapat meningkatkan kemampuan murid kelas V SD Negeri Lawa Batu tentang materi pengkuadratan dan penarikan akar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode jigsaw dalam upaya meningkatkan pengetahuan  murid kelas V SD Negeri Lawa Batu materi pengkuadratan  dan penarikan akar . Hasil penelitiannya adalah Hasil belajar siswa setelah menggunakan metode jigsaw mengalami kemajuan serta meningkat cukup baik. Khususnya pada pokok bahasan konsep pengukuran dan penarikan akar, siswa lebih termotivasi untuk belajar lebih baik dan aktif serta komunikatif baik dengan Peneliti maupun teman sendiri. Tanggapan siswa terhadap penerapan metode jigsaw cukup baik. Mereka menjadi termotivasi melakukan percobaan untuk menemukan konsep-konsep ilmu pengetahuan sehingga bermanfaat bagi mereka guna meningkatkan daya kreatifitas dalam meningkatkan gagasan dan ide-ide baru dalam konteks lebih luas. Kata Kunci : Metode Jigsaw, Pengkuadratan Dan Penarikan Akar,Penerapan Pembelajaran

ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN MATEMATIKA PADA MATERI PELUANG KELAS XI IPA SMA MUHAMMADIYAH MEULABOH JOHAN PAHLAWAN

Jamal, Fakhrul

MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2014): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan-kesulitan siswa kelas XI IPA SMA Muhamadiyah Meulaboh dalam mempelajari mata pelajaran matematika pada materi peluang. Jenis dan pendekatan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan tes, observasi dan angket, sedangkan untuk pengolahan data menggunakan rumus pesentase P = f/n x 100 %. Dari hasil penelitian didapat kesimpulan bahwa kesulitan siswa kelas XI IPA dalam materi peluang adalah kurangnya pemahaman siswa dalam memahami konsep peluang, sering salah menggunakan rumus dalam menyelesaikan soal, juga kebiasaan guru dalam belajar matematika hanya dengan cara mencatat saja di papan tulis, kemudian siswa kurang keinginannya dalam menyelesaikan contoh soal yang diberikan oleh guru. sehingga bisa diambil kesimpulan bahwa hipotesisnya terbukti benar bahwa adanya kesulitan belajar dalam pelajaran matematika pada materi peluang siswa kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Meulaboh.Kata Kunci: Analisis Kesulitan Belajar, Matematika, Materi Peluang

MENENTUKAN NILAI PERBANDINGAN TRIGONOMETRI DENGAN MEDIA SOFWER GAMBAR AUTOCAD

Samin, Samin

MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2014): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Banyak orang mengenal Gambar AutoCAD sebagai ”bahasa teknik”. Dari gambar orang teknik dapat meneruskan keterangan-keterangan secara tepat dan objektif. Ternyata Gambar AutoCAD  juga dapat digunakan sebagai media pembelajaran matematika yang efektif, terutama untuk kompetensi Geometri. Banyak hal yang abstrak, seperti jika sin A = ½, maka A = 30o dan sebaliknya dengan media gambar AutoCAD kasus seperti itu dapat dibuktikan dan menjadi kongkrit/nyata sehingga mudah dikomunikasikan dan mudah dimengerti oleh peserta didik. Dengan media gambar AutoCAD kompetensi menentukan nilai perbandingan trigonometri menjadi topik pembahasan yang mudah  untuk dikomunikasikan dan dipahami, hal ini terbukti dari experiment yang lakukan,pada SMK Negeri 2 Meulaboh, semua peserta didik puas dan dapat menghitung/mengukur nilai perbandingan trigonometri jika 2 unsur  dari sebuah segitiga siku-siku diketahui. 90% peserta didik dapat menghitung/mengukur besarnya nilai SinA  dan Cos A jika Tg A diketahui dan sebaliknya. Dengan menyajikan data berupa gambar dan ukuranya, 100% peserta didik juga dapat menentukan nilai perbandingan trigonometri sudut-sudut istimewa dari 0o-360o.Kata kunci: Gambar, AutoCAD, Trigonometri Dan Sudut

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP PGRI ARJOSARI TAHUN PELAJARAN 2013/2014 MELALUI IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEKNIK JIGSAW

Putra, Aji Permana

MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2015): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Seperti yang diketahui dari hasil ulangan matematika standar kompetensi trigonometri selama 2 tahun terakhir diperoleh nilai sebagai berikut: yaitu pada tahun pelajaran 2007/2008 dengan rata-rata 5,9 dan tahun pelajaran 2008/2009 dengan rata-rata 5,6. Permasalahan yang diangkat adalah apakah implementasi metode pembelajaran Teknik Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar matematika pokok bahasan garis-garis pada segitiga siswa kelas VIII SMP PGRI Arjosari. Subyek penelitian ini adalah siswa SMP PGRI Arjosari kelas VIII tahun pelajaran 2009/2010, guru matematika, dan observer. Penelitian dilakukan dengan 3 siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket,dan tes. Angket digunakan untuk mengetahui refleksi siswa terhadap pembelajaran dan kerjasama siswa dalam kelompok. Tes dilaksanakan pada akhir siklus. Indikator keberhasilan pada penelitian ini adalah rata-rata kelas yang semula 5,6 meningkat menjadi  74,78 sedangkan ketuntasan belajar klasikal tercapai jika minimal 60%. Hasil penelitian yang dilakukan diperoleh bahwa hasil belajar matematika pada pokok bahasan trigonometri siswa kelas VIII meningkat seperti yang ditunjukkan pada hasil akhir siklus 3 yaitu ketuntasan belajar klasikal sebesar 66,67 % dengan rata-rata kelas 74,78. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui implementasi pembelajaran Teknik Jigsaw, hasil belajar matematika standar kompetensi garis-garis pada segitiga siswa kelas VIII SMP PGRI Arjosari dapat ditingkatkan.  Kata Kunci: Hasil Belajar, Teknik Jigsaw

PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA TIPE PISA PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH DENGAN KONTEN HUBUNGAN DAN PERUBAHAN

Putra, Mulia, Novita, Rita

MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2014): MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemecahan masalah matematika siswa sekolah menengah tipe PISA dengan konten perubahan dan hubungan. Penelitian ini merupakan penelitan deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dimana subjek dalam penelitian ini adalah seorang siswi kelas VII SMP Negeri 1 Banda Aceh. Penelitian ini dimulai dengan memberikan Masalah Literasi Matematika (MLM) tahap pertama yang kemudian diikuti dengan wawancara, kemudian selang beberapa hari siswa diberikan lagi Masalah Literasi Matematika (MLM) dengan masalah yang setera dan juga diikuti dengan wawancara. Hal ini dilakukan sebagai langkah pengecekan data dengan cara triangulasi waktu.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam menyelesaikan masalah PISA dengan konten perubahan dan hubungan, siswa sekolah menengah mampu mengidentifikasikan masalah dengan cara mengungkapkan informasi yang diketahui dari masalah PISA yang terkait dengan konten perubahan dan hubungan, pada tahap berikutnya yaitu menyusun rencana peneyelesaian masalah, siswa bisa menyebutkan langkah atau rencana yang akan digunakan untuk menyelesaikan masalah ini, dan pada tahap pelaksanaan rencana tersebut, siswa sangat dipengaruhi oleh rencana yang telah dibuat dan dia berhasil menyelesaikan masalah tersebut dengan benar. Setelah itu, diakhir langkahnya responden juga mengecek hasil kerja dengan alasan untuk membuat dia lebih yakin. Kata Kunci: Pemecahan Masalah, Masalah Literasi Matematika, PISA, Konten Perubahan dan Hubungan