cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam)
ISSN : 26555255     EISSN : 26552736     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal At-Tarbiyat: Jurnal Pendidikan Islam invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Islamic Education, which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives of Education Curruculum, philosophy, Management, history, theology, sociology, anthropology, political science and others.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
STUDY KOMPARASI PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN SMK(Studi Kasus SMK Di Pondok Pesantren Lirboyo Al-Mahrusiyah Dan Di SMK PGRI 2 Kediri) Wibowo, Adi
At-Tarbiyat Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam An-Nawawi Purworejo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.248 KB)

Abstract

ABSTRACT This study of the purpose is to explore, how the Implementation of Education in Vocational High School, The comparative and output of students at vocational education institution in the Kediri’s lirboyo Islamic Boarding School (Al-Mahrusiyah Vocational High School) and at Vocational High School PGRI 2 Kediri. The methodology of this research is qualitative, deal with the method of data collection which used namely observation, interview, and documentation. The results of this  research appeared (1) The implementation of Education in Vocational High School, especially  in Al-Mahrusiyah Islamic Boarding School and at Vocational High School PGRI 2 Includedthe school management, the results obtained had shown that the leadership using a democratic type. (2) The comparative of theeducation implementation in vocational High School (SMK) at Islamic Boarding Schools (Al-Mahrusiyah Vocational School) and in PGRI Vocational High School 2 Kediri includedthe management of the leadership model, school category, curriculum, teaching and learning process, educator and education staff, expertise package / competency skill, DU / DI partner and the school culture (3 ) Output of students in Vocational High School in Islamic Boarding Schools (Al-Mahrusiyah Vocational High School) and in SMK PGRI 2 Kediri, SMKS Al-Mahrusiyah is a vocational high school based on Information Technology while PGRI 2 (SMK) Vocational High School, Kediri vocational high school based on a marketing industry between only work themselves or those who continue kuliyah gotthe difference of between students graduating from vocational high school who are from Islamic boarding schools with those who are from the community culture in general. The difference is due to several environmental factors as well as the school culture that affected the mindset in both vocational high schools   ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui, bagaimana Penyelenggaraan Pendidikan SMK, komparasi serta output siswa pada lembaga pendidikan kejuruan di Pondok Pesantren  lirboyo Kediri (SMK Al-Mahrusiyah) dan di SMK PGRI 2 Kediri.Metodelogi penelitian ini adalah kualitatif, dengan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan (1) Penyelenggaraan Pendidikan SMK di pondok pesantren Al-Mahrusiyah dan di SMK PGRI 2 meliputi managemen sekolah, dari hasil yang didapat menunjukan bahwa kepemimpinan menggunakan model demokrasi berkriteria ideal akan tetapi perlu meningkatkan supervisi terhadap guru (2) komparasi penyelenggaraan pendidikan SMK di Pondok Pesantren (SMK Al-Mahrusiyah) dan di SMK PGRI 2 Kediri meliputi: managemen model kepemimpinan, Kategori sekolah, Kurikulum, Proses belajar mengajar, Pendidik dan tenaga kependidikan, Paket keahlian/Kompetensi keahlian, Mitra DU/DI dan Kultur sekolah (3) Output siswa di SMK di Pondok Pesantren (SMK Al-Mahrusiyah) dan di SMK PGRI 2 Kediri, SMKS Al-Mahrusiyah adalah sekolah kejuruan dengan basis Teknologi Informasi sedangkan SMKS PGRI 2 Kediri sekolah kejuruan dengan basis industri pemasaran dan antara yang bekerja dengan yang melanjutkan kuliyah terdapat perbedaan antara siswa-siswi lulusan SMK  Yang sekolah di pondok pesantren dengan yang sekolah di sekolah dengan kultur masyarakat secara umum.  Perbedaan tersebut dikarenakan beberapa faktor lingkungan dan juga kultur sekolah yang mempengaruhi mindset di kedua sekolah SMK tersebut
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER PADA PONDOK PESANTREN AN NAWAWI BERJAN PURWOREJO musolin, muhlil
At-Tarbiyat Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam An-Nawawi Purworejo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.699 KB)

Abstract

ABSTRACT Islamic boarding schools are Islamic education institutions that are increasingly in demand because in addition to making smart students but also forming the character of students to be positive characters, especially salaf Islamic boarding schools. An Nawawi Islamic boarding school is one of the salaf Islamic boarding schools in Purworejo district which is increasingly in demand with the increasing number of santri and now reaching 3500 santri. This study wanted to know how the management process of character education at An Nawawi Islamic Boarding School. An Nawawi Islamic Boarding School succeeded in organizing character education with elements of supporting elements, namely the independence of pesantren leadership, Islamic boarding school regulations and good management management   ABSTRAK Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang semakin hari semakin diminati karena selain membuat peserta didik cerdik namun juga membentuk karakter peserta didik menjadi karakter yang positif terutama pondok pesantren salaf.Pondok pesantren An Nawawi adalah salah satu pondok pesantren salaf di kabupaten Purworejo yang semakin hari semakin diminati dengan jumlah santri yang semakin meningkat dan sekarang ini mencapai 3500 orang santri.Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana proses manajemen pendidikan karakter di Pondok Pesantren An Nawawi. Pondok Pesantren An Nawawi berhasil menyelenggarakan pendidikan karakter dengan unsur unsur penunjang yaitu kemandirian kepemimpinan pesantren, peraturan pondok pesantren dan manajemen pengelolaan yang baik.  
HUBUNGAN PEMANFAATAN INTERNET SEBAGAI SUMBER BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 SAPURAN daru, suhan
At-Tarbiyat Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam An-Nawawi Purworejo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.313 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui hubungan antara pemanfaatan internet dengan prestasi belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sapuran Tahun Pelajaran 2015/2016.Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Sapuran Tahun Ajaran 2015/2016. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 177 siswa kelas XI dan sampel sebanyak 119 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportionate stratified random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan dokumentasi. Untuk uji validitas menggunakan rumus korelasi Product Moment dan reliabilitas instrumen dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach yang kemudian diolah menggunakan program SPSS 16.0. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif dan analisis korelasi.Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dengan prestasi belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sapuran. Dimana r hitung = 0,858 sedangkan untuk r tabel = 0,179. Hal ini menunjukan adanya korelasi, karena nilai r hitung > r tabel. Selain itu juga diketahui nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Dalam hal ini nilai Sig. (2-tailed) lebih kecil dari tingkat a yang digunakan yaitu 0,05 sehingga dapat dinyatakan memiliki hubungan yang signifikan antara pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dengan prestasi belajar siswa dengan tingkat keeratan hubungan yang tinggi.
PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIKKOMPETENSI KEAHLIAN ADMINISTRASI PERKANTORAN DI SMK N 1 JOGONALAN KLATEN nurmalasari, ita
At-Tarbiyat Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam An-Nawawi Purworejo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.054 KB)

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan karakter peserta didik kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran di SMK N 1 Jogonalan Klaten.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Informan kunci dalam penelitian ini adalah Guru Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran. Sedangkan informan pendukung adalah Kepala Sekolah, wakil kepala sekolah bagian kurikulum, ketua jurusan Administrasi Perkantoran dan  peserta didik kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode.Tahapan analisis interaktif melalui reduksi data, penyajian data, pengambilan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) SMK N 1 Jogonalan telah melaksanakan pendidikan karakter; (2) dalam kegiatan pembelajaran, guru membuat perencanaan dengan mengembangkan nilai karakter dalam perangkat pembelajaran seperti silabus dan RPP; (3) pelaksanaan pendidikan karakter dilakukan melalui kegiatan pembelajaran, pengembangan budaya sekolah dan kegiatan ekstrakurikuler; (4) hambatannya adalah guru tidak dapat memantau kegiatan peserta didik di lingkungan tempat tinggal.Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan adalah menjalin komunikasi dengan orang tua peserta didik.   Kata kunci: pendidikan karakter, peserta didik kompetensi keahlian Administrasi Perkantoran   ABSTRACT This studyaims to determinethe implementation ofcharacter educationlearnerscompetency skillsinOfficeAdministrationSMKN1Jogonalan Klaten. This research is adescriptive studywitha qualitativeapproach. Sampling techniqueusingpurposivesamplingandsnowball sampling.Keyinformantsin this studyis theTeacherCompetencySkillsOffice Administration. While theinformantaresupporter ofthe principal,vice-principalpart of the curriculum, chairman of thedepartmentOffice Administrationskillsandcompetenciesof learnersOffice Administration.Datawere obtainedthrough observations, interviewsanddocumentation. Validity of the dataobtainedthroughsource triangulationandtriangulationmethods data analysis applied. Interactiveanalysis stagethroughdata reduction, data presentation, making conclusionsandverification.The results showedthat: (1) SMKN1Jogonalanhas implementedcharacter education, (2) In the course oflearning, teachersplantodevelopcharacterinthevalue oflearningsuch assyllabiandlesson plans, (3) Implementation ofcharacter educationthroughlearning activities, culturaldevelopment ofschooland extracurricular activities, (4) the obstacleisnotthe teachercan monitorstudentactivityin your neighborhood, the efforts made toovercome these barriersisto establish communicationwithparentsof students. Keywords: character education, studentcompetencyofficeadministrationskills
PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK UNTUK SISWA KELAS II B SDS TUNAS MUDA IKKT JAKARTA BARAT wati, sukma
At-Tarbiyat Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam An-Nawawi Purworejo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.357 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe talking stick untuk siswa kelas IIB SDS Tunas Muda IKKT Jakarta Barat.Penelitian ini dilakukan di SDS Tunas Muda IKKT pada tahun 2018. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan jumlah subyek penelitian sebanyak 34 siswa. Pengumpulan data yang digunakan dengan instrumen wawancara dan pedoman observasi keaktifan belajar.Pengukuran peningkatan keaktifan belajar siswa menggunakan instrumen observasi yang dilakukan diakhir siklus.Teknik analisis yang digunakan untuk menghitung keaktifan belajar siswa dengan menghitung persentase skor yang didapat siswa dan persentase keaktifan rata-rata kelas.Hasil penelitian tindakan dapat disimpulkan bahwapembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipetalking stick dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa.persentase rata-rata kelas keaktifan belajar siswa sebesar 58% menunjukkan kategori keaktifan belajar “kurang”. Setelah dilakukan tindakan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick pada siklus I diperoleh persentase rata-rata kelas menjadi 72% menunjukkan kategori “cukup”. Keaktifan belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 14%. Sedangkan pada siklus II memperoleh hasil persentase rata-rata kelas sebesar 84% menunjukkan kategori “baik”. Keaktifan belajar siswa mngalami peningkatan sebesar 12% dari siklus I dan 26 % dari kondisi awal.   Kata kunci: Model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dan keaktifan belajar.
PERAN PONDOK PESANTERN DALAM PENGEMBANGAN AGAMA ISLAM PADA MASYARAKAT aini, isna
At-Tarbiyat Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam An-Nawawi Purworejo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.729 KB)

Abstract

ABSTRAK Pondok pesantren sebagai suatu sistem pendidikan yang tumbuh dan berkembang di dalam masyarakat dijadikan tumpuhan dan harapan untuk dijadikan suatu model pendidikan sebagai variasi lain dan bahkan dapat menjadi alternatif lain dalam pengembangan masyarakat guna menjawab tantangan masalah urbanisasi dan pembangunan dewasa ini. Oleh karenanya pondok pesantren dengan fungsinya harus berada di tengah- tengah kehidupan mamsyarakat dalam setiap perkembangannya, dan dapat memberi dasar- dasar wawasan dalam masalah pengetahuan baik dasar aqidah maupun dasar syari’ah. Islam sebagai agama rahmatan lil alamin menganjurkan ummat manusia untuk memahami ajaran-ajaran Islam secara tepat agar dapat dijabarkan dalam kehidupan yang nyata. Maka dari itu tema yang diangkat dalam jurnal  ini adalah tentang Peran Pondok Pesantren dalam Peningkatan Pendidikan Agama Islam pada Masyarakat Keywords: Peran, Pondok Pesantren, Masyarakat
Implementasi Kurikulum 2013 Pada Pembelajaran IPS Kelas VII A Di SMP N 2 Turi Sleman Hidayati, Nur; Ms, Buchory
At-Tarbiyat :Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam An-Nawawi PurworejoRumah Jurnal Sekolah Tinggi Agama Islam An-Nawawi Purworejo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.759 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Kesiapan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013. 2) Kesiapan sarpras dalam implementasi kurikulum 2013. 3) Kendala yang dihadapi oleh guru .4) solusi yang dilakukan untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 pada pembelajaran IPS kelas VII A di SMPN 2 Turi, Sleman, Yogyakarta Tahun Pelajaran 2016/ 2017. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Turi, Sleman, Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.Subjek dalam penelitian ini adalah guru IPS di SMPN 2 Turi, Sleman, Yogyakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan  teknik analisis deskriptif kualitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Guru telah siaga dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 pada pembelajaran IPS, hal ini dibuktikan dengan kesiapan guru dalam membuat perangkat pembelajaran, materi bahan ajar, media pembelajaran, serta model pembelajaran yang diterapkan dalam pembelajaran IPS. 2) Kesiapan sarana prasarana dalam implementasi Kurikulum 2013 pada siswa kelas VII A  adalah tersedia beberapa sarana yang harus dilengkapi oleh sekolah. 3) Kendala yang dihadapi yaitu kendala berkaitan dengan waktu, sarana prasarana, pemahaman peserta didik mengenai penilaian otentik, ketersediaan sarana prasarana, pengiriman buku yang masih terlambat dan masih minimnya pemahaman orang tua terhadap pelaksanaan kurikulum 2013. 4) Upaya yang dilakukan dalam menghadapi kendala adalah : dengan mengupayakan sarana prasarana yang belum tersedia di sekolah, melakukan sosialisasi ataupun penjelasan mengenai tugas-tugas otentik kepada siswa, mengikutsertakan guru dalam diklat. Kata Kunci: implementasi kurikulum 2013, pembelajaran IPS   ABSTRACT This study aims to find out 1) Readiness of teachers in implementing Curriculum 2013 on learning IPS. 2) Preparedness of sarpras in the implementation of curriculum 2013 on learning IPS. 3) What are the constraints faced by teachers in the implementation of the 2013 curriculum on learning IPS.4) solutions are done to overcome problems faced by teachers in implementing the 2013 curriculum on the IPS class VII A lesson at SMPN 2 Turi, Sleman, Yogyakarta Lesson 2016/2017.This research was conducted at SMPN 2 Turi, Sleman, Yogyakarta. This research is a qualitative research. Subjects in this study were IPS teachers at SMPN 2 Turi. Data collection techniques in this study using interviews and observation. Data analysis techniques using qualitative descriptive analysis techniques.The results showed that 1) Teachers have been prepared in implementing the 2013 curriculum on IPS learning, as evidenced by the readiness of teachers in making learning tools, teaching materials materials, instructional media, and learning models applied in IPS learning. 2) The readiness of infrastructure facilities in the implementation of Curriculum 2013 on the students of class VII A is the need for the procurement of several facilities that must be completed by the school, because the use of facilities in supporting learning is an important factor in IPS learning. 3) Obstacles encountered are constraints related to time, infrastructure, students' understanding of authentic assessment, availability of infrastructure, late delivery of books and still lack of parental understanding of the implementation of the curriculum 2013. 4) Efforts made in the face of obstacles are : by seeking infrastructure facilities that are not yet available in schools, disseminating or explaining authentic tasks to students, involving teachers in the training.

Page 1 of 1 | Total Record : 7