cover
Contact Name
Idham Latif, SKM., M.Epid
Contact Email
idham_latif2005@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkesehatan.indrahusada@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA
Published by STIKES Indramayu
ISSN : 23382597     EISSN : 26148048     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 42 Documents
ANALISIS DESKRIPTIF MASALAH KESEHATAN MASYARAKAT PESISIR DESA KARANGSONG - INDRAMAYU Latif, Idham
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 4 No 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nelayan merupakan kelompok masyarakat yang rawan kemiskinan,dikarenakan pekerjaannya sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan musim. Upaya Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan dibidang kesehatan adalah meningkatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas dan jaringannya yang diarahkan pada upaya-upaya kesehatan promotif-preventif dengan focal point keselamatan kerja dan disertai berbagai upaya lain. Untuk menilai permasalahan kesehatan, maka dilakukanlah analisis deskriptif masalah kesehatan masyarakat pesisir desa Karangsong, guna melihat gambaran beberapa masalah kesehatan yang ada. Penelitian merupakan penelitian deskriptif, dengan sampel 384 kepala keluarga dengan teknik pengambilan secara proportional simple random sampling. Hasil penelitian menujukkan bahwa masalah kesehatan masyarakat pesisir desa Karangsong, terutama masih pada masalah kesehatan lingkungan, perilaku dan karakteristik individu. Masalah pelayanan kesehatan relative lebih baik dan aksesibilitas mudah. Untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat pesisir desa Karangsong, maka pemerintah daerah agar lebih meningkatkan pembangunan kesehatan lingkungan. Bagi puskesmas Margadadi perlu meningkatkan upaya promosi. Sedangkan untuk peneliti, perlu dilanjutkan studi analisis faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat dengan beberapa kasus penyakit yang dominan terjadi di wilayah pesisir Karangsong. Kata Kunci: deskriptif, pesisir, kesehatan masyarakat Fishermen are the vulnerable group to poverty, because his working is strongly influenced by weather conditions and seasons. The Governments efforts to improve the welfare of fishing communities in the health sector is improve health services in health centers and their networks are directed at efforts promotive-preventive safety with work safety focal points and complemented other efforts. To assess health problems, conducted a descriptive analysis of health problem of coastal communities in Karangsong village, in order to see the picture of some existing health problems. The research is a descriptive study, with a sample of 384 heads of households with retrieval technique by proportional simple random sampling. The results showed that the public health problem of coastal Karangsong village, mainly still on environmental health problem, behavior and individual characteristics. Problem of health services is relatively better and easy accessibility. For health status improvement of coastal communities of Karangsong village, the local governments to further enhance of environmental health development. For public health centers Margadadi need to increase health promotional efforts. For the researcher, is necessary to continu the study for analyzes the factors that affect the degree of public health with a few cases of disease that predominantly occurs in coastal areas Karangsong. Keywords: descriptive, coastal, public health
PENGARUH PENYULUHAN PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI (P4K) TERHADAP SIKAP IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN KOMPLIKASI KEHAMILAN DI DESA KENANGA KAB. INDRAMAYU TAHUN 2016 ., Dartiwen
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 4 No 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan program P4K dipengaruhi beberapa faktor diantaranya pengetahuan, dukungan keluarga, situasi geografis dan budaya. Kurangnya pengetahuan baik ibu hamil atau masyarakat tentang pencegahan komplikasi kehamilan mempengaruhi rendahnya cakupan P4K. Dengan rendahnya pengetahuan ibu hamil dan masyarakat tentang pentingnya pencegahan komplikasi kehamilan maka kesadaran akan pentingnya manfaat P4K juga rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan tentang P4K terhadap upaya pencegahan komplikasi pada ibu hamil di Desa Kenanga Kabupaten Indramayu periode Januari-Mei 2016. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan pre eksperimen one group pretest-posttest design dengan populasi dan sampel seluruh ibu hamil di Desa Kenanga sebanyak 34 orang. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap ibu hamil dengan kategori baik sebelum diberikan penyuluhan 10 orang (29,41%), setelah diberikan penyuluhan 28 orang (82,35%). Sikap ibu hamil dengan kategori cukup sebelum diberikan penyuluhan 4 orang (11,76%) setelah diberikan penyuluhan 6 orang (17,65). Sikap ibu hamil dengan kategori kurang sebelum diberikan penyuluhan 20 orang (58,83%) setelah diberi penyuluhan tidak ada responden dengan kategori kurang (0%). Ada pengaruh penyuluhan tentang P4K terhadap upaya pencegahan komplikasi pada ibu hamil. Penyuluhan yang diberikan telah mampu memberikan pengetahuan maupun informasi tentang P4K sehingga diharapkan ibu hamil dapat meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan dalam melakukan upayaupaya untukmencegah terjadinya komplikasi kehamilan dan persalinan. Kata kunci : Penyuluhan P4K, Sikap, Upaya pencegahan komplikasi
ANALISIS HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP JURAGAN KAPAL DENGAN PENYEDIAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA ANAK BUAH KAPAL (ABK) Dinamita, Dea; Latif, Idham; Yulyanti, Depi
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 4 No 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut data Koperasi Perikanan Laut Mina Sumitra, di wilayah Karangsong pada tahun 2013 sampai bulan Juni 2014 terdapat 29 kasus kecelakaan di laut dengan korban 39 nelayan hilang dan meninggal dunia. Berdasar studi pendahuluan, salah satu penyebab kecelakaan adalah tidak tersedianya alat pelindung diri (APD) di kapal. Praktek penyediaan APD adalah merupakan resultante dari pengetahuan dan sikap juragan kapal sebagai majikan. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap juragan kapal dengan penyediaan APD pada anak buah kapal. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan pendekatan Cross Sectional dengan populasi adalah juragan kapal yang ada di wilayah pelabuhan desa Karangsong. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh (total sampling) sebanyak 31 orang juragan kapal. Hasil analisis menunjukan bahwa 61,29% pengetahuan juragan kapal tentang APD berada dalam kategori baik, 54,84% juragan kapal telah memiliki sikap yang mendukung terhadap penyediaan APD, dan 58,06% juragan kapal tidak menyediakan APD. Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan juragan kapal dengan penyediaan alat pelindung diri (p-value 0,041). Analisis juga menemukan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara sikap juragan kapal dengan penyediaan alat pelindung diri (p-value 0,316). Hasil studi menyarankan kepada Syahbandar Indramayu agar menerapkan peraturan tertulis mengenai kewajiban menyediakan APD pada kapal oleh juragan kapal guna meminimalisir angka kecelakaan. Guna meningkatkan pengetahuan juragan kapal, maka disarankan mengadakan penyuluhan dan pelatihan keselamatan di laut dengan jadwal rutin setiap 3 bulan sekali. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, APD.
FAKTOR LINGKUNGAN YANG MEMENGARUHI PERNIKAHAN REMAJA PEREMPUAN Fitriani, Dian
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 4 No 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WHO berkerjasama dengan UNICEF untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi baru lahir di 25 negara yang menyumbangkan angka kematian ibu tertinggi, salah satunya adalah Indonesia, Remaja di dunia yang hamil akan meningkatkan risiko kesehatan bagi dirinya maupun bayinya. Kematian ibu mencapai 70.000 kematian setiap tahun, dan kematian ibu tersebut sangat berkaitan dengan kehamilan dan kelahiran oleh remaja usia 15-19 tahun diseluruh dunia. Tujuan Penelitian untuk menganalisis faktor lingkungan yang memengaruhi pernikahan remaja perempuan di Wilayah Kabupaten Indramayu.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan paradigma fenomenologi. Pengambilan subyek diambil dengan teknik purposive sampling. Populasi penelitian adalah remaja perempuan yang telah menikah berusia <20 tahun, suaminya, dan keluarganya sebanyak 21 informan.Hasil penelitian yaitu faktor lingkungan memengaruhi pernikahan remaja perempuan di Wilayah Kabupaten Indramayu yaitu seks bebas, broken home, kenakalan remaja, persepsi modernisasi, pengaruh media massa. Keterbatasan penelitian terdapat beberapa remaja perempuan yang tinggal diluar kota karena ikut suami ataupun karena kerja diluar kota, sehingga kemungkinan masih banyak faktor yang belum terungkap.Kesimpulan : faktor yang memengaruhi pernikahan remaja perempuan di Wilayah Kabupaten Indramayu, yaitu faktor lingkungan yang meliputi seks bebas, broken home, kenakalan remaja, persepsi modernisasi, pengaruh media massa.
PEMBERIAN KOMPRES HANGAT DI LIPATAN PAHA LEBIH EFEKTIF MENURUNKAN SUHU TUBUH ANAK YANG MENGALAMI DEMAM DIBANDINGKAN PEMBERIAN KOMPRES HANGAT DI DAHI Ratnawati, Dewi Sinta; ,, Wayunah; Hidayatin, Titin
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 4 No 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penatalaksanaan demam dengan tindakan non farmakologis yaitu pemberian kompres hangat.Lokasi kompres hangat yaitu axilla, leher, dahi dan lipatan paha. Lokasi yang belum diketahui efektivitasnya adalah dahi dan lipatan paha.Metode penelitian menggunakan Quasi Eksperiment dengan rancangan Pretest – Posttest with Control Group. Penelitian ini berjumlah 48 responden dengan teknik Purposive Sampling. Variabel independen (Kompres Hangat) dan variabel dependen (Suhu Tubuh). Teknik analisa data menggunakan uji T-test yaitu Paired sample T-test dan uji Independent T-Test.Hasil penelitian suhu tubuh sebelum pemberian kompres di dahi 38.30oC dan pemberian kompres di lipatan paha 38.22oC. Penurunan dahi 0.25oC dan lipatan paha 0.58oC. Hasilnya ada perbedaan lokasikompres hangat dahi dan lipatan paha (P=0.000).Simpulan ada perbedaan efektivitas lokasi kompres hangat (dahi dan lipatan paha) terhadap suhu tubuh anak demam. Saran untuk tenaga kesehatan untuk menerapkan upaya penurunan suhu tubuh dengan cara kompres hangat di lokasi yang efektif menurunkan suhu tubuh.
HUBUNGAN LAMA TERAPI HEMODIALISA DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG HEMODIALISA RSUD INDRAMAYU TAHUN 2016 Fauziyah, Istiqomah; ,, Wayunah; Juwita, Eka
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 4 No 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hemodialisa adalah salah satu terapi pengganti ginjal pada penderita GGK. Pasien harus beradaptasi dengan perubahan fisik akibat terapi yang dijalani dalam waktu lama. Perubahan kualitas hidup dapat terjadi pada pasien yang menjalani terapi hemodialisa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan lama terapi hemodialisa dengan kualitas hidup penderita gagal ginjal kronik di ruang hemodialisa RSUD Indramayu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional.Pengambilan sampel menggunakan counsecutive sampling sebanyak 77 responden. Analisis data menggunakan chi-square. Hasil penelitian diketahui sebanyak 50,6% responden telah menjalani HD < 12bulan, sebanyak 53,2% kualitas hidup responden termasuk dalam kategori buruk. Analisa data diketahui pvalue > α (1 > 0,05).Simpulan penelitian ini menunjukan tidak adanya hubungan lama terapi hemodialisa dengan kualitas hidup. Saran kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti tentang faktor-faktor lain yang mempengaruhi kualitas hidup dan dengan metode penelitian kualitatif.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN HEALTH BELIEF MODEL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUN DAN SIKAP IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI PENTAVALEN DI DESA WANGKELANG Saprudin, Nanang; Negara, Aditia Puspa; Guntara, Buggy
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 4 No 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengantar : Imunisasi pentavalen bertujuan mencegah penyakit difteri, pertusis, tetanus dan hepatitis B. Capaian imunisasi pentavalen terendah terdapat di Desa Wangkelang sekitar 6,8 % pada tahun 2014. Kepercayaan masyarakat terhadap imunisasi pentavalen dapat ditingkatkan melalui pendidikan kesehatan berbasis health belief model. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan health belief model terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu dalam memberikan imunisasi pentavalen di Desa Wangkelang Wilayah Kerja Puskesmas Cingambul tahun 2015. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre-experimental design with one group pre-test post-test. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia 18 bulan sebanyak 41 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Uji statistik menggunakan uji paired test. Instrumen yang digunakan untuk mengukur pengetahuan dan sikap ibu adalah quisioner. Hasil : Hasil penelitian menunjukan semua responden meningkat pengetahuannya serta hampir seluruhnya responden (95,1 %) meningkat pula sikapnya setelah diberikan pendidikan kesehatan. Hasil uji statistik menunjukan nilai p value tingkat pengetahuan = 0,0001 < α (0.05) serta nilai p value sikap = 0,0001 < α (0.05). Simpulan & Saran : Terdapat pengaruh antara pendidikan kesehatan health belief model dengan pengetahuan maupun dengan sikap ibu dalam pemberian imunisasi pentavalen pada anak di Desa Wangkelang Wilayah Kerja Puskesmas Cingambul tahun 2015. Saran bagi ibu untuk lebih aktif mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan dan tidak ragu untuk memberikan imunisasi pentavalen pada anak.
PENGARUH POLA ASUH NUTRISI DAN STIMULASI TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK USIA 1-2 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BABADAN KABUPATEN INDRAMAYU Putri, Nanda Yansih
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 4 No 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekurangan gizi pada awal kehidupan anak berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh nutrisi dan stimulasi pada perkembangan anak usia 1-2 tahun di wilayah kerja Puskesmas Babadan Kabupaten Indramayu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan model mixed methods concurrent triangulasi. Penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan observasional analitik dengan potong lintang (cross sectional). Sampel yang dipilih untuk penelitian kuantitatif adalah ibu dan anak yang berusia 1-2 tahun yaitu sebanyak 96 responden. Penelitian kualitatif menggunakan strategi studi kasus. Hasil penelitian didapatkan Pola asuh nutrisi baik 81,3%,serta stimulasi baik 71,9%. Terdapat hubungan yang bermakna pola asuh nutrisi dan stimulasi terhadap perkembangan anak usia 1-2 tahun (nilai p=0,014 dan 0,007). Hasil wawancara dengan responden didapatkan pola asuh nutrisi yang dilakukan dalam penyajian makan belum dilakukan dengan baik, serta stimulasi diberikan dengan bantuan keluarga dan dilakukan secara rutin.
PENGARUH KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PT. PG RAJAWALI II UNIT PG JATITUJUH MAJALENGKA Widyastuti, Setyo Dwi; Fauzi, Muhamad
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 5 No 1 (2017): Januari-Juni
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah keselamatan dan kecelakaan kerja di Indonesia masih sering diabaikan. Hal ini dapat dilihat dari masih tingginya angka kecelakaan kerja. Menurut data dari Jamsostek, jumlah kecelakaan kerja pada tahun 2012 sebanyak 9.056 kasus kecelakaan kerja. Dari jumlah tersebut, 2.419 kasus mengakibatkan kematian. Menurut Afdifar (2012), baru 2,1% dari 15.000 perusahaan besar yang menerapkan sistem manajemen K3. Sementara di perusahaan kecil dan menengah, implementasi dari penerapan sistem manajemen K3 juga masih jauh dari harapan. Berdasarkan pengukuran Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan (IPK), Indonesia pada tahun 2012, indikator Kondisi Lingkungan Kerja hanya mencapai angka 3,71 (rendah) atau menurun dibanding 2011 yang mencapai angka indeks 5,02 (menengah-kebawah) (Ilfani, 2013). Dengan adanya pelaksanaan program kesehatan dan keselamatan kerja di perusahaan diharapkan dapat meningkatkan kualitas kinerja karyawan dan mampu mendukung pencapaian tujuan perusahaan secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kesehatan dan keselamatan kerja terhadap kinerja karyawan bagian produksi PT. PG Rajawali II Unit PG Jatitujuh Majalengka. Jenis penelitian yang dilakukan adalah metode survey dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh karyawan bagian produksi II PT. PT. PG Rajawali II Unit PG Jatitujuh Majalengka sebanyak 600 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan teknik kuota accidental sampling, yaitu sebanyak 87 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis korelasi pearson. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, dapat diketahui bahwa kesehatan dan keselamatan kerja (K3) berpengaruh terhadap Kinerja karyawan Bagian Produksi II PT. PG Rajawali II Unit PG Jatitujuh Kabupaten Majalengka. Penelitian ini hanya meneliti pengaruh kesehatan dan keselamatan kerja (K3) terhadap kinerja karyawan, oleh karena itu diharapkan peneliti selanjutnya dapat memperdalam penelitian ini dengan menambahkan faktor lain yang mungkin mempengaruhi kinerja karyawan
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA KLIEN POST OPERASI BEDAH MAYOR DI RUANG BEDAH KELAS III RSUD 45 KUNINGAN TAHUN 2014 Badriah, Dewi Laelatul; Negara, Aditiya Puspa; Nur, Ayip Syarifudin
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 5 No 1 (2017): Januari-Juni
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data Tabulasi Nasional Departemen Kesehatan Republik Indonesia tahun 2009, tindakan bedah menempati urutan ke-11 dari 50 pertama pola penyakit di rumah sakit se-Indonesia dengan persentase 12,8%. Berdasarkan data rekam medik RSUD 45 Kuningan bulan Januari dan Februari 2014 jumlah klien tindakan bedah mayor di Ruang Bedah Kelas III sebanyak 164 klien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur pada klien post operasi bedah mayor di Ruang Bedah Kelas III RSUD 45 Kuningan Tahun 2014. Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional. Jumlah populasi sekitar 164 klien. Berdasarkan teknik purpossive sampling didapatkan jumlah responden 40 orang. Data primer melalui pengisian kuesioner oleh responden. Analisis statistik dilakukan secara univariat dan bivariat dengan metode Rank Spearman. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan 34 responden (85%) mengalami intensitas nyeri sedang, 35 responden (87,5%) mengalami tingkat kecemasan sedang, dan 30 responden (80%) mengalami kondisi lingkungan yang nyaman, serta 38 responden (95%) mengalami kualitas tidur buruk. Hasil analisis korelasi Rank Spearman didapatkan hubungan yang bermakna antara intensitas nyeri (p value = 0,000), tingkat kecemasan (p value = 0,000) dan faktor lingkungan (p value = 0,002) dengan kualitas tidur Simpulan: Disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara intensitas nyeri, tingkat kecemasan dan faktor lingkungan dengan kualitas tidur. Diharapkan perawat dapat memodifikasi asuhan keperawatan dan mengajarkan teknik untuk meningkatkan kualitas tidur klien post operasi mayor sehingga klien post operasi mayor dapat melakukan tindakan secara mandiri seperti teknik relaksasi dan murottal Al-Qur’an untuk dapat meningkatkan kualitas tidur. Introduction: Sleep is an essential requirement necessity for each person. Client post major surgical often experience pain, anxiety, and the treatment room conditions affecting sleep quality fulfillment. Based on data from medical records of RSUD 45 Kuningan in January and February of 2014 the number of clients mayor surgery in the Surgical Class III many as 164 clients. This research is aims to know the factors related to sleep quality on the client major post surgical in the surgical class III RSUD 45 Kuningan 2014. Method: The kind of the research is analytic with a design cross sectional. Number of client population approximately 80 client/month. Based on purposive sampling technique found the number of respondents were 40 people. Primary data through questionnaires by patients. Statistical analysis using univariat and bivariat spearman rank. Result : Results of univariate analysis showed 34 respondents (85%) had moderate pain intensity, 35 respondents (87,5%) had levels of anxiety being, and 30 respondents (80%) experienced a comfortable environment conditions, and 38 respondents (95%) experienced a bad quality of sleep. Results of Spearman Rank correlation analysis a significant association between pain intensity (p value = 0,000), the level of anxiety (p value = 0,000), and enviromental factors (p value = 0,002) with the qualities of sleep. Discusion: Concluded there is a meaningful relationship between pain intensity, anxiety levels, and environmental factors with sleep quality. It is expected that nurses can modify nursing care and teach techniques to improve sleep quality to clients post major surgery so expect major postoperative client can indepedently perform actions such as relaxation techniques and murottal Al-Qur’an to be able to improve the quality of sleep. Keywords : Sleep, quality, post surgery, major