cover
Contact Name
Abdul Baist
Contact Email
abdulbaist79@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
primajpm@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 25799827     EISSN : 25802216     DOI : -
Core Subject : Education,
The focus of Prima: Jurnal Pendidikan Matematika is to publish original research (qualitative research, classroom action research, development/design research are top priorities) and/or library analysis on how students learn mathematics and how mathematics is taught in primary, secondary or undergraduate level.
Arjuna Subject : -
Articles 55 Documents
ANALISIS IMPLEMENTASI STANDAR PROSES PEMBELAJARAN GURU MATEMATIKA Sobarningsih, Nunung; Sugilar, Hamdan; Nurdiansyah, Rikrik
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2019): Volume 3, No. 1, Januari 2019
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v3i1.1054

Abstract

AbstrakTujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat kesesuaian pelaksanaan pembelajaran matematika pada prodi pendidikan matematika dengan kemampuan guru alumni prodi pendidikan matematika dalam melaksanakan standar proses pembelajaran. Keberhasilan proses pembelajaran merupakan hal utama yang didambakan dalam melaksanakan pendidikan di sekolah sebagai upaya meningkatkan keberhasilan dalam pembelajaran matematika.  Kemampuan menguasai materi dan strategi pembelajaran merupakan dua hal kemampuan guru yang tidak dapat ditawar lagi. Melalui penguasaan materi pelajaran akan menghasikan pemahaman dan penguasaan kognitif siswa dengan baik, siswa memahami dan memaknai belajar matematika dengan bermakna dan menyenangkan. Pada pembelajaran siswa merasa nyaman dan tertantang, mereka asyik dan enjoy dalam belajar dikarenakan ketepatan strategi, model, dan metode mengajar yang tepat dan baik. Hal ini dapat terwujud salah satunya apabila guru menyiapkan standar proses pembelajaran dengan tepat, baik dan terukur. Diharapkan alumni pendidikan matematika terampil dan mampu melaksanakan standar proses pembelajaran dan menerapakn ilmu yang telah diperoleh waktu perkuliahan, sebagai feed back juga untuk peningkatan kualitas prodi pendidikan matematika. Hasil penelitian diperoleh bahwa umumnya guru matematika (alumni prodi pendidikan matematika) mampu membuat RPP namun belum mampu mengembangkan pada kegiatan inti pembelajaran, penerapan model yang tercantum RPP belum sepenuhnya dilakukan bahkan belum sampai pada evaluasi dan guru kurang menekankan aspek pengembangan karakter atau akhlak mulia. Kata Kunci: analisis impelementasi, standar proses, matematika AbstractThe purpose of the study was to determine the suitability of the implementation of mathematics learning in mathematics education study programs with the ability of alumni teachers of mathematics education study programs in implementing the standard learning process. The success of the learning process is the main thing that is coveted in implementing education in schools as an effort to increase success in mathematics learning. The ability to master the material and learning strategies are two things that the teacher's abilities are not negotiable anymore. Through mastering the subject matter will produce students' cognitive understanding and mastery well, students understand and interpret learning mathematics meaningfully and pleasantly. In learning students feel comfortable and challenged, they are absorbed and enjoy learning because of the precision of strategies and models, and the right and good teaching methods. This can be realized, one of which is if the teacher prepares the standard learning process appropriately, well and measurably. It is expected that skilled mathematics education alumni and able to carry out the standard of the learning process and receive the knowledge gained during the lecture, as a feed back as well as to improve the quality of mathematics education study programs. The results showed that generally mathematics teachers (mathematics education study program alumni) were able to make lesson plans but had not been able to develop core learning activities, the implementation of the model listed in the lesson plan had not yet been fully implemented and had not even been evaluated and the teacher lacked the character development or noble character. Keywords: implementation analysis, process standards, mathematics
KREATIVITAS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA BERDASARKAN TINGKAT KEMAMPUAN MATEMATIKA Wulandari, Diyah Ayu; Afifah, Dian Septi Nur
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2019): Volume 3, No. 1, Januari 2019
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v3i1.770

Abstract

AbstrakPenelitian ini berangkat dari latar belakang pemikiran mengenai perlunya meningkatkan kreativitas siswa. Proses pembelajaran yang hanya terpaku pada buku pelajaran, menyelesaikan soal-soal sesuai dengan rumus yang terdapat dalam buku tersebut akan menyebabkan kreativitas siswa tidak dapat berkembang secara maksimal. Perbedaan kemampuan matematika siswa dapat menyebabkan perbedaan tingkat kreativitas siswa. Dari latar belakang tersebut, maka diambil judul penelitian Kreativitas Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Berdasarkan Tingkat Kemampuan Matematis. Penelitian ini merupakan penelitian kulaitatif jenis deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kreativitas siswa berdasarkan tingkat kemampuan matematika siswa kelas X TKR 1 SMK Veteran Tulungagung. Dari hasil penelitian,dapat disimpulkan bahwa kemampuan matematika siswa mempengaruhi tingkat kreativitas siswa. Semakin tinggi kemampuan matematika siswa, maka makin tinggi pula kreativitasnya.Kata Kunci: kreativitas siswa, kemampuan matematika, soal matematika  AbstractThis research departs from the background of thinking about the need to improve student creativity. The process of learning is only fixated on the textbook, solving the problems in accordance with the formulas contained in the book will cause students' creativity can not develop optimally. Differences in students' math skills can lead to different levels of student creativity. From the background, then taken the title of research Student Creativity in Solving Mathematics Problem Based on Mathematical Ability Level. This research is a descriptive type categorative research. This study aims to determine the creativity of students based on the level of mathematics ability of students of class X TKR 1 SMK Veteran Tulungagung. From the research result, it can be concluded that students' mathematical ability influence student's creativity level. The higher the students' math skills, the higher their creativity.Keyword: student creativity, mathematical ability, math problems
PENGEMBANGAN LKS BERBASIS PENDEKATAN OPEN-ENDED UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA Juwita, Ratna; Utami, Arinka Putri; Wijayanti, Palupi Sri
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2019): Volume 3, No. 1, Januari 2019
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v3i1.814

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengembangkan LKS berbasis pendekatan Open-Ended untuk meningkatkan kemampuan berfikir kreatif siswa yang valid, dan mengetahui hasil uji praktikalitas pada pengguna LKS. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE dimodifikasi menjadi ADD yang terdiri dari tiga tahap yakni Analysis, Design, dan Development. Teknik analisis data pada uji valid dan uji praktikalitas menggunakan skala Likert dengan menggunakan lembar validasi, lembar praktilalisasi dan lembar angket. Adapun teknik pengolahan data dilakukan dengan menggunakan rumus valid dan praktis, kemudian memberikan kriteria valid serta praktis mengacu pada kriteria yang telah ditetapkan. Hasil validasi dilakukan oleh 3 orang validator menunjukkan bahwa secara keseluruhan LKS memperoleh rata-rata sebesar 84,7%. Sementara hasil praktikalitas pengguna LKS dari 5 orang siswa kelas VII SMPN 1 Kasihan diperoleh rata-rata kepraktisan LKS sebesar 75%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan LKS berbasis pendekatan Open-Ended untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa yang dikembangkan, berada pada kriteria sangat valid dan sangat praktis.Kata Kunci: pengembangan LKS, Open-Ended, Berpikir Kreatif  AbstractThe purpose of this research is to find develop LKS based approach open-ended to improve the capacity to think creative students valid and known the result test practicality users on LKS. This research used the model development addie was modified into add consists of three stages the analysis, design, and development. Technique data analysis on test valid and the practicality use likert scale by using validation sheet, practitioner lember and questionnaire. As for technique data processing done with using formulas valid and practicality, then provided criteria valid and practical referring to the criteria which had been set.The results of validation done by 3 people validator show that on the whole LKS have an average of 84,7 %.Temporary outgrowth practical users LKS of the five people who students VII SMPN 1 KASIHAN obtained the average practicality LKS of 75 %.Thus, can be concluded that the development LKS based approach open-ended to improve the capacity to think creative students who developed to a criterion perfectly valid and very practical.Keywords: Development LKS, open-ended, creative thinking
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR REALISTIK PADA POKOK BAHASAN PERBANDINGAN UNTUK SISWA SMP KELAS VII Rofiroh, Rofiroh
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2019): Volume 3, No. 1, Januari 2019
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v3i1.1105

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar dengan pendekatan realistik yang dapat digunakan secara mandiri oleh siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang meliputi studi pendahuluan, pengembangan draft, uji coba dan pengembangan produk akhir. Draft dikembangkan dengan cara desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk dan revisi produk. Draft divalidasi oleh dua ahli ahli pendidikan dan ahli matematika. Uji coba skala kecil dilakukan terhadap 8 orang siswa kelas VII dan kelas VIII siswa SMPN 4 Pandeglang. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil uji coba skala kecil yaitu mendapat respon yang positif dari siswa dengan total persentase akhir angket sebesar 90%. Berdasarkan hasil validasi ahli dan uji coba terbatas didapatkan hasil bahwa bahan ajar dengan pendekatan realistik layak digunakan untuk membantu kegiatan belajar mengajar.Kata Kunci: Bahan Ajar, Perbandingan, Pendekatan Realistik.  AbstractThis study aims to produce teaching materials with a realistic approach that can be used independently by students. This study used the Research and Development (R & D) method which included preliminary studies, draft development, trials and final product development. The draft was developed by means of product design, design validation, design revision, product testing and product revision. The draft was validated by two experts in education and mathematicians. Small-scale trials were carried out on 8 students of 7th and 8th grade of SMP 4 Pandeglang. The conclusion obtained from the results of those trials shows that the approach gets positive responses from students with a final total percentage of 90% from the questionnaires. Based on the results of expert validation and limited trials, it has been found that teaching materials with realistic approaches are feasible to be used to assist teaching and learning activities.Keywords: Teaching Material, Comparison, Realistic Approach
PENAKSIRAN PENJUALAN PRODUK BERDASARKAN PENDEKATAN MODEL REGRESI NEGATIF BINOMIAL Marliana, Reny Rian
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2019): Volume 3, No. 1, Januari 2019
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v3i1.648

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan untuk membandingkan hasil penaksiran parameter model regresi binomial negative dengan model Poisson untuk underreported counts pada penelitian sebelumnya. Model regresi dibentuk pada data penjualan produk yang mengalami underreporting counts, akibat keterlambatan input data ke aplikasi penjualan produk (sales cycle). Pada penelitian sebelumnya, model yang digunakan merupakan gabungan antara distribusi Binomial dan distribusi Poisson. Parameter model regresi ditaksir menggunakan pendekatan Bayes dan simulasi Markov Chain Monte Carlo melalui Algoritma Gibbs Sampling. Hasil penaksiran menunjukkan adanya perbedaan antara banyaknya penjualan yang dilaporkan dengan banyaknya penjualan produk yang sebenarnya. Besar perbedaan tersebut merupakan banyaknya penjualan produk yang tidak terlaporkan. Pada penelitian lanjutan ini, model yang digunakan adalah Model Regresi Negatif Binomial. Parameter regresi ditaksir menggunakan metode Iterasi Newton Rapson. Hasil penaksiran menunjukkan selisih yang cukup besar dimana model Poisson untuk underreported counts lebih robust sesuai dengan komponen musiman yang ada.Kata Kunci: underreported, generalized poisson, negative binomial  AbstractThe goal of study is to compare the parameters of the negative Binomial regression model and the Poisson Model for underreported counts in the previous study. A model is a regression model for the number of product sales that run ito underreporting counts, caused by a delay on input process to the product sales applications (called sales cycle). The model used in the previous study is a mixture of the poisson and the binomial distributions developed by Winkelmann (1996). The regression parameters are estimated by a Bayesian approach and Markov Chain Monte Carlo simulation using Gibbs sampling algorithm. The results show the difference between the actual number and the reported number. This difference is the number of unreported product sales. In this study, the model used is the negative binomial regression model. The regression parameters are estimated using Newton Rapson iteration method. The results show a big gap from the previous study. It means that the Poisson Model for underreported counts is more robust in accordance with the seasonal components.Keywords: underreported, generalized poisson, negative binomial
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR GAMIFIKASI BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL) PADA MATERI PELUANG Pangestu, Rini; Netriwati, Netriwati; Putra, Rizki Wahyu Yunian
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2019): Volume 3, No. 1, Januari 2019
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v3i1.848

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar gamifikasi berbasis Contxtual Teaching Lerning (CTL) layak dan menarik untuk digunakan peserta didik pada jenjang SMP/Mts. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analisys, Desaign, Development, Implementation dan Evaluation). Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif yang memaparkan hasil pengembangan produk bahan ajar. Data yang diperoleh melalui instrumen ujicoba dianalisis menggunakan statistik deskriptif kualitatif. Hasil validasi ahli materi dari 3 validator menunjukkan bahwa secara keseluruhan produk memperoleh nilai rata-rata sebesar 3,3 dan Hasil validasi ahli media memperoleh nilai rata-rata sebesar 3,6 sedangkan hasil validasi ahli bahasa memperoleh nilai rata-rata sebesar 3,3. Sementara hasil uji coba kelompok kecil dari 15 peserta didik Mts Darul A’mal Metro diperoleh hasil kemenarikan bahan ajar dengan nilai rata-rata 3,3. sedangkan uji coba kelompok besar yang dikalkukan di SMPN 3 Tanjung Raja Lampung Utara memperoleh nilai rata-rata 3,5. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar gamifikasi berbasis contextual teaching learning (CTL) pada kriteria sangat layak dan menarik.Kata Kunci: Gamifikasi, Contextual Teachung Learning (CTL), peluang  AbstractThe purpose of this research is to develop the teaching material of Gamification based on Contxtual Teaching Lerning (CTL) which is feasible and interesting for learners use in junior high school / Mts. This research uses ADDIE development model (Analisys, Desaign, Development, Implementation and Evaluation). Data analysis techniques in this study using descriptive qualitative analysis techniques that describe the results of product development teaching materials. Data obtained through test instruments were analyzed using qualitative descriptive statistics. Expert material validation result from 3 validator indicate that overall product get average value equal to 3,3 and result of validation of media expert get average value equal to 3,6 while result of validation of linguist get average value equal to 3,3. While the results of small group trial of 15 students Mts Darul A'mal Metro obtained the results of attractiveness of teaching materials with an average value of 3.3. while the large group trial that was admitted in SMPN 3 Tanjung Raja Lampung Utara got an average value of 3.5. Thus, it can be concluded that the development of gamification teaching materials based on contextual teaching learning (CTL) on criteria is very feasible and interesting.Keywords: Gamification, Contextual Teachung Learning (CTL), opportunity
PENGEMBANGAN LKS MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK POKOK BAHASAN POLINOMIAL UNTUK SMA KELAS XI Arifin, Zara Anisa Islami; Sepriyani, Dzikriyah Nur Aliyah
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2019): Volume 3, No. 1, Januari 2019
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v3i1.813

Abstract

AbstrakSalah satu bahan ajar yang dapat dikembangkan untuk membuat pembelajaran menjadi aktif dan bermakna adalah menggunakan Lembar Kegiatan Siswa. Lembar kegatan siswa disusun agar dapat membantu siswa dalam membangun konsep dan mengembangkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dengan pendekatan santifik pada pokok bahasan polinom. Metode yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan yaitu research and Development. Dari hasil penelitian guru dan siswa terhadap lembar kegiatan siswa berbasis pendekatan saintifik pada  pokok bahasan polinom, diperoleh persentase pada aspek kesesuaian isi 80,7%, keterbacaan 83,2%, dan  konstruksi 82,4%., yang semuanya dapat dikategorikan sangat tinggi. Hasil tanggapan siswa terhadapa kemenarikan yakni 73,5%, dan keterbacaan 86,3%, dapat dikategorikan sangat tinggi.Kata Kunci: Lembar Kegiatan Siswa, Pendekatan Saintifik, Polinom AbstractOne of the teaching materials that can be developed to make learning active and meaningful is to use the Student Activity Sheet. Sheets of student entrapment are structured to assist students in building concepts and developing them. This study aims to develop with a santifik approach on the subject of the polynomial. The method used in research and development is research and development. From the result of the research of the teacher and the student to the student activity sheet based on the scientific approach on the subject of polynomial, the percentage of content conformity is 80,7%, the readability 83,2%, and the construction 82,4%, all of which can be categorized as very high. The result of the student's responses to the attractiveness of 73.5%, and the readability of 86.3%, can be categorized as very high.Keywords: Student Activity Sheet, Scientific Approach, Polynomial
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SMP DENGAN MODEL TREFFINGER Virliani, Viera; Sukmawati, Rika
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2019): Volume 3, No. 1, Januari 2019
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v3i1.1127

Abstract

AbstrakPenelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang disebabkan oleh model pembelajaran yang digunakan oleh guru belum dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa, pendekatan yang masih konvensional sehingga pembelajaran masih terfokus pada guru yang membuat siswa pasif dalam pelajaran. Model Treffinger menuntut kemampuan guru untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang terdapat tiga langkah, yaitu guru memberikan pertanyaan yang berhubungan dengan materi, siswa diberikan waktu untuk berdiskusi guna mengisi lembar kerja siswa (LKS) dan mencari alternatif penyelesaian, tahap akhir siswa diberikan masalah yang terdapat dalam kehidupan nyata. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang mencakup perencanaan, pelaksanaan tindakan, obeservasi hingga refleksi yang dilakukan kepada siswa kelas VIII SMP Plus Assa'adah Serang dengan dua siklus. Setiap siklusnya terdiri dari tiga pertemuan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Berdasarkan penelitian, kemampuan berpikir kreatif matematis siswa meningkat. Pada siklus I, nilai rata-rata tes siswa sebesar 58,39 yang dikategorikan 11,54% rendah dan 88,46% sedang. Pada siklus II, nilai rata-rata tes siswa sebesar 78,46 yang dikategorikan 52,17% sedang dan 47,93% tinggi, tidak terdapat siswa dengam kemampuan berpikir kreatif matematis yang rendah.Kata kunci: kemampuan berpikir kreatif, model Treffinger AbstactThis research is based on the low ability of students to think creatively mathematically caused the learning model used by the teacher has not been able to improve students' mathematical creative thinking skills, a conventional approach so that learning is still focused on the teacher which makes students passive in the lesson. Treffinger's model demands the ability of the teacher to improve students' creative thinking skills in three steps, namely the teacher gives questions related to the material, students are given time to discuss in order to fill student worksheets (LKS) and look for alternative solutions, the final stage students are given problems that there is in real life. This research is a classroom action research (CAR) with the Kemmis and Mc Taggart models which includes planning, implementing actions, observing to reflections made to eighth grade students of SMP Plus Assa'adah Serang with two cycles. Each cycle consists of three meetings which aim to improve students' creative thinking skills. Based on research, students' mathematical creative thinking skills increase. In cycle I, the average test score of students was 58.39 which was categorized as 11.54% low and 88.46% moderate. In cycle II, the average score of students' test was 78.46 which was categorized as 52.17% medium and 47.93% high, there were no students with low mathematical creative thinking abilities.Keywords: creative thinking ability, Treffinger model
DESAIN HYPOTHETICAL LEARNING TRAJECTORY DALAM PEMBELAJARAN ROTASI MENGGUNAKAN MOTIF BATIK KAWUNG Risdiyanti, Irma; Prahmana, Rully Charitas Indra
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika PRIMA, Vol. 2 No. 1, January 2018
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v2i1.411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendesain lintasan belajar rotasi menggunakan motif batik Kawung sebagai starting point atau konteks pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu design research dengan tahapan preliminary design, design experiment dan analysis restrospective. Subjek dalam penelitian ini yaitu beberapa sampel siswa kelas VII SMP. Hasil dari penelitian ini berupa desain hypothetical learning trajectory dalam pembelajaran rotasi menggunakan motif batik Kawung dengan lintasan belajar yaitu siswa menggambar motif batik Kawung secara bebas, siswa menggambar motif batik Kawung dengan ketentuan yang telah disepakati, siswa mendata titik awal dan titik akhir hasil rotasi dalam aktivitas menggambar motif batik Kawung serta menemukan hubungan keduanya dan yang terakhir, siswa menemukan rumus rotasi.Kata Kunci: hypothetical learning trajectory, design research, rotasi, batik Kawung
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DAN THE POWER OF TWO DITINJAU DARI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Wandira, Sri Mukti Ayu; Asih, Indhira V.Y; Pamungkas, Aan Subhan
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika PRIMA, Vol. 1 No. 1, July 2017
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v1i1.250

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan pemecahan masalah matematis  yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan Masyarakat Ekonomi ASEAN. Berdasarkan hasil survey PISA menyatakan bahwa kemampuan tersebut di tingkat SMP masih tergolong rendah. Salah satu alternatif pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yaitu model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan The Power of Two. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kemampuan pemecahan masalah mateamatis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran  kooperatif tipe Think Pair Share dan The Power of Two serta untuk mengetahui sikap siswa terhadap pembelajaran matematika setelah menggunakan kedua model pembelajaran tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas VII SMPN 10 Kota Serang tahun ajaran 2015/2016, dengan  teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari tes kemampuan pemecahan masalah matematis berbentuk uraian dan skala sikap siswa dengan skala Likert. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share lebih baik daripada yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe The Power of Two.Kata Kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Kooperatif , Think Pair Share, The Power of Two