Prima: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 25799827     EISSN : 25802216
The focus of Prima: Jurnal Pendidikan Matematika is to publish original research (qualitative research, classroom action research, development/design research are top priorities) and/or library analysis on how students learn mathematics and how mathematics is taught in primary, secondary or undergraduate level.
Articles
21
Articles
‚Äč
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMP NEGERI 10 TANGERANG

Novitasari, Novitasari, Wilujeng, Hestu

Prima: Jurnal Pendidikan Matematika PRIMA, Vol. 2 No. 2, July 2018
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tangerang. Data yang diperoleh dari penelitian ini adalah data uji kemampuan pemecahan masalah matematika seperti tes tulis dan wawancara. Analisis data dilakukan berdasarkan hasil uji tulis dan wawancara, kemudian dilakukan teknik triangulasi untuk mendapatkan data penelitian yang valid. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa yang memiliki kemampuan tinggi, baik laki-laki maupun perempuan mampu memahami masalahnya dengan baik, memiliki rencana pemecahan dan dapat menyelesaikan penyelesaian masalah sesuai dengan rencana dan dapat melakukan pengecekan ulang. Sedangkan siswa yang memiliki kemampuan menengah, baik laki-laki maupun perempuan hampir memiliki kemampuan yang sama dengan siswa yang memiliki kemampuan tinggi, bedanya hanya pada langkah-langkah untuk memecahkan masalah dan pengecekan ulang. Siswa yang memiliki kemampuan menengah kurang memahami perhitungan dalam jumlah operasi, jadi ada kesalahan dalam proses perhitungan yang hasilnya tidak benar dan dalam aspek pengecekan, siswa yang memiliki kemampuan menengah hanya memeriksa sebagian saja. Lain kasus siswa yang memiliki kemampuan rendah. Siswa yang memiliki kemampuan rendah, baik laki-laki maupun perempuan tidak bisa menyelesaikan masalah secara tuntas, karena belum mengetahui rencana penyelesaian yang belum matang, jadi tidak ada hasilnya. Sedangkan pada aspek pengecekan, siswa yang memiliki kemampuan rendah hanya melihat proses perhitungan, tidak mengecek hasilnya benar atau salah, karena siswa yang memiliki kemampuan rendah tidak ada hasilnya, sehingga mereka tidak mengecek hasil yang diperoleh.Kata Kunci: kemampuan pemecahan masalah

DEFRAGMENTASI PENGAKTIFAN SKEMA MAHASISWA UNTUK MEMPERBAIKI TERJADINYA BERPIKIR PSEUDO DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIS

Wibawa, Kadek Adi, Nusantara, Toto, Subanji, Subanji, Parta, I Nengah

Prima: Jurnal Pendidikan Matematika PRIMA, Vol. 2 No. 2, July 2018
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Berpikir pseudo merupakan salah satu penyebab terjadinya kesalahan mahasiswa dalam memecahkan masalah matematis. Berpikir pseudo dibagi menjadi dua, yaitu berpikir pseudo salah dan berpikir pseudo benar. Dalam penelitian ini dikaji berpikir pseudo salah, yang mana mahasiswa salah dalam memecahkan masalah matematis, namun dapat melakukan perbaikan setelah melakukan berpikir reflektif melalui intervensi terbatas yang diberikan oleh peneliti. Proses perbaikan yang dilakukan oleh mahasiswa diamati melalui proses defragmentasi struktur berpikir yang terjadi. Hasil penelitian ini, mengungkap bahwa terjadi proses pengaktifan skema atau mahaisiswa mengaktifkan skema yang sudah dimiliki sebelumnya untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif eksploratif. Peneliti menggunakan tiga subjek untuk menggambarkan proses defragmentasi pengaktifan skema yang terjadi. Eksplorasi dilakukan pada saat melakukan studi pendahuluan dan pada saat penelitian.Kata Kunci: Berpikir pseudo-salah, intervensi terbatas, defragmentasi pengaktifan skema, dan memecahkan masalah matematis.

VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS SPARKOL VIDEOSCRIBE: INOVASI PADA PERKULIAHAN SEJARAH MATEMATIKA

Pamungkas, Aan Subhan, Ihsanudin, Ihsanudin, Novaliyosi, Novaliyosi, Yandari, Indhira Asih Vivi

Prima: Jurnal Pendidikan Matematika PRIMA, Vol. 2 No. 2, July 2018
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Video pembelajaran merupakan salah satu jenis media yang mengutamakan kekuatan suara dan gambar. Sejarah matematika merupakan mata kuliah pilihan dimana jenis materi dalam mata kuliah ini bersifat faktual, sehingga dalam proses pembelajarannya dosen lebih mengedepankan metode ceramah, presentasi dan diskusi. Untuk lebih mengefektifkan proses perkuliahan maka akan disusun suatu inovasi pembelajaran yaitu dengan mengembangkan video pembelajaran berbantuan aplikasi sparkol videoscribe. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengembangkan video pembelajaran berbantuan aplikasi sparkol videoscribe pada mata kuliah sejarah matematika serta mendeskirpsikan langkah pembelajaran yang mendukungnya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang meliputi tahap concept, design, collecting materials, assembly, test drive dan distribution. Kelayakan pengembangan video pembelajaran diperoleh berdasarkan data dari angket yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Penilaian ahli isi mata kuliah mencapai kategori baik, ahli media pembelajaran mencapai kategori baik dan validasi kelompok kecil mencapai kategori baik. Adapun langkah pembelajaran yang dilaksanakan di kelas sebagai berikut: Pendahuluan: membagi mahasiswa ke dalam beberapa kelompok; Inti: Mengamati video, membuat pertanyaan/tanggapan, dan dikusi kelompok; Akhir: kesimpulan dan refleksi.Kata Kunci: Video Pembelajaran, Sparkol Videoscribe, Sejarah Matematika

PENINGKATAN BERPIKIR INTUISI DAN PENALARAN MATEMATIS MELALUI PEMBELAJARAN INQUIRY BERBASIS OPEN-ENDED

Yuni, Yatha, Darhim, Darhim, Turmudi, Turmudi

Prima: Jurnal Pendidikan Matematika PRIMA, Vol. 2 No. 2, July 2018
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan kemampuan berpikir intuisi, dan penalaran matematis peserta didik yang mendapat pembelajaran Inquiry Berbasis Open-ended dan pembelajaran biasa. Peningkatan ditinjau secara keseluruhan dan berdasarkan kemampuan awal matematis (KAM tinggi, sedang, dan rendah). Metode penelitian menggunakan rancangan non-equivalent pre-test and post-test control-group design. Subjek penelitian melibatkan 156 peserta didik kelas 7 Madrasah Tsanawiyah di Bekasi, terdiri dari dua kelas eksperimen dan dua kelas kontrol dipilih secara purposive. Instrumen penelitian menggunakan soal bentuk uraian untuk mengukur kemampuan intuisi dan penalaran matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Secara keseluruhan dan KAM, peningkatan kemampuan berpikir intuisi matematis peserta didik yang mendapat pembelajaran Inquiry Berbasis Open-ended lebih baik dari pembelajaran biasa. (2) Peningkatan kemampuan penalaran matematis pada KAM tinggi dan rendah, lebih baik pada kelas pembelajaran Inquiry Berbasis Open-ended dibandingkan kelas pembelajaran biasa. Namun secara keseluruhan dan KAM sedang, kelas pembelajaran Inquiry Berbasis Open-ended tidak lebih baik dibandingkan kelas pembelajaran biasa.Kata Kunci: Intuisi, Penalaran, Inquiry Berbasis Open-ended.

ANALISIS KETERATURAN MATEMATIS PADA BUDAYA BANTEN

Khaerunnisa, Etika, Setiani, Yani, Rafianti, Isna

Prima: Jurnal Pendidikan Matematika PRIMA, Vol. 2 No. 2, July 2018
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

This research is motivated by the searching of banten cultural information which is viewed from mathematics aspect is still unfocus, whereas the culture contains the elements of mathematics, mathematics is the construction of the culture. The search for mathematical regularity in Banten culture can be a study that can be integrated in mathematics learning on transformation material. The research use descriptive qualitative research. Based on the results of research, on the object of Banten gate, Banten Great Mosque, Banten Tower, Banten traditional roof contains elements of reflection, dilatation, translation, symmetry, rotation. In Banten gate appears regularity of reflection, dilation, translation. At the grand mosque of Banten it appears the regularity of rotation, reflection, dilation. In the tower of Banten there is regularity of rotation, dilation, reflection. On the roof of the house Banten has the regularity of reflection, dilation, rotation. With the study of banten culture in terms of the concept of transformation, it can be used by teachers in learning mathematics on the transformation materials in schools, so that students are expected not only to achieve the knowledge competence related to transformation material, but also as a form of strengthening character education at nationalist value by having attitude competence love of its own culture can grow and be owned by students as national identity

ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA SMP PADA POKOK BAHASAN STATISTIKA

Tri Ribkyansyah, Farid, Yenni, Yenni, Nopitasari, Dian

Prima: Jurnal Pendidikan Matematika PRIMA, Vol. 2 No. 2, July 2018
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan representasi matematis siswa SMP pada pokok bahasan statistika dan kemampuan representasi siswa berdasarkan kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil tes kemampuan representasi berdasarkan indikator yang diteliti menunjukkan bahwa siswa yang dapat menggambarkan diagram, grafik atau tabel dari data yang disajikan mencapai 31,02%, siswa dapat menggunakan model matematika untuk menyelesaikan permasalahan matematika mencapai 23,27%, serta siswa dapat menyimpulkan dengan menggunakan kata-kata atau teks tertulis dari data yang disajikan mencapai 45,71%. Hasil analisis data siswa yang memiliki kemampuan representasi siswa tinggi mampu menyelesaikan permasalahan matematika dengan menggunakan representasi visual (diagram batang), model matematis, dan verbal (kata-kata). Siswa yang memiliki kemampuan representasi sedang hanya mampu menyelesaikan permasalahan matematika dengan menggunakan representasi visual (diagram batang) dan verbal (kata-kata), serta siswa yang memiliki kemampuan representasi rendah hanya mampu menyelesaikan permasalahan matematika dengan menggunakan representasi verbal (kata-kata).Kata Kunci: Kemampuan Representasi Matematis Siswa

ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP LIMIT DITINJAU DARI GAYA BELAJAR INTERPERSONAL

Wijayanti, Ani, Safitri, Prahesti Tirta, Raditya, Aji

Prima: Jurnal Pendidikan Matematika PRIMA, Vol. 2 No. 2, July 2018
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memahami konsep limit yang ditinjau dari gaya belajar interpersonal pada siswa kelas XI IPA SMA Az-Zamir. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas XI IPA SMA Az-Zamir. Objek penelitian adalah kemampuan pemahaman konsep limit dan gaya belajar interpersonal pada siswa. Setting penelitian mengambil tempat XI IPA SMA AZ-Zamir. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dengan melakukan obeservasi, angket, tes soal, wawancara serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa gaya belajar interpersonal pada siswa berada dalam kategori tinggi dan sedang. Dalam kategori ini siswa tersebut memiliki tingkat gaya belajar interpersonal yang berbeda. Penelitian mengambil 6 sampel yang akan diuji yaitu 3 siswa dengan tingkat gaya belajar interpersonal tinggi yaitu AD, AN, IS dan 3 siswa dengan tingkat gaya belajar interpersonal sedanga yaitu SA, PRS dan TLV. Tidak semua siswa degan tingkat gaya belajar interpesonal tinggi mampu memahami konsep limit.Kata Kunci: Pemahaman Konsep limit dan gaya belajar interpersonal

DESAIN HYPOTHETICAL LEARNING TRAJECTORY DALAM PEMBELAJARAN ROTASI MENGGUNAKAN MOTIF BATIK KAWUNG

Risdiyanti, Irma, Prahmana, Rully Charitas Indra

Prima: Jurnal Pendidikan Matematika PRIMA, Vol. 2 No. 1, January 2018
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendesain lintasan belajar rotasi menggunakan motif batik Kawung sebagai starting point atau konteks pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu design research dengan tahapan preliminary design, design experiment dan analysis restrospective. Subjek dalam penelitian ini yaitu beberapa sampel siswa kelas VII SMP. Hasil dari penelitian ini berupa desain hypothetical learning trajectory dalam pembelajaran rotasi menggunakan motif batik Kawung dengan lintasan belajar yaitu siswa menggambar motif batik Kawung secara bebas, siswa menggambar motif batik Kawung dengan ketentuan yang telah disepakati, siswa mendata titik awal dan titik akhir hasil rotasi dalam aktivitas menggambar motif batik Kawung serta menemukan hubungan keduanya dan yang terakhir, siswa menemukan rumus rotasi.Kata Kunci: hypothetical learning trajectory, design research, rotasi, batik Kawung

PENERAPAN PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMK

Effendi, Kiki Nia Sania

Prima: Jurnal Pendidikan Matematika PRIMA, Vol. 2 No. 1, January 2018
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Penelitian ini menggunakan model pembelajaran Advance Organizer yang bertujuan untuk: mengetahui apakah kemampuan pemahaman matematis dan motivasi belajar siswa yang memperoleh model pembelajaran Advance Organizer lebih baik daripada siswa yang memperoleh model pembelajaran konvensional, dan apakah terdapat hubungan pemahaman matematis siswa dengan motivasi belajar siswa dalam penerapan model pembelajaran Advance Organizer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain kelompok pretes-postes. Penelitian dilakukan terhadap salah satu SMK di Kabupaten Karawang. Instrumen penelitian terdiri dari tes dan skala motivasi. Tes yang digunakan adalah tes uraian, sedangkan skala motivasi menggunakan Skala Likert. Data yang diperoleh adalah nilai pretest, posttest dan n gain dari tes kemampuan pemahaman matematis siswa serta motivasi belajar siswa. Data dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (Uji-t). Hasil penelitian menunjukan peningkatan pemahaman matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran Advance Organizer lebih baik daripada peningkatan pemahaman matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran konvensional, motivasi belajar siswa yang memperoleh model pembelajaran Advance Organizer lebih baik daripada motivasi belajar siswa yang memperoleh model pembelajaran konvensional, dan terdapat hubungan antara kemampuan pemahaman matematis siswa dan motivasi belajar siswa.Kata Kunci: Model Pembelajaran Advance Organizer, Kemampuan Pemahaman Matematis, Motivasi Belajar

SIFAT-SIFAT HIMPUNAN PROXIMINAL

Ekayanti, Arta

Prima: Jurnal Pendidikan Matematika PRIMA, Vol. 2 No. 1, January 2018
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pada artikel ini, akan dipelajari beberapa fakta mengenai himpunan proximinal. Di antaranya, himpunan proximinal pada ruang bernorma linear merupakan himpunan tertutup. Himpunan tertutup pada ruang bernorma linear berdimensi hingga merupakan himpunan proximinal. Himpunan proximinal yang konveks merupakan himpunan Chebyshev.Kata Kunci: aproksimasi terbaik, himpunan proximinal, himpunan chebyshev, himpunan konveks