cover
Contact Name
AVIN WIMAR BUDYASTOMO
Contact Email
wimar1984@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
wimar1984@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication)
ISSN : 25485857     EISSN : 25487124     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
INJECT Journal is an academic journal published by Faculty of Dakwah State Institute for Islamic Studies (IAIN) Salatiga. INJECT journal focuses on the discussion of interdisciplinary communicatin, social-religious research that includes culture, and media communication using quantitative or qualitative research methods. This journal is a media to accommodate the result of research of students, lecturers, or practitioners
Arjuna Subject : -
Articles 42 Documents
GAYA KOMUNIKASI MASYARAKAT PESISIR WEDUNG JAWA TENGAH Fajrie, Mahfudlah
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v2i1.53-76

Abstract

The coastal communities put human on equality. Therefore, Wedung district community has its own communication style in delivering opinions and social interaction interpersonally. This article is the result of field research study with an ethnographic approach and analysis of cultural themes. The aim is to determine the communication style of coastal communities when communicating with outside communities of coastal areas and tourists. The results show that the communication style of coastal communities in communicating with other people and the community outside of coastal areas is the equalitarian and the relinguishing styles. It means that the coastal communities have the nature of open communication and receptive to suggestions and opinions of others. AbstrakMasyarakat pesisir menempatkan manusia pada tingkat kesetaraan. Oleh sebab itu, masyarakat Kecamatan Wedung mempunyai gaya komunikasi sendiri dalam menyampaikan pendapatnya dan berinteraksi sosial dengan masyarakat lain. Artikel ini adalah hasil penelitian field research dengan pendekatan etnografi dan analisis tema kultural. Dengan tujuan untuk mengetahui gaya komunikasi masyarakat pesisir ketika berkomunikasi dengan masyarakat luar wilayah pesisir dan turis (wisatawan). Hasilnya menunjukkan gaya komunikasi masyarakat pesisir dalam berkomunikasi dengan masyarakat lain maupun masyarakat di luar wilayah pesisir adalah the equalitarian style dan the relinguishing style, artinya masyarakat pesisir dalam berkomunikasi mempunyai sifat terbuka dan mau menerima saran serta pendapat dari orang lain.
EAGER EXSPECTATION DAN MOTIVASI MAHASISWA JURUSAN KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM IAIN SALATIGA Ali, Mukti
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v1i2.203-222

Abstract

This article reveals about self motivation of KPI Student and study on new courses, both in psychological and social and social anthropologist confronting a range of very different situations. The psychological and social situation diversity and social anthropologist of KPI students is closelyrelated to motivation and expectation which is varied. There is also the motivation from student to fulfill the knowledge of the world of communications and broadcasting which is related with the educational background of his secondary education, or he wants to continue his hobby in the broadcasting world. Dealing with the eager expectation or the big dream of KPI Student is divided into some expectation; The hope dealing with the learning process and supporting material from the learning process, and the expectation of their future after graduating from this department as a Bachelor of communication and broadcasting connected with employment chance the expectation in the process of teaching or educating for example, most students of KPI IAIN Salatiga needs somefacilitation dealing with communications technology and the broadcasting technology such as, cameras, handy camp, and radio station.
ANALISIS WACANA RETORIKA DAKWAH K.H. MUHAMMAD ARIFIN ILHAM DAN K.H. YUSUF MANSUR Bahroni, Bahroni
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v3i1.39-58

Abstract

Da’wah has become a very strategic object. Thus, the involvement of mass media playsimportant role in the activities, both printed and electronic. There are many well-knownDa’i in Indonesia that have strong influence to the communities such as K.H. Muhammad Arifin Ilham (MAI). The study aims to demonstrate the grammatical structure and lexical cohesion of MAI’s da’wah rhetoric. The data analysis consists of: (1) sorting the data based on the problem; (2) formulating the data units into each sequence in accordance with the possibility of their features; (3) interpreting the data values based on the problem; (4)evaluating the level of visibility and completeness of the data that linked to the range of problems. The structure of the grammatical ohesion of MAI’s rhetoric includes reference, substitution, ellipsis and conjunction. The manifestation of MAI’s lexical cohesion rhetoric comprises of repetition, synonym, antonym, hyponym, collocation, and equivalence. AbstrakDakwah merupakan hal yang sangat strategis. Oleh karena itu, aktivitas tersebut tidak luput dari liputan media massa, baik cetak maupun eletronik. Di antara da’i Indonesia yang sangat dikenal oleh masyarakat luas adalah K.H. Muhammad Arifin Ilham (MAI) dan K.H. Yusuf Mansur (YM). Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan wujud kohesi gramatikal dan leksikal retorika dakwah MAI dan YM. Adapun langkah analisis datanya sebagai berikut: (1) pengurutan data sesuai dengan masalahnya; (2) pembentukan satuan-satuan data dalam setiap urutannya sesuai dengan kemungkinan hubungan ciri kategorinya; (3) interpretasi nilai data sesuai dengan masalahnya; (4) evaluasi tingkat kelayaan dan kelengkapan data dikaitkan dengan rentang masalahnya. Wujud kohesi gramatikal retorika dakwah MAI dan YM mencakup  referensi, substitusi, elipsis, dan konjungsi.  Wujud kohesi leksikal retorika dakwah MAI dan YM mencakup repetisi, sinonimi, antonimi, hiponimi, kolokasi,  dan  ekuivalensi.  
PENGGUNAAN BAHASA UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PESAN KHUTBAH JUMAT Abdullah, As’ad
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v2i2.161-174

Abstract

Sermon of Friday prayer is one of the routines performed every week on Friday during the time of dhuhur prayer. It is obliged toward adult males. The sermon and Friday prayer are inseparable because they are already established as a set. The most important thing to consider is the clerk (khotib) expertise in mastering principles and requirements in organising the sermon, so the language is acceptable and understandable by the audience. Therefore, the message and material delivery becomes more effective and efficient.AbstrakKhutbah dan shalat jum’at merupakan salah satu rutinitas yang dilaksanakan setiap sepekan sekali yaitu hari Jum’at yang bertepatan dengan waktu dhuhur dan diwajibkan kususnya orang laki-laki yang sudah baligh, di antara khotbah dan shalat jum’at tidak bisa dipisahkan karena bentuk rangkaian satu ibadah yang sudah ditetapkan, adapun yang jadi perhatian petugas khotib ketika pelaksanaan khotbah yaitu dalam penyampaian pesan atau materi khotbah jum’at terhadap jamaah agar pelaksanaan khotbah bisa efektif dan kondusif yaitu lebih mendalami dan mempelajari tentang ilmu menjadi petugas khotib untuk mengetahui rukun dan syarat syahnya pelaksanaan khotbah jum’at agar bahsa yang disampaikan bisa dterima dan dipahami jamaah.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DETEKSI LOKASI KEBAKARAN LAHAN JATI DI DESA KALIJAMBE KECAMATAN BRINGIN KABUPATEN SEMARANG Budyastomo, Avin Wimar
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v1i1.63-80

Abstract

Kalijambe village is a village located in Bringin sub district of Semarang. The geographical position of the village Kalijambe is still largely in the form of rubber and teak plantations. Thus, the dry season is very prone of fires. The cause of the fire itself is caused by the citizens who burned the bush and grass growing around the rubber plants and teak. In the other hand, this case was not recognized by people that it was the cause of the fire. Geographic Information System to detect the fire location is intended to help Kalijambe  village government to see the areas affected by fire through the coordinate points contained on google map fire. The method used was the method of field survey conducted periodically. This research resulted that the affected areas were known and signed with black mark on the map location.AbstrakDesa Kalijambe adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Letak geografis dari desa Kalijambe sebagian besar masih berupa lahan perkebunan Karet dan Jati. Sehingga pada musim kemarau sangat rawan terhadap kebakaran. Penyebab dari kebakaran itu sendiri dari warga yang membakar lahan untuk membersihkan rumput maupun tumbuhantumbuhan  kecil yang berada disekitar tanaman karet dan jati. Namun hal tersebut belum disadari oleh warga akibat dari pembakaran tersebut. Sistem Informasi Geografis Deteksi lokasi kebakaran ini bertujuan untuk membantu pemerintah desa kalijambe melihat daerah terdampak kebakaran melalui titiktitik koordinat yang terdapat pada google map api. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey lapangan yang dilakukan secara periodik. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui letak daerah yang terdampak oleh kebakaran yang ditandai dengan warna hitam pada peta lokasi.
RELIGIUSITAS MASYARAKAT ADAT KAMPUNG DUKUH KABUPATEN GARUT JAWA BARAT Effendi, M. Rahmat; Setiadi, Edi; HMZ, Nandang
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v3i1.125-146

Abstract

This paper aims to examine: (1) religious expressions, (2) religious patterns, and (3) religious values’ conservation in addressing to the challenges of modernization of an indigenous communities at Kampung (Village) Dukuh through the symbols of their lives. Due to religion as a cultural system has become a symbolic system that offers a way to perceive the world. Religion as a “mode of is for reality” provides a “framework” to see the reality, religion also provides a “system of meaning” for their followers which is socially constructed. The indigenous community of Kampung Dukuh tends to make “religion” as their “ultimate concern”. They believe that religion has become their fundamental philosophy for their lives. Most of their activities are according to the religious values. AbstrakTulisan ini bertujuan ingin mengkaji tentang: (1) Ekspresi keberagamaan, (2) Pola keberagamaan, dan (3) Konservasi nilai-nilai agama dalam menghadapi tantangan modernisasi pada masyarakat adat Kampung Dukuh melalui simbol-simbol dalam kehidupan mereka. Karena agama sebagai sistem budaya merupakan sistem simbolik yang menawarkan cara untuk mempersepsi dunia. Agama sebagai ”mode is for reality” memberikan ”framework” untuk melihat realilas, agama menyediakan ”system of meaning” bagi penganutnya yang diproduksi secara sosial. Masyarakat adat Kampung Dukuh cenderung menjadikan “agama” sebagai “the ultimate concern”. Mereka menjadikan agama sebagai filosofi mendasar dalam kehidupan mereka. Hampir seluruh aktifitas dalam kehidupan mereka didasarkan pada nilai-nilai agama.
IBADAH RITUAL DALAM MENANAMKAN AKHLAK REMAJA Kastolani, Kastolani
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v1i2.127-144

Abstract

This article explained what was viewed as ritual worship; pray  and fasting to embed noble character. The purpose of worship in Islam are: (a) to strengthen belief and dedication to Allah; (b) to strengthen character, disciplining personality and his role as the agent trusted by  Allah on  earth;  (c) to strengthen  friend ship  and affection among  Muslim;  (d) to train spiritual and moral. Character occupies crucial role in human’s life, as individual as well as society member. It is because the fall and raise of the nation depends on how its society character.  The  whole  of  worship  system  in  Islam  has  close  relation  with  character founding  and  the  performance  of  ritual  worship  influences  noble  character,  because  good worship performance without having noble character will not useful. Abstrak Artikel ini menjelaskan apa yang dimaksud dengan ibadah ritual yaitu shalat dan puasa dalam menanamkan akhlak mulia. Tujuan ibadah dalam Islam yaitu: (a) Memperkuat keyakinan dan pengabdian kepada Allah. (b) Menguatkan karakter, mendisiplinkan diri dan peranannya sebagai wakil dan hamba yang dipercaya Allah di bumi. (c) Memperkuat tali persaudaraan dan kasih sayang diantara sesama muslim (d) Latihan spiritual dan moral. Kedudukan akhlak dalam kehidupan manusia menempati tempat yang sangat penting sekali, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Sebab jatuh bangunya suatu bangsa akan tergantung pada bagaimana akhlak warganya. Seluruh sistem peribadatan dalam Islam mempunyai hubungan yang erat dengan pembinaan akhlak dan pelaksanaan ibadah ritual berpengaruh terhadap akhlak karimah, karena ibadah yang baik tanpa akhlak yang mulia ibadah itu tidak akan berguna
ISLAM NUSANTARA: SEBUAH ARGUMENTASI BERAGAMA DALAM BINGKAI KULTURAL Astuti, Hanum Jazimah Puji
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v2i1.27-52

Abstract

The emergence of Islam Nusantara is the typical of Indonesia, where Islam Nusantara is declared as a universal religion, manifested in its teachings including religious law (fiqh), trust (faith), and the ethical (the moral). Although Islam Nusantara gives a new ambience in Islam by assimilating a culture into religion, this method is not contagious to the purity of Islamic teachings by taking Quran and Hadith as the guidances and directions in the Indonesian social life. Islam teaches mutual respect and reciprocal tolerance. This religion teaches the adherents to love others, to mercy and nurture regardless of race, nationality, and social structure. This is in line with the Indonesian Islam commonly called ‘Islam Nusantara’. It can be said that someone who lived in the religion, including people that comprehend the religion intrinsically, occupies religion as a guide of life, applies and practices based on the belief. At the social level, religious values   serve as the basis for adopting a life policy. AbstrakPemunculan Islam Nusantara merupakan ciri khas Indonesia, di mana Islam Nusantara ini di nyatakan sebagai agama yang universal, dimanifestasikan dalam ajarannya, yang mencakup hukum agama (fiqh), kepercayaan (tauhid), serta etika (akhlak). Meskipun Islam Nusantara memberikan nuansa baru dalam beragama Islam dengan memasukkan budaya dalam agamanya, namun cara beragama seperti ini tidak menghilangkan kemurnian ajaran Islam itu sendiri, dengan menjadikan al Quran dan Hadits sebagai pedoman dan tuntunan dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Dalam beragama, Islam mengajarkan untuk saling menghargai dan saling toleransi, agama yang mengajarkan penganutnya untuk saling menyayangi, mengasihi dan mengayomi tanpa me mandang ras, kebangsaan, serta struktur sosial. Hal ini sejalan dengan Islamnya Indonesia yang biasa disebut ‘Islam Nusantara’. Dapat dikatakan seseorang yang menjalani agama itu, termasuk orang yang menghayati agamanya dengan cara intrinsik, agama dijadikan sebagai pedoman hidup, dijalankan dan diamalkan sesuai dengan keyakinannya. Pada tataran sosial nilai-nilai agama dijadikan sebagai dasar dalam mengambil kebijakan hidup.
TRANSFORMASI DAKWAH MELALUI KONSELING ISLAMI Rozikan, Muhamad
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v2i1.77-98

Abstract

Islamic counseling is one method of Islamic dakwah that possesses many advantages including the organized consultation. It is intended to find the problems that exist within the client or counselee that requires assistance from a counselor (da’i). Islam counselling is typically preventive, curative, and corrective (alleviation). Besides, counseling is conducted in group or individual, and face to face between the counselor and the client, so the problem and the solution can be revealed clearly. This method of preaching is perceivably quite relevant in dakwah on the consideration that the situation of the development of modern society often creates negative effects on the peaceful and comfort of human life. AbstrakKonseling Islami merupakan salah satu metode dakwah Islam yang memiliki berbagai kelebihan, diantaranya adalah terjadinya konsultasi yang terjadwal untuk menemukan permasalahan-permasalahan yang ada dalam diri klien atau konseli yang membutuhkan bantuan dari konselor (da’i), konseling Islam selain bersifat preventif atau pencegahan, juga bersifat kuratif dan korektif (pengentasan masalah), selain itu, konseling dilaksanakan secara kelompok atau individu dan face to face antara konselor dan klien, sehingga permasalahan dan solusinya dapat dikonsultasikan dengan jelas. Metode ini dipandang sangat relevan dalam berdakwah mengingat situasi perkembangan masyarakat modern yang kerap kali menimbulkan dampak yang negatif terhadap ketenangan dan kenyamanan kehidupan manusia.
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMK MUHAMMADIYAH SALATIGA Ahmadiansah, Reza
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v1i2.223-236

Abstract

The influence of work motivation and job satisfaction are very important in influencing the performance. This study was aimed to assess the effect of motivation and job satisfaction conducted to the teachers of Muhammadiyah Vocational School (SMK) of Salatiga performances with the total sample of 52 teachers. From the data analysis, it shows that the effect of motivation and job satisfaction to teachers performance in Muhammadiyah Vocational School (SMK) of Salatiga is significant with the significance of 0,003 < 0,05. Fvalue of 6,378, and effective contribution of 20,7%.