cover
Contact Name
Dani Saepuloh
Contact Email
danie_saepuloh@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
danie_saepuloh@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Segara
ISSN : 19070659     EISSN : 24611166     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Jurnal SEGARA (p-ISSN: 1907-0659, e-ISSN: 2461-1166) adalah Jurnal yang diasuh oleh Pusat Riset Kelautan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDMKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan – KKP, dengan nomenklatur baru Pusat Riset Kelautan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan, KKP dengan tujuan menyebarluaskan informasi tentang perkembangan ilmiah bidang kelautan di Indonesia, seperti: oseanografi, akustik dan instrumentasi, inderaja,kewilayahan sumberdaya nonhayati, energi, arkeologi bawah air dan lingkungan.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 14, No 3 (2018): Desember" : 8 Documents clear
BUKTI LANGSUNG INTERAKSI PERDAGANGAN DI KEPULAUAN RIAU; STUDI PADA SITUS ARKEOLOGI BAWAH AIR DI PULAU NATUNA DAN PULAU BINTAN Adhityatama, Shinatria; Sulistyarto, Priyatno Hadi
Jurnal Segara Vol 14, No 3 (2018): Desember
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/segara.v14i3.7348

Abstract

Kepulauan Riau merupakan salah satu pintu gerbang masuknya para pedagang internasional ke Nusantara. Kepulauan ini memiliki sejarah maritim yang panjang, dan aktivitas perdagangan global terekam secara baik di kawasan ini dengan ditemukannya situs-situs arkeologi salah satunya situs kapal karam dan barang komoditasnya. Kapal karam merupakan bukti langsung secara arkeologi untuk merekonstruksi aktivitas pelayaran laut. Dari temuan kapal karam kita dapat mempelajari teknologi struktur kapal itu sendiri, navigasi laut dalam jalur perdagangan, interaksi budaya, serta jenis komoditas yang dipasarkan di Perairan Nusantara secara khusus. Kerajaan-kerajaan Melayu berkembang pesat seiring makin ramainya aktivitas perdagangan di Laut Cina Selatan dan Selat Malaka. Data arkeologi menunjukkan pedagang-pedagang dari India, Arab, Persia, bahkan Eropa telah singgah dan beraktivitas di perairan Kepulauan Riau. Para ahli pun berpendapat bahwa Perairan Laut Cina Selatan hingga Selat Malaka tidak kalah ramainya dengan perairan Mediteranian. Hal ini tergambar pada situs-situs arkeologi bawah air yang berada di Perairan Pulau Natuna dan Pulau Bintan. Kedua pulau ini hingga sekarang memiliki peran yang signifikan bagi aktivitas pelayaran dan perdagangan di Indonesia. Aktivitas perdagangan masa lalu tersaji dengan sangat baik di situs-situs arkeologi bawah air di perairan kedua pulau tersebut. Namun, aktivitas penjarahan juga terus terjadi pada situs-situs arkeologi bawah air sehingga memunculkan diskusi mengenai perlunyadikembangkan model pelestarian yang aman untuk situs arkeologi bawah air di Kepulauan Riau agar masyarakat dapat menerima manfaatnya.
PENGELOLAAN WILAYAH GAMBUT MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA PESISIR DI KAWASAN HIDROLOGIS GAMBUT SUNGAI KATINGAN DAN SUNGAI MENTAYA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Ramdhan, Muhammad; Siregar, Zaenal Arifin
Jurnal Segara Vol 14, No 3 (2018): Desember
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/segara.v14i3.6416

Abstract

Area gambut yang ada di wilayah pesisir memiliki peran ekologis yang penting sebagai penyimpan karbon, penyimpan air, konservasi biodiversitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Pengelolaan wilayah gambut dilakukan dengan memperhatikan keseimbangan faktor sosial, ekonomi dan juga lingkungan fisik. Makalah ini memaparkan usaha pengelolaan wilayah gambut di kawasan hidrologis gambut Sungai Katingan - Sungai Mentaya seluas 254.522 hektar yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah. Metode kuantitatif-kualitatif melalui teknik GIS dan survey lapangan dilakukan untuk mendapat parameter terkait pengelolaan lahan gambut di lokasi studi. Upaya restorasi yang dilakukan oleh pemerintah ada tiga jenis yaitu melakukan rewetting di areal gambut yang berkanal dan pernah terjadi kebakaran, revegetasi bagi wilayah gambut yang tutupan vegetasinya sudah < 25% dan pembentukan desa-desa peduli gambut yang dilakukan melalui suatu pendekatan sosial pada masyarakat sekitar yang beraktivitas sehari-hari di kawasan gambut tersebut.
KARAKTERISTIK SEBARAN SEDIMEN DAN LAJU SEDIMENTASI PERAIRAN TELUK BANTEN Rustam, Agustin; Adi, Novi Susetyo; Mustikasari, Eva; Kepel, Terry Louise; Kusumaningtyas, Mariska A.
Jurnal Segara Vol 14, No 3 (2018): Desember
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/segara.v14i3.7351

Abstract

Teluk Banten di Utara Kota Serang, Banten, menampung berbagai muatan sedimen dari 7 (tujuh) sungai yang bermuara di teluk ini. Penelitian yang dilakukan pada Oktober 2008 di perairan teluk ini bertujuan untuk memahami karakteristik sebaran sedimen permukaan dan komposisi bahan organik serta laju sedimentasi sebagai bagian dari penelitian karbon laut di Indonesia. Metode yang dilakukan adalah metode deskriptif, dengan memeriksa sedimen yang diambil menggunakan grab sampler. Analisis sedimen meliputi pengukuran tekstur sedimen, bahan organik total atau Total Organic Matter (TOM) dan laju sedimentasi; analisis perairan meliputi bahan organik terlarut dan total padatan tersuspensi atau Total Suspended Solids (TSS). Dalam klasifikasi pasir, debu dan liat, sampel yang dikumpulkan dari Teluk Banten menunjukkan tekstur sedimen pasir rata-rata sebesar 54,86 %, sedangkan nilai TOM dan karbon organik berkisar 5,33 - 20,57 % dan 0,47 - 3,44 %. Laju sedimentasi tercatat berkisar antara 0,011 - 0,035 kg/m2/hari dengan komposisi tertinggi pada tekstur pasir.
KAJIAN INDEKS VARIABILITAS TINGGI GELOMBANG SIGNIFIKAN DI INDONESIA Habibie, Muhammad Najib; Fitria, Welly
Jurnal Segara Vol 14, No 3 (2018): Desember
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/segara.v14i3.6650

Abstract

Informasi karakteristik gelombang merupakan hal yang sangat penting dalam berbagai bidang seperti pelayaran, industri, pariwisata dan keamanan struktur lepas pantai. Penelitian mengenai karakteristik gelombang telah dilakukan oleh banyak peneliti baik dalam skala global maupun regional. Metode yang digunakan umumnya adalah perata-rataan yang menghilangkan variasi selama data tersebut diproduksi. Variasi data tersebut ada kalanya dibutuhkan untuk melihat tingkat kestabilan data selama kurun waktu tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi spasial dan temporal tinggi gelombang signifikan di wilayah Indonesia serta mengetahui tingkat kestabilannya. Pada penelitian ini dilakukan analisa kestabilan tinggi gelombang melalui perhitungan koefisien variasi, indeks variabilitas bulanan dan indeks variabilitas musiman. Data yang digunakan adalah luaran model WAVEWATCH-III pada jangka waktu 1991-2015 dengan time step tiga jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gelombang signifikan memiliki pola variabilitas berdasarkan siklus monsunal. Gelombang signifikan di Indonesia mencapai puncaknya bersamaan dengan aktifnya monsun Asia dan Australia pada bulan DJF dan JJA. Tingkat kestabilan yang direpresentasikan oleh koefisien variasi mencapai nilai terendah juga pada musim ini. Hal ini berarti pada saat monsun aktif, gelombang signifikan cenderung stabil dibandingkan dengan musim peralihan. Distribusi spasial menunjukkan bahwa daerah laut lepas lebih tinggi gelombangnya dibanding di laut tertutup. Koefisien variasi dan indeks variabilitas musiman dan bulanan menunjukkan daerah laut lepas memiliki tingkat kestabilan yang lebih tinggi. Daerah yang paling stabil yaitu S. Hindia diikuti S. Pasifik dan Laut Cina Selatan. Sedangkan perairan yang tidak stabil meliputi Teluk Tomini, Laut Flores dan Selat Malaka.
PERUBAHAN KONDISI DANAU LIMBOTO YANG TERDETEKSI DENGAN TEKNOLOGI PENGINDERAAN JAUH Julzarika, Atriyon; Dewi, Esthi Kurnia
Jurnal Segara Vol 14, No 3 (2018): Desember
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/segara.v14i3.6756

Abstract

Saat ini data penginderaan jauh sudah mengalami perkembangan yang pesat, baik dalam aspek sensor, wahana, maupun spesifikasi resolusinya. Data penginderaan jauh dapat digunakan untuk mengidentifikasi sumber daya alam dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan kondisi Danau Limboto yang Terdeteksi dengan Teknologi Penginderaan Jauh. Sumber daya perairan danau ini berupa kualitas air, luas permukaan, dan vegetasi air. Data yang digunakan adalah Landsat. Data tersebut digunakan untuk mengetahui perubahan danau secara visual serta perhitungan kualitas air, luas permukaan, dan vegetasi air (hidrofit)nya. Pada penelitian ini, kualitas air hanya difokuskan pada parameter TSS dan kecerahan. Kedua parameter ini bisa diekstraksi dengan metode e-SMART. Metode ini menggunakan band inframerah dekat pada citra Landsat. Hasil yang diperoleh adalah informasi spasial kualitas air, luas permukaan danau, dan vegetasi air di Danau Limboto. Hasil ekstraksi kualitas air ini dilakukan uji dengan data lapangan. Uji akurasi menggunakan metode geostatistik non parameter (uji Fischer). Hasil uji akurasi yang diperoleh adalah 95 % pada tingkat kepercayaan 1,96 σ. Uji akurasi dilakukan dengan membanding hasil pengukuran di citra dengan data lapangan. Hasil penelitian ini diharapkan bisa digunakan juga untuk membantu kegiatan nasional serupa, yaitu pemantauan 15 danau prioritas di Indonesia.
Cover_Depan Subandriyo, ST, Joko
Jurnal Segara Vol 14, No 3 (2018): Desember
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/segara.v14i3.7477

Abstract

Cover
Cover_Belakang Subandriyo, ST, Joko
Jurnal Segara Vol 14, No 3 (2018): Desember
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/segara.v14i3.7478

Abstract

Cover_Belakang
KAJIAN AWAL KONDISI PADANG LAMUN DI PERAIRAN TIMUR INDONESIA Supriyadi, Indarto Happy; Iswari, Marindah Yulia; Suyarso, Suyarso
Jurnal Segara Vol 14, No 3 (2018): Desember
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/segara.v14i3.6887

Abstract

Padang lamun memiliki peran penting dalam suatu ekosistem perairan dangkal. Namun kegiatan pembangunan di wilayah pesisir yang terus meningkat dapat mengakibatkan kerusakan padang lamun yang hampir terjadi di seluruh perairan Indonesia. Saat ini informasi terkait dengan jumlah spesies, kondisi lamun, dan luasannya khususnya di perairan timur Indonesia masih kurang. Tujuan penelitian ini yaitu memberikan informasi awal jumlah spesies, kondisi umum padang lamun dan luasannya. Metode yang digunakan yaitu mengumpulkan data hasil kajian sejak tahun 2005, 2008, 2009, 2015, 2016 dan data Coremap-CTI 2011, 2015, 2016. Spesies lamun diidentifikasi berdasarkan pada literatur yang ada, pengambilan data dan analisa kondisi lamun mengacu pada buku panduan pemantauan padang lamun. Dari hasil identifikasi spesies lamun ditemukan 10 dari 12 spesies lamun yang ada di perairan Indonesia. Kondisi padang lamun di perairan timur Indonesia dikategorikan‘baik’(43%),’sedang’(50%) dan ‘jelek’ (7 %) dengan luas padang lamun saat ini yaitu 284.660 ha.

Page 1 of 1 | Total Record : 8