cover
Contact Name
Dani Saepuloh
Contact Email
danie_saepuloh@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
lydiadesmaniarirwan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kelautan Nasional
ISSN : 1907767X     EISSN : 26154579     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Kelautan Nasional (JKN) ISSN 1907-767X, e-ISSN 2615-4579 adalah jurnal yang diterbitkan oleh Pusat Riset Kelautan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM), Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pusat Riset Kelautan (Pusriskel) adalah nomenklatur baru, sejak tahun 2017, untuk Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut dan Pesisir (P3SDLP). Jurnal Kelautan Nasional, sebelum dikelola oleh Pusriskel maupun P3SDLP, adalah dikelola oleh Pusat Pengkajian dan Perekayasaan Teknologi Kelautan dan Perikanan (P3TKP). Pada tahun 2016, P3TKP kemudian merger ke P3SDLP.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 9, No 2 (2014): AGUSTUS" : 5 Documents clear
PENGEMBANGAN PERANGKAT KERAS ELEKTRONIK LOG BOOK PENANGKAPAN IKAN BERBASIS LAYAR SENTUH Nugroho, Hadhi; Sufyan, Agus
Jurnal Kelautan Nasional Vol 9, No 2 (2014): AGUSTUS
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v9i2.6206

Abstract

Pusat Pengkajian dan Perekayasaan Teknologi Kelautan dan Perikanan (P3TKP) sejak 2011 telah mengembangkan teknologi elektronik log book penangkapan ikan, yaitu perangkat keras yang memiliki fungsi input data tangkapan ikan secara elektronik dan dilengkapi dengan fungsi rekam jejak kapal. Pada 2011 telah dikembangkan perangkat keras elektronik log book berbasis keypad. Namun, alat ini memiliki beberapa kelemahan, yaitu semua data harus dimasukkan ke dalam alat dengan menggunakan kode angka, ukuran displai LCD kecil, serta ukuran alat yang relatif besar. Untuk itu, pada 2012 dikembangkan perangkat keras elektronik log book berbasis layar sentuh. Kemudian pada 2013 dilakukan penyempurnaan dan pengembangan perangkat keras elektronik log book berupa perubahan ukuran layar sentuh menjadi lebih besar, penambahan power bank sebagai baterai cadangan untuk suplai tenaga listrik alat, penggunaan antena GSM internal, serta proses pengunduhan data dari alat ke dalam komputer. Dari proses perancangan perangkat keras, telah dihasilkan prototipe perangkat keras elektronik log book. Kemudian dilakukan pengujian untuk mengetahui keberhasilan dalam perancangan perangkat keras. Pengujian tersebut terdiri dari pengujian ARM dan LCD layar sentuh, pengujian pengiriman data, pengujian daya tahan baterai, serta pengujian di lapangan (di atas kapal nelayan). Hasil pengujian tersebut di antaranya adalah data tangkapan ikan dan data rekam jejak kapal secara otomatis dapat dilihat di situs web, daya tahan baterai selama 13 jam, serta data hasil inputan yang dapat diunduh secara manual. Dari hasil pengujian diperoleh hasil bahwa perangkat keras yang dibuat telah berhasil bekerja dengan baik. Pengembangan ini diharapkan mampu memberikan kemudahan kepada nelayan dalam menggunakan elektronik log book sehingga diharapkan dapat menggantikan penggunaan log book secara manual dengan kertas.
TOTAL HEMOSIT, GLUKOSA DAN SURVIVAL RATE UDANG MANTIS (Harpiosquilla raphidea) PASCA TRANSPORTASI DENGAN DUA SISTEM YANG BERBEDA Arifin, M. Yusuf; Supriyono, Eddy; ., Widanarni
Jurnal Kelautan Nasional Vol 9, No 2 (2014): AGUSTUS
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v9i2.6207

Abstract

Udang mantis (Harpiosquilla raphidea) merupakan salah satu krustasea yang bernilai ekonomis tinggi. Saat ditransportasi udang cenderung mengalami stres, oleh sebab itu dibutuhkan teknologi transportasi untuk meminimalisir tingkat stres. Tujuan dari penelitian ini untuk membandingkan efek stres pada udang mantis dari dua metode transportasi yang berbeda yaitu, transportasi sistem kering dan transportasi basah. Respon stress yang diamati adalah jumlah total hemosit (THC), konsentrasi glukosa dan kelangsungan hidup. Sampel diambil pada waktu 0, 1, 3, 6, 12, 24, 72, 168 dan 336 jam pasca transportasi. Data dianalisis dengan Uji-T. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah THC lebih tinggi pada sistem kering dibanding sistem basah terutama pada jam ke-72. Konsentrasi glukosa dengan sistem basah lebih tinggi dari sistem kering pada jam ke-0 dan jam ke-24. Tingkat kelangsungan hidup lebih tinggi pada sistem kering dari pada sistem basah. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa transportasi sistem kering lebih baik karena menghasilkan respon stress yang lebih rendah dan waktu pulih yang lebih cepat.
DESAIN MEJA PENJAJA IKAN HIGIENIS UNTUK PASAR IKAN DI PELABUHAN AWANG LOMBOK TENGAH Taukhid, Imam; Pamungkas, Amin; Sianturi, Daud S. A.; Daniel, Donal
Jurnal Kelautan Nasional Vol 9, No 2 (2014): AGUSTUS
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v9i2.6203

Abstract

Kemunduran mutu kesegaran ikan yang terjadi di pasar-pasar ikan adalah akibat dari penanganan yang tidak tepat. Wadah  penjaja yang seadanya, serta lingkungan yang tidak higienis. Solusi untuk mengatasi hal ini dapat menerapkan teknik refrigerasi. Dalam mendesain sistem refrigerasi harus mengetahui beban pendinginan untuk memudahkan dalam pemilihan peralatan sistem refrigerasi. Sistem refrigerasi ini menggunakan refrigeran R134a. Desain meja penjaja untuk kebutuhan pasar ikan di pelabuhan Lombok Tengah direncanakan memiliki kapasitas sebesar satu meter kubik dan mampu menampung ikan sebanyak 250 kg dengan  daya sebesar 3kW. Dari analisis beban pendinginan yang dilakukan, maka diperoleh nilai COP sebesar  3,65.
APLIKASI ANALISIS JALUR DALAM PENENTUAN PENGARUH KUALITAS TANAH DAN AIR TERHADAP PRODUKSI TOTAL TAMBAK DI KABUPATEN DEMAK, PROVINSI JAWA TENGAH Mustafa, Akhmad; Athirah, Admi
Jurnal Kelautan Nasional Vol 9, No 2 (2014): AGUSTUS
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v9i2.6204

Abstract

Kualitas tanah dan air tambak adalah faktor yang sangat menentukan produktivitas tambak termasuk produksi total (udang windu dan ikan bandeng) di Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah.  Namun demikian, belum ada informasi mengenai pengaruh kualitas tanah dan air terhadap produksi total di tambak Kabupaten Demak. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung atau  tidak langsung kualitas tanah dan air terhadap produksi total di tambak Kabupaten Demak. Penelitian dilaksanakan di kawasan tambak Kecamatan Karangtengah dan Sayung, Kabupaten Demak.  Kualitas tanah ditetapkan sebagai variabel independen dan eksogen; kualitas air sebagai variabel perantara, dependen dan endogen; serta produksi total sebagai variable dependen dan endogen. Karakteristik kualitas tanah dan air serta produksi total diketahui melalui aplikasi statistik deskriptif, sedangkan pengaruh kualitas tanah dan air terhadap produksi total diketahui melalui aplikasi analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 14 variabel kualitas tanah  yang dianalisis dengan analisis jalur ternyata hanya 2 variabel yang mempengaruhi produksi total yaitu: kandungan bahan organikdan fosfat, sedangkan dari 7 variabel kualitas air,   ternyata  ada 3 variabel yang mempengaruhi produksi total tambak yaitu kandungan fosfat, salinitas dan nitrat. Kandungan bahan organik tanah berpengaruh sangat nyata dengan pengaruh langsung sebesar 0,404 terhadap produksi total, sedangkan fosfat tanah berpengaruh nyata dengan pengaruh langsung sebesar 0,267 terhadap produksi total.  Kandungan fosfat, salinitas dan nitrat air berpengaruh terhadap produksi total dengan pengaruh langsung masing-masing 0,117, -0,414 dan 0,377  terhadap produksi total. Kedua variabel kualitas tanah tersebut juga memiliki pengaruh tidak langsung terhadap produksi total tambak melalui pengaruhnya terhadap fosfat, salinitas dan nitrat air. Aplikasi pupuk organik dan pupuk anorganik yang mengandung fosfat pada tanah serta aplikasi pupuk anorganik yang mengandung fosfat dan nitrogen pada air serta penurunan salinitas air diharapkan dapat meningkatkan produktivitas tambak di Kabupaten Demak.
STUDI PENENTUAN LOKASI UNTUK PENGEMBANGAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI WILAYAH PERAIRAN TELUK SALEH, SUMBAWA, NTB Suniada, Komang Iwan; S., B. Realino
Jurnal Kelautan Nasional Vol 9, No 2 (2014): AGUSTUS
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v9i2.6205

Abstract

Studi ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap kebijakan strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan yang mendorong peningkatan produksi perikanan melalui kegiatan budidaya perikanan. Teluk Saleh yang terletak di Pulau Sumbawa NTB merupakan salah satu lokasi yang potensial untuk pengembangan budidaya laut. Tujuan dari studi ini adalah memberikan informasi kepada pemerintah setempat mengenai daerah yang sesuai untuk pengembangan budidaya rumput laut di perairan Teluk Saleh. Studi ini menggunakan data yang bersumber dari data satelit penginderaan jauh (Terra/Aqua MODIS dan Landsat), data survey lapangan serta data sekunder. Data satelit penginderaan jauh digunakan untuk menghasilkan informasi suhu permukaan laut, konsentrasi klorofil-a serta untuk pemetaan dasar perairan; data survey lapangan yang diukur adalah nitrat, fosfat, salinitas, pH, DO, Total Dissolves Solid (TDS), kecepatan arus dan kecerahan perairan; sedangkan data sekunder yang digunakan adalah data bathymetri. Data-data tersebut kemudian diberi bobot dan skor yang disesuaikan dengan komoditi rumput laut yang akan dibudidayakan. Perangkat lunak Sistem Informasi Geografi dengan menggunakan metode tumpang susun (overlay) digunakan untuk menganalisis parameter-parameter tersebut di atas, dimana semakin tinggi skornya menunjukkan daerah tersebut semakin sesuai untuk pengembangan budidaya rumput laut. Studi ini menghasilkan informasi bahwa area yang potensial bagi pengembangan budidaya rumput laut di perairan Teluk Saleh adalah sekitar 25.532 Ha.

Page 1 of 1 | Total Record : 5