cover
Contact Name
Dani Saepuloh
Contact Email
danie_saepuloh@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
lydiadesmaniarirwan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kelautan Nasional
ISSN : 1907767X     EISSN : 26154579     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Kelautan Nasional (JKN) ISSN 1907-767X, e-ISSN 2615-4579 adalah jurnal yang diterbitkan oleh Pusat Riset Kelautan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM), Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pusat Riset Kelautan (Pusriskel) adalah nomenklatur baru, sejak tahun 2017, untuk Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut dan Pesisir (P3SDLP). Jurnal Kelautan Nasional, sebelum dikelola oleh Pusriskel maupun P3SDLP, adalah dikelola oleh Pusat Pengkajian dan Perekayasaan Teknologi Kelautan dan Perikanan (P3TKP). Pada tahun 2016, P3TKP kemudian merger ke P3SDLP.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 8, No 2 (2013): AGUSTUS" : 5 Documents clear
IDENTIFIKASI POTENSI BAHAYA DAN TEKNOLOGI KESELAMATAN KERJA PADA OPERASI PERIKANAN PAYANG DI PALABUHANRATU, JAWA BARAT Purwangka, Fis; Wisudo, Sugeng Hari; Iskandar, Budhi H.; Haluan, John
Jurnal Kelautan Nasional Vol 8, No 2 (2013): AGUSTUS
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.996 KB) | DOI: 10.15578/jkn.v8i2.6224

Abstract

Penyebab utama kecelakaan laut yang berujung pada hilangnya nyawa manusia adalah murni kesalahan manusia (human error). Penyebab lainnya adalah pengabaian yang dilakukan oleh penyelenggara transportasi laut dan instansi-instansi terkait, serta perlengkapan keselamatan transportasi laut yang jauh dari memadai.  Khusus pada kegiatan perikanan, sebanyak 80 persen faktor kecelakaan laut disebabkan oleh kealpaan manusia.  Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui potensi bahaya pada teknologi penangkapan ikan yang saat ini digunakan nelayan dengan mengidentifikasi risiko keselamatan kerja nelayan yang disebabkan oleh human error dan melakukan pengukuran kemungkinan terjadinya human error serta memberikan rekomendasi untuk mengurangi risiko yang disebabkan oleh human error.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Formal Safety Assessment (FSA) dengan melakukan pengamatan langsung aktivitas penangkapan ikan pada perikanan payang.  Unsur manusia dapat dimasukkan ke dalam proses FSA dengan menggunakan analisis keandalan manusia (Human Reliability Analysis).  Tahapan HRA yang dilakukan adalah dengan mengidentifikasi aktivitas/tugas secara rinci dengan Hierarchical Task Analysis (HTA).  Tahap kedua adalah melakukan penilaian risiko dengan menggunakan Human error Assessment and Reduction Technique (HEART).  Tahap yang terakhir adalah memilih opsi pengendalian risiko yang konsisten terhadap aktivitas yang diamati dengan menggunakan Fault Tree Analysis (FTA).  Aktivitas yang memiliki peluang risiko terbesar terjadi pada aktivitas pengoperasian alat tangkap pada saat pemasangan (setting) alat tangkap.  Peluang konsekuensi kecelakaan kerja terbesar adalah aktivitas pengangkatan alat tangkap (hauling). Pilihan minimalisasi human error, secara umum adalah dengan melakukan perencanaan pelayaran, pemilihan ABK yang kompeten, melakukan aktivitas secara aman dan mempersiapkan alat perlindungan diri (APD) saat melakukan aktivitas atau berada di atas perahu.
KOMPARASI METODE DAYA DUKUNG AXIAL PADA TIANG PANCANG TUNGGAL (STUDI KASUS JETTY BARGE LOADING CONVEYOR, MEULABOH) Rachman, Mudzakkir Maulana; Armono, Haryo Dwito; Sambodho, Kriyo
Jurnal Kelautan Nasional Vol 8, No 2 (2013): AGUSTUS
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.962 KB) | DOI: 10.15578/jkn.v8i2.6225

Abstract

Pondasi tiang pancang merupakan salah satu faktor penting dalam struktur bangunan pantai, salah satunya adalah dermaga. Sebelum melaksanakan tahap konstruksi, perlu diketahui daya dukung tiang pancang axial yang merupakan besaran beban yang akan diterima. Studi ini dilakukan dengan menghitung perbedaan kapasitas daya dukung tiang pancang dengan diameter 600 mm yang digunakan pada Proyek Jetty Barge Loading Conveyor di Meulaboh dengan memperbandingan metode  persamaan Meyerhof (1956) dan regulasi yang tertuang dalam The Overseas Coastal Area Development Institute Of Japan, OCDI (2002). Hasil perbandingan ke dua metode tersebut diperoleh daya dukung pondasi tiang pancang dengan menggunakan Metode Meyerhof yang menghasilkan daya dukung seberat  139,17 ton dan Metode OCDI menghasilkan daya dukung seberat 125,55 ton. Hasil  studi ini merekomendasikan penggunaan persamaan dari Metode OCDI (2002) dikarenakan daya dukung tiang pancang yang digunakan dihitung berdasar kondisi  kritis  dan berada  di lokasi  yang rawan.
PEMANTAUAN KONSENTRASI KLOROFIL-A MENGGUNAKAN CITRA SATELIT TERRA-AQUA MODIS DI TELUK JAKARTA Tarigan, M. Salam; Wiadnyana, Ngurah N.
Jurnal Kelautan Nasional Vol 8, No 2 (2013): AGUSTUS
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.712 KB) | DOI: 10.15578/jkn.v8i2.6226

Abstract

Kelimpahan klorofil-a dapat digunakan sebagai indikator kesuburan perairan dan kejadian biakan massal fitoplankton atau Harmfull Algal Blooms (HAB) di suatu perairan. Kemajuan teknologi satelit telah mampu menampilkan data digital yang memainkan peran penting dalam memberikan hasil pola sebaran horizontal klorofil-a di perairan laut secara cepat dan akurat. Tujuan penelitian ini adalah untuk pemantauan distribusi konsentrasi klorofil-a dengan teknologi penginderaan jauh menggunakan satelit Terra-Aqua MODIS. Pemantauan konsentrasi klorofil-a di perairan Teluk Jakarta dilakukan dalam periode April sampai September 2010. Analisis citra untuk memetakan sebaran konsentrasi klorofil-a dilakukan dengan algoritma menggunakan software ENVI dan ArcGIS. Dengan analisis citra di laboratorium, dihasilkan peta-peta sebaran konsentrasi klorofil-a di perairan Teluk jakarta. Pada peta spasial dan temporal sebaran  konsentrasi klorofil-a ditunjukkan nilai konsentrasi klorofil-a tinggi (>10 mg/m3)di selatan perairan Teluk Jakarta, dengan luas sebarannya mencapai sepertiga dari luas teluk terjadi pada 22 Mei – 22 September 2010. Hal ini  mengindikasikan bahwa di perairan telah terjadi peningkatan kelimpahan fitoplankton dan sebagian menunjukkan ada dugaan terjadi Harmful Algal Blooms (HAB), sehingga mengakibatkan kematian ikan yang terdapat di pantai Ancol Teluk Jakarta.
UJI PERFORMA BATERAI UNTUK BEBAN UTAMA MOTOR DC PERAHU PULANG HARI Daniel, Donal; Sianturi, Daud S.A.
Jurnal Kelautan Nasional Vol 8, No 2 (2013): AGUSTUS
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.111 KB) | DOI: 10.15578/jkn.v8i2.6227

Abstract

Perahu nelayan “pulang hari” rancangan Pusat Pengkajian dan Perekayasaan Teknologi Kelautan dan Perikanan (P3TKP) telah berhasil dibuat untuk memenuhi keinginan nelayan akan transportasi yang aman dan ekonomis. Pemanfaatan motor listrik dimaksudkan agar nelayan terbebas dari bahan bakar minyak (BBM) dan sebagai upaya menjaga lingkungan perairan dari buangan limbah BBM. Dalam penelitian ini penulis melakukan pengamatan terhadap laju pengambilan energi dari aki ke beban utama dengan lima variasi baling-baling sehingga dapat diprediksi jumlah kebutuhan aki agar perahu dapat beroperasi dalam 8 sampai 9 jam per hari operasi. Dari uji kolam menggunakan motor DC 370 watt dan 2 buah aki 100 Ah, aki telah berhasil menyuplai energi ke beban utama motor DC dengan pengambilan daya (recharge) adalah 2 volt tiap 10 menit dengan arus listrik (ampere) berubah-ubah pada kondisi kecepatan (rpm) yang berubah-ubah pula.
INTEGRASI SISTEM MONITORING BERBASIS MIKROKONTROLLER UNTUK PEMANTAUAN KUALITAS AIR DAN CUACA DI DANAU DENGAN TEKNOLOGI MINIBUOY Mahabror, Dendy; ., Waryanto
Jurnal Kelautan Nasional Vol 8, No 2 (2013): AGUSTUS
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.54 KB) | DOI: 10.15578/jkn.v8i2.6223

Abstract

Indonesia memiliki banyak danau besar dan kecil. Aktivitas budidaya di danau banyak dilakukan khususnya budidaya ikan air tawar. Proses budidaya air tawar tidak dapat terlepas dari kualitas perairan, rendahnya kualitas perairan menunjukkan adanya polutan sehingga keseimbangan perairan terganggu yang menyebabkan terjadinya gagal panen atau kematian ikan dalam waktu yang singkat. Selain parameter kualitas air, kondisi cuaca juga menjadi faktor pemicu terhadap perubahan kualitas perairan. Pemantauan kualitas perairan dan cuaca secara kontinyu (realtime) sangat dibutuhkan untuk mendeteksi dini jika terjadi perubahan  kualitas air secara mendadak. Sistem pemantauan yang cocok untuk digunakan di lingkungan seperti ini adalah autonomous minibuoy technology. Perencanaan desain awal teknologi minibuoy dengan melakukan kajian awal desain struktur dan uji integrasi perangkat sensor dan logger berbasis mikrokontroller tipe AtMega 128 serta dilengkapi perangkat komunikasi data GPRS (General Packet Radio Service)  agar dapat beroperasi secara otomatis dan kontinyu. Untuk desain awal struktur minibuoy didapatkan desain yang kecil dan padat dengan berat total termasuk perangkat elektrikal sebesar 60 kg. Uji fungsi sensor dan perangkat elektrikal di lapangan  selama 3 jam  menghasilkan kemampuan pengukuran dan perekaman yang  memiliki tingkat kestabilan dan akurasi yang tinggi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5