cover
Contact Name
Dani Saepuloh
Contact Email
danie_saepuloh@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
lydiadesmaniarirwan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kelautan Nasional
ISSN : 1907767X     EISSN : 26154579     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Kelautan Nasional (JKN) ISSN 1907-767X, e-ISSN 2615-4579 adalah jurnal yang diterbitkan oleh Pusat Riset Kelautan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM), Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pusat Riset Kelautan (Pusriskel) adalah nomenklatur baru, sejak tahun 2017, untuk Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut dan Pesisir (P3SDLP). Jurnal Kelautan Nasional, sebelum dikelola oleh Pusriskel maupun P3SDLP, adalah dikelola oleh Pusat Pengkajian dan Perekayasaan Teknologi Kelautan dan Perikanan (P3TKP). Pada tahun 2016, P3TKP kemudian merger ke P3SDLP.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 13, No 2 (2018): Agustus" : 5 Documents clear
KAJIAN PENENTUAN GETARAN SISTEM PROPULSI KAPAL PATROLI DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Putranto, Teguh; Imron, Asjhar; Yulianto, Totok
Jurnal Kelautan Nasional Vol 13, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v13i2.6659

Abstract

Kapal patroli adalah salah satu kapal perang berkecepatan tinggi yang digunakan untuk melakukan operasi militer dalam rangka menjaga kedaulatan wilayah maritim suatu negara. Kapal patroli tidak hanya mampu beroperasi sesuai dengan targetnya tetapi juga perlu diperhatikan juga faktor kenyamanan dan keselamatan awak kapalnya. Sebelum kapal dibangun, penentuan desain dan konstruksi kapal patroli menjadi tahap yang sangat penting karena kapal cepat sering terjadi persoalan terhadap getaran kapal yang diakibatkan sistem propulsi. Penelitian ini akan mengkaji tentang metode numerik untuk menganalisa getaran sistem propulsi kapal. Finite Element Method (FEM) merupakan salah satu metode numerik untuk menyelesaikan persamaan diferensial parsial dengan cara membagi model menjadi elemen-elemen. Pemodelan numerik dilakukan pada sistem propulsi dan sebagian dari badan kapal. Untuk memulai simulasi, kondisi batas ditentukan berdasarkan posisi sekat ceruk buritan, sekat pada strut, transom, center girder, dan side girder. Setelah simulasi selesai, frekuensi alami pada mode shape 1 - 5 didapatkan sebesar 26,26; 35,68; 44,23; 90,62; 97,66 Hz secara berurutan. Frekuensi eksitasi propeller pada kecepatan dinas didapatkan sebesar 54,93 Hz dimana fungsi dari rotasi propeller dan jumlah daunnya. Frekuensi 26,26 dan 35,68 Hz (mode shape 1 dan 2) mengalami getaran ke arah lateral sedangkan frekuensi 44,23 Hz (mode shape 3) mengalami getaran ke arah vertikal. Sistem propulsi akan beresiko mengalami resonansi pada mode shape 3 ketika beroperasi pada kecepatan 25 knot.
STATUS MUTU AIR PELABUHAN PANGGULUBELO BERDASARKAN INDEKS STORET DAN INDEKS PENCEMARAN Asuhadi, Sunarwan; Manan, Abdul Manan
Jurnal Kelautan Nasional Vol 13, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v13i2.6475

Abstract

Metode penentuan status mutu air dapat menggunakan Indeks Storet dan Indeks Pencemaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang status mutu air laut Pelabuhan Panggulubelo. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan dan pengukuran kualitas sampel air laut, selain itu dikumpulkan publikasi tahun 2013 s.d. 2015 (time series) yang terkait dengan kualitas air laut di lokasi Pelabuhan Panggulubelo. Penentuan status mutu air menggunakan analisis Indeks Storet dan Indeks Pencemaran. Hasil pengukuran kualitas perairan menurut Indeks Storet menunjukkan skor -14 (tercemar sedang), sedangkan nilai Indeks Pencemaran adalah 2,79 (tercemar ringan). Ini menunjukkan bahwa perairan Pelabuhan Panggulubelo telah mengalami cemaran ringan dan sedang, serta memiliki potensi untuk mengalami pencemaran dengan status tercemar berat bilamana tidak dilakukan upaya yang tepat untuk mengurangi berbagai sumber pencemaran di area pelabuhan.
PEMODELAN HIDRODINAMIKA DAN TRANSPOR SEDIMEN DI PERAIRAN PESISIR SEKITAR TANJUNG PONTANG, KABUPATEN SERANG - BANTEN Prihantono, Joko; Fajrianto, Irfan Arif; Kurniadi, Yessi Nirwana
Jurnal Kelautan Nasional Vol 13, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v1i2.6614

Abstract

Tanjung Pontang yang terletak di Provinsi Banten mengalami abrasi pantai dan kekeruhan yang cukup serius. Penelitian abrasi pantai ini telah dibuktikan oleh peneliti lain berdasarkan analisis perubahan garis pantai menggunakan citra satelit dengan tahun yang berbeda, namun penelitian dengan menggunakan pemodelan transpor sedimen belum pernah dilakukan di daerah tersebut. Pemodelan numerik hidrodinamika dan transpor sedimen menggunakan perangkat lunak MIKE21 telah berhasil dilakukan pada penelitian ini untuk membuktikan proses abrasi dan kekeruhan di sekitar Tanjung Pontang. Hasil pemodelan hidrodinamika dengan pembangkit parameter angin menunjukkan adanya arus sejajar garis pantai pada saat musim barat dan musim timur. Pada saat musim barat arus sejajar pantai di Tanjung Pontang dominan bergerak ke arah timur, sedangkan pada saat musim timur sebagian arus sejajar pantai di Tanjung Pontang bergerak ke arah timur, dan sebagian bergerak ke selatan menuju Teluk Banten. Selain itu analisis perubahan bed level menunjukkan adanya penurunan bed level yang mengindikasikan abrasi di sekitar Tanjung Pontang dan adanya sedimentasi di Sungai Ciujung Baru. Kekeruhan terjadi di sekitar Tanjung Pontang dan Teluk Banten disebabkan oleh karena adanya tingginya sedimen tersuspensi di Sungai Ciujung Lama dan terbawa oleh arus sejajar garis pantai di sekitar Tanjung Pontang.
KARAKTERISTIK SEBARAN SEDIMEN PANTAI UTARA JAWA STUDI KASUS: KECAMATAN BREBES JAWA TENGAH Gemilang, Wisnu Arya; Rahmawan, Guntur Adhi; Dhiauddin, Ruzana; Wisha, Ulung Jantama
Jurnal Kelautan Nasional Vol 13, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v1i2.6456

Abstract

Dinamika kawasan pesisir mencakup proses erosi dan sedimentasi merupakan hal penting untuk mengetahui kondisi pantai. Pesisir Kecamatan Brebes merupakan salah satu kawasan di Pantai Utara Pulau Jawa yang memiliki dinamika perubahan pesisir sangat fluktuatif. Studi sebaran jenis sedimen yang dilakukan secara terpadu di perairan Kecamatan Brebes ditunjukkan untuk memberikan gambaran proses transportasi dan pengendapan sedimen berdasarkan distribusi ukuran butir sedimen. Penelitian dilakukan dengan pengambilan sampel sedimen dasar perairan secara acak dan tersebar di sepanjang pesisir dengan metode grab sampler, kemudian dilakukan analisis lebih lanjut dengan metode granulometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, pola sebaran sedimen permukaan dasar laut Kecamatan Brebes didominasi oleh sedimen berukuran lempung-pasir. Jenis sedimen berdasarkan ukuran butirnya yaitu pasir, pasir lanauan, lanau pasiran dan lanau. Kondisi hidro-oseanografi yang fluktuatif memberikan nilai sortasi buruk hingga sedang. Dominasi ukuran halus tersebar pada bagian Timur wilayah kajian, sedangkan fraksi kasar tersebar dibagian Barat dekat dengan laut Jawa. Kondisi tersebut menjadi faktor utama yang memicu erosi dibagian pesisir Kecamatan Brebes.
PEMETAAN DINAMIKA HUTAN MANGROVE MENGGUNAKAN DRONE DAN PENGINDERAAN JAUH DI P. RAMBUT, KEPULAUAN SERIBU Salim, Hadiwijaya Lesmana; Afi Ati, Restu Nur; Kepel, Terry Louise
Jurnal Kelautan Nasional Vol 13, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkn.v13i2.6639

Abstract

Pengamatan sebaran dan luas hutan mangrove di Pulau Rambut telah dilakukan pada bulan November 2017 dan Juli 2010 dengan menggunakan analisis foto udara dan citra Geo Eye 1. Kunjungan lapang dilakukan untuk validasi lapang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah segementasi dan klasifikasi terbimbing menggunakan metode analisis berbasis objek (OBIA). Hasil analisis foto udara, data citra dan validasi data pengamatan lapangan, diestimasi bahwa sebaran dan luas hutan mangrove di Pulau Rambut adalah 16,73 ha untuk tahun 2010 dan 17,48 ha di tahun 2017 atau terjadi penambahan sebesar 0,75 ha. Mangrove di P. Rambut terdapat 10 jenis dan didominasi oleh rhizophora mucronata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis dijital berbasis objek terhadap foto udara hasil akuisisi menggunakan drone memberikan hasil yang lebih baik untuk pemetaan dinamika hutan mangrove jika dibandingkan dengan penggunaan citra satelit Geo Eye 1, dengan akurasi keseluruhan sebesar 77,3% dan nilai koefisien kappa sebesar 0,62.

Page 1 of 1 | Total Record : 5