cover
Contact Name
noor cholifah
Contact Email
lppm@stikesmuhkudus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@stikesmuhkudus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Indonesia Jurnal Kebidanan
ISSN : 25407503     EISSN : 25407538     DOI : -
Core Subject : Health,
Iurnal ini pertama kali di terbitkan tahun 2016 terbit 2 kali dalam tahunya dan di harapakan jurnal ini mampu terus konsisten terbit di tahun selanjutnya. Jurnal ini dapat di akses secara terbuka di halaman web http://ejr.stikesmuhkudus.ac.id/index.php/ijb. versi cetak hanya diberikan kepada kontributor yang artikel itu diterbitkan dalam IJB
Arjuna Subject : -
Articles 32 Documents
PERBEDAAN PENGGUNAAN PEMBALUT DAN PANTYLINER JENIS BIASA, HERBAL, DAN KAIN DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN Susanti, Eka Mei; Wijaya, Prawiti Sugeng
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2018): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Indonesia Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v2i1.427

Abstract

75% wanita di dunia pernah mengalami fluor albus (keputihan) paling tidak sekali dalam hidup dan 45% diantaranya mengalami fluor albus 2 kali atau lebih ( Persia, 2015). Penyebab tersering fluor albus (keputihan) patologis adalah infeksi ( Maya, 2011). Pembalut Herbal menggunakan pewangi yang bisa membunuh bakteri baik dan  dan memicu berkembangnya bakteri jahat sehingga bisa memicu infeksi bakteri ( Shabrina, 2016). Pemakaian Pantyliner merupakan salah satu faktor predisposisi timbulnya keputihan (Persia, 2015). Tujuan Penelitian untuk mengetahui Perbedaan Penggunaan Pembalut Dan Pantyliner Jenis Biasa, Herbal Dan Kain Dengan Kejadian Keputihan. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan kesimpulan menggunakan analitik komparatif. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer berupa lembar observasi yang dibagikan ke responden. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan chi square dan koefisien kontingensi untuk mengetahui kekuatan perbedaannya. Hasil Penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan antara Penggunaan Pembalut Dan Pantyliner Jenis Biasa, Herbal Dan Kain Dengan Kejadian Keputihan pada Mahasiswa prodi D III Kebidanan Stikes Paguwarmas. Kata Kunci     : Perbedaan, Pembalut, Keputihan 
GAMBARAN PELAKSANAAN INFORMED CONSENT BIDAN PRAKTIK MANDIRI (BPM) DALAM PELAYANAN KEBIDANAN DI KOTA SEMARANG mulyanti, lia; Chafidoh, Chafidoh; Damayanti, Fitriani Nur
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 2 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Indonesia Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v1i2.380

Abstract

Latar Belakang : Pada era sekarang ini muncul berbagai tuntutan hukum kepada dokter dan rumah sakit mengenai hak pasien dalam menerima pelayanan kesehatan yang menyeluruh. Menurut pasal 18 ayat (1) huruf b dan d Permenkes No.1464/MENKES/PER/X/2010 tentang ijin dan penyelenggaraan praktik bidan, menyatakan bahwa bidan dalam memberikan pelayanan harus memberikan informasi dan meminta persetujuan tindakan. Pelayanan kebidanan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir,dan keluarga berencana. Dari hasil studi pendahuluan yang dilakukan ke BPM didapatkan beberapa BPM yang memiliki informed consent dan dalam pengisiannya tidak lengkap hanya berisikan identitas dan sedikit BPM memiliki informed consent dan dalam pengisiannya lengkap. Hal tersebut dipengaruhi beberapa faktor antara lain terlalu banyaknya pasien, bahkan tidak adanya pasien yang datang ke BPM untuk periksa. Tujuan : Untuk mengetahui gambaran pelaksanaan informed consent pada Bidan Praktek Mandiri (BPM) dalam pelayanan kebidanan di Kota Semarang. Metode : penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Subyek penelitian adalah 40 BPM di Kota Semarang yang diambil secara propotional random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Uji statistik menggunakan analisis univariat. Hasil : Sebanyak 2,5% responden melakukan informed consent dengan baik, 7,5% responden melakukan informed consent dengan cukup, dan 90% responden melakukan informed consent dengan kurang. Simpulan : Sebagian besar BPM dalam pelaksanaan informed consent adalah kurang. Kata Kunci : Informed Consent, Pelayanan Kebidanan
PERAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN DETEKSI DINI KANKER SERVIKS Wigati, Atun; Nisak, Ana Zumrotun
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Indonesia Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v1i1.258

Abstract

Kanker serviks merupakan penyakit yang tejadi pada leher rahim (serviks). Kanker ini dipicu oleh infeksi human papilloma virus (HPV). Kanker serviks menempati urutan kedua dari seluruh kanker pada perempuan dengan insidensi 9,7% dan jumlah kematian 9,3% dari seluruh kanker pada perempuan di dunia. Tujuan penelitian untuk menganalisis peran dukungan keluarga dengan pengambilan keputusan wanita dalam melakukan deteksi dini kanker serviks. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain case control, sampel terdiri dari kelompok kasus dan kelompok kontrol masing-masing 43 responden pada setiap kelompok, yang diambil secara purposive sampling. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan pada semua wanita, baik yang sudah melakukan deteksi dan belum melakukan deteksi dini kanker serviks. Tehnik analisa data bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara peran dukungan keluarga dengan pengambilan keputusan melakukan deteksi dini kanker serviks. Manfaat penelitian untuk mengetahui bahwa peran dukungan keluarga dapat mempengaruhi wanita dalam melakukan deteksi dini kanker serviks, maka dari itu disarankan pada petugas kesehatan untuk memperluas sasaran promosi kesehatan, tidak hanya pada kelompok wanita saja tetapi pada keluarga dan khususnya suami. Sehingga kanker serviks dapat terdeteksi sedini mungkin. 
STUDY FENOMENOLOGI PERSEPSI REMAJA TENTANG FLOUR ALBUS PADA REMAJA PUTRI KELAS XII DI SMA N 05 KOTA TEGAL TAHUN 2018 Rahmanindar, Nora; Izah, Nilatul
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2018): Indonesia Jurnal Kebidanan
Publisher : Indonesia Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v2i2.526

Abstract

Flour Albus/ keputihan adalah cairan yang keluar dari alat genetalia perempuan (vagina) yang berlebihan selain air kencing atau darah, bersifat normal atau tidak normal. Vagina merupakan bagian yang rentan dengan infeksi bakteri karena keadaannya yang lembab, oleh karena itu sangatlah penting untuk selalu menjaga kebersihan bagian tubuh intim tersebut. Masalah yang sering muncul adalah keputihan, keputihan ada yang normal dan tidak normal, produksinya dapat meningkat jika seorang wanita sedang mengalami peningkatan jumlah hormone di saat sekitar masa menstruasi atau kelelahan berlebihan, sedang menggunakan obat-obat tertentu atau KB. Kebersihan atau pH di vagina ikut memengaruhi munculnya gejala keputihan. Keputihan disebabkan oleh masih minimnya kesadaran untuk menjaga kesehatan terutama kesehatan organ genetalia.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pendekatan fenomenologi. Jumlah informan 4 siswi SMA N 05 Kota Tegal. Pengumpulan data diperoleh dari wwancara mendalam sesuai dengan pedoman wawancara.  Hasil wawancara direkam dan dibuat catatan lapangan.Hasil wawancara pada responden yaitu informasi tentang perasaan, persepsi, pemahaman dan pengetahuan  remaja putri tentang  flour albus. Informasi ini dapat dijadikan sebagai acuan bagi peneliti lain  dalam memberikan konseling  pada remaja tentang flour albus/ keputihan.
HUBUNGAN KADAR HEMAGLOBIN DAN HEMATOKRIT DENGAN BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR PADA IBU DENGAN PRE EKLAMSIA DI RS MARGONO SOEKARDJO PURWOKERTO 2016 sumarni, sumarni
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Indonesia Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v1i1.223

Abstract

Preeklamsi merupakan salah satu penyebab kematian ibu dan penyebab kematian dan morbiditas perinatal yang sangat tinggi.  Pengaruh preeklamsia pada fetal dan bayi baru lahir adalah insufisiensi plasenta, asfiksia neonatorum, intra uterine growth retardation (IUGR), premature, abrasio plasenta,berat badan lahir rendah dan kematian janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar hemoglobin dan hematokrit dengan berat badan bayi pada ibu hamil dengan pre eklamsia. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik yaitu dan pendekatan waktu menggunakan case control retrospektif. Sampel pada penelitian ini adalah ibu hamil yang berkunjung dan atau di rujuk ke rumah sakit Margono Soekardjo pada tahun 2014-2015 sebesar 65 sampel. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling. Analisis data menggunakan analisis Pearson Correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada hubungan antara kadar hemoglobin dengan berat badan bayi baru lahir dengan nilai p: 0.002 dan kekuatan hubungan tinggi yaitu 0,989. Ada hubungan antara kadar hematokrit dengan berat badan bayi baru lahir (p:0,029) dengan kekuatan tinggi (0,817). Kesimpulan: Ada hubungan antara hemoglobin dan hemotokrit dengan berat badan bayi baru lahir
PERILAKU MENGAKSES SITUS PORNO PADA REMAJA BERDASARKAN POLA ASUH ORANG TUA Kusumastuti, Diah Andriani; Nasriyah, Nasriyah; Khairunnisa, Fania Nurul
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Indonesia Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v1i1.249

Abstract

Perilaku seks bebas remaja adalah cara remaja mengekspresikan dan melepaskan dorongan seksual yang berasal dari kematangan organ seksual dan perubahan hormonal dalam berbagai bentuk tingkah seksual, seperti berkencan intim,bercumbu dan kontak seksual.Tujuan penelitian ini intuk mengetahui hubungan perilaku akses situs porno pada remaja dengan pola asuh orang tua di SMK PGRI Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus. Jenis penelitian yang dilakukan adalah desain penelitian analitik korelatif. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa kelas X11 SMK PGRI Kaliwungu Kabupaten Kudus sejumlah 73 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X11 SMK PGRI Kaliwungu Kabupaten Kudus sejumlah 73 orang , karena jumlahnya kurang dari 100 maka diambil semua, sehingga sampel sebanyak 73 orang. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat dan bivariat.Hasil penelitian menyatakan pola asuh orang tua yang demkoratis 14 orang ( 13,6%) sedangkan pola asuh orang tua yang non  demokratis yaitu sebanyak 59 orang (84,4%). Perilaku akses situs porno yang jarang berdasarkan pola asuh demokratis sebanyak 14 orang (13,4%) dan yang sering mengakses situs porno adalah 8 orang (13,6%) dan yang jarang mengakses situs porno berdasarkan pola asuh non demokratis sebanyak 51 orang (86,4 %). Kesimpulannya Tidak terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku akses situs porno pada remaja.Kata Kunci      : situs porno, Remaja,pola asuh
FAKTOR RISIKO KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL (STUDI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SLAWI KAB. TEGAL) Fatkhiyah, Natiqotul
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2018): Indonesia Jurnal Kebidanan
Publisher : Indonesia Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v2i2.561

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi dimana jumlah dan ukuran sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin dibawah nilai batas normal, akibatnya dapat mengganggu kapasitas darah untuk mengangkut oksigen ke sekitar tubuh. Anemia merupakan indikator gizi buruk dan kesehatan yang buruk.Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor risiko kejadian anemia meliputi  umur, paritas dan usia kehamilan. Jenis penelitian yaitu penelitian observasional dengan rancangan case control. Populasi kasus  dalam penelitian ini adalah  seluruh ibu hamil dengan anemia, sedangkan populasi kontrolnya adalah ibu hamil yang tidak mengalami anemia. Pemilihan sampel pada kelompok kasus sebanyak 30 ibu dan kelompok kontrol sebanyak 30 orang dengan menggunakan tehnik accidental sampling, analisis data menggunakan uji Chi square dan Odd ratio. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan positif  faktor umur (p=0,029, OR=1,55-2,43) dan paritas (p=0,001, OR=1,55-2,43) dengan kejadian anemia dalam kehamilan.
ANALISIS MASALAH KESEHATAN PENDUDUK BERDASARKAN 12 INDIKATOR KELUARGA SEHAT RUMAH SUSUN TAMBORA Rahel, Tiarlin Lavida; Damayanti, Aswinda; Usman, Yustika; Sitorus, Betshy Selvia
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2018): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Indonesia Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v2i1.451

Abstract

Latar Belakang: Program Indonesia Sehat dalam agenda kelima Nawa Cita adalah meningkatkan kualitas hidup manusia. Program ini dipengaruhi oleh dinamika penduduk yang terus berkembang sehingga menimbulkan tantangan yang beragam seperti sosial ekonomi, kesehatan dan tuntutan adanya ketersediaan lahan dalam pemenuhan kebutuhan hidup. Kepadatan penduduk yang berbanding lurus dengan kebutuhan lahan hunian keluarga di rumah susun Tambora. Indeks keluarga sehat dapat digunakan untuk menganalisis masalah kesehatan berdasarkan 12 indikator dan secara tidak langsung menggambarkan kualitas penduduk.Tujuan: untuk menganalisa masalah kesehatan berdasarkan 12 indikator keluarga sehat di rumah susun.Metode: Penelitian menggunakan desain crossectional, sampel penelitian ini adalah masyarakat yang tinggal di Rusunawa (243jiwa) dan Rusunami(244jwa) Tambora. Teknik pengambilan sampel adalah purpose sampling dengan kriteria eksklusi responden yang tidak ada di rumah ketika pendataan. Pengambilan data dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner Indeks Keluarga Sehat (IKS). Penelitian ini dilakukan selama satu bulan. Data dianalisis dengan menggunakan Indeks Keluarga SehatHasil: Cakupan yang rendah yaitu anggota keluarga tidak merokok (34% vs. 26%), cakupan keluarga yang mengikuti program KB juga masih rendah di rusunawa dan rusunami (44,44% vs. 60%), cakupan bayi mendapatkan asi eksklusif di rusunawa lebih besar dibandingkan rusunami (90% vs. 66,67%).Simpulan: Faktor pengetahuan, pendidikan, kepercayaan (mitos) merupakan aspek secara tidak langsung mempengaruhi rendahnya cakupan keluarga mengikuti program KB, anggota keluarga tidak merokok dan bayi mendapatkan ASI Ekslusif. Disarankan bagi pengelola rumah susun untuk membuat peraturan dan himbauan tentang area bebas asap rokok, larangan merokok. Bagi puskesmas diharapkan membuat penyuluhan berkala tentang bahaya asap rokok, efek samping KB dan manfaat asi eksklusif.
KORELASI WAKTU PELAKSANAAN INISIASI MENYUSUI DINI (IMD) TERHADAP LAMA PERSALINAN KALA III DI PUSKESMAS KALIBAGOR KABUPATEN BANYUMAS Trisnawati, Yuli
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Indonesia Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v1i1.260

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini atau disingkat sebagai IMD merupakan program yang sedang gencar dianjurkan pemerintah yaitu dengan cara meletakkan bayi yang baru lahir di dada ibunya dan membiarkan bayi ini merayap untuk menemukan puting susu ibu untuk menyusu. Risiko tidak dilakukannya Inisiasi Menyusui Dini pada bayi adalah terjadinya kematian di jam pertama kelahirannya karena bayi tidak bisa menyesuaikan dengan lingkungan sekitarnya. Pada ibu, tidak dilakukannya Inisiasi Menyusui Dini berdampak terhadap prolong kala III persalinan sehingga dimungkinkan terjadinya resiko perdarahan, kelainan mengejan dan lain – lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rerata lama inisiasi menyusui dini, rerata lama persalinan kala III, dan hubungan antara inisiasi menyusui dini dengan lama persalinan kala III. Responden dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin di Puskesmas Kalibagor dengan metode accidental sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan chi square. Hasil penelitian ini adalah Rata-rata lama pelaksanaan IMD adalah 16,53, rata-rata lama persalinan kala III adalah 11,43, terdapat hubungan antara lama IMD dengan lama persalinan kala III (p=0.047) 
ANALYSIS EARLY DETECTION OF GROWTH AND DEVELOPMENT CHILDREN BY PRE – SCREENING QUESTIONNAIRE OF DEVELOPMENT (KPSP) AT CENTRAL JAKARTA IN OCTOBER 2017 Yulianti, Nova; Argianti, Putri; Herlina, Lily; Oktaviani, Siti Nur Indah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 2, No 1 (2018): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Indonesia Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v2i1.456

Abstract

ABSTRACTBackground. Indonesia is a developing country which is one of 117 countries that has three nutritional problems in toddlers namely stunting, wasting and overweight. Based on data of Basic Health Research (Riskesdas) on 2013 prevalence malnutrition in Indonesia has increased 1.7%. Approximately 16% of toddler experience motor development disorder and 1: 100 children have less intelligence and speech delay. The process of early detection and stimulation of growth and development into things that should not be underestimated in order to create a generation of quality successors who are able to grow and develop well. Early detection of growth and development is one effort that can be done early childhood teachers, mothers and teachers to detect any behavioral drift of growth.Methodology. This research used cross sectional with observational approach. Determination of location and sample using purposive sampling in BKB PAUD Serdang Urban Village Kemayoran Central Jakarta with sample amount 95 childrenResult. Showing that of 95 children 58 (61%) female and 37 (39%) men. Age of child in early childhood is highest in> 4 - 5 years amounted to 35 (36.8%) and 2 - 3 years amounted to 6 (6.3%). 1 Nutrition status was found less than 34 (37,9%), more nutrition 6 (6,3%) and Obesity 6 (6,3%). The results of early detection of child deviation by using Pre-Screening Development Questionnaire (KPSP) as many as 85 (89.5%) in accordance with the development, but there are 7 (7.4%) doubtful children and 3 (3.2) possibility of deviation.Key words. PAUD, KPSP

Page 1 of 4 | Total Record : 32