cover
Contact Name
JURNAL SOSIAL HUMANIORA
Contact Email
jsh.lppm@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsh.lppm@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sosial Humaniora
ISSN : 20874928     EISSN : 25500236     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Sosial Humaniora (JSH) mendorong pengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang sosial humaniora melalui penerbitan karya ilmiah berbasis hasil penelitian (orisinal).
Arjuna Subject : -
Articles 228 Documents
PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI PADA BIDANG KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN Ernawati, Ernawati; Iskandar, Abubakar; Pratidina, Ginung
JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol 9, No 1 (2018): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.197 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v9i1.1374

Abstract

Sampah merupakan sisa-sisa pembuangan dari setiap sumber produksi maupun non produksi berupa organik dan anorganik.Volume sampah dari hari ke hari semakin meningkat disebabkan oleh bertambahnya jumlah penduduk, membaiknya roda perekonomian, dan berubahnya perilaku masyarakat dalam berkonsumsi. Oleh karena itu perlu diberikan kompensasi agar pegawai dapat meningkatkatkan kinerjanya. Penelitian dilakukan di Bidang Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor yang dilaksanakan sejak bulan Januari-April 2014.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui realisasi pemberian kompensasi, mengetahui peningkatan kinerja pegawai, dan menguji pengaruh pemberian kompensasi terhadap peningkatan kinerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Populasi sebanyak 184 orang dan sampel sebesar 65 orang. Teknik pengumpulan data adalah observasi, angket dan dokumentasi, sedangkan data terdiri data primer dan data sekunder. Analisa data dalam penelitian ini adalah Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa koefisien korelasi -,216 yang artinya hubungan antara TPP dengan tanggungjawab sesuai kemampuan tidak signifikan.Koefisien korelasi -,007 yang artinya hubungan antara TPP dengan pekerjaan yang sesuai ketrampilan tidak signifikan.Selanjutnya untuk menguji perbedaan kiner pegawai digunakan uji t. Hasil penelitian menunjjukan bahwa rata-rata kinerja yang ditunjukan pada ketrampilan menyelesaikan pekerjaan adalah 129,000. Oleh karena nilai thitung>ttabel maka Ho diterima, atau rata-rata ketrampilan yang dimiliki pegawai adalah sama.Rata-rata kinerja yang ditunjukan pada kemampuan menyelesaikan pekerjaan adalah 115,111. Oleh karena nilai thitung>ttabel maka Ho diterima, atau rata-rata kemampuan yang dimiliki pegawai sama.
ANALISIS PERILAKU SISWA/I SMA/SEDERAJAT DI WILAYAH TENGAH KABUPATEN BOGOR DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN PERGURUAN TINGGI Yoesdiarti, Arti
JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol 9, No 1 (2018): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.847 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v9i1.1375

Abstract

Persaingan di dunia akademi, terutama perguruan tinggi, semakin ketat. Pemahaman akan perilaku konsumen pangsa pasar potensial akan sangat berharga bagi perguruan tinggi untuk melakukan pemasaran yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil siswa/i SMA sederajat, mengidentifikasi proses pengambilan keputusan dalam memilih jurusan dan perguruan tinggi, menganalisis atribut yang dianggap penting dalam memilih perguruan tinggi, dan menganalisis perguruan tinggi yang diminati oleh siswa/i SMA/sederajat di Wilayah Tengah Kabupaten Bogor. Penelitian dilakukan bulan September – Oktober 2017 dengan mengambil lokasi di 4 SMA negeri, 1 SMA swasta, 1 MA Negeri dan 1 MA swasta secara purposif dengan jumlah responden 302 orang. Data diolah secara deskriptif. Penilaian kepentingan kriteria pemilihan perguruan tinggi menggunakan skala Likert. Hasil menunjukkan bahwa orang tua responden mayoritas berpenghasilan ≤ Rp 5.000.000. Asal jurusan di sekolah mayoritas dari IPA. Minat responden cukup tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Hampir seluruh responden menilai bahwa melanjutkan ke perguruan tinggi adalah hal penting. Pengambilan keputusan untuk memilih perguruan tinggi didominasi oleh diri sendiri. Orang tua menjadi pengambil keputusan di peringkat kedua. Perguruan tinggi yang dipilih mayoritas berstatus negeri. Perguruan tinggi swasta hanya dipilih oleh 15,61% responden. Empat fakultas/program studi dengan peminat terbanyak berturut-turut adalah kedokteran, pendidikan, syariah/ilmu agama dan teknik. Secara keseluruhan, responden lebih banyak memilih jurusan berbasis IPS dibandingkan IPA. 39,50% Responden mengaku masih ragu dalam memilih jurusan, sementara 36,74% sudah merasa yakin akan keputusannya, dan 23,76% tidak yakin. Dari 10 media promosi, rata-rata responden mengakses 3 sampai 4 media. Media paling banyak diakses berturut turut adalah : media sosial, website, informasi dari guru. Tiga kriteria tertinggi dalam mmilih perguruan tinggi adalah tersedianya jurusan yang diminati, kualitas perguruan tinggi, lalu gedung dan sarana yang lengkap. Perguruan tinggi yang banyak dipilih adalah Universitas Indonesia (23,77%), IPB (16,59%), dan UGM (12,56%).
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN ELEKTRONIK (E-LEARNING) SEBAGAI PENGGANTI PERKULIAHAN KONVENSIONAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALITIS MAHASISWA Anggraini, Anita
JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol 9, No 2 (2018): OKTOBER
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.352 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v9i2.1101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran elektronik (e-learning) sebagai pengganti perkuliahan konvensional untuk meningkatkan kemampuan analitis mahasiswa.  Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi-experiment design.  Populasi penelitian adalah mahasiswa semester 1 program studi Akuntansi Universitas Pamulang tahun ajaran 2017/2018 dengan sampel dua kelas yang berjumlah 47 orang dan diambil dengan teknik cluster random sampling.  Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, studi dokumentasi, dan tes kemampuan berpikir analitis, dan dianalisis menggunakan paired sample t-test.  Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa tidak efektifnya penggunaan e-learning sebagai pengganti perkuliahan konvensional (non e-learning) sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir analitis peserta didik terhadap permasalahan-permasalahan pada mata kuliah Pengantar Akuntansi I.  Tetapi walaupun demikian, rata-rata kemampuan berpikir analitis kelompok e-leaning juga cukup besar, yaitu 67,23 sehingga e-learning juga cukup bagus untuk digunakan, tetapi mungkin tidak sebagai pengganti pembelajaran konvensional, melainkan sebagai suplemen (tambahan) dan/atau komplemen (pelengkap) pembelajaran.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN AKTIF BERBASIS KARAKTER Febriantina, Susan
JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol 9, No 2 (2018): OKTOBER
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.188 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v9i2.1311

Abstract

This research is to get factual data about the planning, implementation, supervision, and some problems of character-based active learning management at independent curriculum 2013 junior high schools in Depok. This research uses descriptive method. The result showed that character-based active learning management consists of learning planning, implementation, and supervisions which derived from unique school values. 
ANALISIS PENERAPAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN MELALUI PROGRAM SEKOLAH BERBASIS ALAM Nurellah, Andea; Sumantri, M Syarif; Purwanto, Agung
JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol 9, No 2 (2018): OKTOBER
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.223 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v9i2.1206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan karakter peduli lingkungan melalui program sekolah berbasis alam di internasional green school sumedang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Data dari penelitian ini adalah hasil observasi dan wawancara. Hasil dan kesimpulan penelitian mengungkapkan bahwa: (1) strategi penerapan karakter nilai peduli lingkungan siswa diterapkan melalui program pengembangan diri, pengintegrasian dalam mata pelajran, program sekolah,dan pengembangan proses, (2) peran lembaga pemerintah dalam perencanaan dan pelaksanaan penerapan karakter peduli lingkungan yaitu dengan menjalin kerjasama, (3) faktor pendukung penerapan karakter nilai peduli lingkungan di Internasional Green School Sumedang yaitu sekolah dan guru sudah melakukan pembiasaan, sedangkan faktor penghambatnya yaitu kurangnya kerjasama orang tua dalam menerapkan karakter peduli lingkungan di rumah dan konentrasi siswa terganggu apabila situasi pembelajaran yang diakukan di luar kelas terlalu ramai.
MODEL PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM TRANSAKSI BERBENTUK KLAUSULA BAKU Gilalo, Jacobus Jopie; Nurwati, Nurwati
Jurnal Sosial Humaniora Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.203 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v8i1.700

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui bentuk-bentuk perlindungan konsumen dalam transaksi perniagaan atas barang dan/atau jasa di Kota Bogor, dan untuk mengembangkan model klausula baku dalam bukti transaksi yang memberi perlindungan kepada konsumen. Adapun tujuan jangka panjang yang akan dicapai dari hasil penelitian ini adalah untuk mengetahui suatu model klausula baku dalam transaksi barang dan/atau jasa yang sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan jenis penelitian deskriptif, maka dalam menganalisis data penelitian ini, digunakan deskriptif kualitatif, yaitu suatu analisis yang sifatnya menjelaskan atau menggambarkan mengenai penemuan-penemuan yang berlaku dengan yuridis empiris/sosiologis, kemudian dikaitkan dengan kenyataan yang terjadi di masyarakat  dan akhirnya diambil kesimpulan, yaitu terumusnya model perlindungan konsumen dalam transaksi berbentuk Klausula Baku sebagaimana menurut Undang-Undang Perlindungan Konsumen dengan mengambil contoh di kota Bogor. Hasil yang ditargetkan dari penelitian ini adalah publikasi jurnal ilmiah terakreditasi dan terciptanya suatu hasil analisis mengenai model perlindungan konsumen dalam transaksi berbentuk klausula baku di kota Bogor. Dengan rumusan tersebut dapat menjadi dasar pertimbangan dalam memberi suatu perlindungan bagi konsumen. Dan yang menjadi luaran tambahan dari hasil penelitian ini dapat menjadi bahan ajar terutama pengayaan materi, khususnya tambahan bahan ajar pada disiplin ilmu hukum dan dapat pula dipergunakan oleh insan akademika guna pengembangan hukum perlindungan konsumen.KATA KUNCI: klausula baku, model perlindungan konsumen, transaksi. a model of consumer protection, transactions, standard clause. IN TRANSACTIONS WITH RAIN CLAUSULA IN TRANSACTIONS OF STANDARD CLAUSESABSTRACTThis research is to know the shape of consumer protection in commercial transactions for goods and/or services in the city of Bogor, and to develop models of standard clauses in a voucher that gives protection to the consumer. As for the long-term goals to be achieved from this research is to find out a model standard clause in the transaction of goods and/or services in accordance with Act No. 8 The year 1999 on Consumer Protection. The method used in this research is descriptive research, then in analyzing the data this study used descriptive qualitative, which an analysis of that nature to explain or describe the findings apply to the empirical juridical/sociological, then associated with the reality of the matter in society and ultimately be concluded, that formulated a model of consumer protection in the form of transaction in standard clause as according to the consumer protection Act by taking an example in the city of Bogor. Targeted results from this study are accredited scientific journal publications and the creation of an analysis result of the transaction model of consumer protection in the form of standard clauses in the city of Bogor. With such formulation may be a basic consideration in giving a protection for the consumer. And that became the additional output from this research can be instructional materials, especially the enrichment of material, in particular, additional teaching materials on the disciplines of law and may also be used by the personnel to the academic development of consumer protection law.
STUDI KRITIS KONSEP DAN APLIKASI PEMBINAAN MENTAL TNI AD Ilyas, Asmil
Jurnal Sosial Humaniora Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jsh.v7i2.489

Abstract

Pembinaan mental TNI AD adalah kegiatan dalam lingkungan TNI AD yang mengemban tugas dan kewajiban untuk membangun mental prajurit, PNS, TNI AD beserta keluarga besarnya. Tujuannya supaya terwujud keunggulan moral, soliditas dan profesionalisme prajurit TNI AD. Untuk mengembangkan pembinaan mental, TNI AD sudah berusaha dan membuat berbagai model dalam rangka mengembangkan sistem yang lebih baik. Namun, masih banyak oknum TNI AD (Kodam Jaya) yang melakukan tindakan yang kurang sesuai dengan moral agama dan negara. Asumsi penyebab utamanya adalah pendidikan dan bina mental rohani Islam masih kurang sesuai dengan keadaan dan akar permasalahan yang ada di TNI AD. Hal tersebut terjadi karena jika seseorang memahami dengan baik dan benar mengenai Islam, maka ia akan dapat berlaku lebih sopan, jauh dari perbuatan munkar, dan menjauhi bentuk kekerasan sampai tindak menyalahgunakan semua amanat yang dia sandang. Tujuan penelitian ialah untuk menganalisis masalah-masalah mendasar yang menjadi penyebab kurang efektifnya pembinaan mental di TNI AD, khususnya Kodam Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi dari konsep yang tidak efektif disebabkan oleh (1) kurang adanya keterlibatan langsung dari pimpinan dari Kodam Jaya, padahal TNI AD memiliki sifat loyalitas yang tinggi terhadap pemimpin; (2) materi yang diberikan tidak didasarkan pada kenyataan kasus moral TNI AD, khususnya Kodam Jaya; (3) pematerinya tidak mengikuti kurikulum yang sudah ditentukan dan diteliti sesuai dengan kebutuhan; (4) sistem pelajaran hanya mengikuti aturan umum, tidak terstruktur dalam hal waktu, tempat, dan pesertanya.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI KECAMATAN CIBADAK KABUPATEN SUKABUMI purnamasari, irma
Jurnal Sosial Humaniora Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.31 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v2i1.88

Abstract

The Development which is closing the needs of community is a demand on this autonomy era. However, many obstacles are found in every step of the executions, and one of them is planning. Ideally, the development planning should be participative and have orientation on the basic needs of the community. Sometimes these 2 things are abandoned due to following: (1) Lack of understanding on development planning from community and government officials; (2) The Community sometimes became pessimistic on the development planning as they ideas are difficult to be accommodated when it comes to higher process; (3) The Limitations of government officials and development agents (kader) which duty is to communicate the development planning to the community; (4) The Period of development planning is very short and very imbalance with the materials that need to be discussed and decided.
URGENSI KEPALA NEGARA DAN PENGANGKATANNYA DALAM ISLAM Sutisna, Sutisna
Jurnal Sosial Humaniora Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.173 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v5i2.535

Abstract

Islam adalah agama universal yang diturunkan oleh Allah Ta’ala ke muka bumi sebagai petunjuk danpedoman hidup bagi seluruh umat manusia pada umumnya dan umat Islam pada khususnya. Selainitu, Islam adalah agama yang komprehensif, yaitu mengatur seluruh sendi kehidupan manusia darimulai masalah pribadi hingga masalah kenegaraan termasuk dalam masalah mekanisme pemilihankepala negara. Pemilihan kepada negara berkaitan dengan penyelenggaraan sebuah negara sebagaisarana untuk menegakkan agama dan kesejahteraan bagi manusia. Menurut Ibnu Khaldun (2001),imamah (kepemimpinan umat) adalah tanggung jawab umum yang dikehendaki oleh peraturansyariat untuk mewujudkan kemaslahatan dunia dan akhirat. Oleh karena kemaslahatan akhirat, makakemaslahatan dunia seluruhnya harus berpedoman kepada syariat. Metode penelitian yangdigunakan adalah penelitian kualitatif. Data-data yang digunakan adalah data kualitatif yangbersumber dari buku-buku fikih Islam. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu mekanisme pemilihankepala negara dalam perspektif fikih Islam tidak disebutkan secara eksplisit di dalam Al-Qur’an danHadis sehingga ia masuk ke dalam masalah ijtihadiyah, serta bagi ahli hukum Islam dipersilahkanuntuk menggali dan menemukan formula yang terbaik dalam proses pemilihannya.
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK SECARA SOSIAL Fauziah, R. Siti Pupu; Rusli, Radif Khotamir
Jurnal Sosial Humaniora Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.169 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v4i2.476

Abstract

Pada awal manusia dilahirkan, manusia belum memiliki sifat sosial. Artinya, manusia belum memiliki kemampuan dalam berinteraksi dengan orang lain. Kemampuan sosial anak diperoleh dari berbagai kesempatan dan pengalaman bergaul dengan orang-orang di lingkungannya. Kebutuhan berinteraksi dengan orang lain telah dirasakan sejak usia enam bulan. Saat itu mereka telah mampu mengenal manusia lain terutama ibu dan anggota keluarganya. Anak mulai mampu membedakan arti senyum dan perilaku sosial lain, seperti marah (tidak senang mendengar suara keras) dan kasih sayang. Perkembangan sosial pada masa remaja berkembang kemampuan untuk memahami orang lain sebagai individu yang unik, baik menyangkut sifat-sifat pribadi, minat, nilai-nilai, atau perasaan sehingga mendorong remaja untuk bersosialisasi lebih akrab dengan lingkungan sebaya atau lingkungan masyarakat melalui persahabatan atau percintaan. Pada masa ini berkembangan sikap cenderung menyerah atau mengikuti opini, pendapat, nilai, kebiasaan, kegemaran, dan keinginan orang lain. Ada lingkungan sosial remaja (teman sebaya) yang menampilkan sikap dan perilaku yang dapat dipertanggung jawabkan, misalnya taat beribadah, berbudi pekerti luhur, dan lain-lain. Remaja diharapkan memiliki penyesuaian sosial yang tepat dalam arti kemampuan untuk bereaksi secara tepat terhadap realitas sosial, situasi, dan relasi, baik di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Page 1 of 23 | Total Record : 228