JPPP Lemlit
ISSN : 19797109     EISSN : 26154498
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan (JPPP) is an international journal which provides a forum for publishing research or review articles related to researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development.
Articles 82 Documents
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN SAINS BERBASIS BUDAYA LOKAL UNTUK MENGEMBANGKAN KOMPETENSI DASAR SAINS DAN NILAI KEARIFAN LOKAL DI SMP

Nengah Kariasa, I Wayan Suastra, Ketut Tika,

JPPP Lemlit Vol 5, No 3 (2011): Desember 2011
Publisher : JPPP Lemlit

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.755 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran berbasis budaya lokal yang efektif dalam meningkatkan kompetensi dasar sains dan nilai kearifan lokal. Tujuan khusus penelitian ini adalah 1) menganalisis perbedaan kompetensi dasar sains siswa antara yang belajar dengan model pembelajaran berbasis budaya dan belajar dengan model reguler, 2) menganalisis perbedaan prestasi belajar siswa antara yang belajar dengan model pembelajaran berbasis budaya dan model reguler, 3) menganalisis perbedaan kinerja ilmiah siswa antara yang belajar dengan model pembelajaran berbasis budaya dan model reguler. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 SMP Negeri di Singaraja yang berjumlah 1020 orang. Sampel kelas diambil secara acak yang terdistribusi 6 kelas sebagai kelas eksperimen dan 6 kelas sebagai kelas kontrol. Jumlah anggota sampel seluruhnya sebanyak 380 orang. Rancangan penelitian menggunakan Pretest-posttes Control Group Disign. Data tentang prestasi belajar sains siswa diambil dengan tes prestasi belajar dengan koefisen reliabiltas sebesar 0,72, sedangkan kinerja ilmiah siswa diambil dengan bantuan rubrik penilaian kinerja ilmiah. Data dianalisis dengan teknik MANOVA satu jalur dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil analisis data, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut. 1) Terdapat perbedaan kompetensi dasar sains siswa antara yang belajar dengan model pembelajaran berbasis budaya dan model reguler (F= 38,176; p<0.05). 2) Terdapat perbedaan prestasi belajar sains siswa antara yang belajar dengan model pembelajaran berbasis budaya dan model reguler (F= 25,575; p<0.05). 3) Terdapat perbedaan kinerja ilmiah siswa antara yang belajar dengan model pembelajaran berbasis budaya dan model reguler (F= 24,219; p<0.05). Dapat disimpulkan bahwa model pembelajan berbasis budaya lokal cukup efektif dalam meningkatkan kompetensi dasar sains siswa SMP.Kata-kata kunci : pembelajaran sains berbasis budaya lokal, kompetensi dasar, nilai kearifan lokal

Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar Muatan PPKn pada Tema 8 Subtema 1

Ifnasari, Ingedeautya Anindya

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.217 KB)

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar muatan PPKn siswa kelas 4 SD Ngipik pada tema 8 subtema 1 melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan dengan tiga kali pertemuan setiap siklusnya. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas 4 SDN Ngipik. Teknik dalam pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Proses pembelajaran pada kondisi awal tindakan guru sebesar 70,53% dan untuk tindakan siswa pada kondisi awal sebesar 71,73%. Lalu di lanjutkan dengan tindakan siklus I pada tindakan guru pertemuan pertama mendapatkan 75,73% dan untuk siswa pada siklus I pertemuan pertama mendapatkan 78,51%. Untuk siklus I pertemuan kedua tindakan guru mengalami kenaikan yaitu 78,59% dan untuk tindakan siswa juga mengalami kenaikan menjadi 82,86%. Untuk siklus II pertemuan pertama tindakan guru juga mengalami kenaikan sebesar 90,47% dan tindakan siswa pada siklus II pertemuan kedua menjadi 90,48, pertemuan yang terakhir pada siklus II pertemuan kedua tindakan guru meningkat menjadi 100% dan tindakan siswa juga meningkat menjadi 100%. Hasil penelitian yang sudah dilakukan juga menunjukkan adanya peningkatan perolehan proses hasil belajar. Pada saat kondisi awal sebesar 23,53% siswa yang mencapai ketuntasan. Pada siklus I terjadi peningkatan menjadi 58,82% yang sudah mencapai ketuntasan. Sedangkan untuk siklus II terjadi peningkatan menjadi 100% yang sama untuk ketuntasan. Dalam penelitian ini peneliti penerapan model pembelajaran PBL membuat siswa menjadi lebih aktif dan terjadinya interaksi antara siswa dengan siswa maupun siswa dengan guru sehingga dalam hal ini siswa mampu menyelesaikan permasalahan dan dapat meningkatkan proses dan hasil belajar muatan PPKn

IMPLEMENTASI KOOPERATIF TPS MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET

Sugiantara, I Wayan Eka

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 1, No 1 (2017): April 2017
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.041 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (chest pass dan bounce pass) bola basket. melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TPS. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI.MIPA.1 SMA Negeri 2 Singaraja, sejumlah 36 orang, yaitu 23 orang perempuan dan 13 orang laki-laki. Data dianalisis menggunnakan statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar secara klasikal teknik dasar passing bola basket pada siklus I adalah 7,2 (aktif), dan meningkat menjadi 8,5 (aktif) pada siklus. Sedangkan ketuntasan hasil belajar secara klasikal pada siklus I adalah 80,5% (baik), dan meningkat menjadi 100% (sangat baik) pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (chest pass dan bounce pass) bola basket meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada siswa kelas XI.MIPA.1 SMA Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2017/2018. Maka disarankan kepada guru penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe TPS ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (chest pass dan bounce pass) bola basket.

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TPS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING SEPAKBOLA

Satriawan, Komang Budi

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 1, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.796 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar keterampilan gerak passing permainan sepakbola menggunakan kaki bagian dalam. Penelitian ini merupakanpenelitian tindakan kelas, yaitu guru sebagai peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI UPW B SMK Negeri 1 Singaraja, sejumlah 35 siswa. Data dianalisis menggunnakan statistik deskriptif. Hasil analisis data aktivitas belajar pada siklus I secara klasikal adalah 46% dan meningkat menjadi 86% pada siklus II, sedangkan hasil belajar aspek sikap secara klasikal pada siklus I adalah 63% sedangkan pada siklus II adalah 91%, pada aspek pengetahuan siklus I diperoleh secara klasikal 51% dan meningkat menjadi 86% di siklus II. Aspek keterampilan siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 66% dan mingkat menjadi 89% pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar keterampilan gerak passing permainan sepakbola menggunakan kaki bagian dalam meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TPS. Disarankan kepada guru Penjasorkes agar mengimplementasikan model pembelajaran ini karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik passing sepakbola.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS (THINK-PAIR-SHARE) DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENYIMAK DIALOG PENDEK BAHASA INGGRIS

Wibowo, Hadi

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 1, No 3 (2017): Oktober 2017
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.443 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas XI A 5 SMK Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2017/2018. Kelas ini terdiri dari 41 orang siswa dengan komposisi siswa yaitu 18 orang perempuan dan 23 orang laki-laki. Dipilihnya siswa ini sebagai subjek penelitian dikarenakan siswa ini memiliki kemampuan yang rendah terhadap pemahaman menyimak sebelumnya. Obyek dari penelitian ini adalah hasil belajar menyimak dialog pendek bahasa Inggris. Lokasi Penelitian ini yaitu di kelas XI A 5 SMK Negeri 2 Singaraja. Penelitian ini didasarkan pada observasi awal yang mengindikasikan siswa memiliki masalah dalam menyimak. Sesuai dengan tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan hasil belajar dalam menyimak maka penelitian ini dilakukan dalam bentuk penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas (action research) ini dilukiskan dalam proses siklus atau spiral yang terdiri atas beberapa langkah yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Masing- masing siklus terdiri dari tiga session yang mana dua session untuk tindakan dan satu session lagi untuk test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar menyimak siswa meningkat dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Ini bisa dilihat dari rata-rata skor siswa dalam test. Rata-rata skor siswa pada pre test adalah 54,50. Kemudian meningkat menjadi 72,75 pada siklus I. Hasil ini tidak memuaskan karena belum memenuhi kriteria ketuntasan yang sudah ditargetkan peneliti. Hasil dari skor siswa meningkat setelah peneliti memodifikasi kegiatan belajar mengajar pada siklus II. Sebagai hasilnya rata – rata skor siswa meningkat menjadi 85,75 dan 95% siswa sudah mencapai ketuntasan belajar yang berarti sudah melebihi dari yang ditargetkan yaitu 75%. Dari hasil penelitian tersebut bisa disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) bisa meningkatkan kemampuan menyimak siswa

Implementasi Metode Eksperimen dalam Meningkatkan Prestasi Belajar IPA

Warsiki, Ni Made

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.685 KB)

Abstract

This research was conducted in Class IX-13 SMP Negeri 2 Singaraja in odd semester of 2016/2017, with condition of learning achievement of IPA not yet fulfill KKM. The purpose of this classroom action research is to improve students learning achievement through experimental methods. The method of data collection through the test of learning achievement, which then analyzed by using descriptive method quantitative. The data were presented in the form of average learning achievement and learning mastery procession. The results obtained from this study is the students learning achievement initially averaged only 73.56 with mastery learning 52.78%, then after the implementation of Cycle I student achievement increased to an average of 79.22 with learning completeness reached 83.33 %. Cycle II also happened improvement of student achievement reach 79,76 and learning comprehension 86,11%. The conclusion obtained from this research is Implementation of experimental method can improve student achievement in class IX-13 odd semester, academic year 2016/2017.

Pengaruh Model Pembelajaran Example Non Example terhadap Hasil Belajar IPS

Suadnyana, Rai

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.173 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk megetahui perbedaan yang signifikan  kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Example Non Example dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus II Kuta Utara. Jenis penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan desain penelitian non-equivalent control group design. Sampel ditentukan dengan rumus random sampling dengan mengacak kelas yang terlebih dahulu dilakukan uji kesetaraan pada setiap anggota populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IV SD No. 2 Tibubeneng  sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV SD No. 3 Tibubeneng sebagai kelompok kontrol, dengan jumlah masing – masing kelompok sebanyak 32 siswa pada kelompok eksperimen dan 32 siswa pada kelompok kontrol. Hasil Data kompetensi pengetahuan IPS dikumpulkan dengan instrumen tes objektif pilihan ganda berjumlah 30 butir tes yang telah divalidasi data di analis dengan Uji-t. Analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Example Non Example dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada kelas IV SD Gugus II Kuta Utara hal tersebut dibuktikan dengan hasil thitung 3,23> ttabel = 2,00. Rata – rata  kompetensi pengetahuan IPA siswa kelompok eksperimen 69,09 > 67,27 kelompok kontrol. Dapat disimpulkan model pembelajaran Example Non Example berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas IV SD Gugus II Kuta Utara. 

Penerapan Strategi PLEASE (Pick, List, Evaluate, Activate, Supply, End) Berbantuan Metode Outdoor Activity untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Deskripsi

Sasmi Wulandari, Dian

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.244 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VIII A1 SMP Negeri 1 Singaraja dengan strategi PLEASE berbantuan metode outdoor activity, (2) mengetahui langkahlangkah penerapan strategi PLEASE berbantuan metode outdoor activity  dalam meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa VIII A1 SMP Negeri 1 Singaraja, dan (3) mengetahui respons siswa kelas VIII A1 SMP Negeri 1 Singaraja  terhadap penerapan  strategi PLEASE berbantuan metode outdoor activity dalam meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam satu siklus, yang terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A 1 SMP Negeri 1 Singaraja, berjumlah 30 orang dengan rincian 9 orang putra dan 21 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif.  Hasil analisis data rata-rata nilai keterampilan menulis deskripsi pra siklus yaitu sebesar 73,8 dengan ketuntasan klasikal 10% dan rata-rata nilai keterampilan menulis teks deskripsi pada siklus I yaitu sebesar 89,5 dengan ketuntasan klasikal 93%. Dari data hasil belajar tersebut dapat dikatakan bahwa hasil belajar keterampilan menulis teks deskripsi pada pra siklus ke siklus I mengalami peningkatan sebesar 83%.   Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa hasil belajar keterampilan menulis teks deskripsi  meningkat melalui penerapan strategi PLEASE berbantuan metode outdoor activity pada siswa kelas VIII A 1  SMP Negeri 1 Singaraja. Disarankan kepada guru bahasa Inggris untuk mengaplikasikan strategi PLEASE berbantuan metode outdoor activity karena dapat meningkatkan hasil keterampilan menulis teks deskripsi.

Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 5e Berbantuan Media Lingkungan Terhadap Kompetensi Pengetahuan Ipa

Dewi, Ni Putu Santika

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.545 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5E berbantuan media lingkungan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara tahun ajaran 2017/2018. Desain penelitian ini adalah Penelitian Eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara yang berjumlah 332 orang yang tersebar dalam 9 kelas. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV A SDN 1 Peguyangan dengan jumlah 43 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SDN 12 Peguyangan dengan jumlah 41 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dalam bentuk tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh thitung= 4,453 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dan dk = 82 diperoleh nilai ttabel = 1,989 sehingga thitung =  4,453 > ttabel = 1,989. Berdasarkan kriterian pengujian, maka Ho ditolak. Adapun nilai rata-rata kompetensi pengetahuan IPA pada kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media lingkungan adalah 81,53, sedangkan pada kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional adalah 72,82. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media lingkungan terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara tahun ajaran  2017/2018. 

Kontribusi Disiplin Belajar dan Motivasi Berprestasi Terhadap Hasil Belajar Matematika

Dewi, Komang Mia Sutrisna

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.161 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi disiplin belajar dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Sawan Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini adalah penelitian “ex-post facto” dengan jumlah populasi 163 orang dan jumlah sampel 110 orang. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Alat pengumpul data berupa kuesioner dan pencatatan dokumen, analisis data dengan teknik regresi sederhana dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat hubungan yang signifikan antara disiplin belajar terhadap hasil belajar matematika dengan koefisien korelasi sebesar 0,475, kontribusi sebesar 22,5%, dan sumbangan efektifnya sebesar 17,29%, 2) terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi terhadap hasil belajar matematika dengan koefisisen korelasi sebesar 0,573, kontribusi sebesar 32,8%, dan sumbangan efektifnya sebesar 28,21%, 3) secara bersama-sama terdapat hubungan yang signifikan antara disiplin belajar dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar matematika dengan koefesien korelasi sebesar 0,675 dan kontribusinya sebesar 45,5% terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD di gugus III Kecamatan Sawan Tahun Pelajaran 2017/2018