cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 18584543     EISSN : 26156091     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran (JIPP) is an international journal which provides a forum for publishing research or review articles related to researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development.
Arjuna Subject : -
Articles 95 Documents
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA ANIMASI TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V Purnawan, Indra
Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.889 KB) | DOI: 10.23887/jipp.v2i2.15404

Abstract

This study aims to determine the significant differences in knowledge of science students using learning-assisted Problem Based Learning model of Animation media with students who are taught using conventional learning. This research type is quasi experiment with Nonequivalent control group design. Population in this research is all student of class V at SD Gugus I Gusti Ngurah Rai East Denpasar year lesson 2016/2017 which amounts to 293 person.Pen sampel sample in this research done by technique of Purposive Sampling, first drawing class that eligible then drawing result given pretest to determine equality. After the equivalent on the basis of the t test the drawback is made to determine the experimental and control class. Data collection in this research is done by test method to collect data of science knowledge competence of student. Data value posttest knowledge of IPA is analyzed using t test. Based on the result of hypothesis test with t test, obtained value tcount2,75> ttabel2,00 at 5% significant level with dk 65 there H0 rejected and Ha accepted. This shows that there was a significant difference of science knowledge competence between students who were taught through the model of Learning-based Intercourse with animation with students who were taught by conventional learning in grade V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai. In addition, based on the analysis with descriptive statistics obtained the average value of knowledge competence of science class of experiments 74.27> control class 68.09. Thus, it could be concluded that the application of Problem Based Learning model assisted by the media of Animation has an effect on the knowledge competence of science students of grade V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai East Denpasar academic year 2016/2017.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR Pradani, Ni Made Ninda
Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128 KB) | DOI: 10.23887/jipp.v2i2.15606

Abstract

This study aims to 1) describe and explain the differences in science learning outcomes between students who follow the Vee Heuristic learning model assisted by video media with direct learning models, in class VIII in SMP Negeri 5 Denpasar, 2) describe and explain differences in science learning outcomes, between students who followed the Vee Heuristic learning model with students who followed the direct learning model in groups of students who had high learning motivation, 3) described and explained the differences in science learning outcomes between students who followed the Vee Heuristic learning model, with students who followed the direct learning model in groups students who have low learning motivation. The population in this study were all students class VIII SMP Negeri 5 Denpasar which amounted to 386, with a sample of 64 people taken at random. Learning outcomes data, collected by learning outcomes test, while learning motivation data collected by questionnaire. Data were analyzed by using two-way ANOVA analysis and continued with Tukey test. The results showed that: (1) there are differences in science learning outcomes among students who followed the Vee Heuristic model assisted by video media, with students who took the direct learning model for eighth grade students in SMP Negeri 5 Denpasar with a significance value of 0.001 in "Model" (A ) less than 0.05,(2) There are differences in science learning outcomes, among students who follow the Vee Heuristic learning model assisted by video media, with students who follow the direct learning model in groups of students who have high learning motivation with a signification value of 0.001 less than 0.05. (3) There are differences in science learning outcomes, between students who joined the Vee Heuristic learning model assisted by video media, and students who took the direct learning model in groups of students who had low learning motivation with a signification value of 0.001 less than 0.05. The implications in this study are efforts to apply the Vee Heuristic learning model assisted by video media in science learning and efforts to apply direct learning models in science learning, by paying attention to student learning motivation.
PENGARUH MODEL SELF-DIRECTED LEARNING TERHADAP KEMANDIRIAN DAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS VIII SMP N 3 SINGARAJA Handayani, Ni Nyoman Lisna
Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.278 KB) | DOI: 10.23887/jipp.v1i1.11957

Abstract

                Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh model pembelajaran Self-Directed Learning terhadap kemandirian belajar dan prestasi belajar IPA. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan The Posttest-Only Control-Group Desain. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 3 Singaraja 2012/2013 yang terdiri dari 10 kelas dengan jumlah populasi 307 siswa. Sebanyak 120 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik group random sampling. Data kemandirian belajar dikumpulkan dengan kuesioner dan prestasi belajar IPA menggunakan tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA (multivariat Analysis of Variance) berbantuan SPSS 17.00 for windows.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, kemandirian belajar antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Self-Directed Learning secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F sebesar 36,028 dan p < 0,05). Kedua, prestasi belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran model Self-Directed Learning secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F sebesar 29,537 dan p < 0,05). Ketiga, secara simultan kemandirian belajar dan prestasi belajar antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Self-Directed Learning secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F sebesar 34,48 dan p < 0,05). 
ANALISIS SIKAP DAN MUATAN PEMBELAJARAN SBdP PADA TEMA LINGKUNGAN SAHABAT KITA KURIKULUM 2013 KELAS V SERTA POTENSI BUDAYA LOKAL PENDUKUNG DALAM PEMBELAJARAN Lodo, N. S. A.
Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.833 KB) | DOI: 10.23887/jipp.v1i1.11962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan nilai-nilai sikap dan nilai-nilai budaya lokal pendukungnya dalam Kurikulum 2013 tema Lingkungan Sahabat Kita Kelas V Sekolah Dasar. Subjek penelitian meliputi budayawan, guru SBDP, guru Kelas V dan orang tua siswa. Data yang dikumpulkan menggunakan pedoman pencatatan dokumen dan wawancara kemudian data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) nilai-nilai sikap spiritual yang termuat adalah taat beribadah dan beprilaku syukur, 2) nilai-nilai sikap sosial yang termuat yaitu jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli dan percaya  diri dan 3) nilai-nilai budaya lokal yang muncul dalam aktivitas anak Kelas tinggi yang mendukung pengembangan nilai-nilai sikap pada tema Bangga Sebagai Bangsa Indonesia yaitu, beberapa jenis permainan tradisional, cerita anak (satua), bernyanyi (magending), mengucapkan salam, dan kegiatan sembahyang (mebanten).  Selanjutnya, dari hasil temuan-temuan tersebut juga dihasilkan prototipe buku cerita anak berbasis budaya lokal pada tema Lingkungan Sahabat Kita di Kelas V sekolah dasar, yang dapat digunakan sebagai suplemen untuk buku siswa.
EVALUASI DISKREPANSI TERHADAP IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MUATAN PELAJARAN PKn TEMA CITA-CITAKU DI KELAS IV SD SE-KECAMATAN DENPASAR TIMUR Widyaningsih, Ni Wayan
Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.607 KB) | DOI: 10.23887/jipp.v1i2.11969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui diskrepansi terhadap implementasi pendekatan saintifik pada muatan pelajaran PKn tema Cita-Citaku di kelas IV SD se-Kecamatan Denpasar Timur. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan model diskrepansi. Populasi dalam penelitian ini adalah guru kelas IV SD di Kecamatan Denpasar Timur yang terdiri dari 6 gugus dan terdapat 36 sekolah. Sampel diambil dengan teknik multistage random sampling. Data yang dikumpulkan adalah perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran, data persepsi guru dan hasil belajar PKn. Data perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pendekatan saintifik dikumpulkan dengan rubrik observasi, data persepsi guru terhadap pendekatan saintifik dikumpulkan dengan kuesioner,  serta data hasil belajar PKn dikumpulkan dengan pencatatan dokumen. Data dianalisis dengan statistik deskriptif kuantitatif dan korelasi product moment. Diskrepansi yang terjadi terkait dengan perencanaan pembelajaran berpendekatan Saintifik pada muatan pelajaran PKn sebesar 32.97 dengan kategori kecil , diskrepansi yang terjadi terkait dengan pelaksanaan pembelajaran berpendekatan saintifik pada muatan pelajaran PKn sebesar 40,19 dengan kategori sedang, diskrepansi yang terjadi terkait dengan penilaian pembelajaran berpendekatan Saintifik pada muatan pelajaran PKn sebesar 38.21 dengan kategori kecil, diskrepansi terhadap implementasi pembelajaran berpendekatan saintifik pada muatan pelajaran PKn sebesar 37.13 dalam kategori kecil, persepsi guru terhadap pendekatan saintifik sebesar 73.33 dengan kategori baik, hasil belajar PKn siswa kelas IV sebesar 77.34 dengan kategori baik,  serta kontribusi kualitas pengelolaan pembelajaran berpendekatan saintifik terhadap hasil belajar PKn adalah signifikan dengan koefisien determinasi sebesar 0.41 dan termasuk korelasi sedang. 
PENGARUH KONSELING KOGNITIF BEHAVIORAL MODEL AARON BECK DENGAN STRATEGI MANAJEMEN DIRI TERHADAP SELF AUTONOMY DITINJAU DARI URUTAN KELAHIRAN SISWA MELALUI LESSON STUDY Padmi, Ni Made Diah
Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.666 KB) | DOI: 10.23887/jipp.v1i2.11974

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) adanya perbedaan pengaruh konseling kognitif behavioral model Arron Beck dengan strategi managemen diri dan konseling konvensional terhadap self autonomy, (2) adanya perbedaan self autonomy ditinjau dari urutan kelahiran anak, (3) adanya pengaruh interaksi antara model konseling dengan urutan kelahiran anak terhadap self autonomy. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain two factorial design, Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. Teknik pemilihan sampel yang digunakan untuk menentukan sampel penelitian adalah Purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, buku harian, kuesioner dan pencatatan dokumen. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan Anava dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat perbedaan yang signifikan pengaruh konseling kognitif behavioral model Aaron Beck dengan strategi managemen diri dan konseling konvensional terhadap self autonomy, (2) terdapat perbedaan yang signifikan self autonomy ditinjau dari urutan kelahiran anak (3) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model konseling dengan urutan kelahiran anak terhadap self autonomy. 
POTENSI DUKUNGAN BUDAYA LOKAL DALAM PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 : KASUS MUATAN SIKAP PADA TEMA BERBAGAI PEKERJAAN Tiyani, N.L.P.
Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1, No 3 (2017): Oktober 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.148 KB) | DOI: 10.23887/jipp.v1i3.11987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis dan mendeskripsikan nilai sikap spiritual, (2) menganalisis dan mendeskripsikan nilai sikap sosial, (3) menganalisis dan mendeskripsikan nilai budaya lokal dalam aktivitas anak kelas tinggi yang mendukung muatan sikap spiritual dan sikap sosial pada tema Berbagai Pekerjaan Kelas IV Sekolah Dasar. Metode penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif dengan variabel nilai sikap spiritual, nilai sikap sosial, dan nilai budaya lokal. Subjek penelitian ini adalah: budayawan, guru kelas IV, dan orang tua siswa. Instrumen yang digunakan adalah pencatatan dokumen dan pedoman wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil temuan menunjukkan muatan sikap spiritual yang muncul yaitu ketaatan beribadah, berperilaku syukur dan toleransi dalam beribadah. Muatan sikap sosial yang muncul yaitu jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, dan percaya diri. Potensi budaya lokal yang mendukung muatan sikap spiritual ketaatan beribadah adalah kegiatan sembahyang seperti mebanten saiban dan mesegeh; berperilaku syukur didukung oleh mendengarkan satua seperti Bawang Teken Kesuna; dan toleransi dalam beribadah didukung oleh salam budaya lokal seperti Om Swastiastu dan Om Shanti, Shanti, Shanti Om. Potensi budaya lokal yang mendukung muatan sikap sosial jujur adalah mendengarkan satua seperti I Lutung Teken I Kekua; disiplin didukung oleh permainan tradisional seperti magoak-goakan dan meong-meongan; tanggung jawab didukung oleh bernyanyi gending rare seperti Putri Cening Ayu; peduli didukung oleh mendengarkan satua seperti Bawang Teken Kesuna; dan percaya diri didukung oleh mendengarkan satua seperti Pan Balang Tamak.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL MENGGUNAKAN CAMTASIA STUDIO 8.5 PADA MATAKULIAH SISTEM INFORMASI GEOGRAFI (SIG) Rahmad, Riki; Yuniastuti, Eni; Wirda, Mona Adria
Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.854 KB) | DOI: 10.23887/jipp.v2i1.13040

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran dalam bentuk video tutorial menggunakan aplikasi Camtasia Studio 8.5 pada mata kuliah Sistem Informasi Geografi (SIG) di Jurusan Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. Langkah-langkah dalam penelitian pengembangan ini adalah: (1)tahap pendahuluan, (2) tahap perancangan media video tutorial, (3) tahap pembuatan media video tutorial, (4) tahap validasi media, (5) tahap pengujian media video tutorial, dan (6)tahap evaluasi media. Hasil penelitian menunjukkan Hasil uji kelayakan dari segi materi pada pengembangan video tutorial menggunakan Camtasia Studio 8.5 pada matakuliah Sistem Informasi Geografi (SIG) dikategorikan sangat layak untuk digunakan dengan catatan perlu dilakukan revisi. Sedangkan hasil uji kelayakan dari segi media dikategorikan cukup layak digunakan dengan beberapa revisi, diantaranya: penambahan teks dan tulisan, musik, detail petunjuk tombol, dan lain sebagainya. Hasil respon mahasiswa mengenai pengembangan video tutorial menggunakan Camtasia Studio 8.5 pada matakuliah Sistem Informasi Geografi (SIG) masuk dalam kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan video sudah bagus dan mendapatkan respon positif dari mahasiswa. Kata kunci: pembelajaran, media , Camtasia Studio, SIG ABSTRACT This study aims to produce instructional media in the form of video tutorial using Camtasia Studio 8.5 application in Geography Information System (GIS) course in Geography Education Department Faculty of Social Sciences, Universitas Negeri Medan. The steps in this development research are: (1) preliminary stage, (2) video tutorial design stage, (3) video media tutorial development stage, (4) media validation stage, (5) video media tutorial testing stage, and (6) stage of media evaluation. The results showed that the results of the material feasibility test on the development of video tutorials using Camtasia Studio 8.5 in the Geography Information System (GIS) course are considered very appropriate to be used with the need to revise. While the feasibility test results in terms of media categorized quite feasible to use with some revisions, including: the addition of text and writing, music, detail buttons, and so forth. The result of students response about video tutorial development using Camtasia Studio 8.5 on Geography Information System (GIS) course in good category. This shows that video development is good and get positive response from students. Keywords: learning, media, Camtasia Studio, GIS
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CTL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATA PELAJARAN IPA rahmawati, tutut rahmawati
Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.362 KB) | DOI: 10.23887/jipp.v2i1.13765

Abstract

                                    AbstractThe purpose of this research is to describe teacher activity, student activities and student learning outcomes. Improving motivation to learn science by applying CTL learning model. The variable that became the target of change in this research is the learning motivation of IPA, while the variable of action used in this research is CTL learning model. increased motivation to learn science after held a class action using CTL learning model. It can be shown by the increase of students learning motivation from before and after action. This data is obtained through Metaalalis from various previous penetillors in the same case that is the application of CTL learning model to improve student learning outcomes.Keywords: CTL Learning Model, Learning Outcomes                                         AbstrakTujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa. Meningkatkan motivasi belajar IPA dengan menerapkan model pembelajaran CTL. Variabel yang menjadi sasaran perubahan dalam penelitian ini adalah motivasi belajar IPA, sedangkan variabel tindakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran CTL. peningkatan motivasi belajar IPA setelah diadakan tindakan kelas dengan menggunakan model pembelajaran CTL. Hal itu dapat ditunjukkan dengan meningkatnya Motivasi belajar IPA siswa dari sebelum dan sesudah tindakan. Data ini diperoleh melalui Metaanalis dari berbagai penetili sebelumnya menganai kasus yang sama yaitu penerapan model pembelajaran CTL untuk meningkatkan hasil belajar siswa.Kata kunci : Model Pembelajaran CTL, Hasil Belajar
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN COPERATIVE SCRIPT DAN KEMAMPUAN BERPIKIR HISTORIS TERHADAP HASIL BELAJAR SEJARAH SMA NEGERI 2 KOTO XI TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN PROVINSI SUMATERA BARAT Alwahid, Ibnu Habib; Sarkadi, Sarkadi; Umasih, Umasih
Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.317 KB) | DOI: 10.23887/jipp.v2i2.14509

Abstract

AbstractThis study aims to find and obtain empirical data the influence of cooperative script learning methods and the ability to think historically on the outcomes of SMA Negeri 2 Koto XI Tarusan Pesisir Selatan Regency in the Lesson Year 2017/2018. This research took place from February 2018 to March 2018. The method used in this research is the experimental method with design treatment by level 2x2. In this study the instruments used are for the ability of historical thinking and learning outcomes are bebrbentuk multiple choice test. The results of this study indicate that: 1) the result of learning history of students who follow cooperative script learning method is higher than students who follow the conventional learning method, 2) terrdapat interaction effect between learning methods with the ability to think historically on student learning outcomes, 3) students who are given cooperative script learning method with higher historical thinking ability than students given conventional learning method with high historical thinking ability. 4) the result of student history learning given cooperative script learning method with having low historical thinking ability lower than students are given conventional learning methods with low historical thinking ability.Keywords: Historical learning result, cooperative script learning method, historical thinking abilityAbstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatan data yang empiris pengaruh metode pembelajaran cooperative script dan kemampuan berpikir historis terhadap hasil belajar SMA Negeri 2 Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Pada Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini berlangsung dari bulan februari 2018 sampai Maret 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain treatment by level 2x2. Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan adalah untuk kemampuan berpikir historis dan hasil belajar adalah bebrbentuk tes pilihan ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) hasil belajar sejarah siswa yang mengikuti metode pembelajaran cooperative script lebih tinggi dari siswa yang mengikuti metode pembelajaran konvensional, 2) terrdapat pengaruh interaksi antara metode pembelajaran  dengan kemampuan berpikir historis terhadap hasil belajar siswa, 3) hasil belajar sejarah siswa yang diberikan metode pembelajaran cooperative script dengan memiliki kemampuan berpikir historis tinggi lebih tinggi dari siswa yang diberikan metode pembelajaran konvensional dengan memiliki kemampuan berpikir historis tinggi.4) hasil belajar sejarah siswa yang diberikan metode pembelajaran cooperative script dengan memiliki kemampuan berpikir historis rendah lebih rendah dari siswa yang diberikan metode pembelajaran konvensional dengan memiliki kemampuan berpikir historis rendah. Kata Kunci : Hasil belajar sejarah, Metode pembelajaran cooperative script, Kemampuan berpikir historis

Page 1 of 10 | Total Record : 95