cover
Contact Name
Uslan Hidayat
Contact Email
uzlandputra@gmail.com
Phone
+6282234306793
Journal Mail Official
samakia.aperiki16@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Sains & Teknologi Universitas Ibrahimy
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Published by Universitas Ibrahimy
ISSN : 20863861     EISSN : 25032283     DOI : https://doi.org/10.35316/jsapi
Core Subject : Science, Education,
Samakia Journal is one means of disseminating information on research results and science and technology advancement in fishery field managed by Faculty of Science and Technology University Ibrahimy. Since 2010, journal issuance is done 2 times a year, ie in February and August. Since 2016 the publication was conducted in April and October.
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 8 No 1 (2017): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan" : 7 Documents clear
PENENTUAN RANGE DOSIS IMUNOSTIMULAN DAN LAMA WAKTUPERENDAMAN TERBAIK PADA EKSTRAK KASAR FENOLGracilaria sp. SEBELUM UJI TANTANG BAKTERI Aeromonas sp. DENGAN MENGGUNAKAN LC50 Kurniawati, Ismaningdyah; Maftuch, Maftuch; Hariati, Anik Martinah
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 8 No 1 (2017): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jsapi.v8i1.266

Abstract

Dosisimunostimulan yang diberikan kepada ikan harus tepat, tidak boleh kurang dan tidak boleh berlebihan. Hal ini karena sifat imunostimulan yang hanya dapat bekerja pada dosis yang optimal. Oleh karena itu, metode untuk menentukan dosis dan teknik pemberian imunostimulan harus dikaji secara mendalam. Penelitian tentang penentuandosisdanwaktumaserasiterbaikpadaekstrakkasarfenolGracilaria sp. menggunakan LC50inibertujuanuntukmengetahuiberapadosisterbaikdanberapa lama waktuterbaik yang digunakanpada proses perendamandenganekstrak. Range dosis yang digunakanyaitu 1 g/l; 1,5g/l; 2 gr/l; 3 g/l; 4 g/l dan 5 g/l. Hasilpengamataninimenunjukkanbahwadosis ≥ 3 gr/l memiliki LC50 10 jam. Sedangkandosis ≤ 3 gr/l memiliki LC5014 jam.Penelitianlanjutandilanjutkanpada range waktuuntuk lama perendamanyaitu 10, 12 dan 14 jam. Hasilpenelitianmenunjukkanpada lama perendaman 12 jam menunjukkan LC50 15 jam. Sehinggadapatdisimpulkanbahwadosis yang dapatdigunakanuntukujiimunostimulanadalah 1, 1,5dan 3 g/l dengan lama perendamankurangdari
MYXOSPOREASIS PADA IKAN KOI (Cyprinuscarpio) Prihartini, Novia Christi; Alfiyah, Alfiyah
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 8 No 1 (2017): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jsapi.v8i1.267

Abstract

Penyakit Myxosporeasis yang disebabkan oleh Filum Myxozoa merupakan parasit obligat yang banyak mendominasi di perairan.Myxozoa mudah dikenali dengan adanya spora multiselular yang memiliki polar kapsul yang khas, dan memiliki jumlah spesies yang cukup banyak (lebih dari 1350 spesies) terutama dari kelas Myxosporea.Siklus hidup parasit ini terjadi secara horizontal (tidak langsung) yang melibatkan invertebrata (oligochaeta) dan sejumlah vertebrata (ikan atau amfibi).Perkembangan spesies ini cukup pesat selama 30 tahun terakhir khususnya di sektor perikanan budidaya, dan masuk kedalam pathogen ikan yang perlu diwaspadai keberadaannya di perairan karena dapat menyebabkan kerugian ekonomi.Di Indonesia,  Myxobolussp dilaporkan menyerang berbagai spesies ikan air tawar, salah satunya dalam budidaya ikan karper karena mengakibatkan kematian 60-90% dari populasi ikan yang terinfeksi.Dampak dari infestasi Myxobolus sp. bergantung pada tingkat infestasi dan lokasi kista. Infestasi besar yang terjadi pada insang menyebabkan kematian jaringan (necrosis) dan tidak berfungsinya pernafasan. Infeksi yang terjadi pada usus, akan menyebabkan myolitic pada dinding usus.  Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk melihat investasi parasit maupun perubahan secara makroskopis (patologi anatomi) dan mikroskopis (histopatologi) pada jaringan ikan  koi yang terinfeksi Myxobolussp. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sampel Koi yang digunakan berukuran 6-8 cm dan berasal dari Nglegok, Blitar. Selanjutnya sampel diperiksa klinis dan dipilih yang memiliki  1-4 nodul (infeksi ringan) dan yang memiliki nodul lebih dari 8 nodul (infeksi berat)  pada insang  Hasil pengamatan makroskopis menunjukkan adanya pembengkakan pada insang yang disebabkan adanya nodul putih kemerahan, selain itu insang terlihat merah pucat, sedangkan secara histopatologi pada ikan koi yang terinfeksi menunjukkan terjadinya fusi, kongesti, hiperplasi, nekrosis, radang dan odema.
KONDISI TOTAL LEUKOSIT DAN PROTEIN PLASMA IKAN KOI (Cyprinus carpio Koi) PASCA PERENDAMAN EKSTRAK GRACILARIA VERRUCOSA YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas salmonicida Adam, Moh. Awaludin; Maftuch, Maftuch
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 8 No 1 (2017): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jsapi.v8i1.268

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui kondisi total leukosit dan protein plasma ikan Koi (Cyprinus carpio) setelah perendaman ekstrak Gracilaria verrucosa. Rancangan penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap, 5 perlakuan dan 3 kali ulangan.Hasil penelitian berdasarkan uji ANOVA menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata pada total leukosit. Total protein plasma pada ikan perlakuan yang terinfeksi terlihat pita-pita protein yang semakin tipis. Perlakuan dosis perendaman 19 ppm memberikan pengaruh nyata pada sistem humoral dan seluler ikan koi pasca infeksi.
KEARIFAN LOKAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN DAN PEMBANGUNAN SUMBERDAYA PERIKANAN YANG BERKELANJUTAN (Studi Kabupaten Situbondo) Ibad, Syahrul
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 8 No 1 (2017): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jsapi.v8i1.270

Abstract

   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kearifan lokal masyarakat Situbondo dalam mengelola dan membangun sumberdaya perikanan berkelanjutan.Pendekatan penelitian inimenggunakan deskriptif kualitatif, yaitu pengukurancermat terhadap studi kasus fenomena sosial, analisis data menggunakan modelreduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.Hasil penelitian ini adalah kearifan lokalpemberdayaan masyarakatSitubondo dalampengelolaan dan pembangunan sumberdaya perikanan melalui: Pertama, Kearifan lokal petik laut dilaksanakan setiap tahun yangbertujuan memberi makan ikan serta acara kumpul dan doa bersama agar keberlanjutan perikanan dilaut tetap terjaga.Kedua, Kearifan Lokal Nyabishal ini dilakukan oleh masyarakat lokal sebagai proses agar mendapatkan barokah yaitu dengan doa dari para kyai, karena anggapan masyarakatdengan adanya barokah, semua kegiatan dan semua permasalahan bisa lebih mudah dan lancar.Ketiga, Tradisi Tellasan(hari raya) pada masyarakatdilakukan pada hari ke 27 atau H-3, tiga hari sebelum hari raya aktifitas melaut sudah mulai dihentikan, hal ini berdampak terhadap adanya pemberian waktu terhadap biota laut yang dieksploitasi dalam penangkapan untuk berkembang biak dan melakukan regenerasi, sehingga kualitas dan kuantitasnya bisa terjaga dengan baik dan berlanjut.Dalam konteks kearifan lokalpemberdayaan masyarakatdalampengelolaan danpembangunan sumberdaya perikanan yang berkelanjutan diperlukan: Pertama, pembedayaan kearifan lokal.Kedua, model pengelolaan dan pemberdayaan masyarakat lokal.Ketiga, membangun pengelolaan sumberdaya berbasis masyarakatyang didalamnya melalui pendekatan subyektif dan pendekatan struktural dengan langkah yang dapat diupayakan pada masyarakat dengan membentuk lembaga lokal, mengembangkan keikutsertaan masyarakat lokal dalam 
IDENTIFIKASI DAN KERAPATAN EKOSISTEM MANGROVE DI KAWASAN TELUK PANGPANG KABUPATEN BANYUWANGI Buwono, Yanuar Rustrianto
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 8 No 1 (2017): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jsapi.v8i1.271

Abstract

Keberadaan mangrove di pesisir memiliki peran penting sebagai habitat fauna perikanan, perlindungan fisik untuk garis pantai, spawning,nursery dan feeding ground.Terbatasnya luas lahan dan sumberdaya di daratan serta meningkatnya jumlah penduduk, maka banyak kegiatan pembangunan dialihkan dari daratan ke arah pesisir dan lautan yang bertujuan untuk peningkatan pendapatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan budidaya tambak, alat tangkapan ikan, pelabuhan, industri pengolahan dan pariwisata.Pengelolaan kawasan mangrove yang bersifat sektoral untuk memaksimumkan produksi tanpa memperhitungkan keterbatasan daya dukung dan daya tampung lingkungan serta  keterbatasan kemampuan daya asimilasinya, maka akan memicu terjadinya degradasi lingkungan dan menurunnya sumberdaya alam itu sendiri.Kawasan Teluk Pangpang merupakan salah satu pesisir yang menjadi pusat (central) kegiatan perikanan laut di Kabupaten Banyuwangi.Kawasan Teluk Pangpang ini berbatasan dengan Selat Bali di sebelah Timur dan Samudra Indonesia di sebelah Selatan.Teluk Pangpang dikelilingi pesisir yang mempunyai potensi mangrove yang secara geografis terletak antara 8º27’052’’ - 8º32’098’’ LS dan 114º20’988’’-114º21’747’’ BT (Pemkab Banyuwangi, 2014).Oleh karena itu perlu dilakukan identifikasi dan kerapatan ekosistem mangrove agar sumberdaya bersangkutan terjaga keberlanjutannya.
MANAJEMEN PEMBESARAN LELE DUMBO Clarias sp. MELALUI INOVASI KOLAM TERPAL DI DESA PAKISAN KABUPATEN BULELENG Negara, I Ketut Wija; Pebriani, Dewa Ayu Angga
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 8 No 1 (2017): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jsapi.v8i1.272

Abstract

 
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS IKAN SIDAT(Anguila sp.)DENGAN SISTEM POLIKULTUR Garnawansah, Gagan; Suryaningtyas, Wulandari; Khumaidi, Ach.
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 8 No 1 (2017): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/jsapi.v8i1.273

Abstract

Ikan Sidat (Anguilla sp.) merupakan komoditas ekspor yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun dalam pengembangan budidayanya terkendala pada lama masa pemeliharaan.Untuk mencapai ukuran konsumsi membutuhkan waktu 12 – 16 bulan.Sehingga untuk meningkatkan produktivitas dan memberikan Nilai tambah perlu dilakukan polikultur dengan ikan Nila yang mudah dalam pemeliharaan dan dapat menstabilkan kualitas air.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas ikan Sidat menggunakan sistem polikultur dengan ikan Nila.Penelitian dilaksanakan di BLUPPB Karawang pada bulan Februari – April 2015, dengan menggunakan enam (6) kolam pemeliharaan.Tiga kolam digunakan untuk kegiatan dengan sistem polikultur dan tiga kolam dilakukan untuk perlakuan non polikultur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem polikultur ikan Sidat dan Nila yang dipelihara selama 60 hari dapat memberikan dampak positif dengan Laju Pertumbuhan Harian/SGR (0,98%), dan konveri pakan FCR (1,09) jika dibandingkan dengan non polikultur yaitu SGR (0,93) dan FCR (1,23). Hasil analisa usaha pada sistem polikultur dapat memberi nilai tambah dari hasil panen ikan Nila.

Page 1 of 1 | Total Record : 7