cover
Contact Name
samakia
Contact Email
samakia@ibrahimy.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
uzlandputra@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Published by Universitas Ibrahimy
ISSN : 20863861     EISSN : 25032283     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Samakia Journal is one means of disseminating information on research results and science and technology advancement in fishery field managed by Faculty of Science and Technology University Ibrahimy. Since 2010, journal issuance is done 2 times a year, ie in February and August. Since 2016 the publication was conducted in April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 6 No 1 (2015): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan" : 7 Documents clear
DETEKSI PENYAKIT VIRAL PADA UDANG VANNAMEI (Litopennaeus vannamei) DENGAN METODE Polymerase Chain Reaction (PCR) Hanggono, Bambang; Junaidi, Muhammad
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 6 No 1 (2015): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.327 KB) | DOI: 10.5281/jsapi.v6i1.281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gejala klinis udang vannamei yang virus serta mengetahui teknik diagnosa untuk mendeteksi TSV, IHHNV, IMNV dan WSSV pada udang vannamei dengan metode PCR.  Materi yang digunakan dalam penelitian adalah 180 sampel udang vannamei terdiri dari 75 sampel larva, 25 sampel naupli, 60 sampel tokolan dan 20 sampel kaki renang. Penelitian ini menggunakan metode survey, data primer diambil dengan cara observasi,  dokumentasi wawancara,  dan partisipasi aktif. Sedangkan data skunder dikumpulkan melalui studi literatur.Data yang sudah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif.Hasil  analisis menunjukkan bahwa gejala klinis dari penyakit yang disebabkan oleh virus adalah terdapat bintik-bintik putih pucat kekuningan pada kultikultula dan kurang nafsu makan untuk udang IHHNV. Sedangkan  untuk virus IMNV tubuh udang pucat tampak seperti udang rebus. Proses (PCR) Untuk mendeteksi adanya infeksi firus terdiri dari  Ekstraksi, Amplifikasi, Elektroforosis,dan dokumentasi.  Hasil uji PCR terhadap 180 sampel udang adalah 5 sampel terinfeksi WSSV, 3 sampel terinfeksi IHHNV, 11 sampel terinfeksi IMNV dan sisanya tidak terinfeksi virus.
ANALISIS DAYA DUKUNG PERAIRAN BANYUPUTIH TERHADAP LIMBAH TAMBAK UDANG BERDASARKAN VOLUME AIR YANG TERSEDIA DI PERAIRAN Muqsith, Abdul
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 6 No 1 (2015): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.963 KB) | DOI: 10.5281/jsapi.v6i1.282

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui mengetahui kemampuan perairan pesisir Banyuputih dalam menerima limbah kegiatan tambak udang berdasarkan volume air yang tersedia dalam mengecerkan limbah dari tambak udang. Penelitian dilaksanakan di wilayah pesisir Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo dari bulan September 2013 sampai dengan Februari 2014 dengan menggunakan metode deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 2 (dua) jenis yaitu data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui pengamatan/pengukuran dan wawancara langsung di lokasi peneltian dan data sekunder diperoleh dari penelusuran pustaka yang ada di berbagai instansi yang terkait dengan materi penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa volume air yang tersedia di perairan pesisir Banyuputih mampu menampung atau mengecerkan limbah yang dikeluarkan tambak udang sebesar 515.142,6 m3. Jika dikonversi dalam luasan tambak, maka luas areal tambak yang dapat didukung perairan adalah  515,1 ha. Pada saat ini kegiatan tambak udang yang ada di wilayah pesisir masih berada di bawah daya dukung maksimal perairan dalam menerima limbah. Luas areal tambak saat ini baru mencapai 113 ha. Potensi lahan tambak yang ada di wilayah pesisir Banyuputih masih bisa dikembangkan sesuai daya dukung perairan sebesar 402 ha.
PEMBUATAN ABON IKAN PATIN (Pangasius hypophthalmus) DI PRADIPTA JAYA FOOD PROBOLINGGO Jasila, Ismi; Zahro, Fadilatuz
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 6 No 1 (2015): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.36 KB) | DOI: 10.5281/jsapi.v6i1.283

Abstract

Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  proses  pengolahan  abon  ikan  patin  (Pangasius  hypophthalmus),  mengetahui  kandungan  gizi  pada  abon  ikan  patin  serta  biaya  produksi  abon  ikan  patin  di    Pradipta  Jaya  Food  Curah  Grinting  Probolinggo.  Penelitian  dilaksanakan  selama  3  (tiga)  bulan,  mulai  Februari  2015  sampai  dengan  April  2014.  Metode  yang  digunakan  dalam  Penelitian  ini  adalah  survey,  data  primer  diambil  dengan  cara  observasi  lapangan,  partisipasi,  wawancara,  dan  dokumentasi.  Sedangkan  data  sekunder  dikumpulkan  melalui  studi  pustaka.  Berdasarkan  hasil  penelitian  dapat  diinformasikan  bahwa  proses  pengolahan  abon  ikan  patin  yang  dilaksanakan  di  Pradipta  Jaya  Food  Probolinggo  meliputi  tahapan  sebagai  berikut:  penerimaan  bahan  baku,  penimbangan  pertama,  pencucian,  pengukusan,  penyiangan,  penyaringan  (penirisan),  penggilingan  pertama,  penimbangan  kedua,  pencampuran  bumbu,  pengovenan,  penggilingan  kedua,  penganyakan,  penimbangan  ketiga,  pengemasan,  penyimpanan,    dan  pemasaran.  Abon  ikan  patin  mengandung  kadar  protein  43,30%,  kadar  lemak  10,50%,  kadar  air  2,37  %,  kadar  karbohidrat  37,35%,  laba  kotor  yang  diperoleh  pada  setiap  produksi  abon  ikan  patin  yakni  Rp.  1.113.900,-.
PENERAPAN SANITASI DAN HIYGIENE PADA PEMBEKUAN IKAN ANGGOLI (Pristipomoidesmultidens) DI CV. BEE JAY SEAFOODS PROBOLINGGO JAWA TIMUR Sandra, Lovi; Juhairiyah, Juhairiyah
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 6 No 1 (2015): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.015 KB) | DOI: 10.5281/jsapi.v6i1.284

Abstract

Sanitasi diartikan sebagai usaha pencegahan penyakit dengan cara menghilangkan faktor-faktor lingkungan yang berkaitan dengan rantai perpindahan penyakit. Sedangkan Hiygiene adalah usaha pengendalian penyakit yang ditularkan melalui makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan sanitasi dan hiygiene pada pembekuan ikan anggoli. Penelitian ini dilakukan di CV. Bee Jay Seafoods  Kelurahan Mayangan Kabupaten Probolinggo Jawa Timur pada bulan   Januari sampai dengan April 2014. Metode yang digunakan dalam peneltian ini adalah metode survey, dengan teknik pengambilan data primer dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi serta partisipasi langsung di lapangan. Penerapan sanitasi dan hiygiene pada pembekuan ikan Anggoli (Pristipomoides multidens)  di CV. Bee Jay Seafoods berupa  kegiatan sanitasi dan higiene Personal, Lingkungan, Bahan Baku serta Sarana dan Prasarana. Selain itu dilakukan pencegahan kontaminasi silang dan penanganan limbah.
PROSES PEMBEKUAN FILLET IKAN ANGGOLI BENTUK SKIN ON DI CV. BEE JAY SEAFOODS PROBOLINGGO JAWA TIMUR Sandra, Lovi; Riayah, Husnur
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 6 No 1 (2015): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.882 KB) | DOI: 10.5281/jsapi.v6i1.285

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara langsung rangkaian proses  pembekuan produk fillet ikan Anggoli  (Pristipomoides multidens) dalam  bentuk skin on (SKO) yang dilaksanakan di CV Bee Jay Seafoods Probolinggo Jawa Timur. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan April 2014. Metode yang digunakan dalam peneltian ini adalah  adalah metode survey, data primer diambil melalui observasi, wawancara, dokumentasi serta partisipasi langsung di lapangan. Sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui studi pustaka. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Proses pembekuan ikan Anggoli (p.multidens) dalam bentuk skin on (SKO)  yang dilaksanakan di CV Bee Jay Probolinggo meliputi tahapan sebagai berikut: 1) Penerimaan bahan baku; 2) sortasi I; 3) penimbangan I; 4) penampungan; 5) penyisikan; 6) pencucian II; 7) pemfilletan; 8) pencabutan duri; 9) trimming; 10) sortasi produk; 11) pencucian III; 12) pengemasan dan pemvacuman; 13) pembekuan, 14) pendeteksian produk,  15) packing, 16) penyimpanan dan ekspor. Bahan baku pada produk fillet ikan Anggoli bentuk skin on di Cv. Bee Jay Seafoods yaitu dalam bentuk segar, sedangkan bahan pembantu yang digunakan adalah air dan es.
PROSES PEMINDANGAN IKAN LAYANG (Decapterus sp) DI DESA JANGKAR KABUPATEN SITUBONDO. Junianingsih, Ika
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 6 No 1 (2015): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.965 KB) | DOI: 10.5281/jsapi.v6i1.286

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengatahui proses pengolahan tradisonal, prinsi-prinsip pengolahan ikan pindang dan nilai ekonomi ikan pindang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan partisipasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengolahan ikan pindang adalah sebagai berikut. 1) Penerimaan bahan baku, 2) penyimpanan, 3) sortasi, 4) pencucian, 5) penataan dan penggaraman, 6) penyusunan, 7) perebusan, 8) pendinginan, 9) pengangkutan, 10) pemasaran. Prinsip-prinsip pengolahan ikan pindang adalah sebagai berikut. 1) pencucian ikan, 2) penyusunan ikan, 3) persiapan wadah, 4) penggaraman ikan, 5) perebusan ikan. Nilai ekonomi dari usaha pemindangan ikan adalah sebagai berikut. keuntungan sebesar Rp. 437.160.000 / tahun,  nilai Rasio R/C sebesar 1.448 % dan nilai ROI sebesar 14,48. Dalam proses pemindangan ikan diharapkan meningkatkan sanitasi dan higienis terutama pada sanitasi lingkungan. Pada saat proses pencucian perlu adanya pencucian yang berulang-ulang agar produk yang dihasilkan benar-benar terjaga kualitasnya. Mengenai keuntungan yang didapat oleh unit usaha pemindangan ikan layang ini, sebaiknya terus ditingkatkan kualitas ikan yang sedang diproses, agar laba yang diperoleh terus meningkat dari tahun ketahun.
IDENTIFIKASI TERUMBU KARANG PERAIRAN MAMBURIT KEBUPATEN SUMENEP Sawiya, Sawiya
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 6 No 1 (2015): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.369 KB) | DOI: 10.5281/jsapi.v6i1.287

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai dengan Oktober 2013 di Perairan Mamburit Kabupaten Sumenep. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosentase dan jenis terumbu karang. Materi yang digunakan terdiri dari terumbu karang, dengan menggunakan metode LIT (Line Intercept) dibentangkan sejajar dengan garis pantai pada kedalaman 3 meter dan 10 meter di daerah winward dan leeward identifikasi untuk terumbu karang. Persentase terumbu karang hidup di daerah Leeward kedalaman 3 meter persentase terumbu karang hidup 59,88 % termasuk kategori baik dan persentase terumbu karang mati dan fauna lain sebanyak 40,12 % kedalaman 10 meter persentase terumbu karang hidup sebanyak 69,19% termasuk kategori sedang dan persentase terumbu karang mati dan fauna lain 30,81 %.  Lokasi Winward kedalaman 3 meter persentase terumbu karang hidup sebanyak 68,38 % termasuk kategori baik dan persentase terumbu karang mati dan fauna lain sebanyak 31,62 % dan untuk kedalaman 10 meter persentase terumbu karang hidup 40,86 %  dikategorikan sedang dan persentase terumbu karang mati dan fauna lain 59,14 %.

Page 1 of 1 | Total Record : 7