Jurnal Basicedu
ISSN : 25803735     EISSN : 25801147
Jurnal Basicedu merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendididkan dibawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masayarakat (LPPM) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Jurnal Basicedu sudah memiliki p-ISSN 2580-3735 dan versi online e-ISSN 2580-1147.
Articles 90 Documents
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS 4 SD

Cahyo, Riky Nur, Wasitohadi, Wasitohadi, Rahayu, Theresia Sri

Jurnal Basicedu Vol 2, No 1 (2018): April 2018, Pages 1-165
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.68 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v2i1.23

Abstract

Penenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar muatan IPS dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media audio visual siswa kelas IV SD.  Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar siswa dengan berbantuan media audio visual, dikarenakan dengan model dan berbantuan media siswa menjadi lebih tertarik untuk mengikuti pembelajaran, model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) ini juga menjadikan siswa mampu berfikir kritis.

TEORI PEMBELAJARAN CBSAK SEBAGAI SEBUAH TEORI ALTERNATIF

Miswar, Miswar

Jurnal Basicedu Vol 1, No 2 (2017): October 2017, Pages 1-75
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.08 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v1i2.4

Abstract

Untuk mendapatkan hasil belajar siswa yang baik, dan efektif, tentu tidak dapat dengan mudah dilakukan tanpa menggunakan cara yang tepat menggunakan metode yang tepat pula. Artinya, metode pembelajaran yang tepat dan efektif akan menentukan tingkat keberhasilan anak untuk mendapatkan nilai yang baik atau tinggi. Jika nilai yang baik itu berada pada angka,  8, 9, dan 10, maka nilai yang baik tersebut diraih dengan mudah oleh siswa pada sekolah, baik pada sekolah dasar, menengah, menengah atas, dan bahkan perguruan tinggi. Ada anggapan bahwa, diantara siswa ada yang tidak puas dengan nilai yang diperolehnya. Penyebabnya, mungkin faktor internal, dan mungkin pula faktor eksternal. Rasa tidak puas tersebut, mungkin juga dirasakan oleh seorang guru. Bagaimana cara agar siswa dan guru merasa puas terhadap hasil belajar mereka? Mungkin teori pembelajaran CBSAK dapat dijadikan sebagai alternatif untuk menjawab persoalan tersebut

PENERAPAN METODE HYPNOTEACHING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI ANAK PADA SISWA KELAS III SDN 030 BAGAN JAYA

Pebriana, Putri Hana

Jurnal Basicedu Vol 2, No 1 (2018): April 2018, Pages 1-165
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.621 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v2i1.36

Abstract

Penelitian  ini  berawal  dari  permasalahan  rendahnya kemampuan  menulis  puisi  anak  pada siswa  kelas  III  SDN  030 Bagan Jaya di bawah Kriteria Ketuntasan  Minimal (KKM) yaitu 70 . Dari 28 siswa hanya 9 orang siswa  yang  mencapai KKM yaitu sekitar 32,14%%. Tujuan penelitian untuk meningkatkan  kemampuan menulis puisi anak  dengan  menggunakan  metode  hypnoteaching. Penelitian  ini  merupakan  penelitian  tindakan  kelas  (PTK)  yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini dilaksanakan di  siswa kelas  III SDN 030 Bgan Jaya 2018 dengan  jumlah  siswa 28 orang Kemampuan  menulis  puisi  anak  pada siswa   mengalami  peningkatan  dari  siklus  I  sebanyak 16 orang dengan presentase 57,14% dan meningkat pada siklus II sebanyak 24 orang dengan presentase 85,71%.

PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN INKLUSIF SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN GUNUNG PUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA-BARAT

Waki, Ahmad

Jurnal Basicedu Vol 1, No 1 (2017): April 2017, Pages 1-95
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.693 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v1i1.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi orang tua terhadap implemetation pendidikan inklusif sekolah dasar di Gunung Putri Kecamatan. Penelitian ini menggunakan metode survei. 26.742 orang tua yang menyebar ke 92 sekolah dasar pada tahun 2016 diambil terpisah sebagai populasi penelitian. Sampel penelitian adalah 394 orang tua dalam sepuluh kabupaten Kecamatan  Gunung Putri Bogor. Dalam pengumpulan data, peneliti memakai kuesioner terbuka. Data dianalisis dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 77,2% orang tua setuju dengan penerapan pendidikan inklusif di sekolah dasar, sedangkan 25,8% orang tua tidak setuju dengan kinerja pendidikan inklusif di sekolah dasar.  Alasan  pelaksanaan  pendidikan inklusif bahwa setiap anak memiliki hak yang sama, sedangkan  alasan yang tidak setuju dengan pelaksanaansekolah inklusi karena takut dampak negatif ketika anak-anak digabung.

META ANALISIS: PENTINGNYA SELF DAN PEER ASSESMENT DALAM PEMBELAJARAN

Hidayat, Adityawarman

Jurnal Basicedu Vol 2, No 1 (2018): April 2018, Pages 1-165
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.709 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v2i1.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya penilaian diri sendiri (self) dan penilaian sejawat (peer) dalam pembelajaran. Pentingnya self dan peer assesment dapat dilihat pada hasil penelitian 15 jurnal terdahulu yang dianalisis dan disajikan dalam meta analisis ini. Meta analisis ini merupakan kajian atas sejumlah hasil penelitian terdahulu dalam masalah sejenis sehingga dapat mengetahui hasil dan kesimpulan dari penelitian sebelumnya. Unit analisis dalam penelitian ini adalah dokumen-dokumen tertulis tentang penilaian diri sendiri (self) dan penilaian sejawat (peer), serta laporan penelitian ini diambil secara purposive sampling, yakni berdasarkan kesesuaian tema penelitian. Instrumen utama penelitian adalah peneliti sendiri dibantu dengan pantuan peneliti. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dengan persentase dan analisis data kualitatif untuk data-data hasil kajian naratif terhadap penelitian-penelitian yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian diri sendiri (self) dan penilaian sejawat (peer) memiliki peran penting dalam pembelajaran antara lain menunjukkan tingkat perhatian yang tinggi terdahap persiapan dalam memulai pembelajaran baik pada guru maupun siswa.

PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SISWA KELAS IV SD NEGERI 016 BANGKINANG KOTA

Ananda, Rizki

Jurnal Basicedu Vol 1, No 1 (2017): April 2017, Pages 1-95
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.855 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v1i1.11

Abstract

Based on observations, indicating civic learning still conventionally implemented where teachers are still using instructional media were confined to the textbook. This causes make the students is not actice in the learning process and learning results obtained are low. Focused on the problem, this research aims to improve the planning, implementation and assessment of learning civics by using audio-visual media. This classroom action research using qualitative and quantitative approaches. In practice, this research consisted of two cycles was taken collaboratively with classroom teachers. Each cycle consists of planning, implementing measures are accompanied observations and reflections on each cycle. The research was conducted in the second semester of the academic year 2015/2016 in 016 Bangkinang City Elementary School with the research subjects were all students in fourth grade. The research data was collected through observation, interviews, field notes, documentation and test. The results of data analysis showed that the use of audio-visual media can improve student learning outcomes in learning in fourth grade Civics 016 Bangkinang City State. It is seen from (1) The results of student learning in the cognitive an increase of the average value of 7.1 in the first cycle to 8.0 in the second cycle, (2) the affective domain increased from an average value of 7.8 on I cycle to 8.5 in the second cycle, and (3) on psychomotor increased from an average value of 6.4 in the first cycle to 7.9 in the second cycle. Seeing the results of this study, the class action research in the use of audio-visual media in Civics learning needs to be applied and developed in order to improve the quality of education in the future.

PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN KONTESKTUAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KEYAKINAN (BELIEF) MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 BAYANG

Amsari, Dina

Jurnal Basicedu Vol 2, No 2 (2018): October 2018, Pages 1-74
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.346 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v2i2.44

Abstract

This study was begun at finding description about the mathematics’ teacher did not make relationship between new information to real situation of students and the students’ ability in problem solving was still lower. This problem certainly impacts to mathematics’ belief of students. For making out this problem, a contextual approach in mathematics learning has been being applied. The goals of this research were to know students’ ability in problem solving between contextual and conventional approach and also mathematics’ belief of students after studied using contextual approach. The kind of this research was a quasi experiment. The population was the students of class IX Junior High School 1 Bayang. The research’s instruments are problem solving tests and questionnaire sheets. The result of this research showed the mean of final test in experiment class is higher than control class and also mathematics’ belief of student. Based on the result of the research could be conclude that students’ ability in problem solving and mathematics’ belief with using contextual approach better than conventional approach both high and low prior knowledge’s students

PENINGKATAN PEMBELAJARAN PKN DENGAN PENERAPAN METODE ROLE-PLAYING SISWA KELAS II SDN 003 BANGKINANG KOTA

Ananda, Rizki

Jurnal Basicedu Vol 2, No 1 (2018): April 2018, Pages 1-165
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.535 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v2i1.24

Abstract

Penelitian ini berawal dari kenyataaan bahwa dalam proses pembelajaran masih bersifat monoton dan pengembangan aspek kognitif, afektif dan psikomotor siswa kurang berkembang dengan baik, sehingga hasil belajar PKn siswa belum sesuai dengan yang diharapkan. Untuk mengatasinya dilakukan tindakan dengan menggunakan metoda role-playing. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperbaiki proses pembelajaran PKn di kelas II SDN 003Bangkinang Kota. Pengumpulan data dilaksanakan dengan melakukan observasi, wawancara tes dan pengamatan melalui lembar pengamatan aspek guru dan siswa.Metoda role-playing ini dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan tindak lanjut.Dari hasil analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metoda role-playing dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar PKn siswa kelas II SDN 003Bangkinang Kota. Dari hasil evaluasi yang telah dilakukan oleh siswa pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh siswa 65,53% dan pada siklus II mengalami peningkatan dengan rata-rata yang diperoleh yaitu 84,3%.

PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMERANKAN TOKOH DENGAN MENGGUNAKAN METODE SOSIODRAMA SISWA KELAS V SD NEGERI 024 KOTA PEKANBARU

Aprinawati, Iis

Jurnal Basicedu Vol 1, No 2 (2017): October 2017, Pages 1-75
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.103 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v1i2.5

Abstract

Rumuskan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimakah keterampilan memerankan tokoh dengan menggunakan metode sosiodrama Siswa Sekolah Dasar?Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan memerankan tokoh drama pada siswa kelas V SD Negeri 024 Kota Pekanbaru. Subjek dalam penelitian adalah guru dan siswa kelas V 024Kota PekanbaruJumlah siswa 17 anak, terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Sebelum diadakan penelitian peneliti mengadakan kegiatan observasi awal melalui wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah statistik deskriptif kuantitatif yaitu dengan mencari rata-rata.Hal ini dapat ditandai dengan nilai rata-rata siswa pada data awal adalah 60,41 dengan ketuntasan kalsikal 41,17% (7 siswa). Setelah menggunakan metode sosiodrama pada hasil tes siklus I nilai rata-rata siswa 67,47 dengan ketuntasan klasikal 70,59% (12 siswa). Pada siklus II nilai rata-rata siswa meningkat kembali 77 dengan tingkat ketuntasan klasikal sebanyak 88,23% (15 siswa). Aktivitas guru pertemuan pertama siklus I dengan persentase 65%. Pertemuan kedua siklus I dengan persentase 72,5%. Kemudian pada pertemuan pertama siklus II dengan persentase 77,5% dan pertemuan kedua siklus II dengan persentase 85%. Aktivitas siswa pertemuan pertama siklus I dengan persentase 60%. Pertemuan kedua siklus II dengan persentase 72,5%. Kemudian pada pertemuan pertama siklus II dengan persentase 82,5% dan pada pertemuan kedua siklus II dengan persentase 87,5%.

PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS AKTIVITAS SISWA (PBAS) DAN KONVENSIONAL SERTA MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK SISWA SDN DAYUN KAMPUNG TELUK MERBAU

Noviardila, Iska

Jurnal Basicedu Vol 2, No 1 (2018): April 2018, Pages 1-165
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.683 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v2i1.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran dan motivasi siswa terhadap kemampuan belajar fisik siswa Analisis data dan interpretasi menunjukkan bahwa: (1) secara umum, hasil dari pendidikan jasmani siswa yang diajarkan oleh siswa dari pusat pembelajaran lebih baik daripada yang diajarkan oleh pembelajaran pusat guru, piont ini berasal dari pusat pembelajaran siswa rata-rata 261, 84> 250, 84 pembelajaran pusat guru; (2) ada interaksi antara belajar dan motivasi dalam meningkatkan kebugaran siswa sekolah dasar; (3) siswa dengan motivasi tinggi yang diajar oleh studenttt center learning menghasilkan keterampilan motorik yang lebih tinggi dibandingkan dengan motivasi rendah yang diajarkan oleh guru learnig center, piont ini berasal dari rata-rata pusat pembelajaran siswa 267,96> 243,16 guru pusat pembelajaran (4) siswa dengan motivasi rendah diajarkan oleh guru pusat belajar menghasilkan keterampilan motorik yang lebih rendah daripada yang diajarkan oleh pusat pembelajaran siswa, piont ini berasal dari rata-rata pembelajaran pusat siswa 258,53> 255,72 pembelajaran pusat pembelajaran Temuan menunjukkan bahwa tes pendidikan jasmani dapat digunakan untuk mengetahui pendidikan jasmani siswa sekolah dasar. Selain itu, siswa dengan motivasi tinggi harus diajarkan oleh siswa dari pusat pembelajaran sedangkan mereka dengan motivasi rendah harus diajarkan oleh pusat pembelajaran guru