Jurnal Muara Pendidikan
ISSN : 25286250     EISSN : 26210703
Jurnal MUARA PENDIDIKAN terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Juli dan Desember.
Articles 18 Documents
PENGGUNAAN MEDIA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PERUBAHAN LINGKUNGAN FISIK TERHADAP DARATAN

ROIS, MULZA -, Putra, Randi Eka, -, Mardaini

Jurnal Muara Pendidikan Vol 3 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.363 KB)

Abstract

Materi perubahan lingkungan fisik adalah salah satu materi pembelajaran IPA yang sulit dipahami oleh siswa. Untuk itu dibutuhkan media pembelajaran yang efesien dan berfungsi untuk memvisualisasikan proses perubahan lingkungan fisik terhadap daratan. Media model merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran perubahan lingkungan fisik terhadap daratan. Hal ini telah peneliti buktikan dalam sebuah PTK, di kelas IV SD Negeri No 27 Sawahan Dalam Kecamatan Timur. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan media model dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian siklus I menunjukkan bahwa rata-rata perolehan nilai hasil belajar siswa 7,3, sedangkan pada siklus II rata-rata nilai hasil belajar siswa 8,6. Dari hasil akhir proses pembelajaran, nilai yang diperoleh oleh siswa telah terjadi peningkatan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan penelitian ini menunjukkan bahwa, penggunaan media model dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran perubahan lingkungan fisik terhadap daratan di kelas IV SD Negeri  No 27 Sawahan Dalam Kecamatan  Padang Timur tercapai dengan baik. 

PENGARUH POLA LATIHAN LARI TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN LARI 60 METER PADA SISWA SD NEGERI 170/VIII PURWOHARJO KABUPATEN TEBO

jasman, endri -

Jurnal Muara Pendidikan Vol 3 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.736 KB)

Abstract

Untuk mencapai hasil yang maksimal dalam melakukan lari 60 meter diperlukan latihan yang maksimal dan terprogram. Pola latihan lari memiliki pengaruh yang cukup signifikan untuk melatih kecepatan lari 60 meter, penelitian ini mengkaji tentang pengaruh pola latihan lari terhadap peningkatan kecepatan lari 60 meter. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari pengguaan pola latihan lari terhadap terhadap peningkatan kecepatan lari 60 meter.Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai November 2017 di SD Negeri 170/VIII Rimbo Bujang Ka. Tebo dengan populasi seluruh siswa putra kelas V dengan sampel seluruhnya berjumlah 20 orang. Data tersebut dikumpulkan  melalui pre-test dan post-test dan hasil data yang diperoleh diolah dengan pengujian T-Test dengan menggunakan sistem statistic dan dbantu dengan program exel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dari tabel nilai thitung -6,175. Dalam penelitian ini n1 = 20 siswa n2 = 20 siswa maka dk = n1+n2 = 20+20-2= 38 dengan taraf signifikansi α = 0,05 diperoleh ttabel ­= dapat disimpulkan bahwa -ttabel ≥ thitung (3.472 > -2.23).Berdasarkan analisis data terdapat perbedaan yang signifikan antara kecepatan  siswa sebelum dan sesudah latihan menggunkan pola latihan lari di SD Negeri 170/VIII Rimbo Bujang Kabupaten Tebo. Disarankan para pelatih atletik untuk lebih meningkatkan disiplin dan program latihan untuk bisa melihat hasil yang lebih baik.

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 (K13) SMP NEGERI 2 SAROLANGUN

FUSSALAM, YAHFENEL EVI, -, ELMIATI

Jurnal Muara Pendidikan Vol 3 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.527 KB)

Abstract

Artikel ini berisi tentang laporan penelitian implementasi Kurikulum 2013 (K 13) di SMP Negeri 2 Sarolangun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi K 13 dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kurikulum tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan tiga instrumen utama; observasi, wawancara dan dokumentasi yang digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Negeri 2 Sarolangun merapkan K 13 melalui 3 tahapan yaitu  sosialisasi, persiapan guru, dan pemberian fasilitasi. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaaan K 13 dibagi menjadi dua faktor, diantaranya adalah faktor pendukung dan faktor penghambat. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa semua komponen termasuk pemerintah, sekolah, guru, orang tua, siswa, dan stake holder harus tertarik dan mendukung pelaksanaan K 13 di SMP Negeri 2 Sarolangun

PENGARUH GAYA SELF CHECK DAN CONVERGENT TERHADAP KEMAMPUAN DRIBBLING PEMAIN SEPAKBOLA SSB SANGGAR KEGIATAN BELAJAR MUARA BUNGO

putra, ikhsanmaulana

Jurnal Muara Pendidikan Vol 3 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.171 KB)

Abstract

Berdasarkan pengamatan penulis menunjukkan bahwa masih rendahnya tingkat kemampuan dasar sepakbola pemain SSB SKB Muara Bungo. Faktor penyebabnya seperti metode latihan, kondisi fisik, status gizi dan sarana prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh gaya self check dan gaya convergent terhadap kemampuan dribbling sepakbola. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain SSB SKB Muara Bungo (U.13-U.15) yang berjumlah 75 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel 30 orang. Data kemampuan dribbling sepakbola diambil oleh pelatih dan tim pelaksana penelitian.  Instrument tes yaitu dribbling test. Teknik analisis data menggunakan uji t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: 1) terdapat pengaruh gaya self check terhadap kemampuna dribbling pemain SSB SKB Muara Bungo dengan thitung 7,132 > ttabel 2,145, 2) terdapat pengaruh gaya convergent terhadap kemampuan dribbling pemain SSB SKB Muara Bungo dengan thitung 7,613 > ttabel 2,145, 3) gaya self check lebih efektif dibandingkan gaya convergent terhadap peningkatan kemampuan dribbling pemain SSB SKB dengan hasil thitung 7,132 > ttabel 2,145 untuk gaya self check dan hasil thitung 7,613 > ttabel 2,145 untuk gaya convergent, yang artinya terdapat perbedaan antara kedua gaya tersebut.

Pengaruh PenerapanStrategi Belajar Aktif tipe Practice Rehearsal pairs Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Muara Bungo

AVANA, NURLEV

Jurnal Muara Pendidikan Vol 3 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.694 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena hasil belajar mahasiswa masih rendah,Salah satu cara yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut dengan melaksanakan pembe lajaran dengan menerapkan strategi belajar aktif tipe Practice rehearsal pairs. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan kemampuan pemahaman konsep matematis mahasiswa STKIP Muhammadiyah muara bungo selama menerapkan strategi belajar aktif tipe Practice rehearsal pairs dan apakah kemampuan pemahaman konsep matematismahasiswadengan menerapkan strategi belajar aktif tipe Practice rehearsal pairs lebih baik dari pada kemampuan pemahaman konsep matematis mahasiswa STKIP Muhammadiyah muara bungo dengan pembelajaran konvensinal. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan random terhadap subjek, Teknik pengambilan sampel adalah secara acak. Sehingga terpilih kelas sampel sebagai kelas eksperimen dan  kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuis dan tes akhir belajar. Data yang diperoleh di analisis dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh adanya perkembangan kemampuan pemahaman konsep siswa selama menerapkan strategi belajar aktif tipe Practice rehearsal pairs dan  rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen adalah 78,33 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yaitu 69,37. Dari hasil uji statistik t  diperoleh thitung=2,15 dan ttabel=1,71, sehingga thitung > ttabel dan dari software MINITAB diperoleh p-value=0.018. Terlihat bahwa  p-value lebih kecil dari pada . Jadi, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang menggunakan pembelajaran aktif tipe Practice rehearsal pairs lebih baik dari kemampuan pemahaman konsep matematis mahasiswa dengan pembelajaran secara konvensional  pada taraf kepercayaan 95%.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SMP PERTIWI 1 PADANG

abdulah, abdulah

Jurnal Muara Pendidikan Vol 3 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.742 KB)

Abstract

The problems that often arise in the learning process in class VII 1 SMP Pertiwi Padang showed low student participation. In working groups, many students who do not participate in the learning process, which the teacher. Cooperation between them, their peers in a group such as an opinion. So that the classroom atmosphere during the learning process becomes rigid, ineffective and boring for students. To overcome this teacher trying to implement an effective method of learning in the subjects of Citizenship Education. Such a way that can help students to participate during the learning process. Using a model of cooperative learning type games tournament teams. Formulation of the problem in this study were any obstacles faced by students in the application of cooperative learning model type games tournament teams on the subjects of citizenship education. The analysis showed that: 1) Cooperative learning model type teams tournament games can improve students ability to  think actively. 2) Model of cooperative learning type games tournament teams can stimulate children to think more actively. This type of study is a qualitative descriptive study, with the entire student population of Pertiwi 1 junior class VII Padang academic year 2011/2012 consisting of two classes. Sample of this study is the class VII.1 and VII.2 class. Based on the results of research and discussion of both classes, it can be concluded that the participation of students in the class of the group collaborated with the percentage of 71.83% VII.1 and VII.2 class with a percentage of 70.41% the result is quite good. His firm from research indicating that by applying a type of learning model kooperatip teams tournament games for Civic Education subjects, the study was conducted in class VII. Pertiwi 1 SMP Padang. So that students are capable of cooperating groups and students to think more actively in teaching and learning Citizenship Education that impact on learning outcomes for Civic Education.

PENGARUH PENDEKATAN CTL DENGAN SOAL OPEN ENDED TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA

Hidayat, Puput Wahyu, -, ABDULAH

Jurnal Muara Pendidikan Vol 3 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.523 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendekatan contextual teaching and learning dengan pemberian soal open ended terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa Prodi PGSD STKIP Muhammadiyah Muara Bungo. Rancangan  penelitian  yang  dilakukan  oleh  peneliti  adalah  dengan  menggunakan  metode penelitian kuantitatif dengan desain pretest-posttest non-equivalent group design. Populasi penelitian mencakup semua mahasiswa semester II PGSD STKIP Muhammadiyah Muara Bungo yang terdiri atas 4 kelas. Sementara itu, dua kelas terpilih dijadikan sebagai sampel penelitian, Kelas B dan Kelas C. Kemampuan berpikir kreatif diukur dengan menggunakan instrument tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:  1) nilai rata-rata kelas eksperimen berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai 80,93. 2) untuk kelas kontrol berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata posttest sebesar 78,40. 3) pendekatan contextual teaching and learning dengan pemberian soal open ended lebih baik darapida pendekatan konvensional ditinjau dari kemampuan berpikir kreatif mahasiswa.

PENGARUH PENDEKATAN SCIENTIFIC TERHADAP HASIL BELAJAR TEMATIK PESERTA DIDIK

SUBHANADRI, SUBHANADRI

Jurnal Muara Pendidikan Vol 3 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.037 KB)

Abstract

Penelitian ini berawal dari masalah kurangnya guru melibatkan peserta didik dalam pembelajaran, kurangya guru dalam memandu peserta didik untuk melakukan latihan-latihan, kurangnya guru menjelaskan kembali hal-hal yang sulit dipahami oleh peserta didik. Hal ini mengakibatkan rendahnya hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh pendekatan scientific terhadap hasil belajar tematik di Kelas I Sekolah Dasar Negeri 166/II Desa Tirta Mulya Kabupaten Bungo.Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah the static camparison: randomized kontrol group only design. Dimana pada kedua kelas sampel diterapkan perlakuan yang berbeda, pada kelas eksperimen diterapkan pendekatan scientific sedangkan pada kelas kontrol diterapkan pendekatan konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SD N 166/II Desa Tirta Mulya Kabupaten Bungo  dengan sampel kelas IB sebagai kelas eksperimen dan kelas IA sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel dilakukan secara random. Data penelitian dikumpulkan melalui tes hasil belajar peserta didik. Hipotesis yang diajukan diuji dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan,disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan pendekatan scientific dengan hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan pendekatan konvensional pada pembelajaran tematik terpadu, t hitung diperoleh 3,914 dengan taraf signifikan 5% adalah 1,645.

PERAN KERJA OTAK DALAM PEMEROLEHAN BAHASA INGGRIS

TRISNAWATI, WINDA

Jurnal Muara Pendidikan Vol 3 No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.201 KB)

Abstract

ABSTRACT Penelitian ini menganalisis peran fungsi hemifer otak terhadap pemerolehan bahasa khususnya bahasa Inggris. Proses pemerolehan bahasa mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Muhammadiya Muara Bungo dianalisis dengan memperhatikan aspek neurologi yang bertujuan mempermudah pengajaran bahasa asing. Penilitian ini menggunakan pendekatan deskriptif qualitative. Sumber datanya adalah mahasiswa prodi pendidikan bahasa Inggris STKIP Muhammadiyah Muara Bungo. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi (pengamatan). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik simak libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Metode analisis data menggunakan padan referential dan padan pragmatik. Metode penyajian data menggunakan metode informal. Secara Neurologi jika dilihat dari fungsi kerja otak, proses berbahasa reseptif (decode) dan proses berbahasa produktif (encode) yang terjadi di otak kurang optimal, serta fungsi kerja hemisfer kiri dan hemisfer kanan yang kurang sejalan mengakibatkan proses pemerolehan bahasa terkendala. Lobus parietal yang berfungsi menangkap sensori dan menjalankan fungsi-fungsi bahasa, serta lobus temporal yang berfungsi menentukan sikap dan tindakan yang konkret, seperti menilai, memberikan perencanaan, mengatur agenda-agenda, dan kreativitas yang perlu distimulus sehingga proses pemerolehan bahasa asing dapat berjalan baik dan lancar. Keyword: pemerolehan bahasa, peran otak dan bahasa, neurolinguistik

KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS NEGOSIASI SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 MAROS KABUPATEN MAROS

RAHMI, ELVI

Jurnal Muara Pendidikan Vol 3 No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.95 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan keefektifan model pembelajaran berbasis masalah terhadap keterampilan menulis teks negosiasi Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Maros. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang melibatkan satu kelas. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 3 Maros berjumlah 361 siswa yang tersebar ke dalam sepuluh kelas. Sampel penelitian yang dipilih adalah siswa kelas X IPA 4 dengan jumlah siswa 35 orang. Penarikan sampel dilakukan dengan menggunkan teknik simple random sampling. Instrumen penilaian yang digunakan yaitu instrumen yang berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran menulis teks negosiasi dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan tes unjuk kerja menulis teks negosiasi. Tes tersebut digunakan pada tes awal (pretest) dan tes akhir (postest). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistika inferensial. Hasil statistik deskriptif menunjukkan model pembelajaran berbasis masalah efektif terhadap kemampuan menulis teks negosiasi siswa kelas X IPA 4 SMA Negeri 3 Maros hal tersebut dibuktikan dengan nilai tes yang diajar  dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 78,9. Hasil statistik inferensial perhitungan uji signifikansi uji t nilai thitung > ttabel, yaitu 4,268 > 1,690. Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan diterima yang berarti model pembelajaran berbasis masalah efektif terhadap kemampuan menulis teks negosiasi yang dilaksanakan di kelas X IPA 4 SMA Negeri 3 Maros. Berdasarkan penyajian hasil analisis data dan pembahasan tersebut, dapat disimpulkan tentang adanya keefektifan model pembelajan berbasis masalah (problem based learning) terhadap keterampilan menulis teks negosiasi siswa Kelas  IPA4 SMA Negeri 3 Maros Kabupaten Maros. Berdasarkan  simpulan tersebut dapat dikemukakan beberapa saran sehubungan dengan hasil penelitian ini. Bagi guru Bahasa dan Sastra Indonesia khususnya Kelas X IPA4 SMA Negeri 3 Maros berusaha memperkaya model pembelajaran menulis teks negosiasi dan selalu memberikan pelatihan kepada siswa dalam menulis teks dan bagi siswa hendaknya membiasakan diri menulis teks negosiasi guna mempermudah dan memvariasikan hasil karyanya.

Page 1 of 2 | Total Record : 18