JEMST: Journal of Education in Mathematics, Science, and Technology
ISSN : 26141507     EISSN : -
JEMST is a journal that contains the results of research and studies of education in mathematics, biology, physics, chemistry and technology in Indonesian language. JEMST is published twice in a year, in June and December, by the Faculty of Education and Teacher Training, Islamic State University Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Articles
5
Articles
‚Äč
Penerapan Pembelajaran Berdasarkan Masalah (Problem Based Instruction) untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematika Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kerinci

Meslita, Rima

JEMST: Journal of Education in Mathematics, Science, and Technology Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, State Islamic University of Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.427 KB)

Abstract

Pencapaian hasil belajar siswa SMAN 1 Kerinci yang kurang memuaskan disebabkan oleh pembelajaran yang berpusat pada guru. Selain itu, siswa kurang mampu memecahkan masalah, sehingga kemampuan koneksi siswa menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh problem based instruction terhadap kemampuan koneksi matematika, khususnya pada materi trigonometri.Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan 2 kelas. Kelas eksperimen menggunakan problem based instruction sedangkan kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Setiap kelas dibagi menjadi 2 bagian yaitu siswa berkemampuan tinggi dan berkemampuan rendah, sehingga desain penelitian ini menggunakan desain faktorial 2x2. Data yang dianalisis adalah pretest dan postest. Data dianalisis menggunakan Anava 2 jalur dan U mann Whitney. Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1) kemampuan koneksi siswa pada pembelajaran matematika menggunakan problem based instruction lebih tinggi daripada menggunakan metode konvensional. 2) Tidak ada perbedaan kemampuan koneksi siswa yang berkemampuan akademik tinggi dan rendah. 3) Tidak ada hubungan antara hasil pembelajaran dengan kemampuan awal terhadap kemampuan koneksi siswa.

Integrasi Ilmu Pengetahuan Alam dan Nilai-Nilai Islam Untuk Pembangunan Karakter Peserta Didik di Madrasah Aliyah

Mulyani, Aty

JEMST: Journal of Education in Mathematics, Science, and Technology Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, State Islamic University of Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.41 KB)

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pembelajaran integratif dalam proses pembelajaran Biologi. Pembelajaran integratif ini memadukan pembelajaran Biologi dengan nilai-nilai Islam. Studi dilakukan dengan menerapkan metode kualitatif deskriptif untuk dapat mengungkapkan dan menemukan konsep-konsep yang menjadi pokok pikiran utama dalam pembelajaran terpadu.

Motivasi Mahasiswa UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dalam Pembelajaran Fisika

hartoyo, zainal

JEMST: Journal of Education in Mathematics, Science, and Technology Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, State Islamic University of Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.056 KB)

Abstract

Riset mengenai motivasi belajar fisika mahasiswa di Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi (UIN STS Jambi) masih sangat terbatas. Padahal riset mengenai motivasi mahasiswa dalam belajar fisika sangat dibutuhkan untuk desain persiapan dan proses pembelajaran. Oleh karena itu, riset ini difokuskan untuk mengetahui gambaran motivasi mahasiswa dalam belajar fisika dan perbedaan motivasi antara mahasiswa perempuan dan mahasiswa laki-laki. Riset dilakukan dengan cara membagikan angket motivasi fisika kepada mahasiswa Program Studi Fisika yang sudah pernah mengambil matakuliah yang pokok bahasannya mengenai fisika. Angket yang digunakan merupakan angket motivasi fisika yang dikembangkan oleh Glynn dan Koballa. Angkaet tersebut memiliki validitas dan reliabilitas yang baik dan merupakan instrumen yang efisien untuk mengukur motivasi mahasiswa. Hasil riset ini menunjukkan bahwa (1) motivasi siswa dalam belajar fisika termasuk dalam kategori kadang-kadang sampai sering termotivasi, (2) secara umum tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi mahasiswa perempuan dengan mahasiswa laki-laki tetapi rata-rata motivasi mahasiswa perempuan lebih tinggi dari mahasiswa laki-laki, dan (3) jika ditinjau dari komponen motivasi, pada setiap komponen motivasi,rata-rata motivasi mahasiswa perempuan lebih tinggi daripada mahasiswa laki-laki.

Peningkatan Motivasi Belajar Mahasiswa Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi pada Materi Sintesis Protein dengan Penerapan Model Pembelajaran Role Playing

Ulmillah, Aulia, Mardiyah, Siti, Wulandari, Tia, Riany, Hesti, Yusuf, Ashif Irfan

JEMST: Journal of Education in Mathematics, Science, and Technology Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, State Islamic University of Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.549 KB)

Abstract

Sebagian besar mahasiswa mengalami kesulitan dalam mempelajari genetika modern terutama sintesis protein yang mencakup replikasi, transkripsi, dan translasi. Salah satu solusinya adalah penerapan model pembelajaran yang tepat. Model Pembelajaran yang dianggap sesuai yaitu model pembelajaran bermain peran (role playing). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana penerapan model pembelajaran role playing dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 1 siklus. Metode pengumpulan data meliputi angket dan lembar observasi sebagai data primer, tes dan dokumentasi sebagai data sekunder. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan secara kualitatif.. Hasil menunjukkan bahwa model pembelajaran role playing dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa program studi biologi pada mata kuliah genetika. Rerata persentase pada indikator ketepatan mahasiswa masuk kelas yaitu sebesar 70 % yang menunjukkan tingkat motivasi awal mahasiswa untuk belajar termasuk kategori tinggi. Hasil analisis lembar observasi juga menunjukkan bahwa aktivitas mahasiswa selama pembelarajan tergolong tinggi dengan rerata persentase sebesar 80 % - 90 %. Hasil analisis rerata data tes juga menunjukkan peningkatan yaitu dari 20,73 menjadi 33,10.  Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan motivasi belajar mahasiswa juga akan meningkatkan hasil belajar.

Pengetahuan Metakognitif Siswa SMA dalam Menyelesaikan Soal Matematika

Zulyanty, Marni

JEMST: Journal of Education in Mathematics, Science, and Technology Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, State Islamic University of Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.464 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengetahuan metakognitif siswa dalam menyelesaikan soal matematika. Pengetahuan metakognitif merupakan komponen dari metakognisi. Metakognisi merupakan hal penting dalam kegiatan belajar mengajar. Pengetahuan metakognitif dapat memandu siswa untuk memilih, mengevaluasi, meninjau kembali, dan memutuskan tugas kognitif, tujuan dan strateginya. Menurut NCTM, pembelajaran matematika memiliki lima standar proses dan salah satunya adalah memecahkan masalah matematika. Masalah/soal matematika yang diberikan dapat berupa masalah/soal rutin dan masalah/soal non rutin. Kaitan antara pengetahuan metakognitif dan penyelesaian soal matematika adalah dengan metakognisi siswa dapat memahami bagaimana tugas atau masalah dapat diselesaikan, sehingga pengetahuan metakognitif dapat mempengaruhi seseorang dalam menyelesaikan soal matematika.Penelitian ini dilakukan di kelas XI IPA 1 SMA Islam Al-Falah Kota Jambi. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan deksriptif. Instrumen utama adalah peneliti dan instrumen pendukung adalah lembar soal pemecahan masalah dan pedoman wawancara. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa siswa memenuhi indikator pengetahuan metakognitif dalam menyelesaikan soal yang diberikan. Namun metakognisi setiap siswa berbeda-beda.