Articles 57 Documents
PENGARUH BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH DALAM MEMILIH PEMBIAYAAN DI BMT SAHARA TULUNGAGUNG

Rokhmat Subagiyo, Rokhmat Subagiyo

MALIA Vol 8 No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan dari penelitian ini antara lain: (1) mengetahui pengaruh brand image terdiri dari citra produsen, citra konsumen dan citra produk terhadap keputusan nasabah dalam memilih pembiayaan di BMT Sahara Tulungagung dan (2) mengetahui variabel brand image berpengaruh paling dominan terhadap keputusan nasabah dalam memilih pembiayaan di BMT Sahara Tulungagung.Metode penelitian yang dipergunakan adalah kuantitatif dengan jenis eksplanatory research, sebab bersifat kausalitas (sebab akibat) antar variabel dengan pembuktian uji hipotesis. Teknik sampling yang dipakai adalah purposive sampling yakni teknik penentuan sampel dengan mempertimbangkan hal-hal tertentu, jumlah nasabah pembiayaan 2.348 nasabah. Dengan jumlah sampel 100 orang responden. Dan dianalisis dengan regresi linier berganda dengan program SPSS versi 20.Hasil penelitian ini diambil simpulan sebagai berikut: Variabel brand image terdiri dari citra produsen, citra konsumen dan citra produk memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan nasabah dalam memilih pembiayaan di BMT Sahara Tulungagung, sebab nilai sig t (probability) < a = 0,05.  Dengan nilai sig F 0,00 < a = 0,05; dengan koefisien determinasi (R Square) = 73,2%. Dari ketiga faktor pada variabel brand image, citra produk lah yang mempunyai pengaruh paling dominan, karena memiliki standardized coefficients terbesar yaitu 5,069.

FORMULASI STRATEGI KEBIJAKAN PEMBERDAYAAN EKONOMI RAKYAT KABINET INDONESIA KERJA DALAM PRESPEKTIF EKONOMI ISLAM

Sukamto, Sukamto

MALIA Vol 8 No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Perhatian istemewa dalam ranah ekonomi Islam adalah kajian tentang pemberdayaan ekonomi. Misi utama ekonomi Islam adalah meminimalkan kemiskinan dengan upaya pemberdayaan ekonomi rakyat. Pemberdayaan mempunyai filosifi dasar sebagai suatu cara mengubah masyarakat dari yang tidak mampu menjadi berdaya, baik secara ekonomi, sosial, maupun budaya. Paradiqma pemberdayaan adalah ingin mengubah kondisi rakyat dengan cara member kesempatan pada kelompok miskin untuk merencanakan dan kemudian melaksanakan program pembangunan yang berlangsung. Pemihakan kepada perekonomian rakyat ini berarti memberikan perhatian khusus kepada upaya peningkatan ekonomi rakyat. Perhatian ini diwujudkan dalam langkah-langkah strategis yang arahkan secara langsung pada perluasan akses rakyat kepada sumber daya pembangunan disertai penciptaan peluang yang seluas-luasnya bagi masyarakat di lapisan bawah untuk berpartisipasi dalam proses pembangunan sehingga mampu mengatasi kondisi keterbelakangan dan memperkuat daya saing ekonomin. Strategi kebijakan pemerintahan kabinet Indonesia  Kerja dalam pemberdayaan ekonomi rakyat seutuhnya menjadi harapan besar rakyat Indonesia. Hal ini penting dilakukan untuk mencegah kesenjangan yang semakin melebar, karena kesempatan yang muncul  dari ekonomi terbuka hanya dapat dimanfaatkan oleh wilayah, sektor atau golongan ekonomi yang lebih maju. Secara khusus perhatian harus diberikan dengan pemihakan dan pemberdayaan masyarakat melalui pembangunan ekonomi rakyat, yaitu usaha kecil termasuk koperasi, agar tidak semakin tertinggal jauh, dan justru dapat memanfaatkan momentum globalisasi bagi pertumbuhannya. Kesenjangan yang merupakan kenyataan dalam pembangunan memerlukan pemecahan dengan pemihakan dan pemberdayaan bagi pelaku ekonomi lemah secara nyata.

MODEL PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN ZAKAT, INFAQ DAN SHADAQAH (ZIS) DI MASJID BESAR SYARIF HIDAYATULLAH KARANGPLOSO MALANG

Muhammad Nizar, Muhammad Nizar

MALIA Vol 8 No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Zakat beserta infaq dan shadaqah merupakan tanda terang dari Allah SWT untuk menjamin seorang tidak menderita karena kekurangan sarana-sarana untuk memenuhi kebutuhan pokok, sehingga dapat mensucikannya dari penyakit kemiskinan. Oleh karena itu Badan Amil Zakat Masjid Besar Syarif Hidayatullah Karangploso terus memberikan perlindungan, pembinaan serta pelayanan pada pemberi, penerima dan pengelola zakat untuk meningkatkan kesadaran membayar zakat, meningkatkan kesejahteraan umat serta meningkatkan daya guna dan hasil guna zakat beserta infaq dan shadaqah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Masjid Besar Syarif Hidayatullah Karangploso melalui pengelolaan zakat, infaq dan shadaqah, problematika yang dihadapi serta langkah-langkah untuk mengatasinya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, yaitu dengan menggunakan metode wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pemberdayaan ekonomi masyarakat di BAZ Masjid Besar Syarif Hidayatullah Karangploso adalah konsumtif (tradisional dan kreatif) dan produktif (kreatif). Problem yang dihadapi: 1) Model pemberdayaan selama ini mayoritas dalam bentuk konsumtif; 2) Model produktif kreatif masih sebatas pemberian modal usaha.

FIQH INDUSTRI LINGKUNGAN (STUDI: MAQHASID AL-SYARI’AH BAROKAH)

Ifdlolul Maghfur, Ifdlolul Maghfur

MALIA Vol 8 No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Tujuan penelitian ini dimaksudkan sebagai upaya pengembangan wawasan keilmuan Fiqh Industri Lingkungan dalam konstruksi Maslahah perkembangan dan membangkitkan perekonomi bisnis melalui cara Syariah didaerah Indonesia yang terformulasi atau sebuah konsep dalam maqashid al-syari’ah untuk meferivikasi atau memberikan solusi konservasi dan restorasi di daerah Indonesia dengan Fiqh Industri Lingkungan.Adapun penelitian ini bersifat lapangan (Field and Library Research) Penelitian ini memakai penelitian kualitatif adalah penelitian yang obyeknya berupa non-angka. Untuk itu, tidak lepas dari berbagai data yang diperoleh berdasarkan penelitian lapangan dan teori, metode maupun pendekatan penelitian  ini yaitu tentang Konservasi dan restorasi Industri lingkungan melalui (Maqhosid al- Syari’ah) melalui analisis kontens deduksi dan induksi akan terformulasikan dalam konsep al-dharuriyat al-khamsah yang merupakan lima kemaslahatan dasar yang menjadi pondasi tegaknya kehidupan manusia adalah al- Ghazali yang termaktub dalam kitab al-Mustasfa min ilmi al-Ushul yang mengulas berbagai macam teori kepentingan Publik (Maslahah Mursalah), yang kemudian dikembangkan oleh Izzuddin bin Abdissalam melalui risalah Qawaid al-Ahkam fi Mashalih al-Anam (Kaidah-kaidah hukum bagi kemaslahatan manusia).Penelitian ini menghasilkan sebuah konsep dan formulasi Fiqh Industri Lingkungan terdapat lima konsep dasar yang harus terakomodasi dalam fiqh bi’ah shina’iyya untuk menyelamatkan industri lingkungan hidup sebagai sumbangsih dan peran agama dalam mengkonstruksi peradaban ekonomi industri di daerah Indonesia yaitu: (1) Reference atau keyakinan yang dapat diperoleh dari teks (kitab-kitab suci) dan kepercayaan yang mereka miliki masing-masing; (2) Respect, penghargaan kepada semua makhluk hidup yang diajarkan oleh agama sebagai makhluk Tuhan; (3) Restrain, kemampuan untuk mengelola dan mengontrol sesuatu supaya penggunaanya tidak mubazir; (4) Redistribution, kemampuan untuk menye­barkan kekayaan; kegembiraan dan kebersamaan melalui langkah derma­wan; misalnya zakat, infak dalam Islam; (5) Responsibility, sikap bertang­gung jawab dalam merawat kondisi bumi dan lingkungan.

ANALISIS SEKTOR EKONOMI UNGGULAN DI KABUPATEN BANYUWANGI

Nurul Inayah, Nur Anim Jauhariyah

MALIA Vol 8 No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

This study aimed to analyze the leading economic sector in Banyuwangi. The analysis used in this research is the analysis Klassen Typology, Location Quotient (LQ) and Shift Share. 1) The results of the analysis Klassen Typology a) advanced and rapidly growing sector (sector prima) is the agricultural sector, this sector should receive more attention from the local government to develop; b) advanced but depressed sector (Sector Potential) is the Mining and Quarrying sector, and Financial Sector, rentals, and service companies; c) the potential for Emerging Sectors is the construction sector; Electricity, gas and water supply; and Processing Industry; d) sector is lagging behind in Banyuwangi Trade, Hotels and Restaurants; Transportation and Communications; and Services. 2) Calculation Component competitive advantage by using the Shift-share analysis of classical generate competitive advantage value of Rp. 1.153.609.882.000- or 1,154 trillion rupiah, or 14.32 percent. This suggests that the resulting competitive advantage will increase economic development Banyuwangi; 3) the traditional sector (primary-farm) is more potent than other sectors. Leading sectors are the sectors that have a value LQ> 1 consists of: a) Agriculture; b) mining and quarrying; c) Financial services, leasing, and business services. The agricultural sector is a sector that still plays an important role and potential for economic growth in Banyuwangi.

DAUR HIDUP PRODUKSI DAN PENINGKATAN LOYALITAS NASABAH DI BMT ARJUNA PURWOSARI PASURUAN

Moh. Mukhsinin Syu’aibi, Moh. Mukhsinin Syu’aibi

MALIA Vol 8 No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Di saat Lembaga Keuangan Mikro Syariah muncul, persaingan semakin ketat, baik secara lokal maupun nasional. Dalam kondisi semacam ini, BMT Arjuna berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat dengan menawarkan berbagai jenis produknya.Dampaknya, masyarakat memiliki banyak pilihan, kekuatan tawar-menawar masyarakat semakin besar, ini semua menjadi bagian penting dalam mendorong BMT Arjuna menempatkan orientasinya pada kepuasan masyarakat sebagai tujuan utamanya. BMT Arjuna pun semakin yakin bahwa kunci sukses untuk memenangkan persaingan harus mempunyai strategi pemasaran dan desain produk yang berkualitas dengan harga yang bersaing.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Sedangkan jenis penelitian yang dipergunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini yaitu hasil wawancara dengan manajer, kepala pemasaran dan nasabah.Setelah adanya implementasi daur hidup produk yang adadi BMT Arjuna. Maka loyalitas atau jumlah nasabah terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Cara yang dilakukan BMT Arjuna dalam mempertahankan loyalitas nasabahnya yaitu 1. Memberikan perhatian kepada nasabahnya; 2. Saling menguntungkan; 3. Ada tindak lanjut mengenai nasabah; 4. Memberikan keuntungan kepada nasabah.

PENGARUH SYARIAH MARKETING TERHADAP MOTIVASI MENABUNG NASABAH PADA PRODUK TABUNGAN MUDHARABAH DI BMT MASLAHAH CAPEM SUKOREJO KABUPATEN PASURUAN

Nur Muhammad Zamroni, Abdillah Mundir

MALIA Vol 8 No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Pemahaman karakteristik syariah marketing dan prinsip-prinsip syariah marketing menjadi pedoman bagi BMT Maslahah untuk menciptakan hubungan kemitraan antara BMT dengan nasabah yang dijalin secara terus menerus dalam usaha untuk meningkatan, menciptakan kepuasan, motivasi serta kepercayaan nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui bagaimana hubungan penerapan teori syariah marketing di BMT Maslahah Sidogiri Cabang pembantu Sukorejo dengan motivasi nasabah dalam memilih tabungan mudharabah.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan deskriptif, Adapun metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda, dan dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa secara umum variable independen (teistis, etis, realistis, dan humanistis) berpengaruh cukup signifikan sebesar 47,5%, hal ini menunjukan adanya pengaruh yang cukup berarti antara variabel independent (teistis, etis, realistis, dan humanistis) terhadap variable dependent (motivasi nasabah menabung pada tabungan mudharabah). Berdasarkan koefisien determinasi dapat disimpulkan bahwa 22,6% motivasi nasabah menabung pada tabungan mudharabah dipengaruhi oleh strategi syariah marketing, sedangkan sisanya 77,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diketahui dan tidak termasuk dalam analisa regresi ini.Dari data yang ada, terlihat motivasi nasabah menabung pada tabungan mudharabah BMT Maslahah cukup baik, oleh karena itu pihak BMT Maslahah harus terus mengadakan evaluasi terhadap tingkat kepentingan nasabah,dan juga harus selalu meningkatkan kemampuannya dalam menyediakan jasa yang dimilikinya sehingga nasabah memiliki loyalitas yang tinggi.

PENGARUH MEREK SYARIAH, PELAYANAN SYARIAH DAN PROSES SYARIAH TERHADAP CORPORATE IMAGE (SURVEI PADA NASABAH BANK SYARIAH KOTA PASURUAN)

Any Urwatul Wusko, Any Urwatul Wusko

MALIA Vol 8 No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Perkembangan perbankan syariah di Indonesia semakin meningkat, pertumbuhan ini disebabkan karena mayoritas penduduk di Indonesia beragama islam. Seiring dengan meningkatnya jumlah perbankan syariah, persaingan antar bank pun semakin tajam,dengan demikian sebuah bank harus melakukan berbagai upaya untuk menjaga eksistensi dan citra perusahaan. Citra perusahaan perlu dipertahankan atau juga dikembangkan untuk menarik dan mempertahankan nasabah. Tujuan  pada  penelitian  ini  ada  3  yaitu: 1)  mengetahui apakah merek syariah, pelayanan syariah  dan proses syariah berpengaruh secara  parsial terhadap corporate image , 2) mengetahui apakah merek syariah, pelayanan syariah, dan proses syariah berpengaruh secara simultan terhadap corporate image, 3) mengetahui variable mana yang paling dominan berpengaruh  diantara merek syariah, pelayanan syariah dan proses syariah terhadap corporate image.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian eksplanatory. Metode pengambilan  data  dengan  teknik  survai.  Populasi  dan  sampel  dalam  penelitian  ini  adalah  nasabah pada Bank Syariah Di Kota Pasuruan dengan  jumlah  sampel  100  dan  teknik  pengambilan  sampelnya  adalah accidental sampling. Metode analisis data yang digunakan  adalah  Regresi Berganda.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) merek syariah, pelayanan syariah  dan proses syariah berpengaruh secara  parsial terhadap corporate image, 2) merek syariah, pelayanan syariah, dan proses syariah berpengaruh secara simultan terhadap corporate image, 3) variable merek syariah merupakan variable yang paling dominan berpengaruh terhadap corporate image.

STRATEGI AGEN ASURANSI SYARIAH DALAM MENINGKATKAN JUMLAH NASABAH (Studi kasus di PT. Asuransi Takaful Indonesia Malang)

Dian Wahyuni, Muhammad Fahmul Iltiham

MALIA Vol 7 No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Dalam penelitian ini, penulis mengangkat suatu permasalahan yaitu Faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan  jumlah nasabah asuransi syariah dan bagaimana strategi agen dalam meningkatkan jumlah nasabah pada PT. Asuransi Takaful Cabang Malang.Hasil penelitian ini mengungkapkan strategi agen dalam meningkatkan jumlah nasabah antara lain dengan cara seorang agen mempunyai strategi memperluas pasar terutama untuk masyarakat yang belum menggunakan jasa asuransi syariah melalui sosialisasi secara langsung, mempertahankan dan meningkatkan pasar yang sudah ada dengan berupaya untuk selalu menjaga komunikasi dengan pelanggan dalam rangka memberikan layanan terbaiknya, mengenalkan perencanaan keuangan dan pengelolaan resiko dalam asuransi syariah, menyeleksi resiko atas diri peserta dengan cara mengidentifikasi kemungkinan terjadinya resiko yang dihadapi peserta, mengevaluasi dan mengukur besarnya resiko yang mungkin terjadi dan menentukan metode yang terbaik untuk menangani resiko yang telah diidentifikasi tersebut.

STRATEGI PEMASARAN JASA PENDIDIKAN MADRASAH

Mundir, Abdillah

MALIA Vol 7 No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar |

Abstract

Saat ini paradigma dalam memandang pendidikan mulai bergeser, yang awalnya pendidikan dilihat dan dikaji dari aspek sosial, sekarang orang melihat pendidikan lebih pada sebuah corporate. Artinya, lembaga pendidikan dipahami sebagai suatu organisasi produksi yang menghasilkan jasa pendidikan yang dibeli oleh para konsumen. Produk dalam kontek jasa pendidikan madrasah adalah jasa yang ditawarkan kepada pelanggan berupa reputasi, prospek, dan variasi pilihan. Lembaga pendidikan yang mampu bertahan dan mampu memenangkan persaingan jasa pendidikan adalah lembaga yang dapat menawarkan reputasi, prospek, mutu pendidikan yang baik, dan peluang yang cerah bagi para siswa untuk menentukan pilihan-pilihan yang diinginkannya. Pemasaran yang digunakan secara khusus pada sekolah, yaitu analisis, perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian program yang dirumuskan secara hati-hati, yang dirancang untuk menghasilkan pertukaran nilai secara sukarela dengan pasar sasaran/ pasar target (target market) jasa pendidikan untuk mencapai tujuan sekolah. Sekolah harus mempunyai strategi pemasaran jasa pendidikan karena sekolah adalah sektor jasa yang membutuhkan orientasi pemasar khusus.