cover
Contact Name
Wike Adhi Anggono
Contact Email
wike73@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpangan@yudharta.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian
ISSN : 20879679     EISSN : 2597436X     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
The Journal of Food Technology is a Food Technology scientific information and communication media aimed at accommodating and communicating the results of research and service of students, lecturers and researchers. The fields of science include food science, technology, and processed food products, health, agribusiness, and fields related to fisheries, livestock, and agrotechnology related to food. The Journal of Food Technology is published twice in March and September and in an additional edition in December.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 8 No 3 (2017)" : 10 Documents clear
PENGARUH WAKTU FERMENTASI TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK TAPE PISANG KEPOK Utami, Cahyaning Rini
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 8 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.136 KB)

Abstract

Tape merupakan salah satu makanan fermentasi tradisional di Indonesia. Pisang kepok dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar membuat tape karena memiliki kelebihan pati yang resisten dan serat tinggi. Kandungan pati yang ada pada pisang kepok sekitar 22-25%. Kualitas tape pisang ditentukan berdasarkan karakteristik kimia selama proses fermentasi. Dalam fermentasi tape sendiri selalu melibatkan tiga senyawa sebagai produknya yakni gula, alkohol, dan asam organik sehingga karakteristik kimia yang diukur sebagai kontrol kualitas adalah pH, kadar gula dan kadar alkohol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu fermentasi tape pisang kepok terhadap karakteristik kimia dan organoleptik. Penelitian ini dilakukan dengan membuat tape pisang kepok dengan variasi waktu fermentasi selama 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 hari. Hasil fermentasi diuji pH, kadar gula, kadar alkohol dan organoleptik. Seluruh data dianalisa menggunakan analisis varian (ANOVA) satu arah yang dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan waktu fermentasi berpengaruh terhadap karakteristik kimia dan organoleptik. Tape pisang kepok terbaik dihasilkan pada hari ketiga dengan karakteristik kimia: pH 4,76; kadar gula 11,97%; kadar alkohol 4,45% dan nilai organoleptik terhadap rasa, warna, tekstur, dan aroma berturut-turut sebesar 5,34; 5,56 ; 4,43; dan 5,26 (4= sedikit suka, 5= suka). Berdasarkan hasil uji karakteristik kimia dan organoleptik tape pisang kepok dengan waktu fermentasi 3- 4 hari layak untuk dikonsumsi.  
PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG AMPAS TAHU TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK KUE STICK Fransiska, Fransiska; Deglas, Welly
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 8 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.364 KB)

Abstract

Ampas tahu merupakan hasil samping dari proses pembuatan tahu. Ampas tahu perlu dioptimalkan pemanfaatanya sebagai bahan pangan campuran (subtitusi) pada bahan pangan dasar pada olahan makanan. Akan tetapi ampas tahu basah mudah mengalami kerusakan dan pembusukan sehingga perlu penanganan lebih lanjut untuk meningkatkan umur simpan ampas tahu serta lebih fleksibel dalam penggunaan misalnya dengan cara dibuat tepung. Salah satu olahan makanan dari tepung terigu yang dapat disubstitusi dengan tepung ampas tahu adalah kue Stick. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh kue stick substitusi tepung ampas tahu 25%, 50% dan 75% terhadap kandungan kimia dan organoleptik. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal, dengan empat taraf perlakuan substitusi tepung ampas tahu dengan tiga kali ulangan, sehingga didapatkan 12 Perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh penggunaan tepung ampas tahu terhadap kue stick. Kadar air tertinggi adalah P3 (5.031%) dan yang terendah P0 (3.5057%). Kadar Protein tertinggi P3 (5.50%) dan yang terendah P0 (2.10%). Kadar Karbohidrat tertinggi adalah P0 (2.158%) dan yang terendah P3 (1.147%). Kadar serat kasar tertinggi P3(1.925%) dan yang terendah P0 (1.611%). Kue stick yang cukup disukai adalah variasi substitusi tepung ampas tahu 25% dengan karakteristik warna cukup cokelat (2.57), sedikit beraroma tepung ampas tahu (2.43), sedikit berasa ampas tahu (2.38), tekstur renyah (3.76).  
PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI PANGAN OLAHAN PADA KELOMPOK USAHA PRODUKTIF DI KECAMATAN SRENGAT, KABUPATEN BLITAR Deoranto, Panji; Astuti, Retno
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 8 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.077 KB)

Abstract

Di Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, terdapat beberapa usaha produktif yang mengolah pangan seperti madumongso, sambel pecel, keripik pangsit, kue untruk yuyu, stick, dan kue bolu serta cake yang diproduksi Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Jaya dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Ananda. Permasalahan yang dihadapi oleh KWT Mekar Jaya adalah penggilingan bumbu dan kacang pada produksi sambel pecel tidak bisa dikerjakan sendiri karena tidak mempunyai alat mekanis. Penggilingan dilakukan di pasar sehingga tidak efisien. Permasalahan lain adalah pembentukan lembaran adonan pada proses produksi keripik pangsit yang masih manual sehingga membutuhkan waktu lama. Mitra juga masih mengemas menggunakan lilin sehingga beresiko pengemasan tidak sempurna. Permasalahan pada proses produksi olahan pangan di UKM Ananda adalah keterbatasan kapasitas akibat peralatan yang digunakan masih sederhana, skala rumah tangga dan kapasitas kecil. Titik kritis peningkatan kapasitas adalah pada proses pengadukan adonan dan pemanggangan. Keduanya selama ini menggunakan mixer kecil dan oven kecil. Permasalahan lain adalah proses pengemasan yang sering gagal karena alat hand sealer yang sudah tidak berfungsi dengan baik. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi olahan pangan di KWT Mekar Jaya dan UKM Ananda. Program peningkatan kapasitas produksi dan mutu produk olahan di KWT Mekar Jaya dilakukan melalui fasilitasi peralatan produksi sambel pecel dan keripik pangsit berupa penggiling bumbu pecel dan pencetak lembaran adonan (sheeter). Perbaikan kualitas kemasan dilakukan melalui fasilitasi hand sealer dan perbaikan desain label kemasan. Program peningkatan kapasitas produksi dan mutu olahan UKM Ananda dilakukan melalui peningkatan kapasitas pemanggangan, pengadonan, dan perbaikan proses pengemasan. Perbaikan label kemasan akan dilakukan untuk kemasan keripik pangsit, sambel pecel, dan madumongso dengan fasilitasi alat pedal sealer. Dengan adanya fasilitasi peralatan ini, kedua mitra dapat meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksi. Mitra juga telah melakukan diversifikasi produk olahannya mengguankan fasilitas peralatan dari program IbM ini.
PENINGKATAN KINERJA PADA PROSES PRODUKSI OLAHAN BERBASIS APEL DI UKM TM MANDIRI DAN MULYO AGRO MANDIRI, KOTA BATU Estiasih, Teti; Saparianti, Ella
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 8 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.488 KB)

Abstract

Dua usaha kecil menengah (UKM) di Kota Batu yaitu UKM Mulyo Agro Mandiri dan TM Mandiri telah berkontribusi dalam memproduksi olahan pangan berbasis apel yang unik yang memproduksi kue semprit apel dan kue lilit apel. UKM Mulyo Agro Mandiri juga sudah merintis produksi sambel apel dan UKM TM Mandiri mulai mengembangkan produksi pie apel. Program IbM yang telah dilaksanakan berupa peningkatan kapasitas dan efisiensi produksi olahan apel, pembuatan standard operating procedure (SOP) produksi kue semprit apel dan kue lilit apel, serta perbaikan kemasan kue semprit apel dan diversifikasi produk kue lilit apel. Fasilitasi peralatan untuk peningkatan efisiensi dan kapasitas produksi di UKM Mulyo Agro Mandiri berupa planetary mixer, penghalus sambel apel, dan pedal sealer. Fasilitasi di UKM TM Mandiri berupa mesin pemarut, oven, meja kerja stainless steel, dan sheeter. UKM Mulyo Agro Mandiri telah mengembangkan produknya berupa sambel apel yang memerlukan alat penghalus sambel. Pengembangan produk di UKM TM Mandiri berupa pie apel yang membutuhkan oven untuk pemanggangan. Adanya fasilitasi ini telah meningkatkan efisiensi proses produksi. Efisiensi pengadonan adonan kue semprit apel di UKM Mulyo Agro Mandiri dari 5 kg/0,5 jam menjadi 12,5 kg/0,5 jam. Terjadi penurunan kemasan yang rusak sebesar 100% akibat pengemasan yang tidak tepat menggunakan hand  sealer setelah introduksi alat pedal sealer. Penghalusan sambel apel yang asalnya manual menjadi mekanis dan kontinyu. Di UKM TM Mandiri, kapasitas pemanggangan pie apel meningkat dari 1 adonan/batch menjadi 3 adonan/batch. Pencetakan adonan menjadi lebih cepat dengan menggunakan mesin sheeter, demikian pula dengan pemarutan apel. Adanya meja kerja stainless steel telah membantu mitra untuk meningkatkan sanitasinya. SOP telah disusun dan diimplementasikan.  
PENINGKATAN KINERJA PADA PROSES PRODUKSI KERIPIK PARU DAN UNTHUK YUYU Prasmita, Hera Sisca; Muchlisyiyah, Jhauharotul
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 8 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.115 KB)

Abstract

PENINGKATAN EFISIENSI PRODUKSI JENANG DAN KUE KACANG DI KOPERASI WANITA ”MITRA WANITA” DI KECAMATAN KANIGORO, KABUPATEN BLITAR Wijayant, Novita; Laeliocattleya, Rosalina Ariesta
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 8 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.261 KB)

Abstract

Koperasi Wanita “Mitra Wanita” di Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar merupakan sekumpulan wanita yang memiliki usaha olahan pangan. UKM tersebut masih menggunakan peralatan manual sehingga kurang efisien dalam proses produksinya. Kondisi tersebut menyebabkan kapasitas produksi masih terbatas. Kegiatan IbM Kelompok Usaha Bersama Mitra Wanita ini bertujuan untuk membantu UKM dalam meningkatkan efisiensi produksi melalui alih teknologi peralatan produksi sehingga berbagai permasalahan yang dihadapi UKM dalam Koperasi Wanita “Mitra Wanita” ini memperoleh solusi. Alih teknologi yang dilaksanakan dalam program ini adalah alat pengaduk jenang dan mesin pemarut kelapa untuk produsen jenang ketan, serta mixer dan oven untuk produsen kue kacang. Program ini dilaksanakan dengan pelatihan, pendampingan dan uji coba alat untuk memastikan efisiensi alih teknologi serta pendampingan penerapan Cara Pengolahan Pangan yang Baik (CPPB). Hasil alih teknologi menunjukkan adanya peningkatan efisiensi produksi. Penggunaan waktu yang lebih singkat dapat memperoleh hasil dengan kapasitas yang lebih besar dan kualitas yang lebih baik.
PENINGKATAN EFISIENSI PROSES PRODUKSI DI KELOMPOK USAHA NATA DE COCO KECAMATAN PONGGOK, KABUPATEN BLITAR Fathuroya, Vivien; Pulungan, Maimunah Hindun
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 8 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.611 KB)

Abstract

Blitar memiliki sumber daya alam kelapa di Jawa Timur dan menjadi industri penghasilkopra dengan hasil samping sabut, tempurung, dan air kelapa. Air kelapa yang belumdimanfaatkan secara luas menjadikannya sebagai peluang untuk menjadi industri nata de coco.Industri nata de coco di kecamatan Ponggok di Blitar masih kurang higienis sehingga kegagalanproduksi masih tinggi, sehingga perlu perbaikan pada sanitasi ruang produksi, pekerja, danperalatan. Selain itu, kurangnya pengetahuan pemilik usaha terhadap penggunaan bahantambahan makanan yang aman dan dosisnya tepat untuk menghasilkan nata de coco yangmemiliki nilai jual tinggi dan mampu bersaing di pasar. Masalah mendesak lainnya adalahkemasan produk nata de coco yang terdiversifikasi ke dalam minuman siap saji nata de coco.Kebutuhan kemasan tahan suhu tinggi dalam proses sterilisasi dan keterbatasan mesin kemasanjuga berkontribusi terhadap bisnis yang masih belum dikembangkan. Layanan masyarakat inibertujuan untuk memperbaiki proses sanitasi pekerja, lingkungan dan peralatan di industri natade coco, Kecamatan Ponggok, Blitar, memberikan pengetahuan tentang Good Food Production(CPPB), serta teknologi mesin kemasan. Hasilnya menunjukkan bahwa dengan menerapkansanitasi kepada pekerja, lingkungan, dan peralatan yang digunakan, tingkat kegagalan dapatdikurangi. Selain itu, penggunaan aditif makanan berupa bisulfit dengan dosis maksimal 200ppm dapat memperpanjang umur simpan nata de coco dan menghasilkan produk yang bisabersaing dengan produk sejenis yang dibuat oleh produsen besar
PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI BROWNIES SAYUR DAN PANGGANG PADA UKM RUMAH TERONG DAN SABRINA DI MALANG RAYA Ahmadi, Kgs; Edyson, Edyson
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 8 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.529 KB)

Abstract

Program ini bertujuan untuk melakukan pembinaaan dan pendampingan UKM brownies diMalang Raya. Di pasaran sekarang dikenal ada dua jenis brownies yaitu brownies kukus danbrwonies panggang. Kedua brownies ini diproduksi oleh 2 UKM yang berbeda yaitu UKM RumahTerong untuk brwonies sayur (kukus) dan UKM Sabrina memproduksi brownies panggang.Permasalahan yang dihadapi kedua UKM adalah kapasitas produksi rendah. Telah dilakukanintroduksi mixer dan oven pada kedua mitra. Hasilnya terjadi peningkatan kapasitas produksipada UKM Rumah Terong dari 7,5 kg tepung menjadi 10,5 kg sebagai dasar penghitungan adonansementara pada UKM Sabrina terjadi peneingkatan produksi dari 12 menjadi 16 kg tepungsebagai basis penghitungan adonan.
INTRODUKSI TEKNOLOGI MEKANIS UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI, KAPASITAS PRODUKSI DAN MUTU KERIPIK DI UKM KABUPATEN BLITAR Maligan, Jaya Mahar; Hermanto, M. Bagus
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 8 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.27 KB)

Abstract

Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini, telah dilakukan introduksi teknologi mekanis pada 2 UKM di Kabupaten Blitar untuk meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi serta mutu keripik. Pada UKM Karunia dilakukan introduksi teknologi perajangan mengunakan mesin perajang otomatis, teknologi pengemasan menggunakan pedal sealer dan teknologi penirisan minyak menggunakan mesin spinner, sedangkan pada UKM Barokah RR telah dilakukan introduksi teknologi perajangan menggunakan mesin perajang otomatis, dan teknologi penirisan minyak menggunakan mesin spinner, serta penambahan kompor produksi berbahan bakar gas. Setelah dilaksanakannya kegiatan IbM, kedua UKM telah mampu meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksinya serta mutu produk. UKM Karunia dapat meningkatkan efisiensi perajangan 25 kg uwi menjadi 15 menit, meningkatkan kapasitas pengemasan menjadi 80-100 kemasan/jam serta produk yang dihasilkan tidak berminyak. Sedangkan UKM Barokah RR telah menghasilkan peningkatan kapasitas perajangan menjadi 25 kg umbi/15 menit, peningkatan kapasitas penggorengan menjadi 12-15 kg keripik/jam serta produk yang dihasilkan tidak berminyak.
Pedoman Penulisan Artikel Jurnal.pdf Yudharta, Faperta
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 8 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.899 KB)

Abstract

Pedoman Penulisan Artikel Jurnal.pdf

Page 1 of 1 | Total Record : 10